Cerita Kita
Opini
Ananda Satria Pratama: Sosok di Balik Upaya Perlindungan Keamanan Digital
Ananda Satria Pratama
APERO FUBLIC I CERITA KITA.- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kebutuhan akan keamanan siber menjadi semakin penting.
Ancaman peretasan akun, pencurian data, hingga penipuan digital kini semakin sering terjadi dan menyasar berbagai kalangan pengguna internet.
Dalam situasi tersebut, peran praktisi teknologi informasi menjadi krusial, salah satunya adalah Ananda Satria Pratama, seorang praktisi IT yang dikenal aktif dalam bidang keamanan digital dan pengelolaan media sosial.
Ananda Satria Pratama, yang akrab disapa Satria, merupakan praktisi IT sekaligus founder NineZoneDigital dan NineGrampedia.
Ia telah lama berkecimpung di dunia teknologi informasi dengan fokus pada pengembangan sistem digital, pengelolaan media sosial, serta perlindungan keamanan akun dan data pengguna.
Melalui pengalaman dan keahliannya, Satria berupaya membantu individu maupun pelaku bisnis dalam menghadapi berbagai tantangan di era transformasi digital.
Sebagai praktisi di bidang teknologi, Satria memiliki perhatian besar terhadap meningkatnya kasus kejahatan siber di media sosial.
Ia menilai bahwa perkembangan teknologi yang memberikan kemudahan akses informasi juga membuka peluang bagi pelaku kejahatan digital untuk melakukan berbagai modus penipuan.
Menurut Satria, salah satu ancaman yang paling sering terjadi adalah peretasan akun melalui metode phishing.
Dalam praktiknya, pelaku biasanya menargetkan pengguna media sosial dengan jumlah pengikut besar dengan mengirimkan tautan berbahaya yang dikemas sebagai penawaran kerja sama, program endorsement, atau giveaway.
Ketika korban mengakses tautan tersebut, pelaku dapat memperoleh akses terhadap akun dan menggunakannya untuk berbagai tindakan penipuan.
Setelah berhasil mengambil alih akun, pelaku umumnya menjalankan modus scamming dengan menawarkan produk bernilai tinggi seperti emas atau barang elektronik dengan harga jauh di bawah pasaran.
Penawaran tersebut memanfaatkan kepercayaan pengikut akun sehingga berpotensi menimbulkan kerugian yang luas.
Satria tidak hanya mengamati fenomena tersebut, tetapi juga terlibat langsung dalam penanganan kasus keamanan digital.
Salah satu contoh nyata adalah ketika ia membantu memulihkan akun Instagram seorang selebgram Indonesia yang berdomisili di Inggris setelah akun tersebut diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Berkat keahlian teknis dan pengalaman yang dimilikinya, proses pemulihan akun dapat dilakukan dengan cepat sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan Satria dalam menangani insiden keamanan digital secara cepat dan efektif.
Baginya, keamanan digital bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kepercayaan publik dan reputasi pengguna di ruang digital.
Selain menangani kasus peretasan, Satria juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesadaran terhadap keamanan digital.
Ia menekankan bahwa pengguna media sosial harus lebih waspada terhadap pesan dari pihak tidak dikenal, tidak sembarangan mengakses tautan mencurigakan, serta menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi akun.
Satria juga mendorong penerapan langkah-langkah keamanan dasar seperti penggunaan kata sandi yang kuat, verifikasi dua langkah, serta peningkatan literasi digital sebagai upaya pencegahan kejahatan siber.
Menurutnya, peningkatan kesadaran pengguna merupakan faktor utama dalam mengurangi risiko peretasan dan penipuan digital.
Melalui NineZoneDigital dan NineGrampedia, Satria terus mengembangkan layanan yang berfokus pada solusi digital dan pengamanan media sosial.
Ia berkomitmen untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha memanfaatkan teknologi secara aman sekaligus menghadapi berbagai tantangan keamanan di era digital.
Dengan pengalaman dan dedikasinya di bidang teknologi informasi, Ananda Satria Pratama menjadi salah satu praktisi IT yang aktif berkontribusi dalam meningkatkan keamanan digital serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan data di era modern.
PENULIS: Ghefira Putri Prisilia
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Cerita Kita

Post a Comment