Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

7/03/2021

Warga Sumatera Selatan Terpikat Gambo Muba di Sriwijaya Expo.

APERO FUBLIC.- SUMATERA SELATAN. Puluhan booth berjejer rapi pada rangkaian Sriwijaya Expo di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC)  2-5 Juli 2021. Namun, hanya satu booth yang membuat pengunjung terpikat dari berbagai booth yang ada, yakni booth Gambo Muba.

Suasana ini tampak jelas saat event Sriwijaya Expo dibuka Jumat (2/7/2021) malam. Tampak pengunjung dari berbagai daerah menyerbu booth Gambo Muba, ada yang membeli dan ada juga yang melihat-lihat pesona Gambo Muba yang merupakan produk eco fashion inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza.

"Terus terang saya sangat terpikat, soalnya bahan Gambo Muba ini kan terbuat dari getah gambir dan karya yang diciptakan dari perempuan-perempuan pedesaan di Muba," ungkap Dhina Shabela pengunjung Sriwijaya Expo.

Dikatakan Dhina, ia bersama keluarga jauh datang dari Kabupaten OKU Timur penasaran untuk melihat secara langsung Gambo Muba.

"Soalnya kami selalu mengikuti informasi tentang produk Gambo Muba ini di medsos dan berita-berita, dan alhamdulillah rasa penasaran kami terbayar malam ini bisa melihat langsung Gambo Muba," ungkapnya.

Senada diucapkan Melinda, salah satu ASN di lingkungan Pemprov Sumsel ini mengaku sangat terpikat dengan Gambo Muba. "Bahannya sangat halus, wajar kalau produk ini sudah dikenal dan disukai  berbagai kalangan di mancanegara," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Azizah SSos MT mengaku produk yang ditampilkan di booth Muba diantaranya boneka dari bahan Gambo Muba, kerajinan tangan pelepah pinang sebagai pengganti stryofoam. "Rata-rata pengunjung ingin melihat langsung Gambo Muba dan bertanya proses pembuatannya," terangnya.

Azizah menerangkan sebelumnya, di terbitan edisi April 2021 Majalah Internasional Ozip, Gambo Muba menjadi sampul depan Majalah dan dikupas secara in depth news (berita mendalam) dua halaman (halaman 14-15) oleh tim redaksi majalah Ozip.

"Selain itu, pada perayaan Idul Fitri beberapa waktu lalu tampak keluarga besar mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri beserta Ketua DPR RI Puan Maharani kompak mengenakan Gambo Muba sebagai seragam keluarga besar," urainya.

Kemudian, lanjut Azizah, produk Gambo Muba yang diinisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza juga mendapat pengakuan dari Menteri PPPA Bintang Puspayoga. Bintang menilai Gambo Muba bukan  sekadar produk eco fashion saja, tetapi punya efek ekonomi dan  pemberdayaan perempuan di Muba khususnya di kawasan pelosok.

Gambo Muba adalah kain khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Di tangan  suami istri Dodi-Thia limbah disulap menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna alami antikimia.

Ini juga menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil, produk ini tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna Gambo Muba.

Ketua Panitia Sriwijaya Expo 2021, Ernila Rizar, mengatakan event Sriwijaya Expo 2021 ini akan memperkenalkan seluruh potensi dan produk unggulan yang berasal dari deaerah di Sumsel. Peserta tidak hanya berasal dari kabupaten di Sumsel tetapi juga daerah lain.

"Total ada 49 peserta dengan 90 booth. Peserta diantaranya Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, BNPB dan Kemenhum dan HAM. Selain itu ada juga dari daerah lain," tandasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 Juli 2021.

Sy. Apero Fublic.

7/01/2021

Kisah-Kisah Orang Pengidap Penyakit Jiwa Ngamurau

APERO FUBLIC.- Di tengah masyarakat tersebar banyak cerita yang benar-benar terjadi karena diceritakan oleh masyarakat generasi pengidap secara langsung. Pencerita biasanya masih jalur keluarga dan orang yang berdekatan. Penyakit jiwa ngamurau ini adalah rahasia umum ditengah masyarakat. Namun karena bersifat pribadi dan urusan cinta sangat sulit sekali ungkap dan diteliti secara ilmiah.

Karena bagi masyarakat pengidap penyakit jiwa ngamurau ini dianggap aib dan tidak disukai masyarakat. Masyarakat cenderung menjauh dan menghindari orang yang dianggap ngamurau ini. Karena orang ini secara tidak langsung karena hal-hal kecil berdasarkan asumsinya sendiri dia dapat menuduh seseorang telah berselingkuh dengan istrinya atau berbuat tidak senonoh dengan keluarga perempuannya, tanpa bukti dan hanya bermodal menuduh dan menerka-nerka serta dia membenarkan pikirannya sendiri.

Kemudian dia dapat membunuh laki-laki tersebut tanpa mencari tahu kebenarannya. Maka masyarakat takut dan menjauhi, tapi mereka tahu dan dapat mengamati bagaimana dia selalu ribut dengan istrinya atau suaminya (pengidap wanita) dan marah-marah. Berikut ini kisah-kisah orang gila ngamurau.

Daun Sabi.

Di kisahkan seorang yang mengidap penyakit jiwa gila ngamurau atau gilah cemburu ini. Sebagaimana biasanya masyarakat dulu hidup dari berladang. Orang gila ngamurau tinggal di sebuah ladang. Waktu itu musim menanam tanaman di ladang. Waktu itu, akhir bulan kemarau dan awal musim hujan. Masa itu, petani ladang sedang dalam sibuk-sibuknya.

Pekerjaan dari membersihkan ranting dan dahan pohon sisa pembakaran, sampai memdirikan pagar yang kuat dari batang-batang pohon. Sementara sayuran seperti bayam, sabi, sudah mulai tumbuh. Sebab biji disebar beberapa hari setelah membakar ladang. Seperti biasa, waktu-waktu itu petani ladang sudah memanen sabi dan bayam. Bayam dijadikan sayuran, sedangkan sabi dijadikan ulam makan.

Di ladang itu, tinggal orang yang ngamurau, bersama istrinya, adik kandungnya laki-laki, ayah dan ibunya. Suatu siang, keluarga itu makan siang. Kebetulan, ayah, ibu dan kedua anak orang ngamurau itu sedang pergi ke desa menggiling padi. Istri orang ngamurau itu menghidangkan makanan. Bersiap untuk makan siang, sebab perut sudah mulai berbunyi lapar.

Di panggilah adik iparnya untuk makan dan suaminya yang di bawah pondok. Tapi suaminya yang gila ngamurau ini, meminta agar istrinya dan adiknya makan terlebih dahulu. Dia menyusul, karena dia ingin mengasah goloknya terlebih dahulu. Dia pun mengasah goloknya dan adik bersama istrinya makan. Nasi hangat, sayur bayam, dan ulam daun sabi.

Dau sabi rasanya pedas menusuk hidung saat dimakan. Tapi terasa enak sekali saat bercampur dengan makanan. Karena aroma daun sabi menyengat menusuk hidung. Maka berkatalah istri orang ngamurau tentang daun sabi itu.

“Ohh, menusuk sekali.” Kata istri orang ngamurau.

“Iya, Yuk.” Kata sang adik juga mengakui tajamnya aroma daun sabi, seraya mengunya nasi. Si gila ngamurau tersengat sekali mendengar kata-kata itu. Dia berpikir kalau yang menusuk itu, adiknya berbuat sesuatu pada istrinya.

“Ya, Ampun. Walau menusuk, tapi enak.” Kata istri orang ngamurau itu.

“Begitulah Yuk.” Jawab adik iparnya, sambil makan dengan lahapnya. Kembali orang gila ngamurau berdetak jantungnya dan timbul rasa cemburu dan marah. Betapa kurang ajar adiknya dan tidak senonoh istrinya berbuat itu. Sedangkan dirinya ada di bawah pondok. Bagaimana kalau dia tidak di rumah, tentu keduanya suka berbuat zinah. Jangan-jangan anaknya bukan darah dagingnya, tapi darah daging adinya. Pemikiran terus melebar dan kemana-mana. Beberapa saat kemudian kembali istrinya berkata mengomentari daun sabi yang dia makan.

“Yah, tusuk-tusuklah, yang penting enak.” Ujar istrinya. Orang gila ngamurau yang sedang mengasah golok tidak tahan lagi. Dia yakin sekali kalau istrinya dan adiknya berbuat tidak senonoh. Maka dari itu, dia bangkit dari mengasah goloknya lalu naik ke rumah. Sesampai di dapur pondok, dia tanpa berkata-kata langsung menusuk adiknya dari belakang dengan goloknya. Seketika itu juga adiknya tewas, dan piring ditangannya terlepas. Istrinya bingung dan ketakutan mengapa hal demikian dilakukan oleh suaminya, membunuh adik kandungnya sendiri tanpa alasan.

Tanda Rumput.

Tanda rumput adalah dimana orang gila ngamurau ini memberikan tanda-tanda disekitar tempat tinggalnya. Misalnya mengikat ujung rumput dengan ujung rumput lainnya di kedua sisi jalan setapak menuju rumahnya saat dia pergi.

Saat pulang dia akan memeriksa tanda rumput itu. Apa bila rumput yang dia ikatkan putus. Maka dia menganggap ada manusia yang datang menuju pondoknya. Saat pulang dia akan marah dan langsung menginterogasi istrinya. Seraya memukul atau mengancam dengan senjata tajam. Dia ingin membunuh laki-laki yang datang. Padahal tanda rumput biasanya putus oleh kucing atau anjing.

Rumah Di Kunci Dari Luar.

Ada kisah orang gilah ngamurau yang mengurung istrinya di dalam pondoknya berhari-hari. Istrinya dia biarkan di dalam pondonya yang hanya memiliki satu pintu dan satu tangga. Sementara dirinya pergi bekerja atau mencari ikan. Saat pulang dia akan menginterogasi istrinya, apakah ada laki-laki datang menemuinya. Setelah marah-marah dan meyakinkan dirinya kalau benar-benar tidak ada laki-laki yang datang barulah dia tenang.

Suatu hari, saat ditinggal pintu dikunci dari luar. Istrinya ingin buang air besar, karena tidak bisa keluar maka dia membuang kotorannya di dapur. Untung tiang pondok tinggi sehingga tidak terlalu tercium bauhnya. Saat pulang orang ngamurau ini mencium bauh kotoran istrinya. Dia marah-marah dan memukuli istrinya. Menurutnya kotoran itu, adalah kotoran laki-laki lain yang mendatangi istrinya saat dia pergi. Dia memaksa istrinya untuk membuktikan kalau itu benar-benar kotorannya. Dengan susah payah istrinya menjelaskan dan menunjuk bukti dia membuang kotoran di lobang dapur. Barulah juga dia tenang.

Begitulah cerita kehidupannya terus menerus sepajang tahun demi tahun. Suatu hari, karena zaman dahulu masih ada harimau. Orang gila ngamurau ini bertemu dengan harimau. Dia berlari pulang dan dikejar oleh harimau lapar itu. Dia berhasil menaiki tangga. Namun sayang pondoknya terkunci dari luar. Sehingga istrinya tidak bisa membuka pintu. Harimau datang dan melompat menerkam dirinya diatas tangga. Dan orang ngamurau ini menjadi mangsa harimau. Sedangkan istrinya hanya melihat saja tanpa bisa membantu.

Dari sedikit cerita yang diceritakan orang-orang tua. Dapat kita tarik kesimpulan bagaimana labilnya emosi orang yang mengidap penyakit jiwa gila cemburu ini. Bagaimana dia dikendalikan oleh perasaan dan pemikirannya yang menduga-duga dan berprasangka yang tidak tidak. Dia juga kehilangan kendali dan akal sehat sebab praduga kecemburuannya.

Sifat gila ngamurau ini cenderung disembunyikan oleh pengidap. Yang menjadi objek tekanan adalah istrinya. Apa bila istrinya menyebut nama satu laki-laki saja dalam interogasinya. Maka laki-laki itu dalam bahaya pembunuhan oleh orang gila ngamurau ini. Oleh sebab itu, berhati-hatilah saat menemukan orang yang gila ngamurau dan cobalah menjauhi dan menjaga jarak dengan setiap wanita bersuami. Sebab, siapa tahu suaminya mengidap penyakit jiwa gila cemburu atau gila ngamurau ini.

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 29 Juni 2021.
Sumber: Observasi dan cerita-cerita masyarakat dia Musi Banyuasin, Kecamatan Sungai Keruh. Apabilah Anda ingin meneliti dan mempelajari penyakit jiwa ngamurau ini dapat turun langsung ke masyarakat.


Artikel Terkait:

Sy. Apero Fublic

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Ikuti Rakornas Kepegawaian BKN Secara Virtual

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian BKN Tahun 2021 dengan Tema 'Transformasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) Menuju Birokrasi yang Dinamis' secara virtual di ruang rapat Sekda Muba, Kamis (1/7/2021).

Rakornas Kepegawaian Nasional Tahun 2021 diselenggarakan di Denpasar, Bali,  dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima Haria Wibisana dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Rakornas juga diikuti  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim.

Secara virtual Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan reformasi birokrasi tidak hanya penyederhanaan secara teknis melainkan harus bisa mengubah kerangka berpikir aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Harus menyentuh akar permasalahan dan perubahan paradigma yang memberikan kemungkinan ditemukan-nya berbagai terobosan, inovasi atau pemikiran baru," kata Wapres Ma’ruf dalam pidato kunci pada Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian Tahun 2021 secara daring dari Jakarta, Kamis.

ASN di seluruh instansi pemerintahan juga diharapkan memiliki pola pikir baru dan menerapkan budaya kerja yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sehingga dapat memberikan terobosan dan inovasi bagi kemajuan bangsa.

"Penyederhanaan birokrasi itu dilaksanakan tidak hanya sekadar sebagai pemenuhan pada aspek teknis dokumentasinya saja," tukas-nya.

Wapres juga mengatakan penyederhanaan birokrasi di seluruh kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) harus mempertimbangkan prinsip transparansi, obyektivitas, efisiensi, keadilan dan kecermatan.

"Hal ini untuk menjaga agar pelayanan publik tetap dapat dilaksanakan secara optimal. Bagi ASN yang mengalami transformasi jabatan juga tidak dirugikan dari aspek kesejahteraan maupun karirnya," tutur-nya menjelaskan.

Indikator perubahan kerangka berpikir dan budaya kerja para ASN tersebut, lanjut Wapres, dinilai dari peningkatan kesadaran para abdi negara terhadap eksistensi dan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik dan perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kesadaran ini juga harus terus ditingkatkan dan diimbangi dengan penerapan prinsip sistem merit yang menyeluruh," ujar Wapres.

Sementara itu Sekda Muba mengatakan sangat mendukung reformasi birokrasi dan transformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Pemkab Muba siap memperkuat konsolidasi dalam pembinaan manajemen kepegawaian dan membangun komitmen bersama BPKSDM untuk mewujudkan birokrasi yang dinamis", ujarnya.

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 1 Juni 2021.

Sy. Apero Fublic

6/30/2021

NGAMURAU: Dalam Perspektif Al-Quran dan Hukum Islam.

APERO FUBLIC.- Bagaimana di dalam Al-Quran memberikan keterangan tentang penyakit jiwa gila cemburu atau ngamurau ini. Dalam surat An-Nur Allah (SWT) berfirman untuk memberi nasihat pada orang-orang yang mengidap penyakit jiwa gila cemburu ini.

“Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamaya. Mereka itulah orang-orang yang fasik, “An-Nur (24:04).

Pada surat An-Nur ayat empat ini, menjelaskan orang yang menuduh istrinya berselingkuh tanpa bukti dan tanpa saksi. Maka hendaklah suami tersebut dihukum dera sebanyak delapan puluh kali, serta dia digolongkan pada golongan orang yang fasik. Dan tidak perlu mempercayai kata-katanya. Dera adalah jenis hukuman yang dipukul dengan cambuk.

“Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka kesaksian masing-masing orang itu ialah empat kali bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya dia termasuk orang yang berkata benar.” An-Nur (24:06).

Pada ayat ini menerangkan kalau suami tidak dapat menghadirkan empat orang saksi, maka sebagai gantinya dia harus bersumpah atas nama Allah sebanyak empat kali. Apabilah dia sudah bersumpah tersebut maka tuduhannya dapat dibenarkan.

Orang yang mengidap penyakit ngamurau selalu menuduh istrinya berselingkuh dan berzina tanpa bukti dan tanpa saksi. Dia hanya menuduh hanya karena berdasarkan rasa cemburu dan menduga-duga. Hanya sebatas asumsi saja, serta menerkah-nerkah saja.

Menerapkan Kehidupan Yang Syariah.

Di dalam syariat Islam hukum tentang tata sosial-keluarga telah diatur dan dijelaskan melalui Al-Quran dan hadis-hadis Rasulullah SAW. Bagaimana seorang istri menyikapi suaminya yang mengidap penyakit jiwa gila ngamurau ini. Sehingga dia dapat menjaga mental dan ketenangan psikologis suaminya yang selalu dilanda curiga. Dimana dia selalu berpikir bagaimana istrinya berselingkuh atau ada laki-laki yang mendatangi istrinya.

Pertama hiduplah secara syariah Islam, mulai dari berprilaku, berpakaian dan bermasyarakat. Sehidup secara syariah misalnya selalu menutup aurat saat ada tamu yang bukan mahram Anda. Menutup aurat kemana saja pergi keluar rumah. Saat keluar dan berpergian selalu meminta untuk ditemani suami anda atau orang yang dia percaya.

Sukalah berada dirumah dan jangan menerima tamu kecuali orang yang dipercaya suami Anda. Walau tamu itu misalnya kakak ipar Anda, Adik Ipar laki-laki, keponakan laki-laki atau laki-laki dari keluarga jauh Anda. Kecuali kalau mereka datang misalnya bersama Istrinya atau ada wanita dewasa.

Kedua, sebagai istri orang yang sakit jiwa gila ngamurau harus pandai membawa diri. Dalam Islam dimana wanita diwajibkan menundukkan pandangan. Kemudian tidak berbicara dengan laki-laki yang bukan mahram. Tidak menerima tamu laki-laki yang bukan mahram atau keluarga jauh. Melarang suami mengajak tinggal laki-laki yang bukan saudara kandung. Misalnya, keponakan laki-laki, keluarga jauh, atau orang lain. Karena terkadang karena rasa tidak enak suami Anda yang ngamurau terpaksa mengajak tinggal orang-tersebut.

Oleh sebab itu, baiklah Anda sebagai istrinya yang tahu penyakit suami Anda. Baiklah melarang agar tidak timbul kecurigaan berkepanjangan dari suami Anda. Biasanya kalau Anda kebetulan mengandung saat adanya keluarga laki-laki yang tinggal serumah.

Timbul rasa curiga terus menerus dan bahkan dia tidak mengakui anak yang Anda kandung. Walau Anda tahu kalau Anda suci dan anak di dalam rahim adalah anak suami Anda. Lebih baik hindari dan jauhi saja. Hilangkan rasa tidak enak dan ungkapkan apa yang menjadi pokok masalah keluarga dimana penyakit suami Anda.

Ketiga, dalam sosial masyarakat usahakan jangan terlihat rama dan dekat dengan laki-laki lain. Jauhi dan biarlah dianggap tidak ramah pada tetangga laki-laki, teman laki-laki, keluarga jauh laki-laki, dan semua laki-laki. Cukup sebatas jual beli saja misalnya, atau berlalu saja.

Karena kalau Anda tampak menegur dan bercanda serta bertanya yang seakan dekat. Akan menimbulkan rasa curiga dan cemburu di dalam hati suami Anda. Di dalam dirinya bertanya-tanya dan mulai amarah cemburu datang selalu. Pikiran akan terganggu dan jiwanya mulai labil. Maka Anda sendiri yang akan susah.

Demikianlah hal sedikit disarankan apabilah Anda memiliki suami atau istri yang mengidap penyakit jiwa ngamurau atau penyakit jiwa gila cemburu. Perspektif Al-Quran dan penerapan hukum Islam mungkin sedikit membantu Anda dalam menghadapi suami atau istri yang mengidap penyakit jiwa gila cemburu ini (ngamurau atau kembuan).

Mulailah menjaga diri dari istri-istri orang atau wanita yang bukan mahram Anda. Tundukkan pandangan dan jauhi mereka. Sebab, kalau suaminya atau keluarganya ada yang mengidap penyakit jiwa ngamurau ini. Berarti nyawa Anda dalam ancaman yang serius dimana Anda tidak mengetahuinya sedikit pun. Sebab Anda merasa tidak bersalah dan memang Anda tidak salah. Namun namanya penyakit jiwa tidak dapat dijelaskan.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 1 Juli 2021.

Sumeber: Dari cerita masyarakat dan observasi penulis. Apa bilah tertarik ingin meneliti penyakit jiwa ini. Dapat memulai turun ke masyarakat secara langsung dan wawancara mendalam dengan masyarakat apa itu penyakit jiwa gila ngamurau atau gila cemburu ini.

Hal demikian dapat Anda telusuri dari keluarga dekat mereka yang tahu menyimpan rahasia keluarganya. Dalam tulisan ini, diobservasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Kecamatan Sungai Keruh. Mungkin di daerah Anda memiliki nama yang berbeda tentang penyakit jiwa ini.

Artikel Terkait:
1.Kisah-Kisah Orang Pengidap Gila Ngamurau
2.Jejak Asal Penyakit Jiwa Gila Ngamurau
3.Ngamurau: Perempuan Yang Di Jauhi.
4.Orang-Orang Dalam Target Gila Ngamurau
5
.Ngamurau. Penyakit Jiwa Gila Cemburu

Sy. Apero Fublic

Tingkatkan Pelayanan, RSUD BayLen Muba Resmi Miliki MCU dan Gedung Ponek.

Pemkab Musi Banyuasin Ajak Perusahaan Ikut Berkontribusi Meningkatkan RSUD Bayung Lencir.

APERO FUBLIC.- Musi Banyuasin. Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada sektor pelayanan kesehatan makin mantab.  Di bawah komando Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Wabup Beni Hernedi SIP sektor ini tambah komplit fasilitasnya.

Hari ini Rabu (30/6/2021) mewakili Bupati Muba, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Gedung  Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) dan Kebidanan,  sekaligus meresmikan medical check up (MCU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayung Lencir.

Sekda Muba menyampaikan Pemkab Muba sangat komitmen di dunia kesehatan, selain program berobat gratis diberikan, peningkatan layanan fasilitas kesehatan juga terus dilakukan.

"Alhamdulillah secara bertahap kita sudah membangun RSUD dengan fasilitas standar pelayanan kesehatannya sudah terpenuhi. Tidak salah kita sudah dorong RSUD Bayung Lencir menjadi BLUD, kalau  diserahkan dengan pemda saja tentu tidak akan kuat, alhamdullilah terbukti sudah BLUD bisa mengelola pemasukan  sehigga bisa meningkatkan pelayanan," ujar Apriyadi.

Lanjutnya,"RSUD Bayung Lencir kami targetkan tahun depan bisa naik ke tipe C. Dengan demikian pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi. Untuk waktu penyelesaian pembangunan Gedung Ponek dan kebidanan kita targetkan selesai di bulan Oktober tahun ini,"sebutnya

Apriyadi juga menghimbau agar  perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Bayung Lencir dan sekitarnya dapat ikut memberikan kontribusi untuk kemajuan RSUD Bayung Lencir.

"Sekarang RSUD Bayung Lencir sudah memiliki fasilitas MCU, kepada pihak perusahaan dan masyarakat silahkan dimanfaatkan. Kalau layanan MCU digunakan dengan maksimal, bisa menjadi salah satu sumber pemasukan bagi RSUD Bayung Lencir," pungkasnya.

Menurut laporan Kadinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS  dengan telah dilakukan peningkatan fasilitas layanan RSUD Bayung Lencir, diharapkan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Bayung Lencir dapat mendahulukan berobat di RSUD Bayung Lencir.

"Selain peningkatan layanan fasilitas kesehatan, kami juga sudah melakukan peningkatan kualitas SDM dengan penambahan dokter spesialis dan dokter umum di RSUD Bayung Lencir," paparnya.

Acara turut dihadiri Camat Bayung Lencir Imron S.Sos MSi, Direktur RSUD Bayung Lencir dr Diyanti Novitasari MARS, Forkopimcam, Lurah, Kades, serta Pimpinan Perusahaan di wilayah Kecamatan Bayung Lencir. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 30 Juni 2021.

Sy. Apero Fublic.

Musi Banyuasin: Lima Puluh Pelajar Ikuti Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Angkatan Ke-9.

APERO FUBLIC.- MUBA-SEKAYU. Sebanyak 50 peserta Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersemangat hadir di pembukaan LKS Kabupaten Muba, di aula Gambo Residence Sekayu, Selasa (29/6/2021).

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi membuka kegiatan LKS tingkat Kabupaten Muba, ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis.

Sekda Muba menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh PB IKA LKS Kabupaten Muba bersama kepengurusan PB IKA LKS Provinsi Sumsel yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Muba. Kegiatan ini, salah satu langkah awal Pemkab Muba untuk membentuk cikal bakal calon pemimpin di masa datang.

"Saya pribadi dulunya pernah ikut kegiatan seperti ini namun belum berfikir kira-kira apa manfaat dari kegiatan yang diikuti, dan sekarang baru terasa. Nah anak-anak sekalian,ini kesempatan kalian, ikuti pelatihan dengan baik, serap materi dan ilmu yang diberikan karena di masa depan nanti akan bermanfaat bagi kalian,"ucap Sekda.

Dikatakan Apriyadi, menjadi pemimpin itu tidak lahir tiba-tiba langsung jadi pemimpin, semua perlu proses. Karenanya Apriyadi minta peserta ikuti pelatihan kepemimpinan ini sebaik-baiknya. Menurutnya, seorang pemimpin harus punya mental yang kuat dan yang utama adalah loyalitas, pemimpin akan dihargai jika loyal, dalam artian tegak lurus dan memberikan prestasi kerja.

"Saya pesankan kepada peserta, ikuti dengan serius latihan kepemimpinan ini,untuk Dispopar Muba, kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan walaupun kondisi anggaran berat karena pademi COVID-19, tapi kalau kegiatan yang sifatnya untuk menyiapkan SDM unggul, wajib kita fasilitasi," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Bersama Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan Siswa (PB IKA-LKS) Provinsi Sumatera Selatan, Yoppy Van Houten memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap PB IKA-LKS Kabupaten Muba yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

"LKS Muba hampir vakum beberapa tahun terakhir, alhamdullilah sejak tahun 2019 sudah aktif kembali setelah kami audinesi langsung dengan Bupati Muba, Pak Dodi Reza Alex, tahun ini sesuai ekspektasi kami karena setelah keliling 17 kabupaten/kota se Provinsi Sumsel, satu-satunya kabupaten yang PB IKA LKS nya dapat dukungan luar biasa ialah Kabupaten Muba," ucap Yoppy.

Dikatakan Yoppy, dirinya yakin PB IKA LKS Kabupaten Muba akan melahirkan kader-kader LKS yang terbaik, karena semua paham Bupati Dodi Reza punya dukungan luar biasa untuk generasi muda, artinya pemuda-pemudi di Muba harus menyesuaikan, jangan sampai sarana dan prasarana yang telah diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi Bupati Dodi Reza.

"Kami ucapkan terima kasih, berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta LKS yang nanti akan dikukuhkan menjadi kader PB IKA LKS bisa menjadi partner Pemkab Muba dan jadi contoh yang teladan, nantinya silahkan adik-adik LKS diberdayakan, modal utama LKS ialah, loyalitas, milintasi dan sebuah pengabdian luar biasa untuk Kabupaten Muba," sebutnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 30 Juni 2021.

Sy. Apero Fublic.

Budidaya Bengkuang: Salah Satu Matapencaharian Petani Desa Totorejo.

APERO FUBLIC.- FLORA. Desa Totorejo, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, merupakan salah satu produsen bengkuang. Sudah puluhan tahun Desa Totorejo menjadi produsen terbesar tanaman bengkuang di daerah OKU Timur.

Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa dimakan sebagai Tumbuhan yang berasal dari Benua Amerika ini termasuk dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Dalam Bahasa Spanyol, tumbuhan ini dikenal sebagai xicama atau j√≠cama. Bengkuang merupakan jenis tanaman buah berumbi yang memiliki banyak kandungan air dan sedikit glukosa.

Sebagian petani melakukan penanaman bengkuang di daerah perkebunan Kuwait (ladang). Penanaman tersebut dilakukan setelah panen raya padi. Para petani memanfaatkan lahan beberapa bulan untuk selingan menanam bengkuang. Dalam hal ini bengkuang bisa dikembangkan dari biji. Agar punya benih yang bagus, pilih biji dari tanaman bengkuang yang sehat.

Hasil dari panenan bengkuang ini para petani menjualnya ke pasar-pasar. Budidaya bengkuang relatif mudah dan memiliki pangsa pasar yang cukup besar dengan harga jual yang relatif tinggi. Salah satu permintaan pasar yang tinggi terhadap ubi jalar adalah bahan baku kosmetik. Selain itu bengkuang juga banyak digunakan dalam berbagai olahan makanan seperti rujak dan juga salah satu bahan makanan di dalam tekwan.

A.Pemanenan Buah Bengkuang.

Pemanenan bengkuang dapat dilakukan ketika usia tanaman mencapai 4 bulan. Jika Anda menginginkan buah yang berukuran lebih besar, Anda bisa memanen bengkuang ketika usia 5 bulan dengan maksimal usia 7 bulan. Karena usia panen memengaruhi mutu buah menjadi berserat serta kurang renyah.


Secara fisik, tanaman bengkuang yang bisa dipanen yaitu ketika batang dan daun mulai berwarna kecoklatan. Pada umumnya para petani bengkuang dapat memanen ketika tananam bengkuang berusia 3,5-5 bulan.


Dalam memanen bengkuang diperlukan teknik atau cara tersendiri, yaitu dengan mencabut batang tanaman ketika lahan kering serta tidak gembur. Dalam hal ini bisa menggunakan alat seperti cangkul untuk memudahkan pengangkatan buah bengkuang ke atas permukaan tanah.


Namun dilakukan secara hati-hati agar buah bengkuang tidak terkena cangkul tersebut. Kumpulkan semua buah bengkuang yang sudah diangkat ke permukaan, potong bagian pangkal buah serta potong batang tanaman, hanya perlu menyisakan ujung buah sekitar 15 cm. Hal tersebut berfungsi untuk mengikat buah bengkuang ketika akan dipasarkan.

B.Pasca Panen Tanaman Bengkuang

Setelah tanaman bengkuang berhasil dipanen, ada beberapa hal yang perlu di lakukan untuk menghasilkan buah yang berkualitas. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Cuci buah bengkuang hingga bersih agar terlihat lebih menarik, sehat, segar, mulus, dan terlihat baik.
  2. Keringkan buah bengkuang di ruangan yang terbuka dengan cara menghamparkan alas atau tikar, kemudian bersihkan kembali buah dari beberapa batang dan akar yang tersisa menggunakan pisau.
  3. Buatlah pengelompokan buah berdasarkan ukuran yang kecil, sedang, dan besar untuk memudahkan serta mempercepat durasi pengikatan buah.
  4. Buatlah ikatan buah bengkuang untuk dipasarkan, di mana dalam satu ikat terdiri dari 3 sampai 5 buah bengkuang. Ikatan tersebut juga disesuaikan dengan kecil besarnya ukuran buah. Jika buah berukuran sedang, dalam satu ikatan terdiri dari 3-4 buah.
  5. Bengkuang siap untuk di pasarkan. 

Oleh: Netty Cayati.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 30 Juni 2021.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Ilmu Perpustaksaan.

Sy. Apero Fublic

6/29/2021

Bupati Muba: Dodi Reza Fasilitasi Personal Branding ASN

Mau Sukses, ASN Harus Miliki Personal Branding.

APERO FUBLIC.- MUBA-SEKAYU. Personal Branding dibutuhkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bisa sukses di bidangnya. Penegasan ini diungkapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat membuka workshop Personal Branding dan Kreatifitas ASN di Opproom Pemkab Muba, digelar BKPSDM Muba, Selasa (29/6/2021).

Bupati Dodi Reza menyebutkan, personal branding adalah sebuah atribut personal artinya keunggulan pada diri pribadi seseorang, sebagai ASN harus ada personal branding, dengan diupgrade pemahamannya serta mengikuti pelatihan dan workshop inovasi seperti ini untuk bisa sukses di bidangnya.

"Maka intinya kita percaya ASN yang punya personal branding tentu bisa memajukan suatu daerah. Sama seperti Kabupaten Muba punya regional branding, orang kalau dengar aspal karet pasti mikirnya Kabupaten Muba, kemudian dunia eco fashion ada Gambo orang ingatnya Muba juga, dan dari sektor lainnya lagi, begitu juga ASN harus punya personal branding supaya mudah diingat," pungkasnya.

Dikatakan Dodi, personal branding adalah atribut yang diberikan pada seseorang. Tidak bisa dibangun dalam waktu singkat, tapi memerlukan waktu panjang. Contoh saja narasumber hari ini, Helmi Yahya yang dikenal masyarakat adalah sosok cerdas, raja kuis, bersemangat, kreatif, enerjik.

“Tidak ada ruang untuk yang setengah-setengah, untuk menjadi sukses.Karena itu, untuk para ASN jadilah kepsek yang punya personal branding. Personal brand-mu adalah caramu tampil, caramu bicara, caramu berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi jajaran manajemen Sumatera Ekspres dan BKPSDM Muba yang telah menggelar workshop ini. “Sebab, tidak ada satupun orang dalam profesinya tidak butuh personal branding. Terutama ASN, agar mereka bisa dipercaya baik sikap maupun tutur katanya dan dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya,” tegasnya.

Sementara itu, presenter kondang Helmy Yahya sekaligus pengarang buku 'Who The Hell Are You' sebagai narasumber workshop mengungkapkan, personal branding merupakan salah satu skill yang harus dimiliki seseorang untuk menggapai kesuksesan. Untuk sukses, seseorang harus punya brand atau ciri khas sendiri.

Personal branding bisa diibaratkan kopi yang memiliki brand terkenal. Seperti Kopi Kenangan, Starbuck dan lainnya. Mereka dipilih karena memiliki rasa dan kemasan yang berbeda ketimbang kopi pada umumnya.

“Begitu juga manusia. Masing-masing punya brand. Punya merek. Inilah yang nantinya bisa dipilih. Sebab, orang yang sukses itu lantaran dirinya terpilih,” katanya. Pria kelahiran Palembang tersebut mengatakan, dalam meniti karir di bidang apapun, seseorang harus memiliki ciri khas yang membedakannya dengan orang yang berprofesi serupa.

Saat itulah, seseorang akan dilirik. Dalam karirnya, Helmy menjelaskan dirinya berupaya membangun brand yang berbeda. Sehingga, pekerjaan apapun yang digelutinya, ia bisa meraih kesuksesan.

“Saya ini pembawa acara. Saya punya brand sebagai Helmy Yahya. Begitu juga saat saya terjun sebagai youtuber. Saya punya ciri khas tersendiri, beda dari youtuber lainnya. Dan satu lagi yang harus diingat, rezeki itu tidak akan tertukar,” terangnya.

Helmy menjelaskan, membangun sebuah brand itu memiliki proses dan waktu yang cukup panjang. Namun, ketika sudah ditemukan dan dibranding terus menerus, maka orang lain akan mengenal karakter yang sudah terbentuk itu.

“Cara membranding diri itu beragam. Bisa sekolah yang tinggi, sertifikat lengkap, punya skill yang khusus dan lainnya,” ucapnya. Ia menceritakan, dirinya melalui beragam ujian sebelum menjadi Helmy Yahya yang dikenal kebanyakan orang saat ini.

“Cerita saya sendiri sebagai anak pedagang kaki lima hingga punya karir seperti saat ini. Perjalanan itu tidaklah mudah. Ada prestasi, integritas yang saya capai. Itulah yang membentuk Helmy Yahya saat ini,” ungkapnya.

"Nah, para ASN juga harus melakukan itu. Jika ingin terpilih, harus nyemelo (berbeda) dari yang lain,” jelasnya.

Manusia harus punya brand dan ilmu personal branding 'Dibalik pria sukses banyak mantan yang nyesel' ujar Helmi yang disambut tepuk tangan oleh para peserta workshop. Jika mau sukses, maka bergaulah dengan yang sukses. “ASN mau sukses bergaulah dengan ASN yang sukses dan orang pendidikan yang sukses,” pesannya.

Dalam workshop hadir General Manager (GM) Sumatera Ekspres (Sumeks) Hj Nurseri Marwah, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIk, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH,  Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Bidang Administrasi Umum Sunaryo SSTP MSi, Seluruh Kepala OPD, Kabag Setda, Camat, Kabid dan Kasi serta Kepala Sekolah dalam lingkungan Pemkab Muba. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 29 Juni 2021.

Sy. Apero Fublic

6/28/2021

Civitas Akademika Universitas Sriwijaya Sebut Magang di Musi Banyuasin Pilihan Tepat

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, melepas sebanyak 47 Mahasiswa/i dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) dalam rangka Magang Membina Desa di Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (28/6/2021) di Auditorium Pemkab Muba.

Apriyadi mengatakan, Muba memiliki luas daerah yang mencapai 14.265 km². Luasnya daerah Muba juga dianugerahi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seperti gas, minyak dan batubara. Selain itu Muba juga kaya akan komoditas perkebunan seperti kelapa sawit dan karet. Dua komoditas tersebut merupakan mata pencarian utama masyarakat.

"Melihat kondisi serta berbagai SDA yang ada di Muba, kami kira sangat tepat Fakultas Pertanian Unsri memilih Musi Banyuasin sebagai lokasi belajar untuk mencari ilmu dan laboratorium alam yang akan memperkaya khasanah belajar dan meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill," ucapnya.

Lanjutnya, berbagai inovasi telah didorong dan dilahirkan untuk meningkatkan produktivitas, menjaga lingkungan di Kabupaten Muba seperti, Produktivitas kelapa sawit sejak tahun 2017 telah melakukan replanting pertama dan terbesar di Indonesia sampai saat mencapai 15 Ribu Hektare. Kemudian, mendorong hilirasi kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati dengan teknologi Biohidrocarbon.

Untuk meningkatkan nilai tambah komoditas karet, inovasi utama yang dikembangkan yaitu penggunaan aspal karet. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus melakukan peningkatan kapasitas petani, dan penataan kelembagaan petani (KUD/kelompok tani). Menata kelembagaan petani dan pemasaran melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB). Hingga saat ini Muba memiliki UPPB terbanyak di Sumsel mencapai 97 unit dan terus berkembang.

"Semoga dari kegiatan magang yang akan dilakukan oleh Mahasiswa/i dari Unsri dapat membantu untuk memberikan berbagai macam solusi dari beberapa permasalahan yang ada dilapangan. Serta dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa itu sendiri sehingga tujuan dari magang sebagai implementasi dari program ”Merdeka Belajar Dan Kampus Merdeka (MBKM)” dapat tercapai," urainya.

Senada dengan Sekda Muba, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Dr Ir A Muslim MArg juga menyampaikan, bahwa kabupaten Muba memang menjadi tempat yang sangatlah tepat untuk Mahasiswa/i Program Studi Agribisnis melakukan magang. Bukan tidak ada alasan namun, Muba yang sangat terkenal dengan berbagai SDA yang dimiliki serta inovasi dalam pengembangan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang sekitar. 

"Untuk itu, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang  sudah menerima langsung dan memfasilitasi mahasiswa untuk belajar disini. Banyak inovasi yang kami kagumi di Muba ini, termasuk juga dalam hal penanganan COVID-19," ungkapnya. 

Kesempatan magang di Muba, tentu menjadi kesempatan emas bagi para mahasiswa/i. Selain tempat yang pas serta KUD yang unggulan. Namun para mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah dan memecahkannya, dengan melakukan survei dan wawancara. Serta bisa menjadi sumbangsih bagi para pertanian yang ada di Muba.

"Selama 1 bulan dan sebanyak 47 Mahasiswa/i yang akan melaksanakan magang di Muba, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Lilin dan Kecamatan Keluang. Maka, dengan ini kami titipkan mohon untuk dibimbing, diarahkan dan dinasehati. Sehingga dapat menjadi mahasiswa yang berdedikasi tinggi," tandasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 28 Juni 2021.

Sy. Apero Fublic

Problematika Covid-19.

APERO FUBLIC.- Pada akhir tahu 2019 lalu muncul sebuah virus yang mematikan. Virus ini berasal dari Wuhan China. Virus ini bukan hanya mematikan, tetapi juga memiliki sifat meular. Organisasi kesehatan dunia meyataka bahwa ini merupaka sebuah wabah pada maret 2020. Virus ini dapat menular melalui benda-beda disekitar yang telah dipegang atau tersentuh orang yang teriveksi virus corona.
 
Virus ini meyebar ketika seseorang yang terinfeksi, saat batuk ataupun bersin dan orang tersebut tidak menggunaka masker. Ciri-ciri orang yang terinfeksi virus ini, yaitu suhu badan yang panas (demam tinggi), flu atau batuk, tidak dapat mencium bau apa pun seperti hilang indra penciuman. Begitu juga saat makan atau minum tidak bisa merasaka apa pun yang masuk kedalam mulutnya.

Setelah organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapka bahwa ini merupaka sebuah wabah. Menyebar, dan mulai ada beberapa masyarakat Indoesia yang terinfeksi covid-19. Pemerintah Indonesia juga menyatakan bahwa ini adalah sebuah wabah. Menghimbau agar masyarakat harus selalu menjaga kesehatan. Menerapkan protokol kesehatan dan social distancing.

Pada pertengaha maret 2020 lalu, Pemerintah menerapkan lockdown, PSBB dan pelarangan kerumunan. Agar virus covid-19 terputus mata rantai penyebarannya. Akan tetapi, aktivitas sosial-masyarakat yang banyak diluar rumah seperti berdagang, bertani, bekerja dan sebagainya. Ini sangat sulit bagi seluruh masyarakat. Agar bisa bertahan hidup akhirnya mereka harus melanggar aturan tersebut.

Pemerintah mengatakan bahwa bekerja bisa dilakuka dari rumah. Tetapi para petani dan pedagang mengeluhkan hal tersebut, karena ladang, transportasi, kuli, buruh, berdagang dan sawah berada di area lain, tidak ada di dalam rumah. Jadi mereka mau tidak mau harus keluar rumah demi bertahan hidup.

Oleh karena itu kebijakan pemerintah membolehkan masyarakat bekerja, namun harus mematuhi protokol kesehatan (menjaga jarak, memakai masker dan serig mencuci tangan). Hal ini diterapkan pemeritah guna untuk memutus mata rantai penyebara virus corona ini.

Selain berdampak pada bidang ekonomi, virus coroa atau covid-19 juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Masyarakat yang sakit memilih untuk tidak berobat karena takut didiagnosa terpapar virus corona, padahal yang dialami itu hanya demam meriang biasa. Ketika mereka akan berobat, mereka akan berpikir beberapa kali.

Mereka berpikir ke arah negatifnya, ketika nanti pihak rumah sakit menyatakan dirinya terinfeksi virus corona, maka keluarganya aka di karantina. Bukan hanya keluarga, orang-orang yang pernah berinteraksi, lingkungan sekitar tempat tinggal juga akan dikarantina. Hal itulah yang membuat masyarakat yang sakit hanya diam dan hanya membeli obat di gerai belanja atau di apotik tanpa resep dokter atau tidak memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit.

Masyarakat juga malah akan diam da tidak berkata kepada siapa pun ketika dia sedang sakit, karena takut aka dipecat dari pekerjaana tau tidak ada orang yang mau berdekatan dengan dirinya. Hal ini juga di khawatirkan akan menambah tinggi pasien yang terpapar virus corona karena masyarakat yang diam. Akan tetapi diamnya masyarakat akan berdampak terhadap banyak pihak.

Dampak virus corona (covid-19) ini sangat besar dalam masyarakat. Baik dampak positif dan dampak negatif. Tetapi kita harus megambil hikmahnya, dengan adanya virus corona kita lebih bayak di rumah dan meluangkan waktu bersama keluarga, lebih taat dalam beribadah, sering mencuci tangan yang berarti kita menjaga kebersihan. Menggunakan pakain tertutup bagi muslimah untuk melindungi diri dari virus corona sekaligus menutup aurat menjaga diri dari padangan orang lain.

Harapan untuk kedepanya semoga virus corona segera hilang, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya dan sehingga pemerintah dapat memikirkan hal-hal lain untuk kemajuan negara. Tetap stay safety and stay healty, jangan jadikan virus corona sebagai penghalang untuk terus maju dan berkarya, sebagai generasi milenial harus lebih kreatif dan berikir maju.

Oleh. Muhammad Reza Nur Rizky
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 28 Juni 2021.
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Sy. Apero Fublic