7/04/2019

Surat Kita. Aku Kabarkan Padamu Ayah


Apero Fublic.- Surat Kita. Teruntuk Bak. Yang tidak pernah mengenal tanggal merah. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu. Aku putrimu, Bak. Dari hati ini aku katakan.

Bak, yang aku sayangi.
Bak, tergenang air hujan dimata ini yang mau tak mau pasti mengalir. Banyak hal yangg mengganjal  di hati juga tenggorokan ini, melihatmu pulang. Tak terbayang letihnya dirimu. Kulit yang kian mengeriput, mata yg mulai cekung, kaki yang mulai melemah menapak  di perbukitan, baju yang selalu sama, juga mulai lusuh dimakan usia, seperti umurmu yang semakin bertambah, tapi tetap saja Bak semangat menafkahi keluarga. Keluhanmu membuat diri ini merasa jauh, betapa tak berterimakasihnya diri ini selama ini.

Bak, bersabarlah sedikit lagi.
Nanti diri ini akan mencoba membuat kalender dengan banyak tanggal merah. Agar bak bisa istirahat, lebih santai, sambil mengasuh cucu-cucumu. Menghabiskan sisa waktu dengan mendekatkan diri kepada Allah lebih dari biasanya. Aku menyadari bahwa jerih payahmu, kesulitanmu, kau sadari sebagai tanggung jawab. Sehingga kau berbuat ikhlas yang sangat putih. Aku juga tahu, kalau kau tak meminta balasan apa-apa dari putrimu yang manja ini.

Tilawah bersama umak, bercerita bersama umak. Terus, engkau ceritakan kepada anak cucumu untuk selalu berjuang dan bersabar, untuk memberikan pelajaran serta pedoman untuk menjadi manusia sebaik baiknya. Bak, kau menaungi kami dalam menghadapi kerasnya kehidupan ini. Kau mengajarkan hidup yang sesungguhnya.

Dariku, putrimu yang mencintai dan membanggakanmu. Satu hal bak, takkan ada cinta yang dapat menggantikan cinta kasihmu padaku. Aku berjanji akan berusaha menjadi yang terbaik bagimu. Akan aku jaga iman dan ahlakku. Akan aku tutup auratku.

Aku tidak rela karena kau didekatkan ke api neraka, sebab tidak menutup aurat. Untuk saat ini, mungkin hanya doa dan tulisan kecil ini aku persembahkan padamu. Aku tahu, kau tidak akan membaca surat kecil ini, Bak. Tetapi aku mengabarkan pada dunia, bahwa aku memiliki seorang Bak yang baik, dan aku bangga padamu, Bak.
Wassalamualaikum.

Dari. Nur Aisyah.
Palembang, 3 Maret 2019.
Editor. Desti. S.Sos.
Sumber foto. Nur Aisyah.
Kategori Sastra Kita. Surat Kita.
#Kunjungi akun wattpad Nur Aisyah: Klik di sini.

Arti Kata:
Bak: Ayah.
Umak: Ibu.

Catatan: Yang mau belajar menulis: mari belajar bersama-sama: Bagi teman-teman yang ingin mengirim atau menyumbangkan karya tulis seperti puisi, pantun, cerpen, cerita pengalaman hidup seperti cerita cinta, catatan mantera, biografi diri sendiri, resep obat tradisional,  quote, artikel, kata-kata mutiara dan sebagainya.

Kirim saja ke Apero Fublic. Dengan syarat karya kirimannya hasil tulisan sendiri, dan belum di publikasi di media lain. Seandainya sudah dipublikasikan diharapkan menyebut sumber. Jangan khawatir hak cipta akan ditulis sesuai nama pengirim.

Sertakan nama lengkap, tempat menulis, tanggal dan waktu penulisan, alamat penulis. Jumlah karya tulis tidak terbatas, bebas. Kirimkan lewat email: joni_apero@yahoo.com. idline: Apero Fublic. Messenger. Apero fublic. Karya kiriman tanggung jawab sepenuhnya dari pengirim.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment