-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sudut Pandang Tipe-Tipe Pacaran di Indonesia
Sudut Pandang

Tipe-Tipe Pacaran di Indonesia

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
20 Jul, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Pacaran bukan budaya orang Indonesia, apapun agamanya. Memang ada beberapa sistem pernikahan yang berbeda. Tapi itu terdapat pada masyarakat Indonesia yang belum maju. Budaya pacaran muncul ketika teknologi informasi datang ke Indonesia. Budaya pacaran ditiru dari kebudayaan barat.

Pada awalnya orang Indonesia dalam mencari pasangan hidup melalui sistem perjodohan aktif dan perjodohan pasif. Perjodohan aktif ini adalah dimana seorang pemuda dan seorang gadis merasa saling menyukai kemudian si pemudah meminta orang tuanya melamar si gadis.

Begitupun keluarga si gadis akan mempertanyakan apakah dia bersedia menjadi istri pemuda yang melamar. Ketika si gadis menyatak suka maka akan dinikahkan. Kalau si gadis menyatakan tidak suka, maka lamaran ditolak. Perjodohan pasif adalah perjodohan yang sepihak dimana si gadis dinikahkan tanpa memerlukan persetujuan. Pernikahan ini biasanya terjadi pada keluarga bangsawan atau orang-orang kaya.

Indonesia yang di jajah oleh Belanda tentu pengaruh barat akan kuat. Belanda berusaha merubah orang Indonesia dimana kebudayaannya berakar pada agama. Belanda juga memunculkan sastra-sastra yang menentang kebiasaan Bangsa Indonesia. Tonggak hancurnya kebiasaan pernikahan budaya asli Indonesia sejak munculnya sastra karya Mara Rusli bercerita tentang perjodohan Siti Nurbaya dengan Datuk Maringgih.

Novel diterbitkan oleh percetakan Belanda tahun 1922 dengan judul Siti Nurbaya: Kasih Tak Sampai. Sehingga komplik perjodohan cerita novel itu disalah artikan oleh masyarakat. Muncul pemberontakan sosial di dalam masyarakat Indonesai tentang pencarian jodoh.

Timbulah istilah “Bukan Zaman Siti Nurbaya lagi” saat mendengar perjodohan. Sesungguhnya yang salah bukan perjodohan: tapi alasan dari perjodohanlah yang salah. Perjodohan dalam cerita sastra tersebut bukan sebab cinta, suka, atau karena Allah. Tapi oleh karena materi dan nafsu si Datuk Maringgih.

Penyakit pacaran terus berkembang ketika teknolgi berkembang pesat. Sastra rusak bermunculan sejak zaman Orde Baru. Imejinasi pembuat film tentang cinta dan kalaborasi dengan adegan seks. Adegan drama cinta semakin romantis baik dari sastra atau film. Bagaimana dikatan begitu. Coba kita amati ketika film menyajikan adegan pegangan tangan sebagai tanda cinta. Memberi bunga sebagai simbol cinta. Berpelukan di tepian pantai dan di tempat keramaian sebagai tanda mesrah.

Memberi coklat sebagai tanda romantis. Bersepeda motor berpelukan, ciuman di bibir, tanda sayang. Semua itu ditiru oleh generasi muda Indonesia dari sastra rusak tersebut. Bangsa Indonesai sebelumnya tidak mengenal pacaran seperti itu. Ketika film dan novel menyajikan itu. Maka pembaca atau penonton film akan mengikuti. Remaja di perkotaan yang tidak tinggal dilingkungan adat-istiadat mengira seperti itulah orang pacaran. Maka mereka meniru dan mempraktekkan semua yang mereka tonton atau yang dibaca dari novel-novel. Kemudian perlahan menular kepedesaan.


Alasan pacaran adalah untuk sangling mengenal. Untuk menemukan cinta sejati. Agar tidak ada penyesalan dikemudian hari. Agar pernikahan bahagia. Namun apakah benar semua itu?. Tidak, Tingkat perceraian semakin meningkat di Indonesia setiap tahun. semua itu memang dimunculkan untuk merusak akidah umat Islam. Terutama generasi muda Islam di Indonesia. Maka dari itu jagalah adik-adik kita, anak-anak kita, saudari-saudari kita.

Kemudian pedulilah pada saudari-saudari muslimah kita. Kampanyekan tentang cara-cara baik dalam menemui jodoh. Jangan hiraukan orang-orang jahat yang terus merusak dan berkata atau menulis kasar. Menurut Detik.com sepanjang tahun 2018 ada setengah juta pasangan di Indonesia bercerai. Hanya dalam satu tahun mencapai setengah juta pasangan. Nauzubillah. Di Indonesia ada tiga tipe pacaran yang katanya, dan dianggap solusi mencari cinta sejati itu.



Data perceraian sepanjang tahun 2018. 
Hanya satu daerah dalam
beberapa waktu ini di tahun 2019.


1. Pacaran Tipe Berteman
Pacaran Tipe Berteman adalah sistem pacaran masyarakat pedesaan. Masyarakat pedesaan yang masih memiliki adat istiada tetap menjaga norma-norma. Kadang memang ada yang kebobolan, namun jarang. Pacaran layaknya berteman adalah bentuk perpaduan budaya Indonesia dan budaya Barat.

Masih dalam batas wajar dan normal. Di pedesaan di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, masih terikat rapi oleh adat dan peraturan. Maka pacaran masih sesuai dengan adat timur. Pacaran berteman adalah cara pacaran sebatas hubungan asmara biasa. Mereka mengikat janji dan mengakui berpacaran. Tapi mereka layaknya seperti teman atau sahabat biasa. Ikatan asmara hanya untuk alasan melamar untuk pernikahan. Bukan alasan lain selain pernikahan.

Metode pacaran ini dikendalikan gadis. Sebab dia tetap menjadi gadis yang suci tidak disentu oleh lelaki lain sampai dia menikah nanti. Dia tidak takut untuk ditinggalkan sebab harga dirinya tetap ada. Dia tidak merasa rugi karena dirinya tidak pernah melayani nafsu pacarnya. Hubungan mereka hanya melalui handpone dan bertamu di malam minggu di rumah si gadir.

Berbincang di ruangan tamu yang diterangi lampu, ada orang tua dan keluarganya dirumah. Tidak keluar malam keluyuran bermesraan ditempat tertentu. Apabila keluar atau jalan-jalan dengan pacarnya selalu ditemani oleh teman-temannya, atau keluarganya. Tidak berjalan berdua saja baik itu jalan kaki, bersepeda motor, atau bermobil. Maka di istilahkan pacaran tipe berteman atau pacaran bersahabat.

2. Pacaran Tipe Pelacur Gratis
Pacaran tipe pelacur gratis ini adalah tipe pacaran dimana wanita menjadi selayaknya pelacur gratis. Tipe pacaran ini adalah sistem pacaran di kota-kota. Karena di kota memiliki banyak ruang, seperti kontrakan, penginapan, hotel dan lainnya. Mengapa d sebut pacaran tipe pelacur gratis. Karena wanita atau si gadis ini selalu melayani nafsu pacarnya tanpa ikatan pernikahan, tanpa tanggung jawab, dan tanpa adanya transaksi harga.

Pacarnya tidak membayar sepeserpun, tidak memberi nafkah, kadang justru si wanita yang memberi uang. Si pacar cukup berkata rindu atau kangen. Kemudian mereka bertemu di suatu tempat, misalnya hotel, kosan, rumah kosong, di hutan, kemudian mereka berzinah. Selama berhubungan asmara mereka terus berzina. Lima tahun pacaran lima tahun mereka berzina dan lima tahun menjadi pemuas nafsu sang pacar.

Si pacar sangat suka sebab dia memiliki tempat pelampiasan nafsu. Si gadis terpaksa terus melayani si pacar. Selain dia juga membutuhkan kebutuhan biologis seksnya, dia juga takut pacarnya marah dan dia ditinggalkan. Ancaman ditinggalkan inilah yang menjadi andalan si pacar sehingga si gadis selalu menuruti kehendak sang pacar. Beruntung kalau si pacar benar-benar menikahi. Namun lebih banyak mereka ditinggalkan. Di buang seperti empas tebu yang suda di isap manisnya.

Dampak pacaran tipe Pelacur Gratis ini biasanya menjurus pada seks bebas, kumpul kebo, penyakit kelamin, dan perusakan moral. Saat kekasihany hamil dan melahirkan, kemudian mereka membuang anak. Membunuh bayi dalam kandungan atau aborsi. Tidak jarang si pacar laki-laki membunuh kekasihnya dan anaknya karena tidak mau bertanggung jawab.

Kadang menyebabkan penyimpangan seks seperti lesbian. Kemudian menjadi pelacur panggilan dan sampai tidak mendapatkan suami. Karena saat dia jujur, jangankan laki-laki baik, lelaki jahatpun sulit untuk menerima gadis yang pernah pacaran tipe pelacur geratis ini. Gadis sisa seperti ini, nantinya akan menikah dengan suami orang atau duda. Kalau mereka beruntung mereka akan bertemu dengan laki-laki yang bersedia menerimah keadaannya. Itupun lelaki yang pasti lelaki yang suka berzina juga.

3. Pacaran e-Cinta.
Pacaran e-cinta adalah bentuk dampak dari perkembangan dari dunia elektronik. Pacaran ini berkenalan di media handpone dan internet. Seperti Facebook, Line, Messenger, Twitter, Instagram, LinkedIn, Tantan, e-Jodoh, dan sebagainya. Perkembangan dunia teknologi komunikasi dan informasi telah membentuk dunia baru yang diistilahkan dengan dunia maya. Dunia maya sangat luas tidak terbatas.

Mampu melampaui wilayah dan negara dimana dia tinggal. Manusia sekarang telah masuk kedalam dunia maya. Kemudian akan berinteraksi dengan banyak manusia. Bagi yang belum memiliki pasangan biasanya iseng-iseng berkenalan. Lama semakin lama semakin yakin dengan teman media sosialnya. Sehingga muncul rasa atau keinginan untuk serius. Kadang perkenalan itu berpadu saat sama-sama tidak memiliki pasangan hidup atau diistilahkan jomblo.

Kelemahan e-cinta sangat banyak. Pertama tidak mengetahui pasangan secara pasti. Dari wajah, perangai, ahlak, pekerjaan, dan sebagainya. Sehingga sangat tidak aman apabila seorang wanita berani nekad bertemu ditempat-tempat sepi. Atau pergi ketempat-tempat yang tidak layak. Sebab laki-laki tersebut belum tentu lelaki baik.

Banyak korban pemerkosaan, pelecehan, perampokan dari pecaran e-cinta ini. Sebagai masukan apabila anda inginmengetahui siapa sebenarnya pasangan e-cinta anda. Pertama anda pinta semua media sosial yang dia punya. Kemudian cek dan lihat semua postingan dari medsosnya. Karena medsos akan menjadi cerminan diri dari pemiliknya. Kalau di medsosnya penuh dengan makian, foto tidak senono, game, tato, foto forno, maka sudah dipastikan dia bukan orang baik-baik.

Seandainya di medsosnya dipenuhi puisi pasti dia seorang yang romatis dan berhati lembut. Kalau dia pernah kulia biasanya ada banyak foto kuliah. Dari status dan kata-kata yang agamis berarti dia setidaknya orang beragama. Pelajarilah dari status facebook, twitter, snap instagaram, messenger, whatsApp. Maka anda akan menemukan pribadinya.

Kalau dia tidak pernah membuat postingan atau tidak ada medsos ada baiknya jangan diteruskan sebab anda tidak akan tahu pribadinya. Pertanayakan hobinya, kalau dia bilang hobi membaca pasti dia banyak buku. Kalau dia suka menulis maka dia akan menunjukkan karya tulisnya, seperti di blog, website, watpad dan sebagainya. Tanyakan dan perbandingkan dengan yang dia katakan saat chet dan di media sosialnya. Yang pasti kalau dia orang baik dia akan mengajak ke kebaikan. Terutama si gadis. Laki-laki baik dia akan mengajak menikah bukan pertemuan di tempat sepi.

Namun pacaran tetaplah pacaran. Tetap melanggar aturan Allah. Karena pacaran apapun sangat dekat dengan pintu zina dan maksiat. Dari itu lebih baik mengikuti ajaran Islam paling tidak berpegang pada adat dan istiadat kita orang timur.

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti. S. Sos.
Palembang, 20 Juli 2019.

Daftar Baca Berita:
#https://smartlegal.id/smarticle/layanan/2018/12/20/tiga-provinsi-dengan-jumlah-perceraian-tertinggi/
#https://www.inews.id/amp/jabar/4217-pasangan-antre-cerai-di-bandung-kebanyakan-faktor-selingkuh-dan-ekonomi?id=597389
#https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2019/03/29/perceraian-munculkan-12291-janda-muda-baru-di-garut-sejak-2016
# https://m.detik.com/news/berita/d-4495627/hampir-setengah-juta-orang-bercerai-di-indonesia-sepanjang-2018

Sy. Apero Fublic
Via Sudut Pandang
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, September 15, 2026 0
Akselerasi Tol Betung–Tempino–Jambi: Kemenko Infraswil dan Pemkab Muba Pangkas Sekat Birokrasi Demi Bebaskan Lahan
APERO FUBLIC   I  PALEMBANG.--  Pemerintah terus memacu penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Ruas Bet…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261899
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.–   Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Kelurahan Mekarsari dari Universitas Bina Bangs...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1931 Berita Daerah 1812 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1183 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 696 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 213 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 44 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us