Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

10/03/2020

THIA YUFADA: Hari Batik. Gambo Kebanggaan Musi Banyuasin

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Pada setiap tanggal 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional. Suatu penanda dijadikannya batik sebagai pakaian nasional Indonesia. Sebagaimana diketahui Batik merupakan Busana Nasional bangsa Indonesia yang menjadi kebangaan warga Indonesia dan diminati hingga di level dunia.

"Selamat Hari Batik Nasional, Batik kebangaan Indonesia dan dicintai dunia. “Nah, kalau di MUBA kita punya Gambo MUBA kain Jumputan karya warga lokal yang juga dicintai dunia." Ungkap Ketua TP PKK MUBA yang juga Inisiator Gambo MUBA, Thia Yufada Dodi Reza.

Wanita Inspirasi Sumatera Selatan ini mengungkapkan. Bahwa Gambo saat ini juga telah menjadi identitas Kabupaten MUBA. "Kerajinan tangan jumputan warga MUBA ini akan terus dilestarikan dan menjadi kebangaan tersendiri bagi masyarakat MUBA." Terangnya.

Gambo MUBA adalah kain  khas metode jumputan. Diwarnai dengan cara dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini pasangan suami istri Dodi-Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna alami anti kimia.

"Ini juga menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo MUBA adalah aksi alternatif dan sumbangan MUBA untuk dunia tekstil, produk ini tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah kimia getah gambir untuk pewarna Gambo MUBA." Terangnya.

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (PERWOSI) Sumatera Selatan ini mengajak, agar masyarakat Indonesia dan terkhususnya masyarakat MUBA terus mencintai produk-produk asli Indonesia. Terutama hasil kerajinan tradisional dan home industry masyarakat (UKM).

"Kalau bukan kita siapa lagi, mari kita bangga jadi warga Indonesia yang punya banyak hasil karya yang diminati sampai ke level internasional," dan Selamat Hari Batik  Nasional 2 Oktober 2020, tukasnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sekayu, 3 September 2020.

Sy. Apero Fublic.

10/02/2020

Prestasi: Perpustakaan Desa Bukit Jaya Berlaga di Tingkat Nasional

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Perpustakaan Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin terpilih sebagai Perpustakaan Desa terbaik mewakili provinsi Sumatera Selatan, dalam Lomba Perpustakaan Umum Terbaik. (Desa atau Kelurahan) Tingkat Nasional Tahun 2020.

Prestasi ini, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat MUBA khususnya masyarakat Desa Bukit Jaya.

Oleh karena itu, upaya Pemerintah Kabupaten MUBA untuk meningkatkan Literasi Masyarakat di pedesaan dalam wilayah Kabupaten MUBA ini sedikit demi sedikit telah menunjukkan hasil.

Diantaranya adalah keberhasilan yang telah diraih oleh Perpustakaan Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin saat ini. Dan tentu, prestasi Perpustakaan Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin patut menjadi contoh bagi perpustakaan desa di Kabupaten Musi Banyuasin lainnya.

Perpustakaan Bukit Jaya ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain koleksi buku, ruang baca, dan fasilitas lengkap, mulai dari areal sirkulasi, komputer, dan lahan perkebunan Perpustakaan dan lain sebagainya.

Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena Pemkab MUBA yang dikomandoi Bupati Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wabup Beni Hernedi bersama Bunda Baca Muba Hj. Thia Yufada dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan MUBA sangat komitmen dan konsisten dalam memajukan dan meningkatkan Literasi Masyarakat di pedesaan dalam wilayah MUBA.

Untuk itu, meskipun masih tengah menghadapi pandemi COVID-19, Pengelola Perpustakaan Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Santi Astuti didampingi Kepala DPK MUBA Yohanes Yubhar MM dengan semangat memapar dan menjawab pertanyaan pertanyaan dewan juri melalui  Video Conference, Rabu (30/9/2020) di Ruang Perpustakaan Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin.

Dalam kesempatan ini, dirinya berharap Perpustakaan Desa Bukit Jaya dapat memberikan yang terbaik untuk provinsi Sumsel dan khususnya Kabupaten MUBA sendiri. "Hari ini, kami telah melakukan pemaparan kami dengan sangat maksimal. Harapan kami, Semoga perpustakaan desa bukit Jaya dapat menjadi yang terbaik juga di Tingkat Nasional. Untuk itu, kami mohon doanya. Dan kami juga berterimakasih kepada Bupati Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Beni Hernedi berserta Bunda Baca MUBA Hj. Thia Yufada dan jajaran DKP Sumatera Selatan dan DKP MUBA atas segala supportnya." Ungkapnya.

Sependapat juga, Kepala DPK MUBA, Yohanes Yubhar MM. Merasa optimis Perpustakaan Desa Bukit Jaya Sungai Lilin Kabupaten MUBA bisa menjadi yang terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Yohanes mengatakan Bupati MUBA Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat mensupport kegiatan perpustakaan perpustakaan desa di Kabupaten MUBA, salah satunya saat ini Perpustakaan Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin, Bupati juga memerintahkan Perangkat Daerah terkait untuk membantu pengembangan Perpustakaan Desa Bukit Jaya.

Selain itu, Bunda baca MUBA Hj. Thia Yufada Dodi Reza juga yang begitu mensupport Perpustakaan Desa Bukit Jaya. Menurutnya, Bunda baca mengajak Tim Penggerak PKK dan Dharma wanita untuk ikut berpartisipasi membantu Perpustakaan Bukit Jaya.

Begitu juga dengan Gubernur Sumatera Selatan sangat mensupport, melalui Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Kominfo provinsi Sumatera selelatan juga memberikan bantuan berupa buku-buku koleksi umum dan buku-buku untuk pemustaka berkebutuhan khusus yaitu buku koleksi huruf braille.

"Alhamdulillah hari ini, kita telah mengikuti kegiatan penilaian Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa atau Kelurahan Tingkat Nasional, Semoga Perpustakaan Desa Bukit Jaya Sungai Lilin meraih yang terbaik." Terangnya.

Turut hadir secara virtual Kepala Perpustakaan Nasional RI Drs. Muhammad Syarif Bando MM, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Drs. Deni Kurniawan M.Hum bersama dewan juri. Serta didampingi Camat Sungai Lilin, Agus Kurniawan SSTP, Msi. Kepala Dinkominfo MUBA diwakili Sekretaris Hj. Nurzahrawati SPd MT. Perwakilan DPK Provinsi Sumsel, Kepala Desa Bukit Jaya Jauhari, serta OPD terkait.(HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra
Sekayu, 2 Sepetember 2020.

Sy. Apero Fublic.

9/30/2020

Julia Anggraini: Cinta Rahasia

Apero Fublic.- Sastra Kita. Kehidupan anak manusia tidak akan lepas dari rasa cinta. Mencintai dan menyayangi seseorang adalah hal yang lumrah atau wajar. Cinta hadir di dalam hati setiap insan tanpa konfromi. Datang pada siapa saja dan untuk siapa saja. Umur, kedudukan, jabatan, strata sosial, jarak, persahabatan dan sebagainya tidak menjadi halangan untuk hadirnya cinta.

Namun perkara cinta tidak semudah kehadirannya. Cinta yang paling sering adalah cinta yang tersimpan di hati seseorang. Untuk mengungkap perasaannya, tentang cinta sunggu berat sekali. Sejujurnya cinta yang memang tulus itu, selalu berada di sisi yang sulit. Sisi dimana cinta itu terjepit diantara kekurangan, kerendahan diri, status, keadaan, ekonomi, semua seakan menindas rasa cinta itu.

Kemudian beberapa rintangan yang berat membuat jiwa tertekan dan berujung air mata. Cinta milik siapa saja, tetapi tidak dapat memiliki semua cinta. Sebab, kita tidak ditakdirkan menulis takdir kita sendiri. Kita hanya dapat berusaha dan berdoa. Orang berkata, sekuat apa kita bertahan, menggenggam, kalau memang bukan jodoh kita akan terlepas jua.

Ketika cinta hadir sebab perkenalan dan pertemanan, kemudian berinteraksi dan saling mengenal lebih jauh. Disinilah sering tumbu benih-benih cinta yang tulus. Disanalah itu cinta muncul dalam keterasingan, namun selalu menuntut untuk kebersamaan. Cinta rahasia bermain diantara hati-hati yang tulus, hati yang lembut, hati yang masih polos.

Cinta rahasia mengintip dari balik sukma-sukma seseorang. Bukan hanya seorang gadis yang menunggu sering memendam cinta rahasia, tetapi begitu juga dengan para perjaka. Maka, ketika semua belum mendapat jawaban, maka doa dan harapanlah yang di panjatkan pada sang pemilik hati, yaitu Allah SWT.

Cinta rahasia tetap di hati, biarlah kemana terbawa arus mimpi. Sampai aku sadar dari mimpi ini, suatu saat nanti. Entah ia yang aku harap, mungkin yang lain sudah Allah persiapkan. Sebab, keikhlasan bersama hati yang mencintai karena Allah, kan selalu menanti.

CINTA RAHASIA

Karna dikau ku ada.
Disaat menulis ini, aku tak tahu apa yang harus kumulai.
Saat membicarakan tentangmu.
 
Tentang dikau yang selalu menghantui setiap langkahku,
Nafasku, fikiranku yang entah tak menentu karnamu.
 
