3/16/2022

Audiensi Tingkat Lanjut SIT Bina Ilmi Bersama Kadin Perpustakaan Sumatera Selatan.

APERO FUBLIC.- Literasi merupakan proses kegiatan untuk memahami, mengolah, dan menganalisa suatu informasi pengetahuan melalui aktivitas membaca dan menulis. Sebagaimana menurut para ahli yaitu Harvey J. Graff dan Jack Goody menyatakan bahwa literasi adalah suatu  kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis, sedangkan menurut UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), literasi ialah seperangkat keterampilan nyata terutama keterampilan dalam membaca dan menulis, terlepas dari konteks yang mana keterampilan itu diperoleh serta siapa yang memperolehnya. Sedangkan literasi menurut Undang-undang No 3 tahun 2017 adalah kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis sehingga setiap orang dapat mengakses ilmu pengetahuan dan tekhnologi sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas  hidupnya.

Upaya untuk membangun dan membudayakan literasi di sekolah harus perlu dioptimalkan mengingat lembaga pendidikan adalah salah satu lembaga paling utama dalam mengembangkan literasi. Oleh karena itu Sekolah Islam Terpadu (SIT) Bina Ilmi menjadikan program literasi sebagai salah satu program unggulan sekolah yang tertuang pada Wildly Important Goals. Sebagai bentuk komitmen dari proses pelaksanaan kegiatan pengembangan literasi di sekolah, SIT Bina Ilmi melakukan audiensi tahap ke dua dan diskusi sharing tentang evaluasi dari program literasi yang telah dijalankan bersama Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, pada hari rabu, pukul 10.00 wib (16/3/2022).

Ibu Fitriana, S. Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Sumatera Selatan menyambut baik, kunjungan audiensi dari pihak SIT Bina Ilmi untuk menjalin kerjasama dan beliau menyampaikan melalui audiensi ini kita dapat menemukan ide  dan solusi untuk membangun potensi literasi di sekolah yang bisa diangkat untuk melakukan inovasi-inovasi yang kreatif. Dalam audiensi tersebut Fitriana S. Sos., M.Si, didampingi oleh Dr.M.EvranMarzuki,S.Pd.,M.Si sebagai Sekertaris Dinas Perpustakaan Khoiriyyah, S.STP, M.Si. sebagai Kabid Layanan Otmasi dan Kerjasama Perpustakaan, Amir Sutisno,S.Sos. sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca. 

Dalam kunjungan Audiensi tersebut, Amran Marhamid S.Pd.I, sebagai Kepala Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bina Ilmi Lemabang dan selaku pimpinan  perwakilan SIT Bina Ilmi pada audiensi tersebut. Beliau mengawali audiensi dengan memperkenalkan tim dari SIT Bina Ilmi yang terdiri atas area bukit, area lemabang dan area jakabaring, dengan di damping oleh Risman Eko Saputra S.Hum (waka) SD IT Bina Ilmi Lemabang dan Yunan Ikhsanudin S.Pd (staff waka) selanjutnya juga dari area bukit didampingi oleh Vixkri Mubaroq S.Hum dan Madina S.Pd sebagai staf waka SD IT Bina Ilmi, sedangkan Veragustina Rizki, S.Pd dari SMP dan Rizki Novianti, S.Pd dari SMA IT Bina Ilmi.   

Amran Marhamid menyampaikan bahwa tujuan audiensi adalah untuk membangun kerjasama dan berkolaborasi antara program Dinas Perpustakaan Sumatera Selatan dan program SIT Bina Ilmi dalam mengembangkan dan meningkatkan literasi membaca dan menulis siswa dengan baik. Saat ini SIT Bina Ilmi telah mengembangkan program Bina Ilmi Reading Sistem, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca siswa pada masa arus digitalisasi ini.

Sedangkan Vixkri Mubaroq juga menyampaikan bahwa dalam catatan proses perjalanan program literasi adanya evaluasi yang perlu didiskusikan dengan para ahli terutama pihak Perpustakaan Provinsi, sebagai ikhtiar solusi terhadap indikator keberhasilan literasi dari siswa level bawah dan level atas. Yunan Ikhsanudin juga menambahkan bahwa pandemi ini membawa kita pada lose generation, sehingga kita mengalami kesulitan dalam memberikan pemahamahan program literasi itu sendiri.  

Selanjutnya Ibu Fitriana sebagai Kadin Perpus Prov. Sumsel, merespon baik dan mengucapkan terimakasih karena kepedulian yang sangat luar biasa dari guru Bina Ilmi untuk mengembangkan literasi di sekolah. Beliau juga menyampaikan untuk membangun literasi membaca dan menulis di sekolah tentunnya ada tiga hal yang perlu dilakukan, pertama, perlunya upaya kerjasama antara orang tua dan siswa dalam kontrol membaca yang baik, kedua, adanya pisikolog di sekolah untuk melihat karakter dan potensi  siswa, sehingga bisa mengelompokkan minat dan potensi literasi siswa, ketiga pembiasaan penugasan untuk membaca kepada siswa.

Evran Marzuki (Sekdin) menjelaskan lebih lanjut bahwa tingkat pemahaman membaca pada siswa level 1 sampai 3 adalah memperbanyak kosa kata dan buku dongeng asli nusantara, untuk tingkat atas level 4 sampai 6 adalah buku tentang ensiklpedia berupa penemuan pengetahuan, sedangkan Amir Sutisno menambahkan bahwa guru di sekolah harus menjadi orang tua di rumah dan orang tua di rumah harus menjadi guru di sekolah, selain itu beliau juga menyampaikan perlunya pemahaman terhadap guru untuk memberikan kepada siswa metode kiat-kiat membaca cepat termasuk sistem baca berimbang.

Diakhir audiensi Ibu Fitriana menyampaikan kepada Amran Marhamid, bahwa Dinas Perpustakaan Prov. Sumsel akan sepenuhnya memberikan support dari tingkat TK sampai SMA untuk pengembangan literasi di Sekolah Islam Terpadu Bina Ilmi. Sehingga indeks literasi di Provinsi Sumatera Selatan akan meningkat signifikan secara kualitas dan kuantitas.

Oleh: Vixkri Mubaroq.
Editor. Totong Mahipal
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 17 Maret 2022.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment