7/07/2020

Puisi: PENGINAPAN TUA

Apero Fublic.- Puisi adalah cerita yang sangat dekat dengan emosional penyairnya. Dengan puisi isi hatinya dicurahkan dengan jujur. Walau dibaca oleh banyak orang dan dipublikasikan secara luas.

Tidak mengapa bagi sang penyair. Sebab bahasa yang dia samarkan dan hanyalah dirinya yang mengerti makna yang sebenarnya. Para pembaca hanya mampu berimajinasi dan menerka-nerka apa makna dari puisi itu.


PENGINAPAN TUA

Sore ini, senja pergi lagi.
Meninggalkan seorang gadis sendiri.
Terpaku dalam lamunan, entah apa kira gundanya.
Sungguh tiada beruntung nasipnya,
Bersembunyi di penginapan tua.

Hari ini, jumat 24 April 2020.
Pertama kali baginya menjalani puasa, sendiri.
Dikalah alunan azan magrib yang mulai berkumandang.
Lintasan kenangan menyapa kesunyian jiwa.

Aku rindu ayah dan bunda.
Sepupuku berkata, Indanya kehidupan di rumah.
Tapi menurutku lucu.
Aku tertawa dalam pilu.

Satu bulan aku meninggalkan desa.
Desa yang berbalut kenangan dan impian.
Aku bersabar dalam meraih mimpi.
Semoga keajaiban tuhan segerah datang.

Oh, Tuhan hati ini semakin rindu.
Seperti miang bambu yang menancap di hatiku.
Aku kini, bagaikan bunga menanti sinar mentari pagi.
Ayah, bunda, apa kabar kalian di sana.
Aku titip rindu,
Pada angin malam yang berlalu.

Azan magrib telah usai, berkumandang.
Anakmu jauh sekarang.
Seperti mata yang tak sempat lagi memandang.
Maafkan anakmu yang belum sempat pulang.
Rindu ini teramat dalam.
Seperti anak panah kehilangan tuan.

Asam kandis asam gelugu.
Kedua asam dijadikan pindang.
Hati menangis dalam rindu.
Supaya dijadikan alasan pulang.”

Mak, anakmu sendirian.
Berlayar ketengah lautan.
Maaf tak sempat berpamitan.
Kau semangatku dalam perjuangan ini.

Mak, Aku seperti ombak yang tidak pernah berhasil sampai ke tepian pantai.
Menghantam bebatuan dan karang.
Terkurung ditengah pulau kecil.

Namun asah tak pernah berakhir.
Sebab jalan-jalan itu adalah takdir.

Oleh. Hosia Saibatul Robba
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Linggau. 7 Juli 2020.
Buat sahabat-sahabat yang ingin mempublikasikan karya tulis, seperti puisi, cerpen, pantun, surat kita, syarce, dongeng, berita, artikel, dan sebagainya. Kirimkan saja ke Apero Fublic melalui email redaksi fublicapero@gmail.com atau duniasastra54@gmail.com atau whatsApp 081367739872.

Sy. Apero Fublic.

1 comment: