5/16/2021

Wahyuni Widya Ningsi, Novelis Pertama Asal Musi Banyuasin.

Apero Fublic.- Sastra Kotemporer. Dunia literasi Musi Banyuasin, Sumatera Selatan patut berbangga, pasalnya untuk pertama kalinya terbitlah sebuah novel dari tangan seorang dara asal daerahnya.

Wahyuni Widya Ningsih (20), putri pertama dari Ibu Deni Sartika dan Bapak Ali, warga Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin yang telah melahirkan sebuah novel islami berjudul Tentram Ati (Jaksa Media, 2020).

Mahasiswi semester VI jurusan Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang ini menerangkan bahwa sekarang dirinya telah menulis dalam tiga buah buku; dua karya tunggal dan satu antologi bersama. Karya pertama adalah sebuah Novel, lalu buku self improvement, dan terakhir antologi bersama Kumpulan Cerpen.

"Sejak SMA sudah ingin menulis novel, namun belum ada kesempatan menekuninya. Kemudian ketika telah kuliah, tepatnya tahun 2020 saya bermimpi didatangi Najwa Sihab dan dinasehati bahwa bila punya keinginan jangan ditunda dan kebetulan tahun lalu banyak waktu luang karena Covid - 19, sehingga akhirnya menjadi motivasi untuk menyelesaikan novel Tentram Ati yang terbit pada bulan Mei tahun 2020".

"Awal menulis, saya memposting karya di Whatpadd, sebuah platform kepenulisan yang mendunia. Lalu kemudian karya saya yang berjudul Tentram Ati ini dipinang oleh penerbit Jaksa Media, Semarang. Bagi sahabat yang berminat untuk membacanya bisa membeli novel tersebut di aplikasi Shopee dengan akun Jaksa Media berjudul Tentram Ati, " ujar alumni MAN Sekayu tahun 2018 ini.

Sementara itu, Ketua Organisasi Sastra Budaya Arsi Muba, Herdoni Syafriansyah (16/05/2021) menyatakan sangat bahagia dan mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh Wahyuni Widya.

"Sebagai salah satu penggiat literasi di Musi Banyuasin saya merasa bahagia dan bangga, ditengah redupnya aktivitas kepenulisan kita nyatanya masih ada setitik sinar yang muncul memberikan cahayanya. Prestasi generasi muda yang positif seperti ini hendaklah mendapatkan apresiasi dan dukungan dari kita. Teruslah berkarya untuk adik kami Wahyuni Widya, dan semoga karyanya bisa memberikan manfaat baik bagi pribadi maupun masyarakat umumnya, serta juga bagi Kabupaten Musi Banyuasin," tutupnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 17 Mei 2021.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment