Esai
Kampus
Mahasiswa
Opini
Pendidikan
Peran Lingkungan Pendidikan terhadap Pembentukan Karakter dan Perkembangan Peserta Didik
APERO FUBLIC I OPINI.- Lingkungan pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan mendukung perkembangan peserta didik. Lingkungan ini mencakup keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang saling berhubungan.
Proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial dan budaya di sekitar peserta didik. Oleh karena itu, lingkungan pendidikan menjadi faktor utama dalam keberhasilan pendidikan karakter.
Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang dialami oleh peserta didik. Dalam keluarga, anak mulai mengenal nilai-nilai dasar seperti sopan santun, tanggung jawab, dan kejujuran.
Pola asuh orang tua sangat memengaruhi pembentukan sikap dan perilaku anak. Lingkungan keluarga yang harmonis akan membantu perkembangan emosional dan moral peserta didik secara optimal.
Selain keluarga, sekolah berperan sebagai lingkungan pendidikan formal yang terstruktur. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter.
Guru memiliki peran penting sebagai teladan dalam bersikap dan berperilaku bagi peserta didik. Lingkungan sekolah yang aman, disiplin, dan kondusif akan mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan sosial peserta didik.
Lingkungan masyarakat juga turut berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Nilai-nilai sosial, norma, dan kebiasaan yang berlaku di masyarakat akan memengaruhi sikap peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Interaksi dengan lingkungan masyarakat membantu peserta didik belajar tentang toleransi, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, masyarakat menjadi lingkungan pendidikan yang melengkapi peran keluarga dan sekolah.
Perkembangan peserta didik sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan pendidikan yang dialaminya. Lingkungan yang positif dapat mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.
Sebaliknya, lingkungan yang kurang kondusif dapat menghambat perkembangan karakter dan prestasi belajar. Oleh karena itu, penciptaan lingkungan pendidikan yang sehat menjadi tanggung jawab bersama.
Pembentukan karakter peserta didik tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui proses yang berkelanjutan. Lingkungan pendidikan berfungsi sebagai media pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui keteladanan, pembiasaan, dan penguatan, peserta didik belajar membedakan perilaku baik dan buruk. Proses ini akan membentuk karakter yang kuat dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif. Ketiga lingkungan tersebut harus saling mendukung dan memiliki visi yang sama dalam mendidik peserta didik.
Komunikasi yang baik antar pihak akan memperkuat proses pendidikan karakter. Dengan sinergi yang baik, perkembangan peserta didik dapat berjalan secara seimbang.
Dengan demikian, lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan perkembangan peserta didik. Lingkungan yang positif akan melahirkan peserta didik yang berakhlak baik, mandiri, dan bertanggung jawab.
Pendidikan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian. Oleh sebab itu, pengelolaan lingkungan pendidikan harus menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA
Ramadhani, A.M. ( 2014 ). Lingkungan Pendidikan dalam Implementasi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 08 ( 01 ), 28-37.
https://journal.uniga.ac.id/index.php/JP/article/view/69/0 .
Zamhari, A. ( 2023 ). Lingkungan pendidikan dalam pendidikan karakter . Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2( 6 ), 1103-1108.
https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp/article/view/261
Endah, E. ( 2023 ). Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat Dalam Meningkatkan kualitas Belajar Dan Pembentukan karakter Peserta didik. Education and Learning Journal, 2 ( 4 ), 551-554. http://anthor.org/anthor/article/view/202..
Oleh: Shinta Nuraini
Universitas Pamulang Viktor, Jurusan PGSD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Esai

Post a Comment