9/07/2020

Hutan Gambut: Perlunya Pemetaan Akurat dan Permanen

Apero Fublic.- Hutan Gambut. Kawasan Hutan Gambut terletak di dataran rendah. Meliputi semi rawa-rawa yang ditumbuhan berbagai tumbuhan yang hidup di tanah yang sering tergenang air. Sehingga pola akar-akar pepohonan membentuk banyak akar kecil-kecil. Akar-akar inilah kemudian dinamakan gambut. 

Karena kehidupan tumbuhan yang berlangsung lama. Akar-akar tumbuhan terus bertambah dan bertumpang tindi. Sehingga terbentuk ketebalan akar yang berlapis-lapis lalu dinamakan, gambut. Selain itu, lahan gambut juga terdiri hutan-hutan hujan rawa-rawa yang sering ditumbuhi pohon gelam dan semak-semak berakar banyak, serabut, berakar tinggi.

Ada juga yang mengartikan hutan gambut dengan lahan basah sebab lebih sering terendam air. Kemudian timbunan sampah alam mengendap dalam waktu lama yang kemudian menjadi lahan gambut. Musim kemarau terdiri dari rawa-rawa dan musim kemarau rentan terbakar.

Ketebalan Gambut memiliki kerapatan dan kedap udara. Saat kering dimusim kemarau gambut mudah terbakar. Tapi api yang didalam lapisan-lapisan gambut tidak dapat menyalah jadi. Disebabkan gambut kedap udara dan tidak tertiup angin. Maka api memakan gambut dengan merambat perlahan pada gambut. Membuat asap lahan gambut apabila terbakar menjadi tebal dan bertahan lama. Dampak lingkungan lain juga begitu besar akibat rusaknya hutan gambut.

Hal-hal yang tidak kalah penting adalah menghentikan perambahan lahan gambut. Masyarakat tidak begitu banyak memerlukan lahan. Namun yang selalu kurang dengan lahan adalah badan usaha yang lebih besar. Sebab itulah mereka berusaha untuk mendapatkan lahan yang lebih.

Pemetaan lahan gambut yang tepat dan akurat. Kemudian diperkuat dengan pengesahan hukum larangan menanam perkebunan industri di sekitar lahan gambut. Kalau kita berbicara tentang pemetaan lahan gambut dan hutan negara. Apa pekerjaan kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup selama 75 tahun kemerdekaan bangsa kita.

Perlu diingat, saat memetakan hutan negara jangan asal, sebab akan bersinggungan dengan tanah milik masyarakat. Bentuklah satuan pengawasan yang kuat dari pihak keamanan. Seperti pos pengawasan, menara api, dan dukung dengan teknologi hujan buatan pada kawasan lahan gambut. Kuncinya, apabila satu bulan tidak hujan. Maka turunkan hujan buatan yang deras agar lahan gambut berhutan menjadi lembab.

Oleh. Ramadhani. S.Hum.
Editor. Desti. S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 8 Agustus 2020.


Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment