Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

7/09/2021

Hikayat Si Buyung: Nasihat Buat Para Guru

APERO FUBLIC.- Pada zaman dahulu, hiduplah seorang wanita miskin bersama anaknya yang bodoh bernama si Buyung. Suaminya sudah lama meninggal sehingga membuat ekonomi keluarganya menjadi sulit. Si Buyung hidup sederhana bersama ibunya. Si Buyung terkenal sebagai anak yang rajin belajar, tapi sayang dia sangat bodoh. Sangat sulit menerima pelajaran dan dia hampir tidak bisa apa pun walau sudah belajar lama.

Tidak jauh dari rumahnya, ada seorang guru mengaji. Kebiasaan anak-anak di desa setiap malam setelah magrib belajar mengaji. Setiap malam berpuluh-puluh murid datang belajar mengaji, termasuk si Buyung yang miskin dan bodoh. Saat masuk mengaji, si Buyung diantar oleh ibunya. Di halaman rumah si Buyung terdapat sebatang pohon jambu, yang selalu berbuah. Kalau anak-anak lain selalu membawa berbagai macam barang untuk diberikan pada guru mengaji. Sedangkan si Buyung hanya membawa buah jambu saja, selama dia belajar mengaji untuk guru mengajinya.

Bertahun-tahun Buyung belajar mengaji, tapi tidak ada yang dia mengerti. Dia hanya bisa membaca basmallah saja. Sedangkan teman-temannya sudah pandai semua mengaji dan ilmu agama lainnya. Selama itu hanya basmallah yang dia bisa, bertahun-tahun belajar. Selain basmallah dia juga bisa wudhu dan shalat saja. Karena yang dia bisa hanya itu-itu saja, membuat guru mengaji juga bosan mengajarkannya.

Bukan hanya itu, si guru ternyata juga tidak begitu peduli pada si Buyung yang miskin, bodoh dan hanya memberinya jambu saja. Sehingga si guru bertambah segan mengajarinya yang sangat bodoh itu. Guru tidak simpati lagi pada si buyung. Pada suatu malam setelah semua murid selesai, berkatalah si Buyung pada gurunya.

“Jadi bagaimana Tengku, tolong ajarkan Aku semua tentang sembahyang ini.” Pinta si Buyung. Buyung ingin belajar semua tata cara shalat wajib dan sunnah.

“Em, eh. Begini sajalah Buyung. Kau susa menerima pelajaran. Ini Aku ajarkan saja doa sajalah terlebih dahulu.” Ujar gurunya. Dalam hati gurunya berkata kalau tidak ada gunanya mengajarkan si Buyung, sebab dia tidak akan bisa juga, menghabiskan waktu saja. Selain itu, Buyung juga hanya membawa buah jambu saja setiap hari untuknya. Buyung mengiakan, dan doa apa yang akan gurunya ajarkan.

“Kau dengar baik-baik dan kau hapalkan, setelah hapal lalu kau amalkan “Bismillahirrahmanirrahim, tebang birah iko lesung, si Buyung pande ngaji, ade aye ade ikan, yang mati diidupkan.” Ujar guru Buyung, dan buyung mengingat serta menghafalnya. Kalau dalam bahasa indonesia bira tanaman sejenis keladi, iko:ini, pande=pandai, aye:air, ade:ada, idup:hidup. Hanya itulah yang berhasil Buyung hafalkan.

*****

Suatu hari, si Buyung pergi berjalan-jalan disekitar desanya. Di tengah jalan pulang dia menemukan seekor burung puyuh mati tergelatak. Buyung menghampiri dan memperhatikan, mengapa kiranya burung puyuh itu mati. Kemudian dia ingat apa yang di ajarkan gurunya.

Buyung berpikir mungkin apa yang diajarkan gurunya dapat membantu burung puyuh itu. Dia bawak pulang bangkai burung puyuh, kemudian dia berwudhu seingatnya yang dia bisa. Setelah itu dia duduk di dekat bangkai burung puyuh, dan dia mengucapkan apa yang diajarkan gurunya. “Bismillahirrahmanirrahim, tebang birah iko lesong, Si Buyung pande mengaji, ada aye ade ikan, yang mati idup lagi.” Ucap si Buyung.

Beberapa detik kemudian bangkai burung puyuh itu bergerak-gerak, lalu melompat dan terbang. Buyung terkejut, dan dia merasa gembira sekali. “Nah, sudah mapan ilmuku.” Kata Buyung dengan ceria. Buyung semakin yakin dengan keilmuan gurnya. Semakin rajin buyung membawa buah jambu ke rumah gurunya, sebab itulah yang dia dapat berikan pasa sang guru. Walau bodoh, Buyung suka bertanya-tanya pada gurunya. Oleh gurunya si Buyung tidak dianggap serius. Sesuka hatinya saja dia menjawab.

“Tengku, bagaimana caranya orang pergi ke Mekkah, naik haji.” Tanya si Buyung dengan serius, dan banyak lagi yang dia pertanyakan tentang Mekah dan haji pada gurunya.

“Mengapa kau bertanya, kau mau naik haji?.” Kata guru Buyung dengan remeh.

“Iya Tengku, sepertinya Aku mau pergi haji.” Jawab Buyung.

“Oh, tidak susah-susah kalau kamu mau pergi haji ke Mekkah.” Jawab gurunya, dia tahu kalau ke Mekkah perlu biaya yang tidak sedikit. Sementara si Buyung makan saja kurang, dan bodoh minta ampun. Belajar hanya membawa jambu, dan tidak pernah membawa hal yang lebih seperti murid-murid yang lain.

“Bagaimana caranya, Tengku?.” Tanya si Buyung dengan serius sekali. Dia yakin dan percaya apa yang dikatakan dan diajarkan gurunya.

“Kamu sudah Aku ajari shalat.” Kata Gurunya. Buyung mengiyakan dan berkata kalau dia belum aktif lima waktu shalatnya, dua atau tiga waktu saja dia laksanakan.

“Ada pohon kelapa di dekat rumahmu?.” Tanya sang guru. Buyung jawab ada. Lalu gurnya melanjutkan. “Besok sebelum subuh kamu bangun, kemudian wudhu. Panjat pohon kelapa dan jangan lupa baca basmallah sebelum memanjat. Sampai di atas pohon kelapa kau shalat subuh. Setelah shalat subuh, kau berdiri dan pejamkan mata. Kemudian kau baca doa yang aku ajarkan waktu itu. Setelah selesai membaca doa itu, kau melompat dari atas pohon kelapa, dan sampailah kau ke Mekkah. Kalau kau mau pulang, begitu juga caranya. Kau naiklah pohon kurma yang banyak di Mekah.” Kata sang guru dengan nada mengolok-olok. Dia berkata demikian hanyalah mempermainkan si Buyung saja, mungkin juga bercanda. Sementara si Buyung sangat yakin dan percaya apa yang dikatakan gurunya.

Si Buyung pulang dari rumah gurunya, dia tersenyum dan bergembira. Sesampai di rumah dia menceritakan pada ibunya, bahwa dia diajarkan oleh gurunya cara pergi haji ke Mekkah. Ibu Buyung agak kurang yakin apa yang diceritakan si Buyung. Namun si Buyung tampak begitu yakin dengan apa yang dikatakan si guru. Melihat keyakinan anaknya, ibu si Buyung mengizinkan anaknya pergi haji ke Mekkah.

“Entahlah anakku, tapi kalau kau begitu yakin dengan apa yang dikatakan gurumu seperti itu, kau cobalah?.” Ujar ibu si Buyung dengan ikhlas. Keesokan pagi, sebelum waktu subuh si Buyung bangun. Dia kemudian berwudhu dan berjalan mendekat pohon kelapa di samping rumahnya. Sebelum memanjat pohon kelapa dia membaca basmallah. Sampai di atas pohon kelapa, ayam berkokok dan waktu subuh tiba.

Si Buyung mengetahui waktu subuh tiba, dia shalat subuh. Setelah shalat subuh dia berdiri diatas pelepah-pelepah daun pohon kelapa. Kemudian memejamkan matanya dan mengucapkan doa yang diajarkan gurunya. “Bismillahirrahmanirrahim, tebang birah iko lesong, Si Buyung pande mengaji, ada aye ade ikan, yang mati idup lagi.” Kata Buyung. Setelah selesai membaca doa, si Buyung tanpa ragu sedikit pun kemudian melompat dari atas pohon kelapa.

“Wussss.” Si Buyung melompat dengan mata terpejam.

Dalam waktu melompat buyung terpejam. Hanya angin agak deras dan tanpa disadari tubuh si Buyung melesat bagaikan kedipan mata. Beberapa waktu kemudian si Buyung membuka mata. Si Buyung terkagum-kagum bukan kepalang, sekarang dirinya sudah berada di Mekkah. Dari jauh dia melihat Masjidil Haram.

Si Buyung akhirnya mengikuti haji dengan cukup rukun hajinya di tahun itu. Setelah selesai ibadah hajinya, si Buyung mau pulang. Tapi sebelum pulang dia mau membeli oleh-oleh untuk ibunya. Tapi dia tidak punya uang, dan diam berpikir. Dalam waktu itu, tanpa sengaja dia menyentuh kantong sakunya. Dia merasa ada sesuatu dan dia mengambilnya.

Ternyata itu kantong uang dinar emas. Maka banyaklah si Buyung memberi oleh-oleh untuk dia bawak pulang. Setelah selesai, dia menunggu waktu subuh. Buyung membawa naik semuanya satu per satu ke atas pohon kurma. Karena di waktu subuh ramai orang keluar hendak shalat subuh ke masjidil haram. Ada juga yang melihat si Buyung diatas pohon kurma. Mereka merasa aneh dan heran mengapa ada orang shalat di atas pohon kurma.

Belum habis keheranan mereka, setelah selesai shalat subuh tubuh buyung bersama barang bawaannya melesat cepat ke langit dan menghilang. “Subhanallah.” Itulah ucapan orang-orang, mereka berpendapat pastilah orang tersebut bukan orang sembarangan. Beberapa saat kemudian, buyung tiba di halaman rumahnya. Matahari tampak kemerahan di langit timur. Ibu buyung tampak sedang memasak di dapur.

“Assalamualikum,” Mak, Buyung sudah pulang dari Mekkah.” Kata Buyung. Ibu Buyung terkejut dan dia buru-buru keluar dan membuka pintu.

“Waalaikum salam, Alhamdulillah kau sudah pulang anakku.” Ibu Buyung memeluk anak satu-satunya itu. Kemudian dia membawa semua barang yang dibawa si Buyung. Ada buah kurma, kain tenun, baju gamis untuk ibunya, dan jenis kacang-kacangan, dan air zam-zam. Semua benda-benda yang dia bawah asli dari Mekkah.

*****

Teman-teman si Buyung yang awalnya mengejek, sekarang menjadi kagum pada si Buyung. Sebulan Buyung menghilang, tenyata benar-benar pergi ke Mekkah. Sekarang tersiar kabar kalau si Buyung sudah pulang dari Mekkah. Teman-teman Buyung ingin membuktikan kalau dia memang benar-benar dari Mekkah. Maka bertandanglah mereka ke rumah si Buyung. Sesampai di rumah si Buyung mereka dihidangkan buah kurma dan minum air zam-zam. Percayalah mereka kalau Buyung benar-benar dari Mekkah berhaji.

Hari menjelang siang, tamu dan si Buyung mulai lapar. Maka Buyung meminta ibunya untuk memasak. Untuk menjamu teman-temannya. Buyung bertanya pada ibunya, apa yang ada dapat dimasak.

“Kalau beras ada sedikit, cukuplah ibu rasa. Hanya lauknya tidak ada.” Kata ibu Buyung. Buyung bertanya apakah ada buah kelapa. Ibu menjawab ada di dalam bilik penyimpanan hasil panen. Buyung kemudian turun kebawa rumahnya, lalu mengupas buah kelapa. Setiap kali hendak membelah buah kelapa, dia membaca doa yang diajarkan gurunya.

““Bismillahirrahmanirrahim, tebang birah iko lesong, Si Buyung pande mengaji, ada aye ade ikan, yang mati idup lagi.” Keajaiban muncul lagi, dari dalam buah kelapa melompat ikan cukup besar, ikan Lamedok. Buyung berkata perlu berapa membuka buah kelapa. Ibunya meminta sekalian dibuka lima biji. Mungkin ibu si Buyung mau buat kue nantinya selebih memasak. Buyung membuka buah kelapa lima biji, bersamaan itu lima ekor ikan besar juga muncul. Mereka, makan siang dengan nasi dan gulai pindang ikan Lamedok, yang lezat sekali.

*****

Buyung juga memberikan oleh-oleh pada gurunya. Baru sekali itu saja dia memberi gurunya yang lain dari buah jambu. Guru si Buyung menjadi heran dan dengki. Dia pada awalnya hanya mengolok-olok si Buyung dengan doa yang dia ajarkan. Begitu juga dengan apa yang dia ajarkan bagaimana cara pergi ke Mekkah.

Suatu hari, bertandanglah guru si Buyung ke rumahnya. Buyung dan ibunya begitu bangga dikunjungi oleh guru si Buyung. Setelah banyak berbincang-bincang, bertanyalah guru si Buyung bagaimana dia dapat pergi haji ke Mekkah.

“Buyung, bagaimana caranya kau pergi ke Mekkah waktu itu?.” Tanya gurunya.

“Yah, seperti yang Tengku ajarkan waktu dululah. Begitulah caraku pergi dan pulangnya.” Jawab si Buyung.

“Ohhh, hanya begitu saja.” Jawab guru si Buyung singkat. Di dalam hati guru si Buyung dia ingin mencobanya. Dia berpikir, dia pasti dapat seperti si Buyung, sebab si Buyung dia yang mengajarkannya seperti itu. Walau sebenarnya duluh dia hanya mengolok-olok si Buyung. Di rasa cukup guru si Buyung permisi pulang. Di tahun kemudian saat musim haji tiba, guru si Buyung akan mencoba sebagaimana si Buyung lakukan. Dia ingat bagaimana cara dia mengajarkan pada si Buyung.

Sebelum subuh guru si Buyung bangun, dia berwudhu dan mendekat batang pohon kelapa di samping rumahnya. Membaca basmallah, lalu memanjat ke atas pohon kelapa. Ayam berkokok, waktu shalat subuh tiba. Shalatlah guru si buyung di atas pohon kelapa. Setelah itu, dia memejamkan matanya dan membaca apa yang dia ajarkan pada si Buyung.

““Bismillahirrahmanirrahim, tebang birah iko lesong, Si Buyung pande mengaji, ada aye ade ikan, yang mati idup lagi.” Kata guru si Buyung. Kemudian dia melompat dari atas pohon kelapa.

“Wussss.” Kemudian terdengar suara benda jatuh. “Gedebukkk.” Guru si Buyung jatuh ke tanah dan berakibat buruk. Tulang-tulang badannya patah, dan dari mulutnya keluar darah. Kemudian guru si Buyung meninggal dunia. Dia tidak tiba di Mekkah, tapi tiba di alam barzah. Mendengar kabar meninggal gurunya, dia terkejut dan sedihlah hati si Buyung.

Demikianlah kisah seorang guru yang membeda-bedakan diantara muridnya berdasarkan harta, dan mengajar tidak ikhlas. Jadilah guru selalu berkata-kata baik walau pun murid bodoh dan sulit mengerti. Guru, tugasnya hanya mengajarkan ilmunya. Membuat mengerti dan membuat pandai bukan tugas guru. Sebab Allahlah yang memberikan hidayah pemahaman dan hikmanya.

Rewrite: Tim Apero Fublic
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 Juli 2021.
Sumber: Wildan, Dkk. Struktur Sastra Lisan Tamiang. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1998.

Sy. Apero Fublic

ACT: Aksi Penggalangan Dana Qurban Untuk Palestina

APERO FUBLIC.- PALEMBANG. “SERUAN AKSI GALANG DANA SEDEKAH QURBAN PALESTINA” merupakan salah satu program peduli para pemuda Palembang terhadap penjajahan yang terjadi di Palestina. Tepat pada hari Kamis (8 Juli 2021), komunitas ACT (Aksi Cepat Tanggap)  mengajak seluruh komunitas yang ada di Palembang untuk ikut hadir dalam aksi ini.

Pada tanggal 20 Juli nanti kita akan merayakan lebaran idul adha. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang sangat istimewah bagi umat muslim karena adanya perintah berkurban dari Allah SWT. Maka dari itulah ibadah qurban pun menggelora. Sebagaimana kita ketahui bahwa saudara-saudara kita yang berada di Palestina sedang berjuang melawan penjajah zionis Izrael laknatullah.

Mereka hidup terkurung seperti di dalam penjara raksasa. Sementara anak-anak disana harus terus menerus mendengar ledakan demi ledakan mesiu dan bom. Terpisah dari orang tua mereka, menjadi yatim piatu, oleh sebab serangan yang bertubi-tubi dilancarkan oleh tentara Israel.

Melihat itu, kami  mengajak  para komunitas  pemuda di Kota Palembang  untuk megikuti seruan aksi  galang dana sedekah kurban untuk Palestina. Sebagai bentuk aksi nyata dalam membantu untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang berada di Palestina. Sekaligus membuat mereka merasakan kebahagian dan kecerian dalam menyambut lebaran idul adha tahun ini.

“SERUAN AKSI GALANG DANA SEDEKAH QURBAN PALESTINA” Dilaksanakan pada tanggal 5–8 Juli 2021. Seruan aksi tersebut dimulai dari pukul 15:30-18:00 WIB. Titik kumpul tim aksi di Kantor ACT  SUMSEL terletak di jalan Jendral Sudirman, KM 3,5 Palembang, tepatnya di depan SMAN 3 PALEMBANG. Sedangkan aksi penggalangan dana berlokasi di simpang 5 DPRD Sumatera Selatan. Dalam aksi semua anggota menerapkan dan mematuhi aturan protokol kesehatan.

Kesempatan ibadah qurban hanya kita dapatkan sekali setahun. Kesempatan yang terbatas namun memberikan keuntungan dan manfaat yang luas. Mau membuat ibadah qurban tahun ini luar biasa?. Donasikan sedikit harta Anda ke ACT dan akan sampai ke Palestina. Ayo semua saudara-saudari kita membantu saudara seiman kita di Palestina, agar mereka ikut merasakan euphoria dalam menyambut ibadah qurban tahun ini.

Oleh: Fitriyanti.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 Juli 2021.

Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

Sisihkan 97 Peserta se-Sumsel, Muba Raih Stand Terbaik III Sriwijaya Expo 2021.

APERO FUBLIC.- SUMATERA SELATAN. Kabupaten Musi Banyuasin Dalam event Sriwijaya Expo Tingkat Sumatera Selatan berhasil meraih Juara III Stand Terbaik dari seluruh peserta yang mengikuti event tersebut.

Dalam event ini Kabupaten Musi Banyuasin menampilkan berbagai informasi hasil pembangunan dan inovasi yang dilakukan Kabupaten Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang sekaligus sebagai Bupati paling inovatif 2019.

Berbagai inovasi yang mendapat apresiasi secara nasional dan internasional, diantaranya inovasi hilirisasi produk karet rakyat berupa aspal karet, bensin sawit, program strategis replanting sawit rakyat serta industri kreatif Gambo Muba dan pelepah pinang menjadi unggulan yang mendukung pemulihan ekonomi rakyat melalui kebijakan yang memberikan nilai tambah produk ditengah pandemi yang melanda saat ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Muba, Azizah, S.Sos, MT dalam kesempatan ini menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diraih.

"Alhamdulillah, kita Juara III Stand Terbaik. Insya Allah ke depan kita akan terus tingkatkan sehingga kita menjadi yang terbaik. Moment ini menjadi pemicu semangat untuk terus berupaya meningkatkan prestasi ke depan," ulasnya.

Ia mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak, utamanya Bupati dan Ketua Dekranasda Muba Thia Yufada Dodi Reza yang memberikan support penuh dalam mengikuti event ini. "Cukup baik, kita juara III dari 90 peserta yang ikut," tandasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic

7/08/2021

Percontohan di Indonesia, Seluruh Perusahaan di Musi Banyuasin Bakal Miliki RP3.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Setelah Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di PT Hindoli diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), kini pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan RP3 ada di seluruh perusahaan perkebunan di Bumi Serasan Sekate. Langkah ini sudah dirembug bersama Pemkab Muba untuk Pembentukan Days Care Ramah Anak dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

Rapat pembahasan ini dipimpin oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, Kamis (8/7/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate. Yudi mengatakan PT Hindoli sudah menjadi contoh dalam pembentukan RP3 di suatu perusahaan. Sekarang tinggal lakukan pengawasan serta evaluasi dalam pengimplementasiannya.

Yudi menekankan agar langkah ini menjadi perhatian penting yang harus disikapi oleh perusahaan lainnya di Muba. Dirinya meminta agar RP3 dapat ditiru oleh perusahaan swasta lainnya sehingga seluruh pekerja perempuan memiliki tempat yang aman dan efektif untuk menyampaikan keluhan secara terbuka.

Ia melanjutkan, peran perusahaan dalam perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak memiliki andil yang cukup besar serta memiliki dampak lebih komprehensif. Hal tersebut dilakukan dengan mewujudkan perusahaan layak anak dengan membentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), (RP3) dan Days Care Ramah Anak.

"Maka secara berkala akan kita pastikan semua perusahaan yang ada di Kabupaten Muba, segera membentuk RP3, Day Care dan APSAI. Hal ini sangat positif dalam pemenuhan hak bagi anak dan perempuan, serta yang paling penting dalam hal ini ialah komitmen," ungkapnya.

Selain itu, Yudi menuturkan rasa terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah hadir memenuhi undangan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muba.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahan yang telah hadir secara virtual mengikuti rapat ini. Kami berharap kepada pihak perusahaan untuk bisa terus saling bersinergi untuk bekerja sama dan menciptakan kepedulian terhadap anak dan perempuan,"ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muba Dewi Kartika MSi menyampaikan, dengan adanya rapat ini maka akan menciptakan kerja sama yang baik dengan pihak perusahaan sehingga kedepan hak anak bisa dapat terpenuhi lebih baik lagi.

Menjadi kabupaten layak anak selama 4 tahun berturut-turut serta menjadi percontohan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3), tentu membuat Kabupaten Muba harus bisa senantiasa memberikan yang terbaik dalam perlindungan dan pemenuhan hak bagi perempuan dan anak. Dengan akan dibentuknya RP3, Days Care Ramah Anak APSAI di seluruh perusahaan perkebunan Kabupaten Muba, menjadi hal penting yang harus dibahas secara bersama.

"Karena jika pembentukan secara masif terus dilakukan, maka saya optimis kita dapat mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak yang lebih baik lagi,"ujarnya. 

Lanjutnya, APSAI juga dapat menjadi wadah sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta. Kegiatan APSAI  juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Kabupaten Layak Anak dan kelembagaan APSAI, pemenuhan hak anak yang terkait dengan supaya yang harus dilakukan dunia usaha untuk mendukung KLA. Kemudian Produk, bagaimana sebuah perusahaan bisa membuat produk yang ramah anak meskipun bidang mereka tidak berkaitan dengan anak.

"Semoga apa telah dibahas pada hari ini dapat menambah pengetahuan bersama. Tentang pentingnya hak perempuan dan anak di lingkungan kerja. Sehingga dapat segera melakukan pembentukan RP3, Days Care Ramah Anak dan APSAI di seluruh perusahaan perkebunan Kabupaten Muba," tandasnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 8 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic

7/07/2021

Mengenal Lebih Dekat Tentang Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Apa Itu Jurusan Ilmu Perpustakaan?.

APERO FUBLIC.- Ilmu Perpustakaan merupakan sebuah ilmu yang melibatkan banyak keahlian di bidang informasi teknologi, manajemen, dan pendidikan untuk mengumpulka, merapikan dan menyimpan data. Pada program studi ini kamu kita akan mempelajari bagaimana memecahkan permasalahan ilmiah di bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Kita juga akan mempelajari cara mengelola informasi tercetak maupun noncetak alias digital seperti arsip dan rekod.

Apa Saja Sih Yang Dipelajari Di Ilmu Perpustakaan?.

Ilmu perpustakaan memiliki beberapa mata kuliah yang mengarahkan mahasiswanya untuk menjadi ahli dalam mengelola jenis perpustakaan dan informasi. Mata kuliah yang dipelajari yaitu mengenai  komunikasi untuk perpustakaan, percakapan bahasa arab untuk perpustakaan, dasar-dasar katalogisasi dan klasifikasi, kepustakawanan, psikologi kepustakawanan, manajemen perpustakaan, automasi perpustakaan, bibliometrik, pengelolaan perpustakaan digital, literasi informasi, pengelolaan arsip berbasis otomasi, english for librarian dan masih banyak lagi.

Mungkin kebanyakan orang merasa asing dengan jurusan ilmu perpustakaan, mungkin dikarenakan jurusan ini tidak setenar jurusan yang lain. Banyak pertanyaan orang tentang jurusan ilmu perpustakaan seperti ngambil jurusan ilmu perpustakaan itu ngapain? Nanti kerjanya di perpustakan ya, jaga buku. Dari beberapa ratus orang yang memilih jurusan ini beberapa akan menjawab bahwa alasan mereka mengambil jurusan ini karena pilihan terakhir. Padahal jurusan ini memiliki prospek kerja yang tinggi, belum begitu banyak lulusan dari jurusan ilmu perpustakaan ini, namun bahkan lapangan kerja sudah menjamur.

Walaupun begitu banyaknya pandangan masyarakat tentang jurusan ini, banyaknya dari mereka belum begitu mengetahui tentang jurusan ini, tetapi ada juga yang telah mengetahui jurusan ini dan akan menanggapi jurusan ini dengan memberikan tanggapan yang positif, seperti dengan mengatakan wah bagus nih nanti peluang kerjanya bagus, karena setiap instansi mempunyai perpustakaan, dan juga pstinya banyak yang membutuhkan pustakawan yang benar-benar berasal dari jurusan ilmu perpustakaan, maka dari itu dapat dikatakan jurusan ini memiliki peluang kerja yang tinggi. Berikut keuntungan memilih kuliah jurusan ilmu perpustakaan.

1.Perpustakaan adalah salah satu jurusan yang mempunyai lowongan kerja yang cukup banyak.
2.Pustakawan Mempunyai Tunjangan Fungsional.
3.Pustakawan Mempunyai Jenjang Karir Yang Jelas.
4.Jurusan Perpustakaan Menumbuhkan Budaya Baca Masyarakat.
5.Perpustakaan adalah profesi yang menjanjikan dan mempunyai peran penting dan strategis dalam memanusiakan manusia.

Prospek Kerja Lulusan Prodi Ilmu Perpustakaan.

Lulusan dari prodi ilmu perpustakaan akan memiliki daya analisis yang kuat dan dapat menggunakan teknologi informasi dengan baik. Berikut adalah prospek kerja kedepannya yang cocok untuk prodi ilmu perpustakaan:

1.  Arsiparis

Setiap perusahaan pasti memiliki dokumen atau arsip penting yang harus dikelola dengan baik. Pengelolaan atau arsip memiliki tujuan agar perusahaan dapat menemukan dengan mudah informasi yang dicari atau biasa disebut information retrieval.

2.  Instansi Pemerintah

Lulusan ilmu perpustakaan juga berpotensi bekerja menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN). Kini banyak instansi pemerintahan yang membuka lowongan CPNS untuk lulusan prodi Ilmu Perpustakaan. Hal ini dikarenakan pemerintah memiliki banyak arsip dan harus dikelola dengan baik. Maka jurusan ilmu perpustakaan bisa menjadi pilihan yang tepat.

3.  Administrasi

Lulusan ilmu perpustakaan juga dapat bekerja di bidang administrasi. Hal ini dikarenakan pada prodi ilmu perpustakaan sangat andal dalam mengolah suatu data yang kemudian dapat menyampaikan informasi tersebut dengan baik secara lisan maupun tulis.

4.  Pustakawan

Selain menjadi pustakawan konvensional, lulusan prodi ilmu perpustakaan dapat menjadi pustakawan pada perpustakaan modern. Pustakawan modern sendiri dapat membuat berbagai macam acara di luar perpustakaan seperti taman baca atau gerakan literasi informasiBagaimana, menarik bukan?.

Oleh. Mutiara
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 7 Juli 2021.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

KASAD Apresiasi TMMD Musi Banyuasin Terbesar di Indonesia

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Angka yang fantastis terbilang dalam realisasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA guna membangun daerah pelosok bersama TNI Angkatan Darat, hal ini dapat terlihat dalam program TMMD ke- 111 yang dilaksanakan di Kecamatan Lalan Kabupaten Muba.

Sedikitnya Rp14.9 Miliar lebih anggaran dikucurkan lewat program TMMD bersama Kodim 0401 Muba. Bahkan, atas realisasi anggaran dan proyek infrastruktur yang dibangun tersebut, inisiasi Bupati Dodi Reza dinyatakan sebagai realisasi TMMD Terbesar di Indonesia.

"Kenapa kita anggarkan terbesar se Indonesia, karena masyarakat Lalan yang berada di kecamatan terpelosok di Muba itu membutuhkan jalan poros, jalan penghubung ke Kecamatan Sungai Lilin (lintas timur) sudah kita bangun tahun lalu sekarang jalan poros dari barat sampai ke timur yang menghubungkan ke jalan tembus. Dan itupun kami pilih program TMMD, walaupun ini bisa saja dikerjakan dengan program kegiatan reguler," ungkap Kepala Daerah Inovatif tersebut saat mendampingi Kunjungan Tim WASEV TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Tahun Anggaran 2021 di Kecamatan Lalan, Rabu (7/7/2021).

Dodi menyebutkan, kenapa dirinya memilih program TMMD, ia ingin menunjukan kemanunggalan antara masyarakat dan TNI di Muba ini semakin baik. "Oleh karena itu saya kira ini program yang sangat bagus bukan hanya bagi pemerintah Kabupaten tapi juga bagi TNI dan masyarakatnya, dan Alhamdulillah hari ini jembatan dan jalan di Lalan diresmikan," ucap Ketua Umum KADIN Sumsel itu.

Lanjutnya, ia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pangdam II Sriwijaya serta seluruh jajaran yang juga menyambut baik rencana tersebut dan menurunkan Satgas bekerja siang malam tanpa kenal lelah ditengah pandemi.

"TMMD menimbulkan semangat baru bagi masyarakat bahwa pembangunan tidak terhenti walaupun dimasa pandemi Covid-19. Anggaran pemerintah tetap terserap sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia dan khususnya untuk membangun daerah infrastruktur yang terpelosok," ulasnya.

Sementara itu, Pejabat Wasev Wakil Asisten Teritorial Angkatan Darat, Brigjen TNI Toto Nurwato SIP menyebutkan TMMD di Muba tidak hanya menjadi TMMD yang terbesar tetapi juga tuntas dan selesai dengan waktu yang sangat singkat.

"Kami melihat tidak hanya tampak sinergi Pemkab dan TNI saja yang sangat berjalan maksimal di Muba ini, namun semangat gotong royong warganya sangat luar biasa. Dan TMMD di Muba saya optimis sangat bisa rampung sebelum deadline waktu yang telah ditentukan," ucapnya.

Ia melanjutkan, KASAD TNI Jenderal TNI Andika Perkasa SE MA MSc MPhil PhD sangat apresiasi Bupati Dodi Reza dalam menjalankan TMMD Terbesar di Indonesia yang telah dimulai dari Kabupaten Muba ini.

"Pak KASAD juga sangat memberikan perhatian khusus TMMD di Muba, betapa tidak lewat TMMD di Muba ini sangat nyata memberikan kontribusi positif untuk daerah pelosok lewat sinergi gotong royong Pemerintah, TNI AD, dan warga," ulasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Muba sangat all out dalam menuntaskan persoalan pembangunan infrastruktur di daerah pelosok, dan keseriusan ini didukung oleh semangat warga Muba yang sangat luar biasa. "Kami dari TNI sangat kagum dan takjub melihat kondisi dan realisasi ini, semoga ini dapat menjadi cerminan di daerah-daerah lain," harapnya.

Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan SST MT mengungkapkan, waktu pelaksanaan TMMD di Kecamatan Lalan selama 30 hari  dan akan berakhir pada 14 Juli 2021. "Saat ini progress pembangunan fisik secara keseluruhan sudah mencapai 97 persen, ditargetkan sebelum 14 Juli semua sudah tuntas," tegasnya.

Dandim menjelaskan, adapun sasaran, fisik dan non fisik meliputi, penyiapan badan jalan, pengerasan jalan, dan pembangunan jembatan komposit. Sasaran non fisik, bakti sosial pelayanan kesehatan dan KB, penyuluhan pencegahan penularan Covid-19 dan vaksinasi, penyuluhan posyandu dan bahaya stuntinng, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan keamanan serta ketertiban masyarakat, dan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan.

"Tujuan TMMD adalah membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik dan non fisik serta memantapkan kemanunggalan TNI rakyat dalam rangka menyiapkan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang yang tangguh," terangnya.

Sebelumnya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi mengucapkan mengucapkan apresiasi dan terima kasih datas perhatian kemudian semangat Pemkab Muba yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam membangun akses kecamatan Lalan yang merupakan kecamatan terpelosok di Bumi Serasan Sekate.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati sudah memprogramkan TMMD nomor satu se Indonesia terbesar, kemudian terima kasih untuk satgas yang bekerja, baik itu TNI, Polri dan masyarakat yang tergabung bahu membahu untuk menyelesaikan program ini. Mudah-mudahan hasil kerja kita ini berdampak pada masyarakat yang muaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dalam kesempatan Kunjungan Tim WASEV TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Tahun Anggaran 2021 di Kecamatan Lalan tersebut juga turut dihadiri Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP SSos, dan Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Puji Cahyono SIP MSi. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 7 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic

7/06/2021

PDHI Sumatera Selatan Optimistis Musi Banyuasin Jadi Lumbung Protein.

Dodi Reza Perkuat Kualitas dan Kuantitas Peternakan Rakyat Musi Banyuasin.

PDHI Sumatera Selatan Lirik Kesuksesan Peternakan di Musi Banyuasin.

APERO FUBLIC.- SUMATERA SELATAN. Meski sudah sukses di sektor Peternakan, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tidak ingin stagnan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas Peternakan Rakyat di Bumi Serasan Sekate.

Di sektor Peternakan, Bupati Dodi Reza sudah menggandeng perguruan tinggi dalam hal ini IPB dan sangat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas dan kuantitas Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Muba.

"Kalau bicara perhatian terhadap Peternakan Rakyat di Muba, kami PDHI (Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) Sumatera Selatan sangat salut dan takjub atas keseriusannya, kami sangat optimis Muba ini lumbung Protein," ucap Ketua PDHI Sumsel, Dr drh Jafrizal MM saat Audiensi dengan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Selasa (6/7/2021).

Menurutnya, SPR di Muba sangat terstruktur berkat keseriusan Kepala Daerah yang sangat All out memperhatikan peternak Rakyat. "Prinsipnya PDHI Sumsel sangat siap memback up Peternakan di Muba," tegasnya.

Lanjutnya, PDHI Sumsel mencatat hingga saat ini populasi sapi di Muba saja sudah mencapai 36.700. "Jumlah ini sangat luar biasa, Muba lumbung protein sangat nyata," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muba, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan dari sektor hulu dan hilir peternakan di Muba sangat mendukung Peternakan di Muba sangat mendapat perhatian.

"Kalau bicara peternakan Rakyat kami sangat terus berupaya maksimal," ujar Kepala Daerah Inovatif Indonesia itu.

Lanjutnya, Muba juga berencana akan menyiapkan pabrik pakan ternak melalui korporasi peternak di Muba, untuk penguatan kelembagaan dengan koperasi peternak serta optimalisasi peternakan di Muba menjadi semakin lebih baik. "Muba lumbung protein ini bukan hanya sekadar wacana tapi realisasi dan aksinya nyata," pungkasnya.

Dalam kesempatan audiensi PHDI Sumsel tersebut juga turut dihadiri Ketua Ilmiah PDHI Sumsel Dr (CD) drh Aulia Evi Susanti MSi dan Bendahara drh Silvestra Wiga. Kemudian, Bupati Dr Dodi Reza turut didampingi Kepala PTPH Muba Ir A Thamrin MSi dan Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 6 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic.

7/05/2021

Perlindungan Hukum Disabilitas Aksi Nyata Dodi Reza Lindungi Semua Warga

Bupati Dodi Reza Bicara Equality Before The Law Dihadapan Ratusan Mahasiswa UIN RaFah.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 13 tahun 2013 tentang Bantuan Hukum merupakan produk dan aksi nyata Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama legislatif dalam melindungi semua warga Muba tanpa perbedaan.

Perlindungan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dari Perda Bantuan hukum dilakukan dengan program bantuan hukum gratis melalui lembaga bantuan hukum (LBH) yang bekerjasama dengan Kabupaten Muba, dan Kerjasama dengan PPID (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia) Muba dan Pengadilan Negeri Agama," ungkap Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat menjadi narasumber dalam Webinar Nasional Fakultas Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang bertajuk "Perlindungan Hukum Bagi Disabilitas Wujud Aksentuasi "Equality Before The Law" dalam rangka Mewujudkan Birokrasi Bersih Melayani" secara virtual, di Goest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (5/7/2021).

Dalam Webinar yang diikuti 80 orang hadir langsung di UIN Raden Fatah Palembang dan 300 orang secara virtual ini, Dodi menyampaikan perlindungan hukum bagi disabilitas dalam rangka mewujudkan birokrasi bersih melayani, Pemerintah Kabupaten Muba memberikan perhatian khusus bagi kaum difabel dari berbagai aspek.

Kemudian, Bidang Ketenagakerjaan, adalah MoU dengan BUMN, BUMD, swasta dan organisasi kemasyarakatan dibidang pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja lokal penyandang disabilitas. Dimana perusahaan wajib memperkerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Selanjutnya Pemkab Muba memberikan alat bantu, sembako dan bantuan sosial tunai, serta penyediaan fasilitas publik ramah terhadap penyandang disabilitas.

"Pemkab Muba terus berkomitmen dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dan membangun kepedulian dalam mewujudkan kemandirian disabilitas. Penyandang disabilitas akan mendapatkan hak dan kesempatan yang sama baik dari segi perlindungan hukum, perlindungan sosial, maupun kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan pemenuhan aksebilitas untuk disabilitas," paparnya.

Lanjutnya penyandang disabilitas di Muba berdasarkan data per tahun 2020 berjumlah 1.203, yang 918 dari jumlah tersebut penyandang disabilitas kini kerja, dan 3 (tiga) orang bekerja di perusahaan swasta.

"Penyandang disabilitas di Muba memiliki kesempatan mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil pada tahun 2018," bubuhnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan H Opi Pahlopi mengatakan peranan Bupati Muba dalam membangun nilai keagamaan sesuai dengan tema Kabupaten Muba membangun umat berbasis agama. Ia menuturkan Pemkab Muba dan UIN Raden Fatah Palembang sampai saat ini telah banyak melakukan kerjasama seperti pasca sarjana bina desa, KKN/PPL mahasiswa, dan program isbat nikah.

"Dari sebanyak kepala daerah mungkin beliau (Bupati Dodi) yang pertama mendirikan Pondok Pesantren Salamun Aitam, yang menampung anak yatim piatu dan kaum dhuafa," ungkapnya.

Sementara Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Nyayu Khodijah SAg MSi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah bersedia menjadi narasumber webinar dan atas kerjasama baik yang terjalin selama ini. "Semoga seminar ini memberikan manfaat bagi kita semua," pungkasnya.

Dalam kegiatan itu dilakukan juga penandatanganan MoU rencana kerjasama Pemkab Muba dan UIN Raden Fatah Palembang. Turut hadir, Hakim Agung RI Dr Amran Suaidi SH MH MM, Guru Besar Fakultas Syari'ah Hukum UIN SGD Prof Dr Idzam Fautanu MA, Dosen Fakultas Syari'ah Hukum Dr Qodariah Barkah MHi, dan Dekan FSH Dr H Marsaid MA. Kepala Bagian Kerja Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH, Bappeda, Dinsos Muba serta Staf Khusus Bupati Bidang Pemberdayaan Disabilitas Candra Wijaya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 5 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic

7/04/2021

Bupati Dodi Reza Pastikan Hewan Kurban di Musi Banyuasin Sehat.

Dodi Reza Minta Pembagian Hewan Kurban Door to Door.

APERO FUBLIC.- MUBA-SEKAYU. Menjelang perayaan Idul Adha 1442 H pada 20 Juli mendatang, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menginstruksikan dinas terkait,  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Musi Banyuasin (PTPH Muba) memastikan kondisi kesehatan hewan kurban di wilayah Muba.

"Kesehatan harus dicek, pastikan hewan kurban sehat dan layak untuk dibagikan serta dikonsumsi warga Muba," tegas Kepala Daerah Inovatif tersebut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel ini menambahkan, dirinya juga meminta agar seluruh panitia kurban di Muba membagikan daging kurban secara door to door.

"Supaya jangan ada kerumunan, jadi lebih baik panitia membagikan door to door atau dari rumah ke rumah. Lebih baik panitia kurban melakukan hal tersebut," ujarnya.

Kepala Dinas PTPH Muba, Ir A Thamrin MSi menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengawasan seminggu hingga tiga hari jelang pelaksanaan kurban.

"Akan ada tim yang disebar, memastikan hewan kurban yang dijual dan disiapkan sehat," terangnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 5 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic.