8/14/2020

Sejarah Nama Kota Denpasar.

Apero Fublic.- Denpasar adalah nama ibukota Daerah Tingkat I, Provinsi Bali. Kata Denpasar berasal dari sejarah historis kerajaan Badung. Kata Denpasar terdiri dari dua suku kata, den dan pasar. Kata den dalam bahasa setempat berarti sebelah utara. Sehingga bermakna sebelah utara pasar.

Zaman dahulu, pasar, alun-alun kota dan istana selalu berdekatan. Karena sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan. Sebelah utara pasar yang di maksud adalah letak Puri Istana Kerajaan Badung. Istanah inilah yang selalu disebut di sebelah utara pasar, atau den-pasar.

Istana tersebut dibangun oleh Raja Badung I Gusti Gde Pemecutan. Istana yang terletak di utara pasar disebut dengan Puri Denpasar. Kerajaan Badung didirikan oleh I Gusti Ngurah Jambe Pule seorang keturunan bangsawan dari Kerajaan Tabanan bergelar Kiai Damar, pada 1680 Masehi.

Kerajaan Badung berakhir dengan terjadi perang puputan dengan Kolonial Belanda, Puputan Badung. Peristiwa terjadi disekitar istana raja, Puri Denpasar. Orang Belanda menyebut lokasi perang di Pemecutan dengan, Denpasar.

Nama Denpasar juga terus berkembang saat Pemerintahan Kolonial Belanda. Puri di utara pasar atau Puri Denpasar juga dijadikan tempat pemerintahan sementara Kolonial Belanda. Istana dihuni langsung oleh Asisten Residen Swartz yang membawahi wilayah Afdeeling Zuid Bali.

Penyebutan Denpasar sebagai kota diberitakan oleh M Van Geuns. Dia datang ke wilayah tersebut pada tanggal 20 September 1906 M. Kolonial Belanda membagi wilayah Kerajaan Badung menjadi beberapa distrik.

Yaitu, Distrik Kota (Denpasar), Distrik Kesiman, Distrik Kuta, Distrik Abiansemal dan Distrik Mengwi. Sebelumnya Mengwi adalah nama sebuah kerajaan yang menguasai Kerajaan Badung. Dari istilah Distrik Kota dan terus berkembang istilah Puri di utara pasar (Den-Pasar), menjadi Kota Denpasar.

Sejak zaman kerajaan juga di Kota Denpasar sudah ada pendatang. Seperti orang Arab, orang Cina, dan masyarakat Nusantara (Jawa, Melayu, Minangkabau). Sampai sekarang terus berdatangan ke Kota Denpasar. Orang-orang yang tidak mengerti bahasa Bali tentu senang dengan sebutan den-pasar tanpa tahu apa artinya.

Kota Denpasar terletak di Dataran Rendah Bali Selatan. Berjarak sekitar 7 sampai 10 kilometer dari pantai pada masa lalu (1980-an). Setiap tahun memiliki temperatur cukup tinggi 220 C sampai 240 C. Secara administratif pada awal kemerdekaan kota Denpasar dibagi kedalam tiga kecamatan, yaitu Denpasar Timur, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat.

Kota Denpasar menjadi ibukota Provinsi Bali pada tahun 1958. Dimekarkan dari Provinsi Nusa Tenggara. Jumlah penduduk Denpasar pada tahun 1959 130.712 jiwa. Tentu jumlah penduduk terus berkembang sampai sekarang (2020). Begitu juga dengan fasilitas umum dan pendatang, terus bertambah.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita. S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sumber: A.A. Gde Putra Agung. Sejarah Kota Denpasar 1945-1946. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.


Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment