8/06/2021

Sang Ayah: Menghitung Bintang.

Apero Fublic.- Syair Cerita. Kita mungkin tidak akan menyadari dibalik berdiri kokohnya kita. Ada sosok yang sunyi dimalam gelap. Duduk sendiri tanpa banyak kata dan cerita. Diam, menghirup kopi atau tertidur pulas sendiri di sisi dinding rumah. Tidak banyak bertanya dan jarang menyapa.

Dialah ayah kita, yang berjuang untuk kita anak-anaknya. Tanpa meminta tanda jasa dari kita atau hadiah. Tidak meminta peluk dan ucapan terimakasih. Dia tampak begitu kuat, namun dia bukan manusia super. Dia juga punya lelah, punya sakit, dan ingin istirahat. Tapi saat membaca rumah tangganya, semuanya seakan sembuh. Terkadang dia begitu tak berdaya, sehingga perlu berpikir keras. Lalu duduk di kegelapan malam, sendiri, tenang, untuk menghitung bintang.

Sang Ayah: Menghitung Bintang.

Kecil reguk minumnya.
Dengan mata sayu dan lema.
Terpandang sudah langit luas.
Saat menyandarkan kepala di sisi tembok.
Di cobanya menghitung bintang.
Perlahan, satu demi satu.
Lalu dia tambahkan dengan bulan.
 
Ada yang melintas,
Mengganggu kosentrasinya.
Lupalah jumlah bintang, yang telah dihitung.
Sedikit nafas dalam, lalu mata berkaca-kaca.
Namun, dihapusnyan dengan kuat.
 
Kembalilah dia menghitung bintang.
Satu, dua, tiga, empat, lima.
Dia ulang apabilah lupa.
 
Kamu tidak akan tahu.
Apa yang menggangu konsentrasinya menghitung bintang-bintang.
Sebab, senyum dibibirnya.
Dibalik sinar bulan.
Menipu mata-mata anak-anaknya.
 
Hanyalah ayah-ayah yang mengerti.
Dan tidak ada yang menghapus air matanya.
Sebab, disembunyikan oleh punggung yang bongkok.
Kau pikir karena menggendongmu diwaktu kecil.
 
Satu, dua, tiga...
Ujarnya menghitung bintang.

Oleh. Adinda Nilah Syifah
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Bengkulu, 20 April 2021.


Catatan Pengirim:
Terimakasih pada Apero Fublic sudah mempublikasikan puisi saya. Maaf apabila puisinya belum bagus dan banyak bagian yang harus diedit. Buat semuanya apabila mau mempublikasikan puisi atau karya tulis lainnya dapat dipublikasikan melalui Apero Fublic.

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment