10/08/2019

Jenis Isi-Isi Berita Di Indonesia

Apero Fublic.- Dalam pembahasan ini kita akan membahas jenis isi-isi berita di Indonesia. Selama saya sering membaca berita, baik itu media cetak atau online. Aku mendapati beberapa jenis isi berita secara umum. Sehingga dalam mengkonsumsi berita kita jangan menelan bulat-bulat dari berita tersebut. Kita memerlukan klarifikasi dan kritik. Memikirkan secara logis dan mengambil hikmah.

Lalu kita klarifikasi dan kritik untuk mempelajari isi berita. Kita cermati situasi pemberitaan baik secara langsung atau secara analisis dengan menghubungkannya dengan kejadian lingkungan sosial negara kita. Sebab ada data yang terlihat dan ada fakta yang tidak terlihat. Isi berita negara kita seperti bergosip dan tidak memberikan banyak pendidikan pada masyarakat. Isi berita secara umum tersebut di kelompokkan seperti berikut.


1.Berita Sosial Sick
Orang yang mengidap penyakit sosial sick pada umumnya sehat secara fisik, biologis dan psikologis. Mereka mengerti baik dan tidak baik sesuatu. Mengerti salah dan benar. Namun dalam interaksi sosialnya mereka memiliki kecacatan. Misalnya pikirannya selalu dipenuhi cabul dan kotor setiap di dekat wanita.

Sifat seraka dan tidak memikirkan tanggung jawab yang penting dia kaya dan untung, seperti pelaku korupsi. Orang yang tidak memiliki belas kasihan, seperti pemerkosa lalu membunu. Merampok kemudian dilanjutkan membunuh korban.


Pemberitaan dari kejadian-kejadian tersebut adalah jenis isi berita penyakit sosial (social sick). Diantaranya berita sosial sick yang mengisi dunia berita di Indonesia Seperti berita kriminalitas, pembunuhan dan mutilasi, seperti perampokan sadis, pembunuhan, perzinahan, permasalahan narkoba, korupsi, penipuan, selingkuh, kumpul kebo, tauran, dan sebagainya. Berita-berita ini hangat menjadi buruan jurnalis karena memiliki kemudahan analisis data yang penting dari sumber, polisi. Maka berita tersebut isinya adalah tentang sosial sick.


2.Berita Condong (BC)
Berita condong adalah berita yang di gunakan untuk membela diri atau membela kelompok. Istilah condong diambil dari bahasa Indonesia yang bermakna tidak lurus. Atau istilah kasarnya tidak objektif. Berita condong biasanya media yang dikendalikan oleh sponsornya. Condong dalam tulisan ini sama dengan kata memihak atau membelah.


Memihak ke suatu kelompok masyarakat, kelompok keagamaan, kelompok politik dan kelompok separatis. Berita ini ditulis sesuai yang dikehendaki oleh individu atau kelompok tersebut. Sebab mereka yang memiliki kepentingan di sana. Berita condong dalam dunia politik sangat kentara menjelang pemilihan umum, baik nasional atau daerah. Berita condong sangat menjebak bagi mereka yang berpikir sempit. Maka cermatilah berita-berita yang di baca dan jangan ikut-ikutan fanatik.


Memang sulit membentuk berita-berita yang benar-benar objektif. Mengingat media hidup oleh pendanaan pihak ketiga dan bergantung pada pemerintahan. Pihak ketiga terbagi dua, pertama pemilik modal dan iklan. Para pengiklan terkadang juga memiliki kepentingan yang mempengaruhi.


Mengapa diistilahkan dengan Berita Condong (BC), bukan berita subjektif. Sebab subjektif terlalu umum dan masih memakai etika. Kalau berita condong terang-terangan memihak dan memasukkan emosial. Terlihat sangat kentara dan tidak memakai tabir lagi, nampak pertentangan.

Semisal berita yang dibuat kelompok politik atau separatis. Dimana sangat terlihat sekali berkeras membenarkan kelompok mereka. Tinggal sebagai masyarakat yang mengkonsumsi harus cerdas. Terutama jangan berbuat hal-hal yang diluar kebaikan sosial.


3.Berita Entertainment
Berita entertainment adalah berita yang bersifat hiburan, ringan, info budaya dan perkembangan sosial masyarakat. Entertainment diambil dari bahasa Inggris yang bermakna hiburan. Menyajikan berbagai macam jenis hiburan. Baik hiburan serata atau hiburan non serata. Hiburan serata adalah hiburan yang bersifat meluas tapi diwakili oleh satu objek.

Misalnya berita tentang seorang artis atau pejabat pemerintahan. Serata bermakna menyeluru tapi bersumber dari satu objek. Berita non serata adalah berita entertainmen yang bersifat menyeluruh misalnya kegiatan memperingati hari kemerdekaan negara, hari raya suatu agama, pentas budaya, dan sebagainya. Non serata berati yang objeknya cuma satu atau setempat tapi terjadi di banyak tempat.


Berita ini bersifat bisnis dan sensasi. Biasanya berita ini mengusung gosip, gaya hidup, kebiasaan, artis, ketokohan. Pada bidang teknologi seperti produksi handpone, kosmetik, fashions, kesusastraan (film, novel, buku). Tidak ketinggalan produk-produk obat, pariwisata, bidang kebudayaan dan bermacam-macam lainnya. Berita entertainment yang diharamkan adalah pemberitaan dan pengungkapan aib-aib dari seseorang dengan cara bergosip (ghibah).


4.Berita Semi Objektif
Berita semi objektif adalah berita yang dikatagorikan berita yang mengabarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi secara baik. Berita semi objektif bersifat memberitakan hal-hal yang tidak bersangkutan secara langsung dengan kelompok, individu, situasi dan politik. Kalau berita yang langsung membela kelompoknya disebut berita condong. Pemberitaan semi objektif meliputi semua kategori berita-berita (berita sosial, ekonomi, politik dan sebagainya).


Diistilahkan berita isinya semi objektif. Karena kebenaran mutlaknya tidak dapat hanya dideteksi dengan ciri-ciri identifikasi kasat mata. Mungkin berita, objektif secara pemberitaan. Namun kita tidak tahu kebenaran yang terjadi sesungguhnya. Misalnya jurnalis meliput suatu demonstrasi mahasiswa.

Secara fakta yang terlihat itu objektif, dari orang, orasi, spanduk dan situasi. Namun tidak memberitahu atau tidak dapat mengetahui apakah aksi demonstrasi mahasiswa tersebut murni dari mahasiswa atau ada isu kontroversial yang menggerakkan, misalnya politik. Dalam menyikapi berita begini, masyarakat juga harus klarifikasi dengan baik juga.


Sebagai contoh seperti liputan berita banjir. Pernah suat hari di desaku terjadi banjir. Kemudian ada media datang meliput. Dalam berita itu desaku banjir besar. Dalam rekaman video air menghampar bagai lautan. Namun si jurnalis ini tidak mengetahui.

Kalau banjir tersebut adalah banjir biasa di kawasan pemukiman di dekat sungai. Setiap musim hujan memang selalu banjir menggenangi kawasan pemukiman penduduk. Banjir ini dapat mencapai empat atau lima kali dalam sebulan. Kawasan banjir disebut kawasan renah. Renah berarti kawasan dataran renda yang menjadi tempat banjir di musim hujan saat intensitas hujan tinggi.

Renah berbeda dengan rawa-rawa. Renah digenangi saat air sungai meluap dimusim hujan dan surut beberapa hari kemudian. Kalau rawa-rawa digenangi air selama musim hujan bahkan ada yang tidak pernah kering total. Berita banjir ini secara fakta berita si jurnalis benar, namun secara data berita si jurnalis salah. Maka tidak ada berita yang objetif secara mutlak, maka dinamakan berita semi objektif.


5.Berita Hoax
Berita hoax adalah berita yang bersifat mengada-ada, dibuat-buat, dan tidak sesuai fakta. Berita Hoax dibuat dengan cara memplesetkan dan memotong-motong data (video, kata-kata, foto) kemudian di komentari oleh pembuat berita sesuai kepentingannya. Yang marak seperti youtube dan akun blog-blog, website berbagai jenis.


Masyarakat harus cerdas dalam menilai berita. Karena berita hoax bersifat kriminalitas. Pembuat dan penyebar berita hoax memiliki kepentingan terselubung. Mereka menyerang psikologis masyarakat dan memancing emosi dan kemarahan. Di Indonesia berita hoax sangat marak sebab masyarakat masih belum cerdas dalam memilah informasi.

Masyarakat yang awam dan tingkat intelektualnya rendah sangat rentan terhasut. Maka dari itu, seandainya membaca berita bacalah berita-berita pada media yang baik dan jelas. Jangan media berapiliasi dengan politik, separatis, atau kelompok-kelompok tertentu. Kalau anda membaca ada baiknya di klarifikasi terlebih dahulu.


Pelaku hoax ini ada beberapa alasan. Pertama adanya kepentingan tersembunyi untuk menyerang psikologis masyarakat. Kepentingan untuk mengenalkan website atau blognya. Meningkatkan review pengunjung dan klik iklan. Keterkaitan menarik pengiklan dan sensasi (viral). Ketiga, secara kejiwaan orang yang membuat beritak hoax adalah orang yang mengidap penyakit, sosial sick (sakit sosial).


Dari isi-isi berita masyarakat dituntut cerdas. Jangan semua berita dianggap benar seratus persen. Menurut saya pribadi, diantara seratus berita yang muncul mungkin hanya lima atau sepuluh berita yang ditulis jujur dan benar secara fakta dan data. Hanya Al-Quran yang memberikan berita paling benar tanpa ada keraguan sedikitpun. Itulah manusia, wallahualam bissawab.

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti. S.Sos
Palembang, 8 Oktober 2019.
Sumber foto. Internet.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment