Berita
MUBA
PWI
PWI Sumsel
SUMSEL
Bukan Sekadar Narasi: PWI Muba Bidang Agama ‘Turun Tangan’ Bangun Gerbang Mushola Secara Swadaya
APERO FUBLIC I MUSI BANYUASIN. – Wajah organisasi profesi wartawan di Musi Banyuasin (Muba) kini tak hanya identik dengan pena dan kritik. Melalui Bidang Agama, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muba membuktikan peran konkret dengan menginisiasi pembangunan pagar dan gerbang Mushola Al-Huda di Desa Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan secara swadaya.
Pembangunan ini menjadi sorotan lantaran dilakukan secara mandiri, mengandalkan kolektivitas dana internal dan tenaga tanpa menunggu kucuran bantuan formal pemerintah. Langkah ini dianggap sebagai tamparan halus bagi pola pikir ketergantungan publik, sekaligus menunjukkan bahwa insan pers mampu menjadi motor penggerak pembangunan fisik.
Aksi yang dimulai pada Minggu (18/1/ 2026 ) ini bertujuan untuk meningkatkan aspek keamanan dan estetika rumah ibadah. Selama ini, fasilitas rumah ibadah seringkali terbengkalai jika tidak ada anggaran daerah.
Pengurus PWI Muba membidangi Agama Rudi Hartono mencoba memutus mata rantai tersebut.
"Kami ingin membangun kemitraan strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga. PWI hadir bukan hanya sebagai pengamat, tapi sebagai bagian dari solusi sosial di Musi Banyuasin," tegas Rudi Hartono.
Pengabdian di Luar Pena
Langkah ini menegaskan bahwa peran wartawan telah bertransformasi. Di tengah skeptisisme publik terhadap organisasi profesi, PWI Muba memilih jalur pengabdian yang tidak populer namun berdampak instan bagi umat.
Kontribusi fisik ini menjadi bukti bahwa fungsi kontrol sosial tidak harus selalu berupa tulisan pedas di media, melainkan juga melalui "keringat" yang tumpah di lapangan untuk kepentingan fasilitas umum.
Editor. Tim Redaksi
Source. PWI MUBA
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment