-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perkembangan Peserta Didik
Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan

Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perkembangan Peserta Didik

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
16 Dec, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I KAMPUS.-  Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perkembangan Peserta Didik Pendidikan  adalah  pondasi  utama  dalam perkembangan  anak,  dan  lingkungan  keluarga  memiliki  peran penting dalam membentuk sikap dan prestasi belajar siswa. Lingkungan pertama yang memiliki peran penting adalah keluarga, tempat di mana anak dilahirkan, dirawat, dan dibesarkan. Di sinilah proses pendidikan dimulai, dengan orang tua  sebagai  guru pertama  dan utama  bagi anak (Lubis et  al., 2021).

Fenomena terkini menunjukkan bahwa banyak siswa yang mengalami masalah perilaku di sekolah akibat minimnya peran keluarga serta kondisi kelurga yang tidak stabil. Siswa dari keluarga yang harmonis cenderung lebih disiplin, aktif, dan berprestasi, sedangkan siswa dari keluarga dengan masalah internal menunjukkan sikap yang kurang terarah, kurang motivasi, atau kesulitan dalam memahami pelajaran. Keluarga dapat berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang mendukung perkembangan anak menuju kondisi yang lebih baik. Namun, di sisi lain, keluarga juga bisa menjadi sumber krisis bagi anak (Rambe, 2019).

Kondisi keluarga yang harmonis dan penuh kehangatan dapat mendorong anak untuk lebih disiplin dalam belajar. Sebaliknya, ketika keluarga tidak harmonis, kurang memberikan kenyamanan, orang tua terlalu sibuk dengan urusan pribadi, dan kebutuhan belajar anak tidak terpenuhi, dapat menyebabkan anak menjadi malas belajar, yang mengakibatkan pencapaian hasil belajar menjadi tidak optimal (Fadhilah & Mukhlis, 2021).

Dari beberapa data yang penulis temukan bahwasannya banyak anak yang mengalami keputusasaan dalam  hidupnya dikarenakan menjadi korban atas keluarga yang broken home. Bahkan ada beberapa anak dari broken home yang merasa putus asa dengan hidupnya sehingga ia melakukan hal- hal negatif seperti mulai merokok, narkoba dan minuman keras dan hal- hal negatif yang didapatkan dari lingkungan pergaulannya. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan generasi di Indonesia jika banyak anak yang terlahir menjadi broken home.

Argumentasi:

Angka broken home di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang luar biasa, tercatat pada tahun 2015, angka perceraian terdapat sekitar 350 ribu pasangan keluarga yang bercerai. Namun pada tahun 2021, perceraian di Indonesia meningkat menjadi sebanyak 580 ribu. Kata Broken home berasal dari dua kata yaitu broken dan home. Broken berasal dari kata break yang berarti keretakan, sedangkan home mempunyai arti rumah atau rumah tangga.

Broken home dapat dikatakan sebagai kekacauan dalam sebuah keluarga. (Mistiani, 2020). Kekacauan dalam keluarga merupakan bahan pengujian umum karena semua orang mungkin saja terkena salah satu dari berbagai jenisnya, dan karena pengalaman itu biasanya dramatis, menyangkut pilihan moral dan penyesuaian - penyesuaian pribadi yang dramatis. Sehingga ada 580 ribu (keluarga) broken home.

Mungkin juga ada anak-anak dari keluarga yang akhirnya kurang mendapatkan perhatian karena orang tuanya harus berpisah.. Mungkin juga ada anak-anak dari keluarga yang akhirnya kurang mendapatkan perhatian karena orang tuanya harus berpisah. Anak-anak dari keluarga broken home rentan mengalami berbagai masalah seperti gangguan emosional dan perilaku, kesulitan sosial, serta gangguan kesehatan mental lainnya. (Konaldi, DKK. 2024).

Namun, dalam proses pembelajaran kurangnya peran keluarga yang mendukung menjadi salah satu kendala utama dalam pembelajaran siswa. Siswa dari keluarga yang mengalami konflik atau kurang mendapatkan perhatian sering kali merasa tidak siap menghadapi tantangan akademik. Hal ini tercermin pada kesulitan mereka dalam mata pelajaran yang memerlukan konsentrasi tinggi, seperti matematika. Sebagian siswa merasa kurang termotivasi untuk menyelesaikan tugas sekolah, terutama karena minimnya bimbingan dari orang tua.

Beberapa siswa bahkan cenderung bergantung pada teman-temannya untuk menyelesaikan tugas."Anak-anak dari keluarga yang kurang perhatian cenderung kesulitan memahami pelajaran. Mereka membutuhkan lebih banyak arahan dari guru di kelas," (Wali Kelas IV SDN Belitung Selatan 7) tulis penulis pada jurnal. (Fauzah, DKK. 2024).

Salah satu dampak yang muncul akibat keluarga yang broken home yaitu perikembangan sosial peserta didik. Berdasarkan   hasil   penelitian dilapangan   maka   diketahui   ada   beberapa permasalahan  tentang  Dampak  Keluarga Broken  hometerhadap  Perilaku  Sosial Anak di Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantaiyaitu, 2)Membenci Kedua orang tuanya3)Mudah Mendapat Pengaruh Buruk Dari Lingkungannya4)Memandang Jika Hidup Adalah Sia Sia5)Tidak mudah bergaul6)Permasalahan Pada Moral. Berikut beberapa pembahasannya:

1. Membenci Kedua Orang Tua

Berdasarkan  hasil  temuan  penelitian  melalui  wawancara  bahwa  anak Broken   homecenderung   menyalahkan   orangtua   bahkan   membenci   orang tuanya  karena  anak kurang  mendapat  kasih  sayang  dari  orang  tuanya  sendiri. Perhatian  yang  diperlukan  anak  dari  orang  tuanya  adalah  disayangi  dengan sepenuh  hati  dalam  bentuk  komunikasi  verbal  secara  langsung  dengan  anak, meski   hanya   menanyakan   aktivitas   sehari-harinya.   Karena   anak   sangat membutuhkan  sentuhan  dari  orang  tuanya,  dalam  bentuk  sentuhan  hati  yang berupa  empati  dan  simpati  untuk  membuat   anak  menjadi  peka  terhadap lingkungannya.  Akan  tetapi  perhatian  dan  sentuhan  tersebut  tidak  pernah dirasakan   oleh   anak Broken   homeyang   ada   di   Desa   Limbatihu   sejak ketidakutuhan keluarganya.

2. Mudah Mendapat Pengaruh Buruk Dari Lingkungan

Berdasarkan hasil temuan dilapangan bahwa beberapa anak Broken homedi   Desa   Limbatihu   Kecamatan   Paguyaman   Pantai Kabupaten   Boalemo cenderung mudah dipengaruhi oleh lingkukan karena tempat satu-satunya yang menjadi  pelarian  anak  adalah  lingkungan  teman-temannya,  karena  lingkungan inilah  yang  merupakan  tempat  satu-satunya  bagi  anak  untuk  mencari  hiburan dan bersosialisasi. Sehingga ini akan berpengaruh terhadap prilaku anak ketika dia  akan  bergaul  dalam  lingkungan  yang  buruk  maka  sudah  tentu  itu  akan berpengaruh terhadap perilaku anak.

Hal ini terjadi ketika kondisi rumah dan keluarga menjadi tidak nyaman, maka anak akan berusaha untuk mencari tempat lainnya yang dijadikan sebagai tempat  saling  berbagi  dan  menghibur  dirinya.  Saat  kondisi  seperti  ini,  maka teman-teman sepermainannya akan menjadi tujuan sebagai pengganti keluarga. Jika lingkungan pertemanannya kurang baik, maka tentu saja anak akan sangat mudah  terpengaruh  untuk  melakukan  perilaku  menyimpang  sebagai  pelarian untuk  mendapatkan  kebahagiaan.  Sebagaimana  yang  dikemukakan  oleh  anak dari  keluarga Broken  homedi  Desa  Limbatihu  kecamatan  Paguyaman  pantai Kabupaten Boalemo sebagai informan yang diwawancarai oleh peneliti.

3. Tidak Mudah Bergaul

Berdasarkan hasil temuan dilapangan bahwa beberapa anak Broken homecenderung menarik diri dari lingkungan sosial karena dia merasa malu dengan kondisi keluarganya dan iapun merasa iri dengan teman-temannya  yang selalu mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Pada dasarnya anak-anak Broken homememiliki sifat pendiam, menarik diri  dan  menyendiri.  Hal  ini  sesuai  dengan  fakta  dilapangan  yang  ditemukan oleh  peneliti  bahwa  anak-anak broken  homedi  Desa  Limbatihu  sangat  sulit untuk  bergaul.  Hal  ini  terjadi  dikarenakan  kurangnya  dorongan  social  tehadap anak tersebut.

Sebagaimana  yang dikemukakan oleh Alfred Adler bahwa pada dasarnya manusia adalah mahluk social. Dorongan social merupakan dorongan yang   bersifat   herediter   atau  bawaan   genetis,   yang kemudian   mendapat stimulus-stimulus   untuk   pertumbuhan  perkembangannya dari   lingkungan sosialnya. Ia pun menjelaskan bahwa dorongan social sangat penting bagi anak broken home. Dengan adanya dukungan social dari lingkungan sosialnya maka pengalaman  dalam  hal Problem  Solving masalah  keluarga  yang  dihapainya akan didapatkannya.

4. Permasalahan Pada Moral

Berdasarkan  hasil  penelitian  bahwa  anak  yang  lahir  dari  latar  belakang keluarga broken  homesaat  anak  dalam  masa  perkembangannya,  maka  tentu saja  anak  akan  selalu  berada  di  dalam  kondisi  pertengkaran  pertengkaran dengan  orang  tua  yang  secara  tidak  langsung  membentuk  kepribadian  anak menjadi kasar dan keras. Namun seiring dengan  berjalannya waktu, anak  juga akan  terbiasa  untuk  melakukan  tindakan  tindakan  seperti  yang  dilihat  pada orang  tuanya  seperti  bertengkar,  berperilaku  kasar,  emosional,  dan  bertindak. (Massa, DKK. 2020).

Reiterasi

Kondisi keluarga broken home memiliki peran krusial dalam mempengaruhi perkembangan anak dan prestasi akademiknya. Sebagai lingkungan pertama yang mendidik, keluarga yang tidak stabil dapat menyebabkan berbagai masalah pada anak, seperti gangguan emosional, kesulitan sosial (sulit bergaul, mudah terpengaruh lingkungan buruk), penurunan motivasi belajar, dan masalah moral. Data menunjukkan bahwa jumlah keluarga broken home di Indonesia mencapai sekitar 580 ribu pada tahun 2021, yang menjadi perhatian karena potensi dampaknya terhadap generasi muda.

Meskipun demikian, keluarga broken home bukan akhir dari masa depan anak — dengan dukungan yang tepat dari orang tua (meskipun berpisah), sekolah (melalui pemantauan dan konseling), pemerintah dan lembaga sosial (layanan yang terjangkau), serta masyarakat (tanpa stigma dan penuh empati), dampak negatif tersebut dapat diminimalkan dan anak tetap dapat berkembang dengan baik. Keluarga broken home bukanlah akhir dari masa depan anak, namun dampaknya dapat sangat serius jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Gangguan emosi seperti kecemasan, rasa tidak aman, dan rendahnya kepercayaan diri sering muncul dan dapat berlanjut hingga dewasa. Masalah ini tidak hanya menjadi persoalan keluarga, tetapi juga masalah sosial yang memengaruhi generasi masa depan. Oleh karena itu, dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan. 

Saran yang dapat penulis berikan yang pertama untuk orang tua yaitu menghindari pertengkaran di depan anak, tetap memberikan kasih sayang mekipun sudah berpisah, menjalin komunikasi yang jujur dan damai dengan anak, mengajak anak berdiskusi agar mereka tidak memendam perasaan, serta mengatur pengasuhan bersama secara jelas dan konsisten.

Selanjutnya,saran untuk sekolah seperti memantau perubahan perilaku anak, memberikan ruang konseling bagi anak yang membutuhkan, dan membangun lingkungan yang aman dan suportif bagi siswa, kemudian untuk Pemerintah dan Lembaga Sosial seperti menyediakan layanan konseling keluarga yang terjangkau, mengadakan pelatihan parenting untuk masyarakat, serta meningkatkan kampanye kesadaran tentang dampak broken home. Terakhir, saran untuk masyarakat yaitu menghindari stigma terhadap keluarga broken home, mendukung anak dengan perhatian dan empati, dan menciptakan lingkungan sosial yang peduli terhadap perkembangan anak.

Referensi: 

Konaldi,  H. Burbana, M. Sonia Dara, A. (2024). Dampak keluarga broken home terhadap prilaku sosial anak. Primary education journal. 4(2).
Fauzah, A. Suriansyah, A. DKK. (2024). Peran Keluarga Terhadap Perilaku dan Prestasi Siswa. Jurnal teknologi pendidikan dan pembelajaran.
Massa, N. Rahman, M. Napu, Y. (2020). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perilaku Sosial Anak. Jembura Jurnal of Community Empowernment. 1(1), 1-12.

Oleh: Yeti Ramadhani dan Nova Melinda
Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pamulang.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

PT. Media Apero Fublic- Monday, March 23, 2026 0
Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
dok. pinterest APERO FUBLIC   I   OPINI .-   Ressue  memandang konstitusi sebagai bentuk  kontrak sosial . Pemahaman ini juga perlu dikaitkan dengan keberadaan…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026492
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI MUBA PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia
    Ilustrasi: Hukumonline APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konstitusi merupakan dasar hukum tertinggi yang menjadi landasan penyelengga...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan
    Ilustrasi: Penulis APERO FUBLIC  I  OPINI .-  Setiap tahun, sebagian hasil perikanan di Indonesia terbuang akibat pembusukan ya...
  • Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal
    Sumber: Nowicka et al., 2021. 1.   Pendahuluan Buah segar memegang peranan strategis dalam sistem pangan global, baik dari aspek nutrisi...
  • Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Daging merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu. Jika penanganan dan peng...
  • Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah
    APERO FUBLIC   I  OPINI . -  Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan produksi buah. Namun dibalik melimpahnya produksi ters...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Saturday, March 07, 2026
Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Saturday, March 07, 2026
Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Wednesday, March 11, 2026
Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Tuesday, March 10, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1420 Berita Daerah 1453 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1166 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 37 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 323 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 263 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 154 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us