Kampus
Mahasiswa
Opini
Puisi
Sastra Kita
Syarce
Dari Kata Menjadi Makna :
Dari Kata Menjadi Makna :
“ Puisi yang Menginspirasi Kehidupan “
Puisi bukan sekedar rangkaian kata, tetapi ruang tempat perasaan, pengalaman dan harapan bertemu.
Dari kata menjadi makna mengajak kita melihat bahwa setiap kata memiliki kekuatan. Ketika kata dirangkai dengan kepekaan, ia tidak hanya dibaca tetapi juga dirasakan.
Puisi menjadi cermin kehidupan dari tentang perjuangan, luka, harapan serta do’a yang mampu menginspirasi siapapun pembacanya.
Puisi menjadi tempat pulang ternyaman bagi seseorang untuk melepaskan segala lelah hari-harinya.
Pengalaman penulis, punya keinginan buat menulis puisi berangkat dari patah hati , dan tidak punya tempat pelarian dan pelampiasan, akhirnya terbuka dipikiran untuk sekedar membuat coretan saja dikertas tujuannya buat ceritanya leeat coretan itu, tapi setelah dibaca kembali kok menarik dan nyambung, akhirnya dikembangkan lagi menjadi tulisan puisi.
Setelah kejadian itu, penulis semakin merasa bahwa puisi ini sebagai pelarian terbaik disetiap momentnya, dan juga puisi bisa dijadikan ruang refleksi diri tempat pulang ternyaman dan tempat berkeluh kesah, mulai dari pengalaman, patah hati dan lain-lainnya.
Puisi sering dianggap rumit, padahal sebenarnya puisi itu dekat banget sama hidup kita. Dari kata-kata yang sederhana, puisi pelan-pelan berubah menjadi makna yang menyentuh hati pembacanya.
Dari puisi yang menginspirasi kehidupan kita bisa belajar bahwa puisi ini menjadi cara kita untuk memahami diri dan arti kehidupan, sekaligus jembatan agar kita lebih kuat dan bersyukur.
Pada ahirnya kita menyadari bahwa puisi mengajarkan satu makna penting:
“ bahwa hidup seberat apapun selalu bisa dimaknai melalui kata-kata jujur dan ungkapan hati”.
PENULIS : Ali Dofir Aziz dan Norie Khoiril Qiromah
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment