11/15/2019

Hal-Hal Tidak Perlu Dipedulikan Pada Iklan

Apero Fublic.- Produk yang diiklankan melalui media cetak atau media elektronik diantaranya menampilkan produk makanan dan minuman. Produk-produk tersebut digambarkan sangat lezat dan nikmat. Tentu juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi tahuka anda kalau produk-produk yang diiklankan bervitamin dan mengandung banyak mineral itu sesungguhnya zat yang dikandungnya adalah zat kimia.

1. Makanan dan Minuman Bervitamin dan Berenergi
Pernah kamu menonton iklan susu kaleng misalnya. Menampilkan bagaimana mencerdaskan otak, lalu mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Tapi sesungguhnya susu tersebut hanyalah sama seperti minuman-minuman biasa yang mengandung pemanis buatan. Dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti obesitas, atau diabetes.

Begitupun produk sejenis mie yang dalam kemasan. Yang selalu menampilkan tentang vitamin dan kelezatan. Minuman-minuman yang memberikan energi dan kesegaran. Ada minuman energi yang menyebabkan asam lambung anda naik. Atau menyebabkan timbulnya asam lambung.

Maka dari semua produk-produk yang menampilkan iklan dengan embel-embel vitamin dan energi adalah hal yang tidak perlu anda percayai. Kalau anda ingin makanan bervitamin, makanlah makanan yang alamiah. Seperti buah segar, sayuran, tahu dan tempe.

Minuman terbaik madu, air tebu, jus buah, air kelapa, susu kacang kedelai, susu asli, dan air putih. Maka, dari produk-produk indutri olahan makanan tersebut. Konsumsilah sewajarnya dan jangan berlebihan atau menjadi konsumsi rutin. Yang pasti jangan anda percaya kalau itu mengandung vitamin dan mineral.

2. Perawatan Rambut
Dalam perawatan rambut tentu anda mengenal berbagi produk perawatan rambut. Dapat kita lihat dengan iklan-iklan perawatan rambut, yang tidak pernah berhenti tayang di media cetak dan eletronik. Menampilkan bintang-bintang yang rambunya kemilau dan panjang hitam.

Lalu simulasi pemakaian shampo yang membuat kepala bersih dan ketombe berguguran. Tahukah kamu, kalau itu semua adalah bentuk promosi jualan. Promosi produk untuk sebuah bisnis dari perawatan rambut. Shampo sama dengan jenis sabun, deterjen, dan pembersih lainnya.

Saat iklan rambut akan menjadi tebal, sehat dan ketombe berguguran. Maka jangan anda percaya dengan hal demikian. Rambut yang tebal dan lebat hitam itu tergantung dari pembawaan biologis seseorang. Tidak ada hubungan dengan shampo atau sabun.

Shampo adalah pembersih kepala dan rambut biasa. Sama seperti kita menggunakan sabun biasa saat membersihkan rambut. Kalau ketombe yang berasal dari sel kulit kepala yang mati. Harga di bersihkan dengan cara manual seperti krimbat atau bahkan gunakan tangan.

Ada juga dengan cara obat tradisional misalnya menggunakan jeruk nipis. Dengan demikian rambut anda akan bersih dari ketombe dan kotoran. Barulah setelah itu kalau anda mau memakai shampo. Jadi jangan percaya kalau hanya menggunakan shampo rambut anda akan ajaib bersih.

3. Produk Murah atau Hemat
Hal yang tidak perlu dipedulikan, adalah iklan produk harga murah yang selalu di sebut di dalam iklan. Pernah kamu mendengar atau menonton iklan yang bilang harga mahal. Tentu tidak pernahkan, pasti semua produk yang di iklankan itu murah dan berkualitas. Tapi kenyataanya setelah anda membeli langsung di toko-toko, supermarket, pasar-pasar ternyata harganya sangat tinggi dan berlipat-lipat.

Apalagi kalau anda kemudian membelinya dalam bentuk kredit. Seumpama sepeda motor yang di bilang murah ternyata saat membeli sangat mahal. Hampir semua iklan-iklan produk selalu bilang murah, hemat. Harganya dibilang “hanya” walaupun puluhan juta atau ratusan juta. Seakan-akan semua manusia itu adalah jutawan.

Lalu kata hemat yang selalu dikatakan iklan pada produk tersebut. Pernah kamu mendengar atau menonton iklan yang berkata boros. Kalau ada yang bilang boros pasti diplesetkan dengan tetap bermakna hemat. Kalau kamu menonton atau membaca iklan sepeda motor hemat BBM.

Atau iklan pulsa dan paket internet, semisalkan voucer 10 Giga Bay (GB). Atau alat pembersih yang hemat dan menampakkan kemengkilapan. Dalam hal hemat sesungguhnya bukan terletak pada produk. Tapi terletak pada penggunaan kita. Hemat itu seharusnya diri kita, bukan produk yang kita pakai.

Sepeda motor atau mobil hemat pemakaian apabila kamu menggunakannya untuk keperluan yang berguna saja dan seberapa jauh anda berpergian. Ketika kamu biasanya berpergian misalnya 100 kilometer sehari. Kemudian mengganti dengan produk sepeda motor merek lain biar hemat. Tapi perjalanan anda meningkat menjadi 200 kilometer sehari. Itu sama saja, bahkan biayah bertamba, misalnya mengganti oli berkala yang jadi lebih sering.

Atau kamum membeli paket internet. Walau ukuran GB diperbesar dengan jangka satu bulan. Tapi tetap ukuran pemakaian sudah terukur. Tergantung dari pemakaian kita. Sehingga hemat itu bukan dari produk-produk tapi dari diri kita sendiri.

4. Produk Terbaru
Dalam industri selalu berusaha mempertahankan produk-produk mereka tetap laku selama-lamanya. Ada sebuah produk maka tidak lama kemudian akan ada produk baru lagi. Belum habis waktu setahun ada lagi produk terbaru dari jenis produk lama. Maka dari semua ini, anda tidak perlu memburu produk-produk terbaru terus menerus.

Kalau anda sudah memiliki gunakanlah sampai benar-benar tertinggal. Seandanya henpon yang biasanya hanya berbeda hal-hal tidak penting. Seperti berbeda kamera saja sedangkan dalam pemakaian dan penggunaan sama saja. Maka anda janganlah dulu membeli yang keluaran terbaru tersebut.

Kalau anda terus menerus mengejar produk baru yang hanya baru produksi saja. Maka kamu sama saja dengan budak industri. Dimana anda selalu menjadi aset mereka yang menjadi konsumen tetap hasil produksi mereka.

Teknologi yang benar-benar baru ketika semuanya sudah berubah secara bentuk, program, dan perubahn radikal pada semua kecanggihannya. Semua jenis teknologi dapat kita perbandingkan kualitasnya. Perubahan radikal teknologi misalnya, dari mesin ketik muncul komputer.

Mesin mobil dengan BBM, kemudian ada produk dengan energi listrik. Kendaraan darat dan air kemudian bersatu menjadi satu dapat beroperasi di udara, air, dan darat sekaligus. Atau dari henpon biasa muncul Android. Itulah baru namanya, bukan hanya berubah warna saja, sudah di sebut produk terbaru. Produk baru dengan teknologi baru itu berbeda. Cerdas yuukk.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang, 16 November 2019.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment