7/06/2019

Apa Itu Syarce ???

Apero Fublic.- Sudah tahu belum tentang syarce atau Syair Cerita. Sayair cerita adalah syair atau puisi yang digabungkan dengan cerita singkat. Pada cerita singkat itu memberikan gambaran bagaimana sang penyair mendapat inspirasi, maksud dan arah isi syair atau puisi yang dia tulis. Karena seorang penyair selalu menulis puisinya atau syairnya memiliki objek bahasan tersendiri. Kemudian dia ungkapkan dengan bahasa tersendiri. Baik itu secara terang, samar, perumpamaan, atau sindiran.

Dengan demikian makna syair atau puisinya sulit di pahami atau dimengerti oleh pembaca atau pendengar dari gubahan syair atau puisinya. Untuk memberi gambaran dan panduan dari makna puisi atau syairnya tersebut. Dapat di buat sedikit penjelas atau cerita. Misalnya si penyair membuat puisi bertema jatuh cinta pada seorang gadis yang shalihah. Dia sedikit menjelaskan dari cerita singkatnya. Dengan maksud pembaca atau penggubah puisi atau syairnya dapat mengerti. Bahasa sastra sangat sulit dimengerti. Hanya ahli sastra yang mampu merenungkan makna-makna syair dan puisi.

Saya contohkan, seumpama seseorang pemuda jatuh cinta karena melihat keindahan mata seorang gadis. Atau suatu hari seorang pemuda berkenalan dengan seorang gadis cantik. Pada awalnya mereka, hanya biasa saja hanya sebatas teman. Tetapi karena perkenalan adalah awal cinta. Ya, akhirnya si pemudah jatu cinta. Dia jatu cinta pada si gadis sebab gadis itu berbudi baik, alumni pesantren, hijab syairah, wajahnya cantik alami, dan yang paling berkesan adalah sinar matanya yang indah dan bercahaya. Bening mata dan cantik matanya memukau hati si pemudah. Sampai menyirami seluru jiwanya. Indanya mata si gadis telah membuat luluh hatinya yang selama ini gersang dengan cinta. Memang dahulu dia sempat membenci cinta. Karena jiwanya pernah terluka.

Cerita singkat yang dia tulis pengantar syair atau puisinya menggambarkan atau menjelaskan semua perasaannya. Lalu dia gubah syair atau puisi dengan kata-kata sastra yang padat. Pembaca dan penggubah pun tahu makna dan tujuan dari syair atau puisi karyanya.

Syarce atau syair cerita terdiri dua kategori. Pertama, syarce fiksi adalah semua cerita dan lirik syairnya murni dari imejinasi si penulis syarce. Syarce fiksi sangat indah kalau ditulis di novel atau digabungkan dengan cerpen.

Kedua, syarce non fiksi (objektif) atau syair cerita yang ditulis berdasarkan kenyataan. Penyair menggunakan objek nyata atau sesuai dengan fakta terjadi walau dia masih menggunakan bahasa sastra. Syarce ini bermanfaat untuk mengkritik pemerinta, kritik sosial, kritik kebiasaan yang buruk, kritik korupsi, kritikmoral, untuk nasihat atau sebagainya.

Kegunaan syarce untuk mengasa kreatifitas menulis dan membaca. Karena syarce mengajarkan bercerita dan bersyair secara bersamaan. Pengasa berpikir dan berlogika sehingga dapat meningkatkkan kecerdasan otak. Syarce dengan mengolah rasa, imejinasi dan keadaan lalu dituangkan menjadi cerita dan syair. Penulis syarce dituntut dapat mendeskripsikan keadaan dan perasaannya secara utuh. Sehingga mau tidak mau dia harus memiliki dua keahlian yaitu bercerita dan bersyair. 

MATAMU, KASIH.

Birukah samudra yang berombak itu
Menggulung deru-deru badai
Melumat jiwa-jiwa yang tenggelam
Cuaca penyihir merapal mantra badai
Sehingga, mendelik mentari bagai mata langit.

Huummmm.
Sisi mana, dari sudut kau tengok.
Tentu, bidadari tak bersayap

Oh, sepasang mata
Yang menyinari gelap
Bagai cahaya bulan dan bintang
Kau menerpa segenap bumi, segala penjuru.
Nan, rapuh aku yang diterpa jua.
Jatuh, luluh lantak.

Adik,
Sadarkah bila mata mu, seluas samudra, itu.
Berombak dan bergulung-gulung, bagai badai.
Perahu kecil ku, bernama si hati.
Terbanting, terbalik, lalu terbenam dalam samudra mu.
Aku tak daya, tiada kekuatan yang maha.
Sudah kodratnya.
Hanya tenggelam dalam samudra mata mu.

Adik,
Sepasang mata mu itu.
Mengapa begitu tajam.
Cahanya lebih tajam dari mentari,
Pengusir cuaca penyihir
Kau tau, matamu telah menusuk hati ku.
Mata mu telah membelah jantung ku.
Mata mu, telah hipnotis jiwa aku

Adik nan cantik.
Yang berelok disepanjang hidup ku.
Bersua dalam hijab syar,i.
Anggun melantun dalam alunan indah, solehah.
Mohon berbaik hatilah.
Pada jiwa yang malang ini.
Lemparkan pelampung hati mu.
Padaku yang sekarat di samudra.
Agar aku selamat dari samudra mu.
Selamatkanlah, nelayan kehidupan menderita ini.
Memohon kiranya aku, Adik.

Adik kau cahaya.
Jangan biarkan tajamnya mata mu.
Mencekik jantung,
Susa bernafas aku, sesak dada.
Matamu telah menjamah hati ku, jauh.
Bawakan obat-obatan, dan perban.
Rawatlah dengan tangan kasih sayang mu.
Perbankanlah, dengan lembut hati mu.
Kiranya, akan sakit hati ku.
Bila kau, tak menoleh.
Jangan adik, aku memohon, meminta.
Butir air mata, taruhannya.

Adik.
Sepasang mata mu.
Aku rindu.

Syarce atau syair cerita adalah bentuk perkembangan sastra baru di Indonesia. Muncul untuk menjawab tentang bahasa syair melankolis yang sulit dimengerti oleh masyarakat. Semoga suatu saat syarce akan menjadi sastra populer di Indonesia dan dunia. Anda pernah membaca syair atau puisi yang berbahasa sastra tinggi tapi Anda tidak mengerti maknanya. Itulah syarce hadir karena sangat disayangkan pesan sang penyair tak tersampaikan.

Oleh: Joni Apero.
Editor. Selita. S.Sos
Palembang, 4 November 2018.
Kategori. Syarce Fiksi.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment