4/12/2020

Mengenal Jagung. Makanan Pangan dan Sumber Ketahanan Pangan Rakyat

Apero Fublic.- Jagung adalah salah satu tanaman pangan yang penting di dunia. Jagung makanan berkarbohidrat yang dapat dijadikan makanan pokok. Sebagian penduduk dunia banyak yang  menjadikan jagung sebagai makanan pokok. Seperti di Afrika, Amerika Tengan dan Amerika Selatan. Tentu kalau di Amerika adalah penduduk asli bukan pendatang dari Eropa.

Nama ilmia jagung adalah Zea Mays masuk dalam keluarga poaceae dalam klasifikasi plantae. Termasuk tumbuhan monokotil atau tumbuhan berkeping satu. Tanaman jagung tumbuh baik dilahan subur, panas dengan curah hujan sedang. Terutama tumbuh baik diiklim tropis seperti di Indonesia. Mengkonsumsi buah jagung muda dapat langsung di masak dengan cara direbus atau dibakar. Buah mudanya dapat dijadikan lalap atau sayur. Rasanya manis gurih dan renyah. Memberikan rasa nyaman di perut. Buah jagung yang sudah tua atau masak (kering) pada batangnya. Dapat dijadikan popcorn, nasi jagung, dan makanan olahan lainnya. Buah jagung, selain mengandung karbohidrat, jagung juga mengandung vitamin C, folat, fosfor dan magnesium.

Di Indonesia penduduk yang makanan pokoknya jagung adalah masyarakat Madura. Pada zaman dahulu, jagung menjadi makanan pangan simpanan penguat ketahanan pangan nenek moyang orang Indonesia. Sebab buah jagung yang sudah masak (kering) dapat disimpan di dalam bilik pangan penduduk. Buah jagung awet bertahun-tahun. Apabila keadaan mendesak penduduk dapat memasak biji jagung  untuk makanan pokok. Buah jagung yang di simpan dapat juga dijadikan benih untuk menanam jagung lagi. Pada masyarakat petani ladang berpinda. Jagung ditanam tumpangsari bersamaan menanam padi di ladang. Jagung juga dapat dijadikan pakan ternak. Sangat baik apabila dijadikan pakan ternak ayam dan itik.

Jagung sudah dapat dipanen saat berumur dua bulan. Sedangkan apabila untuk pengeringan baik untuk penyimpanan sebagai pangan atau dijual. Dapat dipanen saat jagung berumur tiga bulan. Saat bijih buah mengeras dan kulit buah mengering berwarna kuning. Sekarang sudah banyak tersedia bibit jagung produksi di pasar-pasar. Begitupun teknologi pertanian jagung juga sudah sangat maju.

Bagaimana menyimpan buah jagung masak (kering) agar awet. Masak dalam artian disini bukan dimasak. Penyimpanan buah jagung agar awet bukan disimpan butir-butirnya saja. Simpan ditempat kering dan sejuk terlindungi dari hujan dan panas. Caranya, buah jagung dipanen langsung memetik buah beserta tangkainya dan rambutnya. Jangan dikupas atau dibuka kulitnya yang sudah menguning. Setelah itu buah jagung dirangkai atau dimasukkan kedalam wadah seperti keranjang. Usahakan di gantung agar terhindar dari serangan hama tikus. Letakkan pada ruangan khusus seperti bilik pangan sebagaimana nenek moyang kita zaman dahulu. Jangan disimpan di dalam kotak dimana sirkulasi udara tidak terbuka.

Buah jagung pada zaman dahulu makanan nenek moyang secara menyeluruh di Indonesia, bahkan dunia. Jagung menjadi pangan pendamping beras. Di zaman sekarang penduduk Indonesia atau Asia Tenggara sangat lemah ketahanan pangannya. Sebab sudah 95 persen bergantung pada beras dan gandum. Kalau diperhatikan jenis umbi-umbian juga sudah mulai punah. Semisal jenis keladi-keladian dan jenis ubi jalar lainnya. Karena petani ladang berpindah sudah tidak lagi banyak yang membudidayakan tumbuhan tersebut. Bahkan tumbuhan gadung liar juga sudah hampir punah sebab perkembangan cara pertanian. Ancaman kelaparan sesunggunya menanti dengan mengerikan. Kalau panen beras atau gandum gagal. Maka, akan banyak manusia yang mati kelaparan.

Dalam hal jagung ini, ada baiknya masyarakat dan pemerintah kembali menggalakkan sistem ekonomi tradisional nenek moyang zaman dahulu. Yaitu, menyimpan pangan secara tradisional seperti nenek moyang kita dahulu. Agar tercapai ketahanan pangan yang kuat dan madiri. Sistem bilik dimana masyarakat menyimpan makanan mereka dirumah masing-masing. Kadang bilik dibuat disekitar rumah atau di bawah rumah (panggung). Bilik istilah penyebutan tempat penyimpanan pangan tradisonal masyarakat Indonesia zaman dahulu. Jagung salah satu tanaman pangan yang dapat disimpan di dalam bilik sebagai penguatan ketahanan pangan rakyat.

Oleh. Rama Saputra.
Editor. Desti. S. Sos
Palembang, 13 April 2020.


Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment