Berita
Berita Daerah
MUBA
Ogan Ilir
SUMSEL
Puncak HUT ke-42 BPMP Sumsel Jadi Momentum Penguatan Akses dan Mutu Pendidikan Usia Dini
Sinergi Bunda PAUD Sumsel: Pondasi Karakter Menuju Wajib Belajar 13 Tahun
APERO FUBLIC I OGAN ILIR. – Suasana khidmat menyelimuti Aula Garuda Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Indralaya, pada Kamis (22/01/2026). Puncak peringatan HUT ke-42 BPMP Sumsel tahun 2026 menjadi panggung apresiasi bagi para Bunda PAUD se-Sumatera Selatan atas dedikasi mereka dalam mengawal transisi pendidikan di Bumi Sriwijaya.
Kepala BPMP Provinsi Sumsel, H. Tajuddin Idris, S.Si., M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya kehadiran Bunda PAUD sebagai figur sentral dalam ekosistem pendidikan. “Dukungan Bunda PAUD sangat krusial, tidak hanya untuk wajib belajar 9 tahun, tetapi kini melompat jauh mendukung visi nasional Wajib Belajar 13 Tahun,” ujarnya di hadapan para undangan.
Direktur PAUD Kemendikdasmen RI, Dr. Nia Nurhasanah, S.Si., M.Pd., yang hadir langsung memberikan apresiasi, mengungkapkan capaian luar biasa Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini, angka partisipasi PAUD di Sumsel telah menyentuh 76%, angka yang secara signifikan melampaui rata-rata nasional.
“Program Wajib Belajar 13 Tahun adalah prioritas.” ungkap Dr. Nia. Ia juga menyoroti dukungan anggaran pusat sebesar 1,7 Triliun yang difokuskan pada revitalisasi akses, pemutakhiran data Dapodik, hingga program digitalisasi pembelajaran yang telah menjangkau 2.291 satuan PAUD di Sumsel sepanjang tahun 2025.
Dia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan karakter anak sejak dini.
“Kepada para Bunda PAUD agar terus menghidupkan gerakan Pagi Ceria di satuan pendidikan, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa. Kita membangun kecerdasan sekaligus karakter,” pesannya.
Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan penghargaan kepada Bunda PAUD dari seluruh wilayah Sumsel sebagai bentuk pengakuan atas komitmen mereka. Salah satu penerima penghargaan adalah Bunda PAUD Musi Banyuasin (Muba), Hj. Fatimah Toha, yang diserahkan langsung oleh Ketua DWP Ditjen PAUD Dasmen RI, Brotojoyo Retnowati, M.Pd.
Kehadiran Bunda PAUD Muba, Hj. Fatimah Toha, didampingi oleh jajaran pejabat lintas sektoral guna memperkuat sinergi pendidikan di Kabupaten Muba. Hadir mendampingi antara lain Kabid PAUD, TK, dan PNF Disdikbud Muba, Susi Indiriati, S.Pd. AUD., M.Si.; Kepala SMP N 1 Sekayu, Nuriani, S.Pd., M.Hum.; serta Kasi Bidang Komunikasi Publik Dinkominfo Muba, Meita Ariansi, SE., M.Si., serta para perwakilan, staf dan jajaran terkait.
Kolaborasi tim lengkap ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Muba dalam mengawal transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Sinergi lintas instansi tersebut memastikan pembangunan karakter anak dilakukan secara terintegrasi—mulai dari fondasi pendidikan usia dini hingga penguatan literasi informasi—demi mewujudkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Serasan Sekate.
Kemeriahan HUT ke-42 ini semakin lengkap dengan adanya Festival Pendidikan. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) juga turut ambil bagian secara aktif dengan menghadirkan stan khusus dari Dinas Pendidikan Kabupaten Muba. Stan ini menampilkan berbagai inovasi pembelajaran dan program unggulan daerah yang menarik perhatian pengunjung dan pejabat yang hadir.
Momentum peringatan tahun ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar (SD) berlangsung dengan menyenangkan. Fokus utama tetap pada penciptaan lingkungan belajar yang inklusif, ramah anak, dan tanpa tekanan, guna meletakkan batu pertama yang kokoh menuju Generasi Emas 2045.
Editor. Tim Redaksi
Source. Dinas Kominfo Kabupaten Musi Banyuasin
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment