-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita Potongan yang Salah
Cerpen Kampus Mahasiswa Pendidikan Sastra Kita

Potongan yang Salah

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
24 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  CERPEN.-  Lampu merah di persimpangan pasar kota menyala lebih lama dari biasanya. Deretan motor dan mobil berhenti berimpitan, membentuk barisan tak sabar. Klakson bersahutan, menyatu dengan suara hujan yang baru saja reda.

Fahmi menarik napas panjang di balik helmnya. Jaket ojek online yang ia kenakan sudah lembap oleh keringat dan udara malam. Bau aspal basah bercampur asap knalpot memenuhi udara, membuat kepalanya sedikit pening.

Sejak pagi, order masuk hanya sedikit. Setiap kali ponselnya bergetar, harapan sempat muncul, lalu segera runtuh saat layar kembali gelap.

Hidupnya akhir-akhir ini terasa seperti itu—menunggu sesuatu yang tak pasti, berharap pada hal kecil, lalu belajar menerima keadaan tanpa banyak pilihan. Ia sadar, mengeluh tidak akan mengubah apa pun, tetapi rasa lelah itu tetap menumpuk di dada.

Di tepi jalan, seorang ibu tua berdiri ragu. Tangannya menggenggam tas belanja yang tampak berat, kakinya sedikit gemetar.

Wajahnya menegang setiap kali kendaraan melaju terlalu dekat. Setiap lampu penyeberangan menyala hijau, ia melangkah satu dua langkah, lalu mundur lagi karena arus kendaraan yang terasa menakutkan.

Fahmi melirik jam di ponselnya. Waktu terus berjalan, dan setiap menit terasa berharga. Ia tahu, berhenti berarti kehilangan kesempatan mendapatkan order berikutnya.

Namun sebelum pikirannya sempat menimbang untung dan rugi, kakinya sudah lebih dulu menurunkan standar motor. Ada sesuatu dalam dirinya yang bergerak lebih cepat dari logika.

“Bu, mari saya bantu,” ucapnya pelan.

Ibu itu menoleh. Matanya meneliti Fahmi dengan ragu, seolah menimbang apakah orang asing ini layak dipercaya. Beberapa detik berlalu sebelum ia mengangguk kecil.

Fahmi menggenggam tangannya dengan hati-hati, takut tekanan yang salah justru membuat ibu itu kehilangan keseimbangan.

Mereka melangkah perlahan, diiringi klakson dan umpatan pengendara yang tidak sabar. Fahmi tidak menoleh. Fokusnya hanya satu: memastikan ibu itu sampai ke seberang dengan selamat.

“Terima kasih, Nak,” kata ibu itu lirih ketika mereka tiba di trotoar.

Fahmi tersenyum tipis, mengangguk, lalu kembali ke motornya. Dadanya terasa sedikit lebih ringan, seolah telah melakukan sesuatu yang benar, meski kecil.

Ia tidak melihat seorang remaja di sudut jalan yang sejak tadi mengarahkan kamera ponselnya. Ia juga tidak menyadari bahwa beberapa detik rekaman sederhana itu kelak akan menjadi awal dari malam-malam panjang yang tak pernah ia bayangkan.

Sepanjang perjalanan pulang, Fahmi merasakan kelelahan yang berbeda. Bukan hanya fisik, melainkan perasaan kosong yang sulit dijelaskan. Jalanan malam tampak biasa saja, tetapi pikirannya terasa penuh.

Lampu-lampu toko yang mulai tutup berkelebat di pinggir penglihatannya. Ia ingin segera sampai di kontrakan, menutup pintu, dan membiarkan dunia di luar berhenti sejenak.

Malam itu, Fahmi terbaring di kamar kontrakan berukuran tiga kali empat meter. Dindingnya polos, catnya mulai mengelupas di beberapa sudut.

Lampu redup menggantung di langit-langit, memantulkan bayangan samar. Dari atap seng terdengar suara tetesan air yang jatuh perlahan, berulang, seperti menghitung waktu. Fahmi meraih ponselnya, sekadar mengusir sunyi.

Sebuah notifikasi dari aplikasi video pendek muncul. Video itu disebut sedang naik daun di wilayahnya.

Fahmi mengernyit. Ia tidak pernah merasa mengunggah video apa pun. Rasa penasaran membuat jarinya mengetuk layar.

Begitu video terbuka, dadanya terasa sesak. Wajahnya sendiri muncul di layar—jelas, dekat, tanpa memberi ruang untuk mengelak. Namun tayangan itu terpotong.

Tidak ada awal, tidak ada akhir. Yang terlihat hanya tangannya yang menggenggam tangan ibu tua tersebut, diperlambat, diperbesar, dan diberi kesan mencurigakan.

Judulnya menyiratkan tuduhan tanpa penjelasan. Musik dramatis mengiringi gambar yang diputar berulang-ulang, seolah ingin menanamkan satu makna tertentu.

Komentar mengalir deras. Ada yang marah, ada yang mencaci, ada pula yang merasa paling benar. Tuduhan demi tuduhan muncul tanpa ragu. Jumlah penonton naik cepat, dari ribuan menjadi ratusan ribu dalam waktu singkat.

Fahmi mencoba menulis klarifikasi. Ia menjelaskan dengan kata-kata sopan dan jujur, menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Namun tulisannya tenggelam di antara arus kemarahan yang terus membesar. Ia mulai menyadari bahwa di ruang itu, kebenaran tidak selalu memiliki tempat.

Pagi harinya, pesan dari aplikasi ojek online masuk. Akunnya dibekukan sementara karena laporan pengguna.

Fahmi menatap layar ponsel itu lama. Tangannya gemetar. Akun tersebut adalah satu-satunya sumber penghasilannya. Tanpa itu, ia tidak tahu bagaimana membayar kontrakan, membeli makan, atau sekadar bertahan hidup. Perasaan takut menyusup perlahan, menggerogoti keberaniannya.

Saat keluar membeli makan, Fahmi merasakan perubahan. Tatapan orang-orang terasa berbeda. Beberapa berbisik, yang lain menatap tanpa malu.

Seorang ibu di warung menyebut namanya dengan suara pelan, seolah membicarakan sesuatu yang memalukan. Fahmi menunduk, memilih diam.

Hari-hari berikutnya berjalan lambat. Video itu terus menyebar, diunggah ulang dengan judul yang semakin provokatif. Klarifikasinya hanya ditonton segelintir orang, sementara video potongan itu telah ditonton jutaan kali.

Fahmi mulai sulit tidur. Setiap bunyi notifikasi membuat jantungnya berdegup kencang. Setiap suara motor berhenti di depan kontrakan membuatnya cemas.

Suatu sore, pintu kontrakannya diketuk. Seorang perempuan paruh baya berdiri di depan pintu. Wajahnya lelah, tetapi sorot matanya hangat. Ia memperkenalkan diri sebagai anak dari ibu yang ada di video itu. 

Dari ponselnya, ia memperlihatkan rekaman lain—video utuh tanpa potongan. Terlihat jelas bagaimana Fahmi menghampiri dengan sopan, menuntun ibunya, dan memastikan ia aman sampai ke seberang.

Air mata Fahmi jatuh tanpa bisa ia tahan. Untuk pertama kalinya sejak semua itu terjadi, ia merasa napasnya kembali utuh.

Malam itu, video klarifikasi diunggah. Beberapa akun mulai membagikannya. Komentar perlahan berubah arah. Akunnya akhirnya dipulihkan, dan ia bisa kembali bekerja.

Namun rasa aman itu tidak sepenuhnya kembali. Ada sesuatu dalam dirinya yang berubah, sesuatu yang membuatnya lebih waspada terhadap dunia.

Beberapa minggu berlalu. Fahmi kembali menjalani rutinitasnya menyusuri jalanan kota. Lampu merah, klakson, dan antrean kendaraan kembali menjadi pemandangan sehari-hari.

Namun kini ia lebih sering menunduk, lebih berhati-hati pada kamera, lebih sadar bahwa apa pun bisa dipotong dan disalahartikan.

Suatu malam, setelah tubuhnya kembali terbaring lelah di kamar kontrakan, ponselnya bergetar pelan. Sebuah pesan masuk dari akun yang tidak dikenalnya. Tidak ada foto profil, tidak ada nama yang jelas.

Orang itu mengaku sebagai pengunggah pertama video yang sempat membuat hidup Fahmi jungkir balik. Ia menuliskan bahwa video tersebut sengaja dipotong dan diedit agar terlihat dramatis.

Pesan berikutnya menyusul. Alasannya sederhana. Ia hanya ingin videonya ramai, ingin jumlah penonton naik, ingin kontennya dikenal.
Fahmi meletakkan ponselnya di samping tubuh. Dadanya terasa kosong.

Tidak ada amarah besar seperti yang ia bayangkan. Tidak juga keinginan membalas. Yang tersisa hanyalah kelelahan yang dalam, menyadari bahwa hidupnya hampir hancur bukan karena kebencian, melainkan ambisi kecil seseorang yang tak pernah mengenalnya.

Ia menatap langit-langit kamar yang gelap. Dalam diam, Fahmi memahami betapa rapuhnya posisi orang biasa di tengah arus informasi. Sebuah potongan kecil bisa berubah menjadi tuduhan besar. Sebuah niat baik bisa dibelokkan menjadi kesalahan.

Keesokan harinya, Fahmi kembali ke jalan. Lampu merah di persimpangan pasar menyala seperti biasa. Kendaraan berhenti berimpitan. Klakson tetap bersahutan. Dunia tidak berubah hanya karena satu orang nyaris runtuh olehnya.

Saat lampu berubah hijau, Fahmi menyalakan motornya dan melaju perlahan. Ia membawa satu pemahaman pahit yang kini ia simpan rapat-rapat dalam dirinya: di zaman ini, potongan yang salah sering kali lebih dipercaya daripada kebenaran yang utuh.

Namun ia tetap memilih berjalan. Tetap menolong ketika bisa. Tetap menjadi orang baik, meski dunia tidak selalu memberi penilaian yang adil.


PENULIS: Nandine Azzahra
Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Cerpen
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Jangan Hanya Cerdas Bermedia Sosial: Mengapa Smart & Good Citizen Harus Melek Hukum Tata Negara

PT. Media Apero Fublic- Monday, October 05, 2026 0
Jangan Hanya Cerdas Bermedia Sosial: Mengapa Smart & Good Citizen Harus Melek Hukum Tata Negara
APERO FUBLIC  I  Di zaman sekarang, hampir semua orang bisa disebut sebagai pengguna media sosial. Kita bisa mendapatkan berita hanya dalam hitunga…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262076
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampu Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olahraga9 Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang secara resmi mere...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi kehidupan warga neg...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

Monday, September 07, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1945 Berita Daerah 1822 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 42 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 129 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 6 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 15 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1338 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 774 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 216 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 51 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us