8/10/2021

KECAMATAN LAIS: Warga Serahkan Siamang Langka ke BKSDA Sumatera Selatan.

Komitmen Lindungi Hewan Langka di Musi Banyuasin.

APERO FUBLIC.- MUBA-LAIS. Satu ekor satwa liar Siamang langka yang memiliki nama ilmiah Symphalangus Syndact­ylus, diserahkan Hairul Yusama warga Dusun III Desa Lais Kabupaten Musi Banyuasin ke Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan (10/8/2021).

Hairul sudah 10 tahun merawat siamang  tersebut di rumahnya. Dia mendapatkan hewan langka itu  dari membelinya di Pasar 16 Ilir, Kota Palembang. Setelah mendapatkan informasi bahwa satwa yang dipelihara tersebut merupakan satwa yang dilindungi undang-undang. Maka dirinya menghubungi Pemerintah Kecamatan Lais untuk menyerahkan secara sukarela kepada Balai KSDA Sumatera Selatan.

Kepala Resort Wilayah II SM Dangku Gatot Supriyanto mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat melalui Camat Lais,  adanya hewan dilindungi pihaknya melakukan evakuasi dan observasi.

"Setelah kita evakuasi, langkah selanjutnya kita laporkan kepada Kepala Seksi Wilayah I Musi Banyuasin dan akan dikarantina di kantor resort Puntikayu," jelasnya.

Menurutnya, hewan ini adalah salah satu hewan yang dilindungi dan memiliki habitat penyebarannya dari Aceh hingga Lampung. Oleh karena itu, jika ada masyarakat yang memelihara hewan tersebut agar menyerahkan kepada pihak berwenang (BKSDA-red) untuk dievakuasi dan akan dilepas liarkan pada habitatnya.

Camat Lais, Bapak Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi saat dikonfirmasi mengaku, sangat mendukung hal tersebut. Dia menceritakan, bahkan sebelumnya pihaknya bersama masyarakat juga telah melepaskan ikan pari seberat 200 kilogram di Sungai Musi, Desa Teluk Kijing I, Kecamatan Lais-Muba.

"Kita sangat mendukung dalam upaya melindungi satwa-satwa langka tersebut," pungkasnya.

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 Agustus 2021.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment