-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Berita Internasional Hagia Sophia: Masyarakat Barat Belum Dewasa.
Berita Internasional

Hagia Sophia: Masyarakat Barat Belum Dewasa.

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
12 Jul, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Istambul, Turki. Sekarang dunia sedang heboh tentang kembalinya hagia shophia menjadi masjid. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani dekrit mengembalikan hagia sophia menjadi masjid (10/7/2020). Pada tahun 1934 Masehi Pemerintahan Turki, Presiden Mustafa Kemal Ataturk yang berhaluan sekuler menjadikan hagia sophia sebagai museum.

Paham sekuler dan pro sekutu Mustafa Kemal mengakhiri hagia sophia sebagai masjid. Keputusan tersebut ilegal karena hagia sophia milik kesultanan dan umat Islam bukan milik pemerintahan sekuler Turki yang baru berdiri. Tidak pernah ada pemerintahan yang merampas rumah ibadah suatu agama di dalam negara. Kecuali pemerintahan komunis Rusia dahulu dan di Cina dahulu dan sekarang.

Sekarang setelah 86 tahun lamanya menjadi museum. Hagia Sophia di kembalikan fungsinya sebagai masjid. Serta serta kembalinya fungsi-fungsi sebagaimana masjid pada umumnya. Umat Islam yang berkunjung tidak perlu lagi membayar tiket masuk. Karena sudah menjadi masjid, sembari shalat dapat menikmati keindahan arstektur hagia shophia.

Hagia Sophia adalah gereja kristen ortodok semasa Kekaisaran Bizantium, di Konstatinopel. Kemudian dibebaskan oleh Sultan Muhammad Al-Fatih. Hagia Sophia kemudian dijadikan masjid sampai akhirnya dijadikan museum oleh Pemerintahan Sekuler Turki, pada 1934 Masehi. Bangunan yang sudah berumur 1500 tahun itu. Selama 1000 tahun berfungsi seagai gereja pada zaman Bizantium (Romawi Timur). Dari sejarah inilah, yang menjadikan masyarakat Barat menyimpan rasa iri dan dengki. Membuat mereka merasa sakit hati pada jalan sejarah.

Tidak heran banyak kelompok masyarakat Barat tidak menyukai dan menentang kembalinya hagia sophia menjadi masjid kembali. Yunani adalah penentang paling keras dan aktif. Kita tentu tercengang dengan sikap masyarakat Barat yang menetang kembalinya hagia sophia menjadi masjid. Apa alasan mereka dan mengapa mereka demikian. Karena mereka masih membawa sentiment keagamaan dan politik masa lalu. Mereka masih hidup di masa lalu, dan bersifat kekanak-kanakan.

Bukan bermaksdu membela Turki dan umat Islam Turki. Tapi apabila kita meninjau langsung dimana posisi hagia sophia yang terletak di wilayah kedaulatan negara Turki. Maka tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan manusia di luar negara Turki. Masyarakat Barat yang dikenal sebagai masyarakat sekuler tenyata masih sangat fanatik dengan keagamaan mereka (garis keras atau radikal).

Alasan penentangan karena Hagia Sophia telah terdaptar di UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Lalu, apakah dengan menjadi masjid akan merusak atau menghilangkan nilai sebagai situs warisan dunia?. Tentu tidak, bukan. Apakah warga dunia tidak dapat lagi mengunjungi setelah menjadi masjid?. Tentu tidak bukan, warga dunia masih dapat mengunjungi hagia sophia seperti biasa tanpa harus membayar tiket masuk.

Barat belum dewasa dan tidak dapat lepas dari dendam sejarah. Mereka menyimpan kebencian yang sangat besar. Hal demikian juga tergambar dari media-media mereka yang selalu memfitnah dan menjelek-jelekkan Islam. Mereka tidak sadar kalau di Spanyol ada puluhan masjid indah dan megah yang dirubah menjadi katedral atau gereja.

Tapi, pernahkah umat Islam di dunia ini menentang dan menuntut untuk dijadikan museum. Pernahkan umat Islam meminta dikembalikan menjadi masjid. Padahal sudah 700 tahun Spanyol dalam dunia Islam. Kalau berbicara buruknya perlakuan orang-orang kristen pada masa itu.

Dimana umat Islam, dan orang-orang Yahudi di usir dari Spanyol (Andalusia). Tiga pilihan yang ditawarkan: mati, pergi, masuk kristen. Apabila mereka tidak pergi dan deketahui masih memeluk Islam atau masih Yahudi. Mereka akan dihadapkan pada pengadilan inkuisisi. Sementara di Konstantinopel umat kristen diperlakukan dengan baik.

Mereka tidak dipaksa menjadi orang Islam. Tidak juga diusir dan harta benda dan jiwa mereka tidak dirampas. Apakah masih ada dendam sejarah begitu kuat di dalam diri orang Barat. Masyarakat Barat dibalik kemajuan teknologi dan pengetahuan. Tenyata belum dewasa dan tidak dapat menerima jalan sejarah.

Kalau kita sebagai manusia modern hidup di dalam sejarah masa lalu. Lalu kita perpanjang urusan politik masyarakat dalam sejarah sampai ke masa sekarang (2020). Maka kita tidak akan pernah mencapai perdamaian sebagai warga dunia yang modern. Kita ingat bagaimana orang Mongolia membantai warga dunia. Apakah kita harus membalas mongolia?.

Kita ingat bagaimana Belanda berperang dengan rakyat Aceh dan ratusan ribuh rakyat Aceh syahid. Mempertahankan tanah air mereka sendiri. Begitupun Jepang membantai orang di Cina, di Indonesia, di Korea. Jepang juga menjadikan gadis-gadis sebagai pemuas nafsu tentara Jepang (ianfu).

Bagaimana Muslim Bosnia puluhan ribu dibatai oleh orang Serbiah. Begitu juga Syiah terbentuk akibat politik zaman dahulu. Kalau kita sebagai manusia modern mengangkat dendam sejarah kelam itu. Tentu kita tidak akan pernah menjadi damai. Mari kita dewasa menjadi warga dunia modern dan belajar memaafkan masa lulu. Cukup sebagai pelajaran kita di masa depan?.

Di lansir dari Cordova Media Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis menyatakan; “Yunani mengecam keputusan Turki untuk mengkonversi Hagia Sophia menjadi masjid. Keputusan ini telah menghina mereka semua yang telah mengakui monumon ini sebagai situs warisan dunia.”

Begitupun dengan Stelios Petsas Juru Bicara Pemerintah Yunani mengatakan; “(acara) itu dikecam oleh komunitas internasional. Bukan hanya oleh kami, tapi juga oleh Depatemen Luar Negeri (Amerika Serikat). Ini bukan hanya urusan orang-orang Yunani dan Kristen secara umum. Ini terkait penghinaan terhadap monumen warisan kebudayaan dunia.” Dari pernyataan ini, tergambar jelas kalau Stelios Petsas sebagai negara memiliki dendam sejarah dan sentimen keagamaan padahal mereka menyatakan diri sebagai negara sekuler.

Sementara di dalam negera Turki sendiri, kelompok oposisi dari Partai CHP (Cumhuriyet Halk Partisi) yang didirikan Mustafa Kemal menentang keputusan tersebut. Memang tidak heran sebab mereka penganut haluan sekuler ekstrim. Partai CHP juga partai yang sangat condong ke Barat (sekutu), dan tidak menyukai hal-hal bersifat ke-Islaman. InsyaAllah tanggal 17 Juli 2020 mendatang hagia sophia akan dibuka shalat berjamaah dan untuk masyarakat umum.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang. 12 Juli 2020.

Sy. Apero Fublic.
Via Berita Internasional
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Bupati Sumba Barat Lantik Yosafat B. Putika sebagai Camat Lamboya, Tekankan Pelayanan Publik dan Kolaborasi Pembangunan

PT. Media Apero Fublic- Saturday, August 08, 2026 0
Bupati Sumba Barat Lantik Yosafat B. Putika sebagai Camat Lamboya, Tekankan Pelayanan Publik dan Kolaborasi Pembangunan
APERO FUBLIC   I  LAMBOYA.– Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melaksanakan acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator Ca…

Most Popular

Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261637
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts


Editor Post


Popular Post


Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 70 Berita 1852 Berita Daerah 1759 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1238 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 126 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1003 Kesehatan 42 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 683 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 55 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 205 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 40 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us