7/19/2020

Cerita Kita: Takdir Kita Berbedah-Bedah.

Apero Fublic.- Cerita Kita. Jalan hidup dan takdir kita berbedah-bedah. Tidak ada yang sama dan tidak pula satu takdir satu lain orang. Ada seribu orang maka akan ada seribu jalan, seribu takdir yang saling berbeda namun saling berkaitan. Yang terlebih dahulu menikah, dia akan mengundang temannya yang belum menikah.

Bayangkan kalau semuanya menikah diwaktu yang sama dan pada jam yang sama. Maka, acara resepsi akan sepi dan tidak ada sahabat yang datang. Yang terlambat nantinya mengundang sahabatnya beserta pasangannya.

Begitulah layaknya sebuah jalinan takdir. Jangan kita merasa lebih saat mendapatkan yang kita inginkan, atau merasa kurang saat belum mencapai harapan kita. Yang sudah digariskan manikah cepat, menikahlah. Yang sedang berjuang LDR atau ta'aruf tetep semangat. Yang masih menunggu hari istimewanya tetep ikhtiar saja. Insya Allah itu akan sampai dengan cara terbaik.

Jangan saling julid, jangan merasa paling bahagia sendiri. Karena porsi bahagia orang itu berbeda-beda. " Yes, menikah itu bukan soal, "aku dan kamu" atau “uh jadi serumah” mungkin “uh bisa deket sama kamu terus” bilakah “uh tidur ada yang nemenin” emang “uh makan ada yg nyuapin.”

Tapi menikah itu, menggabungkan antara "keluargamu dan keluargaku." Ngga selalu mulus dan indah kaya drama Korea, ya pasti ada cobaannya. Nggak di suami, ya di istrinya, nggak di istrinya, ya di suaminya. NggaK di antara suami istri, ya di mertuanya. NggaK di antara suami istri dan mertua, ya di iparnya. NggaK di situ mungkin bisa dikeuangan atau kesehatannya. Siap menikah, ya harus siap susah.

Siap sakit, siap krisis, nggak punya duit, siap nggak boleh prgi." Bagi yang suka prgi, siap dikurung kalo mungkin dapat suami yang susah ngizini istri kluar. Bukan hanya soal bahagia sesuai postingan di awal dan terkadang suka bercanda, menjudge seseorang. Ya, mungkin yang punya hubungan bertahun-tahun dengan pasangannya yang belum diberikan hari bahagianya.

Mungkin diantara mereka yang berjuang, mereka sedang diberi sedikit demi sedikit cobaan biar nanti pas sudah nikah nggak kaget sama sifat masing-masing. Jadi ketika Lagi saling egois mereka bisa mengendalikan satu sama lain. Bisa juga loh, yang dipertemukan cepet langsung nikah, ehhh diberi cobaannya pas udah nikah. Kalo pas berantem jangan saling kaget, Ya.

Inget kita masih sama-sama berada di jalan-Nya kok. Sesuatu yang ISTIMEWA tidak didapat dengan mudah. Cuma sekedar tulisan ya, soalnya dimana-mana. Pada masyarakat kita, terutama di media sosial. Postingan soal begituan Mulu, nggak kasihan apa ya, pada yang digariskan berjuang lebih lama.

Kalo semua orang digariskan sama, mah!!!, nanti jatohnya kaya sinetron di Indosiar yang mudah ketebak. Dimana penonton jadi sutradaranya, udah tahu jalan dan akhir ceritanya. Ingat, Ya. Kualitas bahagia seseorang tergantung bagaimana ia bisa bersyukur. Bukan dari tampilan dan pameran. He he he.
BEDA ORANG BEDA CERITA
SO SIMPLE
Nikmati saja ok.

Oleh. Fera Risma.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang. 20 Juli 2020.
Buat sahabat-sahabat Apero Fublic membuka laman Cerita Kita, khusus untuk membahas tentang cerita ringan yang terjadi diantara kita. Kirimkan ceritamu kamu dan berikan inspirasi buat semua. Caranya mudah, kirim melalui email redaksi fublicapero@gmail.com atau duniasastra54@gmail.com. Ingat jangan melanggar hak cipta orang dan melanggar UU IT Republik Indonesia.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment