-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Budaya Daerah Mengenal Tradisi Kebudayaan Masyarakat Melayu Bangka Belitung
Budaya Daerah

Mengenal Tradisi Kebudayaan Masyarakat Melayu Bangka Belitung

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
03 Apr, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic. Provinsi Bangka Belitung, masuk dalam kawasan wilayah Batanghari sembilan. Pepatah orang tua-tua: Batanghari Sembilan hulu di Bengkulu dan hilirnya di Bangka Belitung. Sumatera Selatan dan Lampung menjadi tengahnya. Pengistilahan itu masih tampak pada kebudayaan empat provinsi tersebut. Sehingga, budaya dan adat istiadat hampir sama.

Provinsi Bangka Belitung mayoritas beragama Islam dan beretnis Melayu. Ada banyak pendatang, seperti orang Cina, dan dari berbagai wilayah Indonesia. Rekaman kebudayaan tersebut memberikan informasi dan deskripsi kesamaan budaya. Berikut ini sedikit informasi tentang tradisi kebudayaan masyarakat Melayu Bangka Belitung.

1. Tradisi Maras Taun.
Pesta rakyat Maras Taun adalah bentuk ungkapan rasa syukur kepada tuhan yang maha kuasa atas rahmat dan nikmatnya pada kehidupan manusia. Selain ungkapan rasa syukur Pesta Rakyat Maras Taun juga bermaksud meminta kebaikan dan perlindungan pada sang pencipta alam untuk masa yang akan datang (Allah SWT). Pengertian secara bahasa, kata maras berarti motong atau memotong dapat juga bermakna memanen. Sedangkan kata taun berarti tahun.

Dapat dikesimpulkan bahwa pesta rakyat maras tahun adalah suatu tradisi yang dilaksanakan setahun sekali. Tradisi ini hampir sama dengan tradisi sedekah rami di Musi Banyuasin dimana masyarakat di Kecamatan Sungai Keruh mengadakan sedekah rami (sedekah bumi) setahun sekali setelah musim panen padi ladang. Biasanya dilaksanakan antara bulan Maret-Mei.

Cikal bakal tradisi maras tahun berawal dari sedekah panen masyarakat setelah memanen padi di ladang atau sawa. Dalam perkembangannya tradisi budaya maras tahun ini berkembang menjadi pesta rakyat bersama. Dimana masayarakat bersatu untuk melaksanakan perayaan pesta panen bersama-sama. Keterlibatan pihak pemimpin dalam masak kampanye biasanya sangat dominan. Karena disini akan tercipta panggung politik dan jalan menarik simpati rakyat pada perpolitikan lokal.

Perayaan maras tahun biasanya bertepatan masa cuaca bersahabat dimana laut tenang. Para nelayan juga merayakan musim menangkap ikan di laut yang tenang. Adapun susuanan acara kegiatan yang diadakan saat pelaksanaan tradisi budaya ini. Pertama, biasanya pembukaan oleh panitia pelaksana. Kemudian diawali dengan penampilan seni budaya asli Bangka Belitung seperti kesenian dambus. Lalu dilanjtkan tarian maras taun dan doa yang dipimpin ketua adat setempat. Mungkin setelahnya dilanjutkan kegiatan yang lainnya.

2. Tradisi Buang Jong.
Tradisi Buang Jong adalah suatu aktivitas budaya dimana masyarakat membuat sejenis persembahan pada laut. Berupa replika kapal jung yang dibuat sederhana lalu dihannyutkan ketenga laut. Secara bahasa kata buang berarti sesuatu yang di jauhkan dan tidak mau memilikinya atau menolak. Bermakna menjelaskan suatu yang ditolak atau yang tidak mau melekat atau disertainya hal tersebut. Maka hal tersebut harus dibuang.

Dalam hal ini adalah musibah saat mereka berlayar ke laut untuk menangkap ikan. Sedangkan kata jong berarti perahu jung atau kapal jung. Kapal jung adalah jenis kapal layar zaman dahulu yang digunakan untuk berdagang. Kapal Jung digunakan saudagar-saudagar berlayar bedagang dari kerajaan satu ke kekerajaan lain. Sebagai contoh misalnya kapal jung Cina zaman dahulu dan lainnya.

Tidak heran apabila tradisi buang jong ini terdapat di tengah masyarakat Melayu yang dikenal dengan kelompok Orang Laut. Mereka dijuluki orang laut karena kehidupan mereka sangat dekat dengan laut. Mereka memang sudah sejak zaman Kedatuan Sriwijaya, bahkan mungkin jauh sebelum era Sriwijaya mungkin mereka sudah dekat dengan laut bahkan mungkin menjadi angkatan laut Kedatuan Sriwijaya.

Banyak juga yang berkata kalau kelompok mereka terbentuk dari angkatan laut Kedatuan Sriwijaya yang ditugakan mengawasi selat Malaka, selat Bangka. Kelompok orang laut ini tersebar seperti di Riau, Jambi, Bangka Belitung dimana wilayah sibuk yang selama ribuan tahun menjadi jalur perdangan Internasional sekaligus wilayah kekuasaan Kemelayuan. Orang Laut pada masa Kesultanan Riau Lingga juga menjadi kelompok masyarakat Melayu yang pandai berlayar.

Sementara  di tarik ke hulu Sungai Musi atau daerah uluan Sumatera Selatan. Masyarakat Kayu Agung yang hampir sama pola kehidupan pada masa lalunya. Dimana orang-orang Kayu Agung atau sekitanya suka berdangan dengan perahu kajang yang tidak jauh berbeda dengan perahu jung. Berbedanya perahu kajang adalah bentuk perahu perdagangan sungai. Kemungkinan adanya asal usul keturunan antara orang laut dengan masyarakat uluan Sumatera Selatan perlu untuk diselidiki.

Dalam proses tradisi buang jong. Dimana replika perahu diisi dengan semacam sedekahan (sesaji). Pelaksanaan tradisi buang jong dilaksanakan saat musim kemarau dimana angin sudah mulai bertiup ke arah barat. Kemungkinan kebiasaan persembahan ini adalah ritual dimana semasa pengaruh Hindhu-budha dahulu. Yaitu kebiasaan biksu atau brahmana setiap mereka akan berangkat berlayar. Terlebih dahulu melakukan upacara dengan menghantar sedekahan ke tengah laut. Mengingat kawasan ini adalah jalur perdagangan dan bagian dari kekuasaan Kedatuan Sriwijaya.

Bertiupnya angin ke barat atau ke timur adalah bentuk ilmu pelayaran zaman dahulu. Dimana wilayah Sriwijaya menjadi kawasan bermukim untuk menunggu perubahan mata angin. Karena kapal layar membutuhkan angin untuk mendorong layar ke wilayah barat, meliputi Ceylon (mianmar), India, Persia, Arab. Untuk angin timur dan selatan digunakan untuk berlayar ke Cina dan Asia tenggara lainnya.

Kemudian ritual tersebut diikuti oleh masyarakat Melayu Bangka Belitung turun temurun. Karena sistem sesaji adalah bagian dari pengaruh budaya India. Tradisi ini dilaksanakan setahun sekali. Lama pelaksanaan tradisi tiga hari tiga malam. Tradisi dipimpin langsung oleh tetua adat setempat. Saat sekarang harapan teradisi telah bergeser. Yaitu, untuk kebaikan laut, terhindar dari bencana seperti badai, dan selamat dalam pelayaran menangkap ikan di laut

3. Ngonggong Dulang
Tradisi ngonggong dulang adalah tradisi perayaan menyambut Isra’ Mi’raj. Atau hari-hari besar Islam lainnya. Seperti saat bulan ruwa atau saat sedekah roah dikenal di Musi banyuasin. Atau saat syukuran bersama, lebaran Muharam dan penyambutan tamu agung (tamu kehormatan). Suatu tradisi yang sarat dengan keislaman. Dalam tradisi ini, masyarakat bergotong royong membuat dan menyumbangkan berbagai jenis kuliner ke masjid atau tempat kegiatan untuk disantap bersama dalam acara tersebut.

Kata ngonggong adalah kata dalam bahasa Melayu yang berarti membawa sesuatu ke suatu tempat dengan tujuan tertentu. Menjelaskan juga kalau yang dibawa itu banyak dan besar. Kalau diartikan seacara bahasa kata ngonggong adalah sama dengan membawa. Namun pengertian membawa belum tepat karena kata membawa menunjukkan keumuman  makna hal yang dibawa. Dulang sejenis wadah makanan yang besar atau sesuatu yang besar mirip baskom atau melebar.

Kata dulang sendiri berkembang dari nama aktivitas pertambangan tradisional dan alat penambang yaitu dulang. Tidak heran kalau ada tradisi yang terpengaruh dengan budaya pertambangan. Karena Bangka Belitung adalah wilayah tambang timah sejak zaman Sriwijaya. Di Musi Banyuasin Dulang dinamakan pada sejenis gong yang lebar dan besar. Sesungguhnya pada masa-masa lampau tradisi ini hampir ada di seluruh Nusantara hanya berbeda nama saja disetiap daerah. Namun seiring waktu dan perkembangan zaman tradisi ini perlahan dilupakan.

Oleh. Totong Mahipal
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang, 3 April 2020.
Sumber foto lama. Gadis Melayu. Pinterest.
Sumber:
Skripsi. Tri Astuti. Nilai-Nilai Islam Yang Terkandung Dalam Syair Kesenian Dambus Di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka (1950-2012). Palembang: Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Fakultas Adab dan Humaniaora (SPI). 2017.

Sy. Apero Fublic
Via Budaya Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Lima Menit yang Berubah Menjadi Berjam-jam: Mengapa Scrolling TikTok di Kalangan Mahasiswa Perlu Dibatasi?

PT. Media Apero Fublic- Thursday, October 29, 2026 0
Lima Menit yang Berubah Menjadi Berjam-jam: Mengapa Scrolling TikTok di Kalangan Mahasiswa Perlu Dibatasi?
APERO FUBLIC  I  Di era digital, media sosial telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan mahasiswa. Salah satu platform yang banyak…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262267
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Siswa Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele
    Gambar 1. Kebakaran hutan dan lahan. Sumber: Irwansyah putra, 2026. APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan atau yang sering...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?
    APERO FUBLIC  I   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk menunjang kecukupan nutrisi bagi anak-anak di Indonesia. Me...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia
    PENULIS:  Rizka Intan Amalia Novta APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Di tengah tuntutan reformasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi saat ini, ...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Sunday, October 25, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Monday, February 16, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 75 Berita 1981 Berita Daerah 1852 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1255 Brand 117 Budaya Daerah 46 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 71 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 41 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1485 Kesehatan 60 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 896 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 62 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 225 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 57 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us