-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Seniman Mengenal Sastrawan Dari Sumatera Selatan
Seniman

Mengenal Sastrawan Dari Sumatera Selatan

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
22 Jul, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Putra-putri dari Sumatera Selatan ternyata adalah pemain lama dalam dunia sastra Indonesia. Kalau sekarang ada penyair dengan nama pena, Tere Liye. Pada permulaan perkembangan dunia sastra Indonesia sudah ada sastrawan terkemuka di Indonesia. Para sastrawan adalah seniman abadi dan ibu dari masyarakat suatu bangsa.

Salah satu sastrawan Indonesia kelahiran Sumatera Selatan adalah K. Usman. Awal dari tulisan ini saat aku sedang mempelajari teknik tulis novel di perpustakaan. Aku tanpa sengaja membaca sebuah novel. Novel berjudul Rumah Rindua karya K. Usman. Di terbitkan oleh BukuRepublika. Cetakan pertama Maret 2013, di Jakarta, dengan jumlah halaman 324, dan ISBN: 978-602-7595-33-0.


K. Usman atau Haji Kurnia Usman dilahirkan di Dusun Tanjung Serian, Muara Enim, Sumatera Selatan pada 11 Agustus 1940. Sejak 1956 sampai sekaran, karangan-karangannya sudah dipublikasikan di 100 lebih di media massa cetak dan elektronik. Seperti koran, majalah, radio, dan televisi di Indonesia dan Jepang (Tokyo).

Tulisan pertama berjudul Seorang Pendatang di terbitkan oleh Balai Pustaka 1963, di Jakarta pada kumpulan cerpen. Selain ratusan judul bukunya yang telah terbit, tiga novelnya yang terbaru adalah Ziarah Yang Terpanjang di terbitkan oleh Kaki Langit Kencana pada 2009. Novel Jilbab Putih Kekasih di terbitkan oleh penerbit buku Republika tahun 2010, dan Tamu Rumah Biru. Novel ini adalah novel paling tebal dari novel-novelnya, 777 halaman.


Beliau pernah menjadi editor beberapa penerbit buku, surat kabar, majalah, dan termasuk Editor Penerbit Balai Pustaka (1962-1970). Editor Majalah Sarinah 1982-1995. Menjadi Bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jakarta 1987-1991. Pemimpin Redaksi Majalah Romansa 1998-1999. Pamong atau guru di Taman Siswa di Jalan Garuda 25 Jakarta Pusat 1963-1968. Menjadi Juri Lomba mengarang naskah di Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selama 20 tahun.


Buku kumpulan cerpennya Pengantin Luka di terbitkan Kompas, 2006 adalah nominasi Hadia Sastra Khatulistiwa 2007. Novel anak-anak karyanya, Suri: Cucu Kakek Dulhak diterbitkan oleh Cakrawala Publishing, 2006 mendapat Islamic Book Fair Awad 2007 sebagai novel anak terbaik nomor satu. Cerpennya Setelah Musim Jamur dalam Album Cerpen Majalah Femina 1980 menerima Hadiah Penghargaan Lomba Cerpen majalah Femina 1980.


Kumpulan puisi anak Puisi Rumah Kami mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama, 1987. Anugerah Kebudayaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesai diterimanya tahun 2007. Novel Rumah Impian adalah karyanya yang terbaru, yang mengisahkan kehidupan seorang gadis cerdas seorang muslimah yang taat.

Kemudian dia menjadi istri seorang pelaut yang banyak mengalami ujian pahit, getir, rasa takut, tragis, yang semula diharapkannya berujung romantis dan manis. Berikut ini, kita berkenalan dengan karya sastra beliau melalui cuplikan  sinopsis dan ending akhir cerita dari Novel Rumah Rindu.


Novel diawali dengan untaian kata:

Mimin
Dengan cinta, kasih sayang, kesetiaan, dan sering ditemani kantukmu, novel ini akhirnya dapat kuselesaikan tanpa terburu-buru. Setiap kali memeriksa ulang naskah ini sampai sore (tentu saja sudah berkali-akli), aku melihat cahaya senja berkilauan di ufuk barat- seakan mengingatkan, ‘Pahamilah, senja hidupmu.....’

Sinopsis Novel Rumah Rindu
Sebuah novel selalu dilengkapi sinopsis pada sampul bagian belakang. Sinopsis adalah tulisan singkat yang menjelaskan isi dan jalan cerita secara singkat. Sehingga dapat diketahui oleh pembaca. Inti cerita, cerita apa, dan akan kemana jalan cerita namun memberikan sebuah pertanyaan. Sinopsis harus singkat, padat dan akurat. Berikut ini sinopsis dari Novel Rumah Rindu karya K. Usman.


“Han, istri seorang pelaut antarbenua mengalami banyak godaan selama Zulham, suaminya berlayar lebih lama dari biasanya. Bambang, sahabat akrab suaminya itu makin sering datang–minta dibukakan pintu.

“Lelaki yang belum lama ditinggalkan kekasihnya itu merasa kesepian. Han pun merasa sunyi dan terasing di rumah impiannya–yang jauh di tepi kota. Tapi, Han juga merasa bersalah bila membukakan pintu untuk lelaki yang bukan muhrimnya, pada waktu suaminya tidak di rumah.


“Suatu malam, Han terserang demam panas. Dia tidak sadarkan diri. Saat itu, dia merasa seorang lelaki menyergapnya. Kemudian dia tidak datang bulan. Han merasa dia hamil. Rasa berdosa memburu-burunya.

“Benarkah Han hamil? Lalu apa kata Zulham bila mengetahui  Han hamil? Padahal ketika akan berlayar Han sedang haid.  Terjadilah pertempuran dahsyat di dalam diri Han. Apakah bayi yang diinginkan itu harus digugurkan? Tapi, itu dosa besar. Apa upaya Han untuk mempertanggung jawabkan kehamilan itu?


“Apa pula tindakan Zulham bila dia tiba di rumah nanti? Namun dokter ternyata menyimpulkan lain. Apa kata dokter? Untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. Baca saja sampai selesai Rumah Rindu novel terbaru karya K. Usman – yang romantis namun..... tapi nyaris tragis.”


Ending Kisah Novel Rumah Rindu.

Ending sebuah cerita adalah lembar-lembar akhir dari babak cerita. Karena, suatu kisah dalam satu penyajian harus memiliki akhir. Akhir yang memberikan jawaban atau akhir yang memberikan pertanyaan. Ahir pemberi jawaban adalah rangkayan yang menjadi kunci penjelas, makna, dan isi dari cerita. Sehingga pembaca menjadi mengerti dan puas.

Sedangkan ending akhir yang memberikan pertanyaan adalah dimana pembaca diberi setengah jawaban sedangkan satengah jawaban lagi terletak pada kisah selanjutnya. Ending yang menyajikan pertanyaan adalah ending dari cerita berseri. Berikut ini adalah ending dari Novel Rumah Rindu yang menyajikan jawaban.


Kak Zulham memanggil taksi biru bergambar burung. Agak tergesah kami naik taksi. Di dalam taksi, Kak Zulham berbisik.

“Selesai sarapan nasi uduk komplit di Rumah Panggung Kayu, kita ke show room mobil,” kata Zulham ceria.

“Beli mobil, Kak?” Aku bertanya dengan tubuh terlonjak karena terkejut dan senang.

Kak Zulham mengangguk.

“Kalau Han sudah punya mobil, bisa sering-sering menengok Ibu, Ayah, Ayuk Maharani di Rumah Panggung Kayu,” Kata Kak Zulham.

“Segala puji bagi Allah.” Aku mengucap sambil memeluk suamiku.

"Dalam lindungan Allah, kini aku dan suamiku merasa tenteram, damai, aman, dan bahagia di “Rumah Impian.”

Novel Rumah Rindu sangat baik untuk bacaan masyarakat Indonesia. Novel yang memiliki karakter asli Indonesia. Semoga novel-novel Indonesia di kemudian hari berakar dari budaya asli Indonesia sehingga menjadi sastra pembangun bangsa. Salam sastra Indonesia yang berkarakter.

Oleh. Joni Apero

Editor. Desti. S.Sos.
Palembang, 22 Juli 2019.
Sumber. K. Usman. Rumah Rindu. Jakarta: BukuRepublika, 2013.


Sy. Apero Fublic
Via Seniman
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Batalyon Para Komando 482 Pasgat Gelar Doa Bersama Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

PT. Media Apero Fublic- Friday, January 16, 2026 0
Batalyon Para Komando 482 Pasgat Gelar Doa Bersama Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
APERO FUBLIC   I  TNI  AU. -  Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, gabungan personil Yon Parako 482 Pasgat, Yon Arhanud 31 Pas…

Most Popular

Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026109
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Alor Amerika Serikat Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banten Banyuasin Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Beladiri Belanda Belu Belum Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Berita Berita Daerah Berita Daerah Berita Nasional Berita Internasional Berita Nasional Binjai Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Bro Daerah Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Dairi Daratan Daratan dan Hutan Deli Serdang Desa Dongeng Dongeng Dunia DPR RI DPRD DRPD Dunia Anak e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Info Desa Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik KABAR Kabar Buku Kabar Desa Kabupaten HST KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolisian Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Keislaman Kekristenan Kepemimpinan Kepolisian Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita kesenian Ketapang Kisah Legenda Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labuhanbatu LABURA Lamandau Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Lubuklinggau Mahasiswa Mahasiswa Pendidikan Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara MUSI Musi Rawas Musik Nasional NTT Ogan Ilir OKI OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI Sumatera Selatan PWI Sumsel PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Solok Kota Sorong Sosial dan Masyarakat Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR SUMBER Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar TANAH DATAR Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPUT Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM UKM-Bisnis UMKM Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts


Editor Post


Popular Post


Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 56 Berita 1121 Berita Daerah 1217 Berita Internasional 33 Berita Nasional 1136 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 28 Cerita Rakyat 12 Cerpen 12 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 14 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 17 Kampus 243 Kesehatan 18 Kisah Legenda 10 Kuliner 22 Mitos 15 Opini 190 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 49 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 25 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 7 Tablet 20 Teknologi 148 Tokoh Wanita 9 UKM-Bisnis 12 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23 kesenian 4
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us