-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kisah Legenda Legenda Kisah Cinta I Jayaprana dan Ni Layonsari dari Bali
Kisah Legenda

Legenda Kisah Cinta I Jayaprana dan Ni Layonsari dari Bali

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
14 Jan, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Berawal dari sepasang suami istri yang tinggal di Desa Kalianget. Mereka memiliki dua naka laki-laki, dan satu anak perempuan. Desa Kalianget diserang wabah mematikan. Sepasang suami istri tersebut beserta dengan dua orang anaknya meninggal dunia. Tinggal yang masih hidup anak bungsu mereka, namanya I Jayaprana.

Karena sudah yatim piatu kemudian I Jayaprana menghadap raja untuk menjadi abdi istina. Seiring waktu I Jayaprana tumbuh besar. Dia rajin, patuh, jujur dan bertanggung jawab. Sekarang umur I Jayaprana berumur dua belas tahun. Dia tampak akan menjadi pemuda yang tampan dan gagah. Senyuman yang menarik dan pribadi yang baik.


Beberapa tahun kemudian berlalu. I Jayaprana sudah cukup dewasa ukuran umur masa itu. Raja memerintahkan I Jayaprana untuk menikah. Dia dipersilahkan memilih salah seorang dayang-dayang istana atau gadis-gadis di luar istana. Pada awalnya Jayaprana menolak, dengan alasan dia belum begitu dewasa.

Tapi apa kata raja tidak akan mudah berubah. Maka Jayaprana akhirnya menuruti perintah raja untuk menikah. Jayaprana pergi keluar istana dan dan mengamati kehidupan masyarakat. Banyak masyarakat yang berlalu lalang di jalanan kotaraja.

Jayaprana banyak mengamati gadis-gadis yang dia temui. Kemudian dia menjumpai seorang gadis yang sangat cantik dan memikat hatinya. Gadis cantik itu bernama, Ni Layonsari. Putri dari Jero Bendesa yang berasal dari Banjar Sekar.

Ni Layonsari merasa malu dan salah tingkah diperhatikan dan diamati oleh seorang pemuda tampan dari istina. Setelah mengetahui nama dan ciri-ciri si gadis Jayaprana kembali ke istana dan mengahdap Sri Baginda Raja. Setelah mendengar penjelasan Jayaprana, raja menulis surat.

Jayaprana kemudian pergi menemui orang tua gadis yang dia cari tahu tadi, dan menyerahkan surat dari raja. Setelah membaca, Jero Bandeso berkata setuju. Maka kembali Jayaprana menghadap raja dan melaporkan kalau pernikahan direstui.


Baginda Raja mengumumkan tentang pernikahan Jayaprana dengan Ni Layonsari, putri dari Jero Bandeso. Diumukan pada seisi istana bahwa: Pada hari Selasa Legi wuku Kuningan, raja akan membuat upacara pernikahan antara I Jayaprana dengan Ni Layonsari.

Dari itu, kemudian raja memerintahkan Perbekel istana menyiapkan keperluan acara pernikahan, bansal-bansal tenda untuk merayakan pernikanan I Jayaprana. Jayaprana diiringi tetua dan masyarakat desa menghadap Jero Bendesa untuk memohon restu menyunting  Ni Layonsari. Di hari pernikahan itu semua melihat betapa cantiknya Ni Layonsari.

Lelaki manapun pasti akan menyukai Ni Layonsari saat melihatnya. Saat melakukan sembah setelah upacara pernikahan. Raja begitu terkesima memperhatikan kecantikan Ni Layonsari. Sampai-sampai sang raja menjadi gugup dan lupa bersabda. Setelah upacara selesai I Jayaprana dan Ni Layonsari meninggalkan paseban agung ke rumah Ni Layonsari.


Setelah menyaksikan kecantikan Ni Layonsari. Baginda Raja berubah pikiran dan timbul pikiran iri dan jahat di hatinya. Dia berkata pada para perbekel semuanya, meminta saran bagaimana memperdaya untuk menyingkirkan I Jayaprana. Raja ingin Ni Layonsari masuk istana dan dijadikan permaisurinya. Raja berkata, apabila dia tidak memperistri Ni Layonsari maka dia akan mangkat karena kesedihan.


Beberapa saat kemudian seorang perbekel bernama Saunggaling maju memberikan saran. Baginda Raja memerintahkan I Jayaprana pergi dengan para prajurit dan rombongan untuk pergi ke Celuk Terima. Untuk menyelidiki perahu orang Bajo yang kandas di pantai. Orang-orang Bajo juga memburu hewan di Kawasan Pengulon. Baru tujuh hari pernikahan Jayaprana dan Ni Layonsari. Mereka hidup berbahagia dalam suasana bulan madu. Datang utusan raja memerontahkan Jayaprana menghadap.


Jayaprana kemudian menghadap raja bersama para perbekel. Raja kemudian bersabda agar mereka segerah pergi ke Celuk Terima untuk tugas penyelidikan tersebut. Jayaprana pulang dan menceritakan semua titah sang raja. Maka dia berpamitan dengan istri tercintanya.


Hari telah malam sekarang setelah selesai cerita Jayaprana. I Layonsari tertidur dan bermimpi kalau rumah mereka dihanyuti banjir yang dalam. Dai meminta keberangkatan Jayaprana agar dibatal besok sebab dia khawatir dengan mimpinya. Jayaprana tidak mau menolak perintah raja yang sudah membesarkannya. Dia juga beralasan kalau kematian adalah kehendak tuhan Yang Maha Esa. Keesokan harinya I Jayaprana berangkat bersama rombongan perbekel kerajaan.


Sepanjang jalan Jayaprana selalu mendapat pirasat buruk. Sampailah rombongan Jayaprana di hutan Celuk Terima. Sesampai di hutan Celuk Terima I Saunggaling memberikan sepucuk sutar dari baginda raja, dan membacanya.


“Hai kau Jayaprana, manusia tiada berguna. Berjalan, berjalanlah engkau. Akulah yang memerintahkan membunuh kau. Dosamu sangat besar. Kau melampaui tingkah raja. Istrimu sungguh milik orang besar. Kuambil kujadikan istri raja. Serahkan jiwamu sekarang. Jangan engkau melawan. Layonsari jangan kau kenang. Ku peristri hingga akhir zaman.”


Begitulah isi surat dari sang raja. “Yah, oleh karena titah dari raja, aku tidak menolak. Sunggu semula baginda menanam dan memelihara hamba, tetapi kini baginda ingin mencabutnya, yah silahkan. Hambah relah dibunuh demi kepentingan baginda, meskipun aku tidak berdosa.” Begitulah ratapan Jayaprana dan air mata melele di pipinya. Terkenang akan istri yang dia cintai. Lalu memberi isyarat agar Saunggaling untuk menikamnya.


I Saunggaling memaklukan dirinya pada I Jayaprana. Dia melakukan ini atas perintah raja dan bukan kehendak dirinya. Dengan rasa sedih dan berat I Saunggaling menusukkan kerisnya ke perut Jayaprana. Dara dari luka Jayaprana mengalir deras dan tidak lama kemudian meninggal dunia. Bau harum semerbak meliputi jasad dan seantero tempat itu. Bersamaan dengan kejadian itu, gempa, petir, angin topan berhembus, banyak bunga berhamburan bersama angin.


Setelah jenazah I Jayaprana di kebumikan. Semuanya kembali pulang ke Kotaraja. Di tengah perjalanan pulang banyak kejadian aneh. Banyak perbekel yang mati, seperti diserang harimau, di patuk ular berbisa, dan lainnya. Berita kematian Jayaprana sampai ke I Layonsari. Tentu saja kematian Jayaprana bukan dibunuh oleh perbekel raja. Mendengar dan yakin kalau suaminya telah tiada. Maka I Layon sari menyusul suaminya. Dia menikamkam kerisnya di perutnya dan dia pun meninggal dunia.


Demikianlah kisah cinta dari dua orang insan yang sedang berbulan madu atas nama cinta. Kesetiaan yang benar-benar luar biasa. Namun cinta mereka terhalang oleh nafsu dan kebusukan sang raja. Dengan demikian keduanya akhirnya pergi bersama-sama untuk selamanya meninggalkan dunia yang penuh kekejaman dan keserakahan manusia.

*****

Sebuah kuburan yang terletak terpencil di tengah hutan sepi. Tampak terawat rapi dan dikeramatkan masyarakat sekitar. Di sekitar kuburan selalu ada taburan bunga-bunga berwarna-warni. Begitupun dengan lidi-lidi bekas dupa harum yang masih terpancang di atas sesajen.


Keadaan alam sekeliling sepi, hanya suara burung-burung yang menyambut para peziarah. Nisan yang berbentuk sederhana adalah kuburan I Jayaprana. Sebelumnya hanya kuburan biasa. Kemudian oleh penduduk kuburan Jayaprana dibangunkan sebuah bangunan makam. Cerita yang sungguh-sungguh terjadi di Bali Utara. Merupakan sebuah cerita “duka-carita” sebagai bentuk protes terhadap kesewenang-wenangan raja yang memerintah pada masa itu.

Rewrite. Joni Apero.
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang, 14 Januari 2020.Sumber: Ketut Ginarsa. Geguritan Jayaprana. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1978.

Sy. Apero Fublic
Via Kisah Legenda
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Analisis Exergy pada Proses Torefaksi Cangkang Kelapa Sawit sebagai Upgrading Bahan Bakar untuk Pembangkit Listrik Biomassa

PT. Media Apero Fublic- Friday, April 10, 2026 0
Analisis Exergy pada Proses Torefaksi Cangkang Kelapa Sawit sebagai Upgrading Bahan Bakar untuk Pembangkit Listrik Biomassa
APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di tengah upaya global dalam menekan emisi karbon dan mempercepat transisi menuju sistem energi berkelanjutan, Indonesi…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026594
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI MUBA PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Saat ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat, dan kita bergantung pada komputer dan internet u...
  • Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?
    PENULIS.  Andyn Cahya Nugraha APERO FUBLIC   I  OPINI .  Konstitusi sering kali hanya dipandang sebagai tumpukan teks hukum yang...
  • RAYA BERDARAH
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Arus mudik tahun ini secara umum sangat lancar dan minim kecelakaan. Upaya pemerintah untuk membuat ...
  • Dinamika Konstitusi Indonesia dalam Perspektif Mahasiswa PKN
    PENULIS:  Tiara Ayu Lestari  APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Sebagai mahasiswa PPKn, saya melihat dinamika hukum konstitusi di Indon...
  • Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik
    Dok. Pinterest APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Banyak postingan di media sosial tentang seorang ibu yang memposting anaknya dengan b...
  • Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konflik di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan jalur distribusi minyak mentah dunia di Selat Ho...
  • Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    dok. pinterest APERO FUBLIC   I   OPINI .-   Ressue  memandang konstitusi sebagai bentuk  kontrak sosial . Pemahaman ini juga perlu dikaitka...
  • Guru MI Ash-Shabirin Banjarmasin: Amelia Soleha Publikasikan Karya Ilmiah sebagai Bagian Pengembangan Profesional
    Amelia Soleha APERO FUBLIC   I  BANJARMASIN .– Dunia pendidikan madrasah kembali menunjukkan perkembangan positif melalui kiprah...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026
Dinamika Konstitusi Indonesia dalam Perspektif Mahasiswa PKN

Dinamika Konstitusi Indonesia dalam Perspektif Mahasiswa PKN

Monday, March 23, 2026
Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Saturday, April 04, 2026
Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Monday, March 30, 2026
Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Monday, March 23, 2026
Guru MI Ash-Shabirin Banjarmasin: Amelia Soleha Publikasikan Karya Ilmiah sebagai Bagian Pengembangan Profesional

Guru MI Ash-Shabirin Banjarmasin: Amelia Soleha Publikasikan Karya Ilmiah sebagai Bagian Pengembangan Profesional

Monday, March 23, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 60 Berita 1439 Berita Daerah 1470 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1170 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 42 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 37 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 2 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 403 Kesehatan 25 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 341 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 42 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 165 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 25 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us