7/03/2019

Rahasia Best Seller Novel Laskar Pelangi



Apero Fublic.- Bagi yang ingin tahu, mengapa dan bagaimana novel laskar pelangi menjadi best seller. Kalau anda seorang penulis atau pengamat sastra mungkin akan tertarik untuk mengetahui rahasianya. Novel Laskar Pelangi ditulis oleh Andrea Hirata. Andrea Hirata, lahir di Belitong, Provinsi Bangka Belitung.

Andrea, walau pun  pendidikan formalnya pada bidang ekonomi, tapi dia juga menyukai keilmuan pada bidang sains-fisika, kimia, biologi, astronomi, dan juga bidang sastra. Andrea menempu Pendidikan Tinggi bidang ekonomi di Universitas Indonesia. Kemudian dia mendapat beasiswa ke Uni Eropa untuk melanjutkan pendidikan master of science di Universite de Paris, Sarbone, Prancis, dan di Universitas Sheffield Hallam University di Inggris.

Tesis Andrea Hirata dibidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut, dan lulus sebagai mahasiswa terbaik (cum laude). Kemudian tesis yang dia tulis dialih bahasakan ke Bahasa Indonesia. Sehingga menjadi buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia, dan menjadi buku rujukan ilmia dibidangnya.

Novel Laskar Pelangi diterbitkan oleh Penerbit Bentang, di Yogyakarta pada September tahun 2005. Buku didistribusikan oleh Mizan Media Utama, Bandung. Pada tahun 2008 novel ini telah melakukan pencetakan ulang sebanyak 28 kali. Di negara Indonesia jarang sekali ada novel yang best seller. Bukan hanya permasalahan mutu tulisan, tetapi memang minat baca bangsa Indonesia yang sangat rendah.

Novel Laskar Pelangi telah dicetak kedalam 40 bahasa dunia, dan juga manjadi buku best seller di Malaysia. Novel Laskar Pelangi adalah nover pertama dari Andrea Hirata. Andrea Hirata bukan seorang yang menempu studi dibidang kesastraan, atau seorang novelis sebelumnya. Novel yang terdiri dari 34 bab, terdiri dari 534 halam, juga dilengkapi dengan glosarium atau daftar kata istila, dan sekilas tentang Tetralogi Laskar Pelangi.

Kalu kita memaknai judulnya Laskar Pelangi adalah sekelompok orang berjuang dengan penuh keceriaan dan semangat tinggi. Sebab laskar adalah sekelompok prajurit, sekelompok orang, atau sekelompok manusia yang berjuang, membela, mempertahankan apa yang harus mereka perjuangkan dan mereka bela.

Sedangkan pelangi melambangkan keindahan, kesederhanaan, warna-warni yang berbeda namun pada satu lengkungan yang sama. Pelangi hadir setelah hujan sebagai penghibur alam yang basah oleh hujan disepanjang malam. Memberikan isyarat bahwa sesuatu yang tidak enak akan ada akhir yang indah. Seperti itulah kiranya Laskar Pelangi bagi Andrea dan Bagi orang Indonesia.

Seorang penulis membahas tentang novel Laskar Pelangi. Buku berjudul Laskar Pelangi: The Phenomenon mengulas keunggulan dan sebab laris-nya novel laskar pelangi. Banyak analisis berpendapat best seller-nya laskar pelangi karena faktor sosiologis, adanya kebutuhan pembaca, dan didukung promosi media. Ada beberapa teori yang menjelaskan dibalik ledakan novel laskar pelangi.

Pertama teori momentum, dimana dalam kurun beberapa waktu buku metro pop yang mendominasi. Terutama novel genre seks dan fornoliterasi. Novel cinta remaja yang selama waktu plot cerita hanya mengurusi cinta, rasa, dan patah hati. Nah, Kemudian laskar pelangi hadir menyajikan warna baru dalam dunia sastra. Kedua terjadinya situasi dimana masyarakat kehilangan pegangan.

Indonesia terasa demikian gelap, masyarakat jadi skeptik, tidak gampang diyakinkan. Sejumlah publik figur yang dikagumi menyusut karena terlilit perkara. Tidak ada lagi sosok berintegritas seperti Mohammad Hatta, Buya Hamka, dan lainnya. Hampir semua orang menjadi oportunis. Laskar pelangi dengan Bu Muslima yang menjadi role model.

Ketiga terletak pada substansi buku, yaitu konten. Sekarang orang getol dengan pendidikan dan parenting. Orang sedang gandrung dengan teori multiple intelligence, konsep pendidikan inklusi, dan isu kesejahteraan guru. Bila buku Ayat-Ayat Cinta cermin pencarian model bagaimana hubungan laki-laki dan perempuan yang benar secara Islam, buku Laskar Pelangi cermin orang yang lagi mencari model bagaimana learning yang benar.

Kemudian keempat, pengaruh media massa. Kelima menggunakan sentimen Islam khususnya Muhammadiyah, bagaimana pun ada 30 juta warga Muhammadiyah di Indonesia. Keenam, Faktor kemelayuan sebab orang Melayu dikenal pandai bercerita. Laskar pelangi walau pun bersumber dari cerita Islam, namun menyajikan ke umuman. Sehingga semua komunitas merasa memiliki. Bahkan ada komunitas biksu yang memuat ulasan novel laskar pelangi.

Di dunia akademik, tidak kurang 12 tesis dan skripsi dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka, mengkaji tetralogi laskar pelangi. Bahkan ada sebuah naskah pidato guru besar bidang pendidikan juga menjadikan laskar pelangi sebagai salah satu penguat gagasan dasar. Sebagaimana dalam pengukuhan Prof. Dr. Anita Lie, sebagai guru besar Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, yang berjudul “Guru.

Nama Andrea Hirata melonjak menjadi sastrawan terkemuka secara mendadak. Setiap seminar-seminar selalu membengkak anggota, seperti kursi yang dipersiapkan 1000 orang menjadi 1500 orang. Untuk honor pembicara Andrea terus meningkat, dari 25 juta sampai menjadi 50 juta.

Untuk royalti dalam satu juta eksemplar mendapatkan 2 milyar rupiah. Andrea Hirata juga mendapat royalti dari film laskar pelangi. Sehingga dari satu buku laskar pelangi dia mendapatkan milyaran rupiah. Bukan hanya itu, laskar pelangi juga memanggil para penulis bahwa, hentikan menulis sastra yang tidak bermutu hanya karena ingin laku.

Ulasan buku laskar pelangi ini ditulis oleh Asrori S. Karni, ia pemenang Mochtar Lubis Award 2008. Diterbitkan oleh Mizan di Jakarta tahun 2008. 

Beberapa kata-kata mutiara dari buku Laskar Pelangi: The Phenomenon.

“Berterima kasih pada guru adalah bagian ungkapan syukur pada Tuhan, atas anugerah ilmu. Bila pandai bersyukur, tuhan akan menambah rezeki.
“Perlakuan diskriminatif, bila disikapi secara positif, dapat menjadi pemacu tekad untuk maju dan unggul.
“Jangan takut bermimpi. Lagi pula, mimpi itu gratis. Bermimpilah setinggi langit. Dengan mimpi tinggi, anda tak pernah pesimis melangkah.
“Untuk menghasilkan karya bermutu, diperlukan persiapan total dan riset optimal.
“Pendidikan inklusi mengkampanyekan moto “Pendidikan Untuk Semua.” Tidak membedakan kelas anak normal dan anak terbelakang mental.
“Cinta ilmu dan pendidikan bisa menggalakan materi dan status formal. Properti paling dicintai pun bisa dijual untuk berburu wawasan baru.
“Pengabdian sepenuh hati, meski dijalani dengan keprihatinan, tak akan sia-sia, dan mendatangkan kebahagiaan tak disangka-sangka di kemudian hari.
“Pendidikan hebat adalah yang mampu membuat anak didik-nya mencintai ilmu, bukan stres karena terbebani.
“Nyali yangkuat bisa merealisasikan berbagai obsesi.
“Dengan kepercayaan diri, anda bisa melakukan apa yang orang lain sangsikan.
“Aksi petualangan bukan monopoli laki-laki.
“Di tiap tempat baru, kita bisa menemukan sahabat sebaik keluarga sendiri, asal kita bisa tahu diri dan pandai membawa diri.

Oleh: Joni Apero.
Palembang, 10 Oktober 2018.
Sumber:
Asrori S. Karni, Laskar Pelangi; The Phenomenon, Jakarta: Mizan, 2008.
Video kursus menulis oleh Ustadz Cahyadi Takariawan, Yogyakarta.
Sumber foto buku. Mizan, 2008.

By. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment