Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

9/03/2021

Perpustakaan dan Teknologi Informasi di Tengah Pandemi Covid 19.

APERO FUBLIC.- Sumber informasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh semua orang, mulai dari kalangan anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua. keinginan akan hal membuat orang ingin mencari tau berita atau informasi. sumber yang dapat digunakan dalam mencari informasi salah satunya ialah perpustakaan.

Perpustakaan menjadi gudangnya sumber berita maupun informasi yang dapat dimanfaatkan sebagian orang. menjadi pusat informasi tentunya perpustakaan harus tau betul tugasnya dalam memberikan informasi kepada penggunanya, dengan selalu melihat apakah kebutuhannya.

Pada masa pandemi covid 19 sekarang ini semua kegiatan aktivitas dibatasi, baik perkantoran, sekolah, universitas, pusat perbelajaan, bahkan tak terkecualii perpustakaan. perpustakaan menjadi hal yang sangat dipentingkan mengingat perpustakaan sendiri sebagai wadahnya informasi, namun di tengah pandemi covid 19 ini aktivitas layanan di perpustakaan dibatasi melihat anjuran dari pemerintah untuk membatasi jam layanan.

Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang memberikan layanan langsung ketempat untuk mencari sendiri infomasi apa yang ingin dicari. namun, apabila jika kondisi  WFH (work from home) perpustakaan ditutup dan tidak memberikan layanan. Di tengah situasi sekarang ini lah teknologi sangat dibutuh melihat teknologi yang sekarang berkembang cukup pesat, tentunya membuat perpuatakaan dituntut untuk menyediakan perpuatakaan digital.

Teknologi informasi sekarang sangat dimanfaatkan oleh semua orang dalam memcari informasi, sebagaian orang mencari dan menemukan berita bahkan informasi, bisa melalui seperti tv, radio, media sosial dan lain-lain yg dapat dimanfaatkan berbentuk digital.

Perpustakaan di tengah pandemi covid 19 ini, membuat perpustakaan harus cekatan untuk menemukan solusi dalam memberikan layanan kepada penggunanya. Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang memiliki layanan berupa jurnal ilmiah online, e-book, OPAC, yang tentunya dapat diakses melalui rumah, mengingat situasi pandemi covid19 sekarang ini yang membatasi kegiatan tentunya sangat membantu pengguna dalam mencari informasi.

Oleh: Fitri Indriyani
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 September 2021.
MahasiswI UIN Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic.

9/02/2021

SYARCE: Kau Hanyalah Angin

APERO FUBLIC.- SYARCE. Bait syarce dengan judul Kau Hanyalah Angin memberikan suatu gambaran pada orang-orang yang memiliki kepandaian berkata-kata dan bersosialisasi. Dia pandai membuat orang yakin atau percaya dengan perkataan dan janji-janjinya. Oleh karena itulah dia dimata orang yang berinteraksi dengannya adalah orang yang baik, hebat, dan berhasil.

Namun, semua itu hanyalah kata-kata cair biasa saja. Dia hanya mengumbar kata-kata saja tanpa perlu menepati dan tanpa perlu kebenaran apa yang dia katakan. Sebagai contoh misalnya dia seorang pemuda yang pandai berkata-kata dengan gadis-gadis. Rayuan dan bujukannya sunggu membuat gadis-gadis terlena sehingga banyak yang jatuh cinta padanya. Namun setelah mereka dia dapati, kemudian dia tinggalkan tanpa alasan dan tanpa pamit. Yang tersisa hanyalah rasa kecewa dan luka berserta janji yang tinggal janji.

Contoh kedua adalah seorang politisi atau seorang calon kepala desa, wakil rakyat, calon bupati, calon gubernur, calon presiden. Calon-calon ini sangat pandai berkata-kata dan berjanji-janji. Mereka tampak sangat alim dan baik pada masa kampanye. Setelah mereka terpilih apa yang terjadi. Janji tinggal janji, keramahan pun hilang. Bahkan dia kembali menjadi angin ribut yang membuat bencana. Begitulah mereka, yang kembali dengan berkorupsi yang tentu itu adalah bencana bagi masyarakat. Sebagai pelajaran kita semua, jangan mudah terlena dan tidak perlu percaya janji-janji. Buktikan atau silakan mundur.

 

KAU HANYALAH ANGIN
 
Betapa rama dirimu.
Menyapa, membelai saat berjumpa.
Memberi sejuk dan kedamaian.
Bagi hati yang merindukan.
Bagi jiwa yang menanti.
 
Lena jiwanya dalam buaianmu.
Harap selalu berjumpa,
Harap selalu bertemu.
Mengobati rindu-rindu.
 
Namun,
Kau hanyalah angin
Yang datang dan pergi sesuka hati.
Tanpa mengetuk, tanpa mengucap salam.
Kau pergi tanpa meninggalkan jejak.
Tapi meninggalkan rasa dan janji-janji.
 
Itulah dirimu, Hanyalah angin.
Saat kau sudah berjaya.
Kau lupa diri,
Lalu datang dengan keangkuhanmu.
Menjadi badai dan angin ribut.
Mematakan dahan dan ranting yang kau belai dulu.
Menggugurkan daun-daun yang pernah kau lenakan.
Kau hancurkan semua oleh terpaanmu.
 
Kau hanyalah angin,
Begitulah kiranya, hanya melenakan sewaktu.
begitulah penipu.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 September 2021.

Catatan: Syarce adalah syair cerita dimana dalam penulisannya sama halnya dengan menulis puisi atau syair pada umumnya. Yang membedakannya adalah syarce dilengkapi cerita pendek yang menjelaskan makna dan maksud dari syair tersebut. Sebab, banyak masyarakat awam bahasa sastra sehingga mereka tidak mengerti dari bait-bait syair tersebut. Dengan penambahan sedikit cerita maka mereka akan sedikit memahami apa maksud dan tujuan dari syair tersebut.

Buat sahabat semua bagi yang ingin mempublikasikan karya tulis dapat mengirimpakan tulisan ke Apero Fublic. Mari kita hidupkan kesastraan rakyat dan asah kreatifitas menulis kita. Sebab menulis awal dari cerdasnya seseorang dan terpelajarnya masyarakat.

Sy. Apero Fublic

DRA Bagikan Oxigen Konsentrator Serta Resmikan Bank Darah RSUD Sungai Lilin.

DRA Minta Seluruh  Nakes Layani Masyarakat Dengan Tulus Dan Ikhlas Dari Hati.

APERO FUBLIC.- MUBA-SUNGAI LILIN. Selain komit pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana RSUD di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga sangat perhatian kepada seluruh tenaga kesehatan. Dodi Reza getol mengingatkan tenaga kesehatan RSUD harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan tegas dirinya menekankan tidak ingin insentif tenaga kesehatan terlambat dan harus dibayar tepat waktu.

Pernyataan ini disampaikannya saat hadir pada acara Penyerahan Bantuan Oksigen Konsentrator untuk RSUD Sungai Lilin dan Peresmian Bank Darah RSUD Sungai Lilin, Kamis (2/9/2021) Pada kesempatan ini, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga berharap keberadaan Bank darah di RSUD Sungai Lilin tersebut dapat membantu dalam penanganan awal pada kasus pendarahan.

"Saya minta tolong dengan bapak ibu tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Sungai Lilin ini, melayani pasien harus dengan hati yang tulusdan iklash, ramah dan murah senyum melayani dengan hati. Harus bersabar dalam menghadapi pasien. Kami tau kalian sangat capek dan lelah disaat pandemi saat ini tapi pasien juga ingin mendapatkan pelayanan yang baik. Oleh sebab itu, SDM perlu diatur supaya tenaga kesehatan tidak terlalu capek," tegasnya.

Pemkab Muba terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian dalam bidang kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Muba.

Dikatakan Dodi Reza, pandemi COVID-19  belum berakhir. Oleh sebab itu, banyak kebutuhan oksigen yang harus terpenuhi di beberapa rumah sakit di Indonesia, khususnya RSUD Muba sendiri. Bantuan dari berbagai pihak baik dari pemerintah atau swasta terus diberikan. Salah satunya pada hari ini, lanjut Dodi,  bantuan oksigen konsentrator sebanyak 28 unit dari Kementerian Kesehatan untuk rumah sakit di Kabupaten Muba.

"RSUD Sungai Lilin merupakan rumah sakit yang mendapatkan alokasi terbanyak yakni 11 unit. Ini  bentuk kepedulian dari pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Muba," ungkapnya.

Disampaikan Dodi, bawah sebelumnya RSUD Sungai Lilin mendapatkan bantuan tabung oksigen dari Kadin Sumsel. Dan dari laporan direktur RSUD Sungai Lilin sudah mendapatkan beberapa bantuan dari beberapa perusahaan termasuk yayasan.

"Pemkab Muba terus berkomitmen dalam bidang kesehatan. Dibuktikan dengan adanya 3 Rumah Sakit Umum Daerah dan 29 Puskesmas yang berada di Kabupaten Muba," ucapnya.

Sementara direktur RSUD Sungai Lilin dr Tri Sinarum dalam laporannya, selain penyerahan bantuan, pihaknya juga menggelar sunat massal, dan donor darah. Ia merinci bantuan yang didapatkan RSUD Sungai Lilin total sebanyak 18 oksigen konsentrator, 37 tabung oksigen, 10 regulator oksigen dan 20 oximetry.

"RSUD Sungai Lilin mendapatkan bantuan 11 oksigen konsentrator dari Kementerian Kesehatan RI, 5 tabung oksigen dari Kadin Sumsel, 15 tabung oksigen dari SKK Migas, 7 oksigen konsentrator dari Yayasan Mujahidin, 10 tabung oksigen dari  PT Global Makara Teknik, 10 tabung oksigen dari PT Hindoli Cargill, 7 tabung oksigen dan regulator dari PT Putra Muba Coal, dan 20 bantuan oximetry dari PT Trimata Benua, " tandasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra
Palembang, 3 September 2021.

Sy. Apero Fublic

POPULARITAS PERPUSTAKAAN SEMAKIN PUDAR DIBILAS DIGITAL

APERO FUBLIC.- Berbicara mengenai perpustakaan orang akan membayangkan adanya ruangan yang berisi buku-buku atau mungkin yang terbayang adanya sekumpulan buku di suatu ruangan. Anggapan demikian tidaklah salah, terutama anggapan lama yang menyatakan perpustakaan adalah gudang buku. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan menyatakan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/ atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.

Dewasa ini, peran perpustakaan kadang tersingkirkan oleh perkembangan teknologi dan informasi, dimana orang-orang lebih ramai membicarakan era informasi dan masyarakat informasi. Perkembangan teknologi semakin memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi. Sumber ilmu pengetahuan yang pada masa lalu berada di ruang-ruang perpustakaan, kini berada dalam genggaman gawai, internet sudah menjadi jalan pintas bagi publik untuk mengkonsumsi informasi. Popularitas perpustakaan di tengah masyarakat semakin pudar.

Sejak adanya internet minat kunjung terhadap perpustakaan masyarakat terus menurun, masyarakat berpikir lebih baik menggunakan gawai untuk mencari informasi daripada harus harus keluar rumah dan datang ke perpustakaan. Padahal perpustakaan memegang peranan penting dalam mengantar masyarakat menuju pintu gerbang ilmu pengetahuan dunia.

Kehadiran internet bagi perpustakaan di satu sisi menimbulkan kekhawatiran untuk popularitas perpustakaan itu sendiri, sementara di sisi lain menjadikan perpustakaan tetap populer di tengah gempuran perkembangan internet yang melanda masyarakat menjadi hal yang sangat penting. Perpustakaan diharapkan berbenah diri untuk dapat mengikuti dan mengimbangi kemajuan teknologi informasi, demikian pula dengan pustakawan yang terlibat didalamnya sehingga dapat mewujudkan tujuan perpustakaan sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007.

Oleh.Oktin Yulista
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 September 2021.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

Kecamatan Keluang Muba Resmi Miliki Kantor Kwaran Pramuka.

APERO FUBLIC.- KELUANG. Dari hasil swadana Kecamatan Keluang kini memiliki Kantor Sekretariat Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, yang beralamat di Jalan Raya Keluang Mekar Jaya Kelurahan Keluang Kecamatan Keluang.

Kantor Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Keluang ini diresmikan oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Banyuasin dengan ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Kamis (2/9/2021).

Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi menyambut baik dan sangat mengapresiasi berdirinya gedung kwartir ranting tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu hingga diresmikan.

"Atas nama pemerintah dan kwarcab, kami ucapkan terima kasih kepada Kamabiran, Ketua Kwartir Ranting, para dermawan juga perusahaan yang sudah berikan kebanggaan bagi gerakan Pramuka Kabupaten Muba khususnya Kecamatan Keluang. Kita yakin dengan keberadaan kantor ini dapat menambah semangat agar gerakan pramuka lebih bagus lagi," ucapnya.

Kepada Kwartir Ranting yang lain, ia berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan semangat untuk bisa melakukan hal yang sama. Selain itu Pemkab Muba juga telah merealisasikan dana hibah untuk tiap kwartir ranting yang bisa didorong ke pembangunan kantor sekretariat.

"Selaku Ketua Kwarcab Muba kami mendorong pembangunan melalui APBD tapi tidak semua. Mungkin nanti kita lihat siapa yang layak mendapatkan sesuai kemampuan keuangan kita. Oleh karena sambil menunggu dari APBD kita diskusikan dengan stakeholder terkait," pungkasnya.

Acara yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada Kwartir Ranting Kecamatan Keluang sebagai Tercepat Tiga dalam penyampaian laporan kegiatan pada triwulan I, kemudian kepada Kwartir Ranting Kecamatan Sungai Keruh sebagai Tercepat Tiga dalam penyampaian laporan kegiatan pada triwulan II, dan penyerahan kepada Kwartir Ranting Sungai Lilin sebagai tercepat I triwulan I tahun 2021 yang telah mencapai target kegiatan.

Turut hadir, Camat Keluang Deby Haryanto sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Keluang, Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Keluang Sadiman MPd, unsur Forkopimcam, serta para insan Pramuka Kabupaten Muba. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 Agustus 2021.

Sy. Apero Fublic

Kucurkan Dana Rp 37 Miliar Hingga Bantu 15 Unit Mobil Ambulance.

Bupati Dodi Reza Sambangi Warga Tungkal Jaya.

APERO FUBLIC.- TUNGKAL JAYA. Pembangunan merata dan  peningkatan kesejahteraan masyarakat, inilah konsep  yang terus digencarkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sejak empat tahun belakangan.

Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini, Kamis (2/9/2021) menyambangi masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia mendatangi warga sekaligus menyalurkan berbagai bantuan untuk mendongkrak ekonomi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah menghadapi pandemi COVID-19. Sebanyak 15 mobil ambulance diberikan untuk 15 desa di Kecamatan Tungkal Jaya. Ada juga sembako, kWh listrik, bantuan untuk anak-anak yatim-piatu, serta bantuan UMKM penerima hibah wira usaha pemula di Kecamatan Tungkal Jaya.

Saat dialog dengan warga, Dodi Reza Alex mengatakan Pemkab Muba terus berkomitmen mengawal setiap pembangunan  berbagai bidang seperti pendidikan, pembangunan infrastruktur, pertanian, kesehatan dan berbagai pelayanan terhadap masyarakat.

"Banyak yang telah kita lakukan, namun masih banyak lagi yang sedang dan akan kita laksanakan. Untuk itu, saya mohon dukungan dan partisipasi masyarakat Muba khususnya warga Tungkal Jaya. Semoga yang telah kita laksanakan saat ini dapat lebih baik lagi kedepannya," ungkapnya.

Di tahun 2021 ini, tambah dia, Pemkab Muba telah menggelontorkan alokasi dana sebesar Rp. 37.360.978.767 Miliar untuk pembangunan infrastruktur dan jalan di Kecamatan Tungkal Jaya.

"Khusus di tahun 2021 ini dari Dinas PUPR Muba ada 4 program pembangunan jalan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Tungkal Jaya yaitu pembangunan jalan penghubung dari Desa Sinar Harapan menuju Sesa Sindang Marga. Lalu peningkatan jalan dalam Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Beji Mulyo dengan beton, peningkatan jalan Arsenio Dusun 5 Desa Sri Mulyo dengan beton," paparnya.

Menyikapi permasalahan listrik yang disampaikan masyarakat, Dodi mengatakan untuk listrik di wilayah Kecamatan Tungkal Jaya, kedepan tarif listrik akan disesuaikan. Saat ini, terangnya, sedang dikaji oleh PT MEP. Ia ingin penyesuaian tarif ini  menjadi kado terindah bagi pelanggan PT MEP di HUT Muba nanti.

Camat Tungkal Jaya H Sugeng Riyadi   menyampaikan kondisi geografis Kecamatan Tungkal Jaya serta progres pembangunan. Untuk pembangunan infrastruktur dan jalan di kecamatan Tungkal Jaya menurut Sugeng sudah terealisasi dengan baik.

"Alhamdulillah pak Bupati, dengan dana sebesar 37 Miliar yang telah digelontorkan tersebut kondisi jalan di  Tungkal Jaya sudah bagus. Kami juga sangat bangga memiliki bupati yang peduli dan cepat tanggap terhadap kebutuhan rakyatnya. Saya mewakili masyarakat Tungkal Jaya mengucapkan terima kasih atas segala kepedulian Pak Bupati Dodi di kecamatan kami ini," pungkasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 Agustus 2021.

Sy. Apero Fublic

Pertama di Sumatera Selatan: Klinik SMC Muba Fasilitasi Vaksin Gotong Royong Gratis.

Bentuk Kepedulian Bupati Dodi Reza ke Karyawan dan Masyarakat Pelosok.
Bupati Dodi Reza Tinjau Vaksin Gotong Royong dan Resmikan Gedung Klinik SMC Tungkal Jaya.

APERO FUBLIC.- MUBA-TUNGKAL  JAYA. Vaksin menjadi hal penting dalam upaya menekan wabah COVID-19. Di Muba, berbagai program dan upaya terus digencarkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk mengakomodir seluruh masyarakat mendapat fasilitas vaksin.

Kamis (2/9/2021) secara resmi Bupati Dodi Reza meresmikan Gedung Klinik Sehati Medical Center (SMC), sekaligus meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong Kecamatan Tungkal Jaya dengan tetap menerapkan Prokes.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara keroyokan dari Pemda, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit kemudian juga dari kolaborator. Kolaborator vaksin ini adalah TNI, Polri,  Badan intelijen Negara (BIN) yang akan mulai vaksin door to door bulan ini.

"Tungkal Jaya mencetak sejarah pada hari ini di klinik Sehati Medical Center pertama di Sumsel dan hanya sedikit di Indonesia vaksin gotong-royong yang disediakan oleh perusahaan kepada karyawannya baru pertama itu di peninggalan Tungkal Jaya 2.516 dosis vaksin untuk karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan gratis sehingga karyawan dan keluarga tidak keluar biaya meringankan beban pemerintah oleh PT Lonsum yang merupakan usulan dari Kadin berdasarkan arahan bapak Presiden RI," ungkap Dodi yang juga Ketua Umum KADIN Sumsel.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Lonsum dan masyarakat Tungkal Jaya atas dukungannya terhadap program pemerintah yaitu mendukung Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong

Dodi Reza berharap kehadiran Klinik Sehati Medical Center (SMC) ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta bisa berkembang lebih baik.

"Sektor kesehatan ini sangatlah penting di dalam menunjang pembangunan di Muba khususnya di kecamatan Tungkal Jaya, oleh karena itu saya berharap agar masyarakat sadar bahwa pelayanan kesehatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebaiknya, dan berfungsi untuk meningkatkan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat," Ujar Dodi Reza.

Dodi berpesan, melayani masyarakat harus tulus dan ikhlas, selain itu bagi masyarakat tidak harus sakit ke klinik, tidak harus berobat saja namun bisa juga untuk konsultasi kesehatan. Sehingga tidak harus menunggu sakit untuk ke klinik.

"Saya juga ingatkan tolong  jaga kesehatan dan patuhi Prokes. Harapan saya kita semua selalu sehat," tandas Dodi Reza.

Sementara Kepala klinik SMC dr Ading Rohadi SPA melaporkan bahwa berdirinya gedung Klinik Sehati Medical Center (SMC) berkat dukungan dari PT Lonsum berkesempatan mendapat bantuan vaksin gotong royong.

Menurutnya, klinik ini juga ditujuk langsung oleh Dinas Kesehatan Muba untuk memfasilitasi pelayanan vaksin gotong royong. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas support  PT Lonsum dan Pemkab Muba yang mendukung program vaksinasi gotong royong untuk karyawannya dan masyarakat.

"Alhamdulillah, Klinik Sehati Medical Center mendapatkan vaksin gotong royong 2.516 dosis dengan jumlah 1008 orang yang sudah di vaksinasi termasuk hari ini target vaksinasi kita sebanyak 61 orang. Semoga vaksinasi yang kita lakukan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan karyawan PT Lonsum," pungkasnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/01/2021

Dodi Reza Beri Ruang dan Support Pembangunan Akhlak Masyarakat

Bupati Dodi Reza Terima Kunjungan Pengurus Ponpes Darul Qur’an Al-Madani.

APERO FUBLIC.- SEKAYU. Bak jamur di musim hujan, pendirian pondok pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin di masa kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP berkembang pesat. Kehadiran pesantren memberi kebaikan kepada para santri dan menghidupkan sisi religius lingkungan sekitar. Tercatat ada 78 ponpes yang terdaftar di Muba pada 2021 ini.

"Alhamdulillah sudah sangat banyak pendirian pondok pesantren, kami senang dengan menjamurnya ponpes di masa kami. Artinya syiar agama di Muba subur, didukung, dan diberi ruang. Masyarakat saat ini juga sangat antusias untuk mendirikan ponpes," ujar Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Ponpes Darul Qur’an Al-Madani Desa Pangkalan Jaya Kecamatan Babat Toman, Rabu, (1/9/2021) di Ruang Audiensi Bupati Muba.

Dodi juga mengatakan Pemkab Muba sangat komitmen dalam bidang keagamaan dengan menerbitkan  Perda No 2 Tahun 2018 tentang Pembatasan Pesta Rakyat dan Perda No 1 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Zakat dan Infaq untuk menjalankan program pembangunan umat berbasis akhlak.

"Dari Perda zakat ini kita membantu sesama umat. Bahkan tahun ini kedua kalinya kita menyalurkan bantuan ke Palestina, sebelumnya kita bantu untuk pembangunan jalan, dan kali ini untuk sarana rumah sakit dan ambulans," ungkap Dodi.

Terkait  Ponpes Darul Qur'an Al Madani yang telah diletakkan batu pertama pembangunannya pada  12 Juli 2021 lalu, ia menyampaikan akan mendukung pembangunannya.

"Intinya pendirian ini kami dukung, tolong lengkapi persyaratan, nanti kita gotong-royong, sesuai kemampuan keuangan pasti kita bantu," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Pengasuh Pesantren Darul Qur'an Al-Madani H Asfranza Lc MA mengatakan tujuan dan maksud kedatangannya ingin menjalin silaturahim dan menyampaikan profil visi misi serta meminta dukung pembangunan Ponpes Darul Qur'an Al-Madani.

"Adapun niat baik kami ini ingin mengikuti jejak beliau (Bupati Muba), seperti yang kita ketahui bersama sangat antusias soal keagamaan, membantu mendirikan Ponpes Salamun Aitam untuk kaum duafa dan yatim piatu, yang full gratis, selain itu perda zakat, dan pesta malam itu sangat luar biasa, yang betul-betul menjaga nilai keagamaan, agar generasi kita kedepannya menjadi generasi terbaik" ujarnya.

Dikatakannya, hingga saat ini setelah peletakan batu pertama diatas tanah wakaf 3,8 hektar, Ponpes Darul Qur'an Al Madani  sudah membangun enam lokal.

"Target kita tahun 2022 sudah menerima santri, mudah-mudahan pertemuan hari ini menjadi semangat kita kedepannya," imbuh salah satu putra terbaik Muba yang telah menyelesaikan pendidikan di Suriah, Yordania dan Madinah itu.

Kabag Kesra Setda Muba H Opi Pahlopi mengungkapkan tahun 2013-2017, jumlah Ponpes di Muba hanya 43, sejak 2019-2021 sudah mencapai 78 Ponpes.

"Jumlah ponpes yang hadir tahun kemarin diberikan bantuan sebesar Rp 10 miliar, untuk 67 Ponpes, sampai saat ini sudah hadir ponpes 78. Mungkin 80-90 yang belum kami terima secara administrasi," bebernya.

Kepada pihak Ponpes Darul Qur'an Al-Madani, Kabag Kesra meminta agar melengkapi persyaratan administrasi agar Pemkab Muba bisa menyalurkan bantuan.

Turut hadir Kepala Dinas PU Perkim Muba Ir Hj Rismawati, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kabid Komunikasi Publik Yettria SKM MSi, Pembina Yayasan Darul Qur'an Al-Madani H Zawawi, Tokoh Masyarakat Kurnia, dan Perangkat Daerah Pangkalan Jaya Samsuri. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 1 September 2021.

Sy. Apero Fublic

8/31/2021

PROKES KETAT: Musi Banyuasin Bakal Gelar Kejurnas Motoprix.

Pembalap Bakal Rebut Piala  Presiden di Musi Banyuasin.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Kabar gembira untuk para pencinta Motoprix tanah air, karena dalam waktu dekat Ajang Kejuaraan Nasional Motoprix Region A putaran 3 Sumatera Selatan dan Piala Presiden RI siap digelar di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.

Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19, Pemkab Musi Banyuasin memastikan pelaksanaan Ajang Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 Sumatera dilaksanakan dengan ketat, dan sesuai dengan prokes COVID-19. Selain itu, para pembalap yang akan ikut ajang Kejurnas nanti wajib mengantongi hasil Swab PCR atau Rapid Antigen dari daerahnya masing-masing.

"Siapapun yang datang ke Muba terkait dengan kegiatan ini, harus membawa surat keterangan vaksin. Disamping mereka sudah mengantongi surat Swab PCR, kita juga harus tetap lakukan tes Rapid Antigen secara gratis sehingga tidak memberatkan para peserta, hal ini kita lakukan sebagai antisipasi dan bentuk kehati-hatian kita, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Apriyadi.

Pada kesempatan ini, Kepala Dispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM mengungkapkan ada tiga kelas yang dilombakan pada kejuaraan ini yakni Kelas Kejurnas, Kelas Pendukung/Supporting, dan Kelas lokal Muba. Ada beberapa kelas yang dilombakan diantaranya, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksiexpert, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksi novice, Bebek 4 TAK 150 cc standard injeksi rookie.

Selanjutnya, kelas pendukung supporting diantaranya Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix open (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix open (MP 6), Bebek 2 TAK 116 cc standard open, Bebek 2 TAK 125 cc Underbone open, Sport 144 cc open, sport s/d 155 cc super pro, matic 130 cc tune up open. Sedangkan, kelas lokal Musi Banyuasin Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix (MP 6).

"Kegiatan event ini akan kita laksanakan pada tanggal 18-19 September 2021 mendatang di Sirkuit Skyland Internasional Sekayu, dan akan disiarkan secara virtual (Livestreaming) tanpa penonton. Untuk itu, kami mohon bantuan dan dukungan dari seluruh OPD untuk menyukseskan acara ini," terang Fariz.

Sementara, Ketua Pengprov IMI Sumatera Selatan Augie Bunyamin menyatakan bahwa pihaknya sudah siap dari keseluruhan dan tinggal menunggu kebijakan dari Pemkab Muba.

"Intinya kami siap dan InsyAllah besok kita akan layangkan surat dan akan segera berkoordinasi,"tandas Augie. (HS).

Editor. Desti, S.Sos. 
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 1 September 2021.

Sy. Apero Fublic

Pustakawan Harus Multitalent.

APERO FUBLIC.- Pernahkah kalian mendengar istilah pustakawan?. Apa yang kalian ketahui tentang pustakawan?. Dalam kesempatan ini kita akan membahas apa itu pustakawan. Pustakawan merupakan sebuah profesi yang berkecimpung dengan dunia buku. Di sisi lain, seorang pustakawan juga dituntut untuk giat membaca.

Sebagai bentuk pengembangan kepentingan profesinya. Seperti pengembangan pengetahuannya dibidang disiplin ilmu pengetahuan. Sekaligus juga bentuk pengembangan kepribadian, intelektualitasnya serta intuisinya sebagai seorang pustakawan. Sehingga, di dalam perpustakaan dirinya memiliki fungsi sosial, fungsi komunikasi dan fungsi informasi, bukan hanya sebatas penjaga gudang buku.

Pustakawan secara formal lulusan dari sebuah Perguruan Tinggi. Mempelajari dan menguasai ilmu tentang perpustakaan. Gelar akademisi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang lulusan dari jurusan ilmu perpustakaan adalah S.IP yang berarti Sarjana Ilmu Perpustakaan. Banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang jurusan Ilmu Perpustakaan. Banyak yang bertanya-tanya apalagi adik-adik yang baru lulus SMA (Sekolah Menengah Ata).

“Memangnya ada ya, kuliah jurusan Ilmu Perpustakaan?,” Begitulah mungkin pendapat dari masyarakat luas. Tidak heran kalau banyak kalangan yang bertanya demikian. Memang di tengah masyarakat kita kuliah dibidang Ilmu Perpustakaan masih asing. Belum banyak Perguruan Tinggi yang memiliki jurusan tersebut.

Sebab dalam pandangan masyarakat seorang penjaga perpustakaan saja, tentu tidak perlu lulusan perguruan tinggi. Karena masyarakat belum tahu fungsi dan baiknya sebuah perpustakaan dikelolah dengan baik dan rapi.         Sebab pustakawan menguasai bidang keilmuan dan karakter literasi sehingga mampu menjadi penggerak perpustakaan dengan baik. Maka dari itu, berbeda sekali antara penjaga gudang buku dan pustakawan.

Bahkan penulis pada awalnya tidak mengetahui adanya jurusan Ilmu Perpustakaan. Baru tahu dan masuk kulia Ilmu Perpustakaan atas saran ibu penulis. Wajar, sebab kurangnya pengetahuan masyarakat dan kurang populer karena jurusan Ilmu Perpustakaan terbilang baru di Indonesia.

Di sisi lain dalam pandangan masyarakat umum, mungkin untuk menjadi seorang pustakawan tidak perlu banyak ilmu karena hanya duduk di meja pengunjung dan mencatat nama pengunjung. Sehingga mereka menganggap bahwa pustakawan adalah profesi yang sangat mudah bahkan seseorang yang tidak menjalani perkuliahan pada jurusan Ilmu Perpustakaan pun dapat menjadi pustakawan. Banyak hal yang tidak diketahui orang-orang tentang tatakelolah perpustakaan.

Menjadi pustakawan harus menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan tentang tatakelolahnya, seperti pengkatalogan buku dan non buku, klasifikasi buku, automasi perpustakaan, kearsipan, bahkan aplikasi teknologi informasi, ilmu komunikasi dan sebagainya.

Selain ilmu-ilmu bidang kearsipan dan tatabuku. Seorang pustakawan juga harus banyak pengetahuan terutama pada bidang ilmu pengetahuan dan tentang literasi. Misalnya adanya pengunjung ingin mencari referensi tentang suatu displin ilmu. Seorang pustakawan harus dapat menunjukkan tempat dan jenis-jenis buku. Sehingga pengunjung terbantu dan mudah dalam mencari buku.

Sehingga untuk menjadi seorang pustakawan haruslah orang yang memiliki multitalent. Bayangkan saja apabila di dalam sebuah perpustakaan terdapat pustakawan yang tidak menguasai bidang apa pun. Maka akan sangat kacau perpustakaan tersebut, mulai dari tata kelolah adminsitrasi buku sampai dengan klasifikasi bidang keilmuan.

Lalu seorang pemustaka atau pengunjung akan sangat kebingungan mencari literasi yang dia inginkan. Kalau pun berjumpa dengan bidang ilmu yang dia inginkan, pastilah dia sudah membongkar dan membolak-balik satu demi satu buku di dalam perpustakaan tersebut. Tentu sangat melelahkan karena perpustakaan memiliki banyak koleksi buku-buku.

Dengan demikian perpustakaan akan kacau dan buku berantakan selalu. Pengunjung akan malas datang ke perpustakaan. Kalau demikian akankah perpustakaan itu berkembang dan lebih maju?. Lalu adakah kenyamanan di dalam perpustakaan yang berantakan itu?. Apakah dapat orang membedakan antara gudang buku dengan perpustakaan lagi?. Ada pepatah berkata, “Perpustakaan adalah jantungnya kampus.” Bagaimana kalau jantung tidak berfungsi. Tentu kampus layaknya zombi-zombi yang berjalan tapi tidak hidup lagi. Apakah lulusan pada universitas tersebut patutu diperhitungkan?.

Selain itu, perpustakaan juga jantung sekolah, jantung masyarakat dan jantungnya negara. Dimana kecerdasan dan intelektual masyarakatnya dapat dikembangkan. Sekaya apapun dan sebesar apapun sebuah bangsa kalau dihuni rakyat bodoh tetap akan hancur juga. Dimana kesejahteraan dan keadilan hanyalah omong kosong belaka. Itulah sebabnya sebuah perpustakaan memerlukan seorang pustakawan. Bukan pustakawan penjaga gudang buku, tapi pustakawan yang multitalenta.

Multitalenta jangan hanya ditapsirkan sebatas Ilmu Perpustakaan saja. Misalnya diadakan suatu kegiatan atau seminar digedung perpustakaan. Apa bila pemandu acara berhalangan hadir, seorang pustakawan harus dapat dan siap menggantikannya. Sebagaimana pustakawan semasa kuliah sudah dibekali ilmu komunikasi. Bekerja pada sebuah perusahaan seorang lulusan Ilmu Perpustakaan dapat menjadi  arsiparis (yang mengurus kearsipan) sebagaimana dia dibekali ilmu tentang kearsipan.

Jika dibandingkan antara tugas seorang guru dengan seorang pustakawan tidak jauh berbeda. Karena seorang pustakawan dituntut untuk menguasai segala macam disiplin ilmu pengetahuan dan informasi literasi. Perbedaan keduanya, seorang guru membagikan ilmu pada murid-muridnya dengan cara mengajarkan. Sedangkan pustakawan membagikan ilmu secara tidak langsung, dia memberikan ilmu pada pemustaka saat dia berkunjung. Dan pemustaka diminta belajar mandiri. Sementara pustakawan akan memandu dan mengarahkan tentang literasi yang pemustaka inginkan.

Pada intinya, pustakawan bukanlah sebuah profesi yang hanya duduk untuk menjaga perpustakaan dan buku-buku saja. Tetapi tugas pustakawan lebih berat lagi dari itu. Jangan meremehkan profesi pustakawan, sebab disana terdapat tugas mulia. Profesi sebagai pustakawan sama halnya dengan profesi lainnya. Kita hidup memiliki jalan dan takdir masing-masing. Cita-cita dan pengabdian pada masyarakat yang berbeda-beda. Ingat, memberikan ilmu yang bermanfaat pada manusia, adalah amal jariyah. Bangga menjadi seorang pustakawan.

Oleh. M. Bimo Jati Atmojo
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 31 Agustus 2021.
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Parodi Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

PKK Musi Banyuasin Gelar Rakor Program Kerja Bunda PAUD

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Bertempat di Sekretariat PKK Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (31/8/2021) Bunda PAUD Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza bersama jajaran melaksanakan Rapat Koordinasi Program Kerja terkait Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI). Bunda PAUD Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengharapkan Program Kerja Pokja Bunda PAUD di Muba dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

"Satu hal yang kita ketahui, PAUD HI ini harus digarisbawahi bagaimana pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat menjadi menyeluruh dan terintegrasi. Kita harus melaksanakan pelayanan secara terpisah di beberapa tempat layanan. PAUD HI sama dengan kurikulum terpadu, tetapi mungkin juga dilaksanakan secara terpisah di tiap pelayanan. kita harus juga membuat kurikulum individual ditempat masing-masing," terang Thia.

Dia juga menekankan cara penyampaian ke masyarakat sehingga layanan yang diberikan kepada anak-anak, PAUD HI tidak berbeda dengan kurikulum meski ketersediaan tempat berbeda hingga  mengharuskan pelayanan secara terpisah.

"PAUD Holistik Integratif itu artinya semua harus terkoordinasi dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait. Kita harus bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk kemajuan PAUD di Muba. Semoga, layanan yang kita berikan kepada anak-anak tetap mendapatkan kurikulum yang sama dan tidak berbeda," ungkap Thia.

Dalam kesempatan ini, ketua Pokja Bidang Pendidikan Herliyani Yusuf menjelaskan bahwa PAUD Holistik Integratif guna mendukung tumbuh kembang anak yang optimal demi mewujudkan anak sehat, cerdas, berkualitas dan kompetitif.

Program kerja Pokja Bunda Paud ada 5 yaitu rapat koordinasi internal pokja Bunda PAUD, rakor dengan Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa dan lurah, penguatan kapasitas Bunda PAUD tingkat kecamatan/desa/lurah, pendampingan ke 3 PAUD Binaan Kabupaten oleh OPD terkait/mitra Pokja Bunda Paud. Dan yang kelima adalah monev program kerja PAUD ke 3 kecamatan.

"Untuk kegiatan pertama kali ini, penyampaian kesempatan untuk 5 kegiatan. Kegiatan ini Sudah terbentuk 30 PAUD binaan dan dari Kabupaten Muba ada 3 PAUD binaan. Kami juga mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan berupa permainan diantaranya ayunan. Semoga program ini bisa kita jalankan sesuai dengan harapan bersama," katanya.

Kepala Dikbud Muba Musni Wijaya diwakili Kabid Paud dan TK Drs RR Gunawan MM dalam paparannya, menjelaskan Program PAUD Holistik Integratif tersebut merupakan sebuah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan terkait secara simultan, sistematis, dan integrasi.

PAUD HI ini merupakan program yang sudah diprogramkan oleh kementerian pusat, bahwa sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif merupakan aset yang sangat berharga bagi bangsa dan negara.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pencapaian tumbuh kembang optimal sangat ditentukan kualitas perkembangan anak selama periode, yaitu sejak janin, anak usia 6 tahun yang terlihat dari meningkatkannya drajat kesehatan gigi.

"Anak dari umur nol sampai enam tahun harus dipersiapkan sedini mungkin, baik itu pendidikannya, layanan gizi dan kesehatannya, pengasuhannya, dan juga perlindungannya," tandasnya.

Terakhir, mewujudkan PAUD yang Holistik Integratif merupakan tanggung jawab bersama orang tua, Bunda PAUD provinsi dan kabupaten/kota, seluruh seluruh pemangku kepentingan. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 31 Agustus 2021.

Sy. Apero Fublic