-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Budaya Daerah Adat Peraturan dan Istilah Tujuh Keturunan
Budaya Daerah

Adat Peraturan dan Istilah Tujuh Keturunan

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
01 Aug, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Pada masyarakat Melayu ada sistem adat tatacara memanggil seseorang. Orang yang tidak mengikuti adat peraturan dalam memanggil orang di sebut tidak sopan atau lebih tepatnya “kurang ajar” di istilahkan masyarakat. Oleh masyarakat adat ini dinamakan Adat Peraturan.

Tulisan ini disandarkan dengan tata cara panggilan dari daerah Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Mengikut sistem budaya setempat terutama di Kecamatan Sungai Keruh. Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi sosial. Istilah-istilah juga sudah di Indonesiakan.

I. Adat Peraturan Umum.
Di maksud dengan adat peraturan umum adalah untuk adat peraturan memanggil atau menyapa orang yang tidak lagi terkait dengan istilah kekeluargaan lagi. Adat peraturan umum berlaku untuk semua masyarakat. Adat peraturan ini di ukur dengan umur. Batasan umur diambil dari ukuran umur dirinya (individu) dan umur orang tua.

Seperti, misalnya si A dalam pergaulan sehari-hari ditengah masyarakat. Si A berumur 25 tahun, dia bertemu seseorang di jalan. Misalnya orang yang dia temui lebih mudah darinya. Maka dia memanggil dengan adik. Seandainya jauh lebih mudah lagi dia akan memanggil dengan keponakan. Kalau orang yang dia temui itu berumur sedikit lebih tua darinya. Maka dia akan memanggil kakak.

Atau orang itu lebih tuah darinya dan lebih muda dari kedua orang tuanya. Maka dia memanggil dengan Paman atau Bibik. Kalau orang tersebut lebih tua dari kedua orang tuanya tapi lebih mudah dari kakek dan neneknya. Maka dia memanggil dengan panggilan Uwa. Kalau orang yang dia temui seumuran dengan kakek dan Neneknya dia juga memanggil dengan panggilan kakek atau nenek.

Adat peraturan umum ini juga disandarkan dengan status pernikahan. Misalnya orang tersebut belum menikah walau umurnya jauh lebih tua. Tapi tetap di panggil dengan kakak atau paman. Sebab orang yang belum menikah sepenuhnya belum dianggap dewasa oleh masyarakat. Adat peraturan umum dipergunakan untuk bermasyarakat secara luas.

II. Adat Peraturan Menurut Silsilah.
Di namakan adat peraturan silsilah karena saat orang tua mengajarkan anak atau cucunya memanggil keluarga atau sanak keluarganya sambil menjelaskan dari mana alasan dia memanggil seseorang. Misalnya seseorang itu dia panggil paman. Padahal orang itu bukan saudara kandung ibu atau ayahnya.

Maka dijelaskan kaitan silsilah orang tersebut. Misalnya, karena orang tersebut anak dari saudara kakeknya. Sehingga saat pemberitahuan itu seperti pengajaran silsilah keluarga. Adat peraturan menurut silsilah ini menggunakan dua kombinasi batasan.

Pertama, batasan umur dan kedua batasan keluarga yang di tuakan. Yang menggunakan batasa umur sama halnya seperti adat peraturan umum. Kakak dan Adik baik kandung atau sepupu dengan mengukur umur.

Kedua, adat peraturan menurut silsilah yang tidak mengukur umur. Di maksud tidak mengukur umur adalah saat seseorang berada di baris yang dituakan. Barisan yang dituakan seperti Kakek dan Nenek, Paman atau Bibik, Kakak dan Adik. Semisalnya si A punya adik perempuan menikah dengan seorang laki-laki yang umurnya lebih tua dari si A.

Maka suami adik si A memanggil si A dengan kakak Ipar. Semisalnya si A punya seorang paman atau bibi adik dari pihak ayahnya atau pihak ibu. Tapi umurnya lebih mudah dari si A. Si A tetap memanggil mereka dengan panggilan Paman atau Bibik. Begitupun dengan suami atau istri dari paman dan bibiknya.

Si A tetap memanggil dengan paman dan bibik juga. Seumpama lagi, misalnya ada orang lebih mudah dari kedua orang tuanya. Tapi dia adalah saudara kandung atau sepupu dari kekek atau neneknya. Maka si A tetap memanggil dia kakek atau nenek walaupun dia baru lahir kedunia (barisan keluarga yang dituakan).

Adat peraturan silsilah tidak hanya disandarkan pada silsilah keluarga saja. Tapi juga disandarkan pada kekerabatan, kekeluargaan, dan kedekatan. Misalnya seorang bertetangga: si A dan Si B bertetangga. Si A lebih tua dari si B. Maka si B memanggil si A dengan kakak.

Si A memanggil si B dengan Adik. Maka nantinya anak cucu si B akan mengikut peraturan tersebut. Anak si B akan memanggil si A dengan Uwa. Cucu si B memanggil si A dengan kakek, dan seterusnya. Begitupun sebaliknya dengan si A. Anak keturunan  si A akan memanggil si B dengan paman. Cucu si A akan memanggil si B dengan panggilan Uwa, seterusnya.

Di zaman sekarang (2019) adat peraturan sudah mulai terkikis. Adat peraturan mulai silsilah mulai menyempit sebatas keluarga dekat saja. Adat peraturan juga tidak melihat dari jalur yang semestinya. Masyarakat cenderung bebas dan tidak lagi menggunakan adat peraturan. Hal yang memicu adalah karena sudah banyaknya penduduk. Silsilah tidak lagi terbaca.

Masyarakat kurang peduli dengan budaya, adat peraturan. Begitupun dengan generasi muda tidak mengenal lagi karena tidak ada pembelajaran dari orang tua. Kalau di kota bahkan lebih kacau lagi. Saya sering dipanggil nenek-nenek seumuran nenek saya saat belanja dengan panggilan Om.  Atau ibu-ibu seumuran dengan ibu saya dengan panggilan Om. Geli rasanya dengan panggilan tersebut. Padahal aku seumuran dengan cucu dan anak-anaknya.

III. Panggilan Dalam Tujuh Keturunan
Mungkin anda sering mendengar kata tujuh keturunan. Dari mana orang mengukur untuk membuat istilah tujuh turunan. Susunan panggilan dalam sebutan tujuh keturunan menurut adat Melayu. Sususnan ini diambil dari tengah keatas dan kebawa.

Susunan panggilan inilah yang sering di sebut dengan tujuh keturunan. Untuk susunan teratas adalah moneng-moneng. Moneng-moneng juga terletak di bawa cicit. Setelah cicit akan kembali menjadi moneng-moneng. Karena akan memulai tujuh keturunan baru. Maka kembali ke satu lagi. Berikut susunan tujuh keturunan.
1. Moneng-moneng.
2. Puyang.3. Kakek.
4. Ayah dan Ibu.
5. Anak.
6. Cucu.
7. Piyot (cicit).
1. Moneng-moneng.

IV. Pengertian Istilah Panggilan.
1. Moneng-Moneng adalah panggilan untuk puyang (kakek buyut) dari orang tua kita atau orang yang disejajarkan dengannya. Kemudian moneng-moneng juga diistilahkan untuk penyebutan anak dari cicit kita. Panggilan moneng-moneng memiliki dua fungsi teratas dan paling bawah dari hitungan tujuh keturunan.

2. Puyang adalah panggilan untuk kakek dari orang tua kita atau orang yang sejajar dengannya. 3. Kakek dan Nenek adalah panggilan untuk orang tua dari ibu bapak kita. Atau yang sejajar dengan kedudukannya. 4. Ayah dan Ibu panggilan untuk orang tua kita. 5. Uwa panggilan untuk orang yang lebih tua dari kedua orang tua kita tapi lebih muda dari kakek atau nenek kita.

6. Paman atau Bibik panggilan untuk orang yang lebih tua dari kita tapi lebih mudah dari kedua orang tua kita. 7. Kakak panggilan pada orang yang lebih tua dari kita. Pada masyarakat Melayu Sekayu panggilan kakak biasanya untuk panggilan kakak ipar laki-laki. 8. Adik panggilan untuk orang yang lebih muda dari kita. 9. Keponakan panggilan untuk anak dari saudara kita atau orang yang sejajar dengan generasinya.

10. Ayuk panggilan untuk kakak perempuan. Pada masyarakat Melayu Sekayu biasanya digunakan untuk panggilan kakak ipar wanita. 11. Cucu anak dari anak kita. 12. Cicit anak dari cucu kita. 13. Moneng-moneng anak dari cicit kita.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Selita. S. Pd.
Palembang, 2 Agustus 2019.
Sember foto. Apero Fublic. Foto rumah panggung tipe basepat atau dikenal dengan sebutan rumah limas. Terletak di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sember data: wawancara dengan warga masyarakat.

Sy. Apero Fublic
Via Budaya Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Saat Korban Takut Bersuara: Perlindungan Hukum bagi Korban Pelecehan Seksual di Kampus

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, October 28, 2026 0
Saat Korban Takut Bersuara: Perlindungan Hukum bagi Korban Pelecehan Seksual di Kampus
APERO FUBLIC   I  Di tengah tuntutan agar perguruan tinggi menjadi ruang yang aman bagi seluruh mahasiswa, kasus kekerasan seksual menunjukkan bahw…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262254
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Siswa Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele
    Gambar 1. Kebakaran hutan dan lahan. Sumber: Irwansyah putra, 2026. APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan atau yang sering...
  • Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?
    APERO FUBLIC  I   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk menunjang kecukupan nutrisi bagi anak-anak di Indonesia. Me...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...
  • Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia
    PENULIS:  Rizka Intan Amalia Novta APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Di tengah tuntutan reformasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi saat ini, ...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Sunday, October 25, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Monday, February 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 75 Berita 1981 Berita Daerah 1852 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1255 Brand 117 Budaya Daerah 46 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 71 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 41 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1473 Kesehatan 60 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 883 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 62 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 225 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 57 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us