4/15/2020

Jambu Mangke: Bergizi, Potensi Bisnis, Ibadah dan Menyelamatkan Fauna Liar.

Apero Fublic.- Tanaman buah-buahan adalah sahabat anak-anak ditahun 1990-an di Indonesia. Anak-anak dibawah umur 12 tahun sering bermain disekitar desa atau kampung mereka. Salah satu tujuan anak-anak bermain biasanya mencari buah-buahan. Seperti buah rambutan, buah nangka, buah jambu air, dan jambu mangke. Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang jambu mangke.

Jambu mangke atau jambu biji memiliki nama ilmiah psidium guajava. Batang pohon jambu mangke dapat tumbuh tinggi tergantung kondisi kesuburan dan keleluasaan pohonnya tumbuh. Berkembang biak dengan biji dan dapat juga di cangkok. Buah jambu mangke mengadung serat baik untuk kesehatan.

Saat kita menemukan buah jambu mangke dengan daging buahnya kemerahan. Itu menandakan bahwa jambu mangke kaya akan vitamin A. Berarti baik untuk kesehatan mata dan anti oksidan. Jambu mangke atau jambu biji juga mengandung vitamin C. Yang sangat berguna bagi tubuh (asam askorbat), dan mengandung vitamin lainnya seperti vitamin E, K, Kalsium, zat besi, dan banyak lagi.

Jambu mangke di dalam bahasa Indonesia di sebut jambu biji. Karena memang memiliki banyak biji di dalam daging buahnya. Daun muda jambu mangke pada zaman dahulu dijadikan masyarakat obat diare atau sejenis sakit perut lainnya. Dengan cara mengunya daun muda sampai hancur dan ditelan. Selain itu, dipercaya dapat menyembuhkan jerawat. Penggunaan yang sangat sederhana, yaitu cukup meremas daun muda sampai hancur. Kemudian dibaluri kewajah dengan cara digosok-gosokkan. Perlu diketahui cara demikian belum ada penjelasan secara ilmiah.

Jambu mangke juga rawan terserang hama. Sering kita menemukan buah jambu mangke yang sudah masak ada ulatnya. Kadang buahnya diliputi tungau buah, semut dan sebagainya. Dengan demikian, tanaman jambu mangke memerlukan juga perawatan atau penyemprotan pestisida atau cara penanggulangan hama lainnya.

Jambu mangke dapat hidup baik diwilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Sekarang sudah ada jenis bibit herbisidah. Pembudidayaan jambu manke saat ini adalah hal yang menjanjikan. Mengingat tidak terlalu sulit banyak biayah membudidayakan jambu mangke. Pangsa pasar yang luas di dalam dan luar negeri. Sehingga bisnis jambu mangke adalah salah satu potensi bisnis yang menjanjikan.

Jambu mangke dapat dibuat jus atau minuman segar lainnya. Di komsumsi langsung atau disimpan di kulkas. Jangan meremehkan jambu mangke. Sekarang pamor jambu mangke kalah oleh pamor buah inpor. Padahal jambu mangke atau jambu biji ini sangat mudah dibudidayakan dan harga yang terjangkau. Sedangkan rasanya enak, manis, segar dan memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Mari, kita bertanam jambu mangke di halaman atau disudut halaman rumah atau di tepi kebun kita. Selain kita memenuhi kebutuhan buah untuk keluarga kita. Kita juga mendapat pahalah saat hewan sekitar ikut memakan buahnya. Mengingat buah-buahan liar dihutan mulai punah. Dengan menanam jambu mangke kita juga dapat membantu menyelamatkan hewan-hewan liar. Seperti musang, semua jenis hewan primata, tupai, burung, kalong, kelelawar dan sebagainya.

Bunganya akan di hisap serangga, lebah. Dari lebah tentu menghasilkan madu. Jambu mangke atau jambu biji termasuk tanam yang dapat hidup puluhan tahun. Pohon jambu mangke juga menghasilkan oksigen yang dihirup hewan dan manusia. Semua itu, akan dihitung sebagai amal ibadah Anda. Akan menjadi amal jariyah Anda nantinya (ibadah). 

Oleh. Rama Saputra
Editor. Selita. S. Pd.
Palembang, 15 April 2020.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment