6/22/2020

Eka Apriyani. MUNGKINKAH (II).

APERO FUBLIC.- PUISI. Perjalanan hati sangat penuh tanda tanya. Kita tidak dapat menerka apa yang kita inginkan. Maka kita akan masuk dalam masa-masa abu-abu. Masa abu-abu adalah dimana kita tidak pernah tahu apa yang kita inginkan. Kita bertanya-tanya pada diri kita, pada alam, dan pada semua. Apa yang aku inginkan dan aku harus bagaimana.


MUNGKINKAH (II)

Lihat sendunya sore ini.
Ketika remang menyelimuti.
Sebab kelabunya awan menutupi.
Kemana kirnya langit biru dipagi.
Mungkin akan hujan.
Mungkin menjelang malam.

Mungkin, itulah hati bertanya-tanya.
Mungkin benar, mungkin tidak benar.
Namun hati berharap-harap.
Yang terbaik.

Mungkin, jalan telah dimulai.
Hanya aku yang belum mengerti.
Hingga masih sering terdampar.
Dalam lautan kebimbangan jiwaku.

Mungkin tidak mungkin
Semuanya telah tertulis dan tertakdir
Namun aku terus bertanya dan risau.
Seakan tak percaya takdir Allah.

Itulah kiranya.
Jiwa kita pada masanya.
Mencari makna dan arti hidup.

Mungkinkah.
Berharap yang terbaik dan tidak salah langkah.

Oleh. Eka Apriyani.
Editor. Desti. S.Sos.
Fotografer. Dadang Saputra.
OKU Timur, 22 Juni 2020.
Buat sahabat-sahabat yang ingin mempublikasikan karya puisinya. Kirimkan saja ke Apero Fublic atau Jurnal Sastra Apero Fublic melalui email redaksi fublicapero@gmail.com atau duniasastra54@gmail.com. Dapat juga melalui whatsApp 081367739872. Mari berkarya dan berikan inspirasimu untuk dunia.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment