5/01/2021

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Ditengah Pandemi Covid-19.

Apero Fublic.- Opini. 2 Mei merupakan salah satu tanggal bersejarah di Indonesia yang mana pada tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), dan pada tanggal itu pula lahirlah seorang pahlawan Indonesia yaitu, Ki Hajar Dewantara beliau merupakan sosok pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa atau sering disebut dengan bapak pendidikan Indonesia.

Lembaga Pendidikan Taman Siswa tersebut merupakan lembaga pendidikan pertama di Indonesia yang menjadi pencetus berdirinya suatu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Seperti diketahui sebelumnya pada masa penjajahan Belanda masyarakat pribumi (Indonesia) tidak dapat mengenyam bangku pendidikan, dikarenakan lembaga pendidikan pada saat itu hanya di peruntukan untuk orang kelas atas asli Belanda.   Hal tersebut membuat Ki Hajar Dewantara bertekat untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan tersebut agar masyarakat pribumi dapat meraskan juga bangku pendidikan dan hal tersebut juga semata-mata dilakukan untuk melahirkan generasi yang cerdas agar dapat memajukan bangsa.

Peringatan hari pendidikan nasional lazimnya dirayakan dengan melakukan upacara bendera yang dilakukan pada setiap lembaga ataupun institusi pendidikan di Indonesia. Namun ditengah pandemi covid-19 ini maka pelakasanaan upacara hari pendidikan di tiadakan, hal tersebut dilakukan mengikuti protokol kesehatahan pemerintah untuk tidak membuat kerumunan agar meminimalisir penyebaran virus corona.

Meskipun tidak dapat melakukan peringatan hari pendidikan dengan upacara seperti tahun-tahun sebelumnya tidak mengurangi nilai atau makna dari hari pendidikan itu sendiri.  Karena upacara bendera tersebut merupakan suatu serimonial atau secara simbolis dalam memperingati hari pendidikan, adapun hal yang harus dilakukan pada hari pendidikan ini adalah yang pertama mendoakan para pahlawan Indonesia karena berkat para pahlawan lah kita ada sampai saat ini, kita dapat mengenyam bangku pendidikan, kita dapat hidup tentram, nyaman dan damai bebas tanpa bayang-bayang penjajah.

Peringatan hari pendidikan ditengah pandemi covid saat ini diharapkan  dapat mampu meninjau kembali sudah sejauh kontribusi masyarakat Indonesia dalam memajukan pendidikan di Indonesia terutama ditengah pandemi covid-19 ini. Pada saat pandemi covid-19 ini juga menghambat kegiatan belajar mengajar pada lembaga pendidikan yang membuat sistem belajar yang semula dilakukan secara tatap muka menjadi daring (dalam jaringan/online) dan hal tersebut memiliki kelebihan dan keurangannya. Namun hal tersebut tidak lantas menjadikan alasan untuk bermalas-malasan saat belajar secara online. Jika dilihat pada masa penjajahan saat itu begitu berat perjuangan para pahlawan untuk mendirikan suatu lambaga pendidikan agar masyarakat Indonesia merasakan bangku pendidikan.

Lantas apakah kita tidak malu jika hanya bermalas-malasan saat belajar, setidaknya yang dapat kita lakukan dalam memperingati hari pendidikan di tengah pandemi covid-19 ini ialah dengan belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh agar menjadikan generasi kita saat ini cerdas dan berakhlak yang mulia seperti apa yang diharapkan para pahlawan saat itu. Karena generasi kita inilah yang menjadi harapan untuk memajukan bangsa ini, jika bukan kita siapa lagi dan jika bukan sekarang kapan lagi???.

Oleh. Aulia Tahniah M.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 1 Mei 2021.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Fakultas Adab dan Humaniora. Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment