5/27/2022

Mengenal Pahlawan Nasional: Sultan Syarif Kasim II

APERO FUBLIC.- Sultan Syarif Kasim II adalah Sultan Kesultanan Siak ke 12. Beliau dikenal juga dengan Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin. Beliau lahir pada 1 Desember 1893 di Kesultanan Siak Inderapura. Ayahnya bernama Sultan Syarif Hasyim atau Yang Dipertuan Besar As-Sayyidi Syarif Hasyim Abdul Jalil Saifuddin sultan Siak ke 11.

Beliau naik tahta pada usia 16 tahun setelah ayahnya wafat tahun 1908. Karena dia masih terlalu muda serta sedang mengikuti pendidikan di Batavia (Jakarta). Maka dia dinobatkan menjadi sultan pada 13 Maret 1915 pada umur 21 tahun. Setelah dinobatkan menjadi Sultan. Dalam kepemimpinannya Kesultanan Siak menjadi penentang Belanda. Beliau menentang atas klaim Belanda kalau Ratu Belanda adalah pemimpin tertinggi para Sultan atau Raja di Hindia Belanda.

Karena dia seorang yang berpendidikan menyadari sekali kalau pentingnya pendidikan untuk sebuah kemajuan masyarakat. Dengan pendidikanlah akan membuka pemikiran yang maju dan terdepan bagi suatu bangsa. Karena itu, beliau mendirikan sekolah-sekolah dan memberikan beasiswa bagi putra-putri siak yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Medan atau ke Batavia (Jakarta).

Karena pemikiran yang maju dan tinggi Sultan Syarif Kasim II mendukung kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan beliau menyatakan kalau Kesultanan Siak bagian dari Republik Indonesia. Untuk mendukung Pemerintahan Indonesia yang masih baru beliau menyumbangkan uang sebanyak 13 juta gulden pemerintah. Selain itu, beliau juga berperan memberikan kesadaran pada sultan-sultan di Sumatera Timur untuk turut memihak Republik Indonesia. Secara langsung Sultan Syarif Kasim bertolak langsung ke Yogyakarta mengutarakan ikrar bergabung dengan Republik Indonesia.

Sultan Syarif Kasim II wafat pada 23 April 1968 di Pekanbaru. Karena jasa-jasa beliau pada rakyat, bangsa dan negara serta bentuk dukungannya pada Pemerintah saat kemerdekaan. Maka beliau ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dengan Keputusan Presiden No. 109/TK/1998 pada 6 November 1998.

Rewrite. Tim Apero Fublic
Editor. Rama Saputra.
Palembang, 27 Mei 2022.

Sumber foto. wikipedia

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment