Banyuasin
Berita
Berita Daerah
Deli Serdang
SUMSEL
Dalam Forbisda, Bupati Dorong Kolaborasi Antar Daerah Dalam Berbagai Sektor Perdagangan
APERO FUBLIC I DELI SERDANG. – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH menjadi narasumber dalam Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) APKASI ke-26 tahun, yang dipusatkan di Hall Institute Kesehatan Medistra (IKM) Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Kamis (2/7/2026).
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan perdagangan antar daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional, yang difokuskan pada penguatan jejaring bisnis, distribusi barang, dan kolaborasi antardaerah.
Dalam sesi diskusi, Bupati Banyuasin memaparkan potensi Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu lumbung pangan nasional, khususnya dalam produksi beras. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya diukur dari tingginya produksi, tetapi juga dari kemampuan membangun jaringan distribusi dan perdagangan yang mampu menjangkau daerah-daerah yang membutuhkan, mengingat Banyuasin merupakan salah satu lumbung pangan nasional penghasil padi no 3 terbesar di Indonesia.
"Kolaborasi antar daerah menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Daerah yang memiliki surplus beras harus dapat menjalin kerja sama dengan daerah yang mengalami defisit, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi melalui perdagangan antar daerah yang efektif dan saling menguntungkan," ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa Banyuasin siap menjadi mitra strategis bagi berbagai daerah dalam memenuhi kebutuhan beras. Dengan dukungan infrastruktur pertanian, produktivitas yang terus meningkat, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas hasil panen, Banyuasin optimistis mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.
"Dengan adanya forum seperti ini juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten untuk membangun kemitraan yang lebih erat melalui perjanjian kerja sama perdagangan antardaerah. Langkah tersebut dinilai mampu memperlancar distribusi komoditas unggulan, mengurangi disparitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," imbuhnya.
Lanjut Dia, Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing. Melalui perdagangan antar daerah, kita dapat saling melengkapi kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri. Dengan demikian, ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih stabil.
"Selain sektor pertanian Banyuasin juga merupakan penghasil Jagung, Telur, Ikan, Udang, Sawit, Minyak dan beberapa komoditas lain yang bisa dimanfaatkan untuk daerah yang memang masih kekurangan, untuk itu kami berkomitmen untuk terus menjadi daerah yang aktif membangun kolaborasi demi mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi nasional, dengan membuka akses seluas-luasnya untuk para investor yang ingin berinvestasi di Banyuasin," pungkasnya.
Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banyuasin, Sarip, S.P., M.M, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuasin, Rayan Nurdinsa, S.STP., M.S, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Banyuasin saat ini dijabat oleh Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes, FISQua, Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik Persandian Banyuasin Gusti, S.Kom, Kabag Prokopim Setda Banyuasin Hasan Asari, S.IP., M.AP.
Editor. Tim Redaksi
Source. Pemkab Banyuasin
Sy. Apero Fublic
Via
Banyuasin

Post a Comment