Apakah benar rasa ini yang engkau ciptakan ya rabb,
Disaat ku tak kuasa melihat wajahnya.
Walaupun dikejauhan mata memandang.
Dengan berbatas kaca.
Sungguh aku tak kuasa.
 
Duhai dikau seseorang yang ku kagumi dalam diam,
Apakah engkau rasakan sama dikala ku ada.
Ataukah hanya sekedar semu yang hilang begitu saja.
Aku tak tau.
 
Yang pasti karna dikau ku ada.
Walaupun ku sadar,
Bahwa emas tak setara dengan loyang.
Cukup doa dan mengikhlasnya.
Semuanya kepada yang telah menciptakanmu,
Itu saja sudah buatku tenang.
Teruntuk kamu yang saat ini ku kagumi.
Yang membenam di hati.

Sekilas tentang penyair, dia bernama Julia Anggraini, bole dipanggil Juli atau Angraini. Sekarang penyair sedang kulia di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, dengan bidang studi jurusan Ilmu Al-Quran dan tafsir. Penyair cantik ini lahir di Kota Palembang pada tanggal 22 Juli 1996.

Warna kesukaannya adalah warna pink, putih, ungu. Sedangkan boneka kesukaannya, yaitu boneka Marsha. Dia menyukai boneka Marsa sebab boneka Marsha itu lucu, cantik dan indah, dan lincah. Untuk pesan-pesannya, tetaplah bersemangat dalam menjalani hidup, jangan menyerah dan berputus asa, ingatlah bahwa setiap lelahmu akan menjadi lillah, keep happy and smiling.

Kalau moto hidup, dia bilanga “be you're self.  Berbicara tentang makanan, Juli menyukai  masakan ibu. Maka apa yang dimasak oleh ibu itulah makanan favoritnya. Dahulu waktu kecil dia punya cita cita, ingin menjadi dokter, bahkan keinginan itu pun timbul sampai ke jenjang Madrasah Aliyah.

Maka dia suka sekali pelajaran IPA, seperti biologi, matematika, fisika dan kimia. Walaupun itu ribet tapi ia tetap semangat. Namun saat dia menginjak masuk dunia perkuliahan ternyata saya menyadari bahwa agama lah yg paling penting dari segalanya.

Oleh. Julia Anggraini
Editor. Selita, S.Pd
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 24 Desember 2018.


Sy. Apero Fublic.

Musi Banyuasin: Covid-19 Kembali Menggila

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Musi Banyuasin, Rabu (30/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 23 kasus positif COVID-19. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita.SS.M.Kes. "Ada penambahan 23 kasus positif, total pasien positif yang saat ini dirawat ada sebanyak 92 orang," ungkapnya.

Kasi Surveilans ini  merinci, adapun penambahan 23 kasus positif yakni kasus 190 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Serasan Jaya, kasus 191 perempuan usia 39 tahun Sungai Lilin, kasus 192 perempuan usia 32 tahun Sungai Lilin, kasus 193 perempuan usia 29 tahun Sungai Lilin, kasus 194 perempuan usia 26 tahun Sungai Lilin, kasus 195 laki-laki usia 26 tahun Bandar Agung.

Kemudian, kasus 196 laki-laki usia 35 tahun Bandar Agung, kasus 197 perempuan usia 26 tahun Bandar Agung, kasus 198 perempuan usia 30 tahun Bandar Agung, kasus 199 perempuan usia 28 tahun Bandar Agung, kasus 200 perempuan usia 33 tahun Bandar Agung, kasus 201 perempuan usia 30 tahun Bandar Agung, kasus 202 perempuan usia 4 tahun Bandar Agung, kasus 203 perempuan usia 28 tahun Bandar Agung, dan kasus 204 perempuan usia 28 tahun Belakang Stadion.

"Lalu, kasus 205 perempuan usia 11 tahun Kayuara, kasus 206 laki-laki usia 31 tahun Lumpatan, kasus 207 perempuan usia 41 tahun Kayuara, kasus 208 perempuan usia 40 tahun Sekayu, kasus 209 laki-laki usia 55 tahun Sungai Lilin, kasus 210 laki-laki usia 3 hari Serasan Jaya, kasus 211 laki-laki usia 41 tahun Babat Toman, kasus 212 perempuan usia 72 tahun Desa Cinta Karya, dan kasus 213 perempuan usia 26 tahun Serasan Jaya," bebernya.

Sefti mencatat hingga 30 September 2020 ada sebanyak 213 kasus terkonfirmasi di Muba. "110 kasus sembuh, 11 meninggal dunia, dan 92 orang masih dirawat," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 30 September 2020 tercatat ada sebanyak 403 ODP 6 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 151 PDP 9 proses pengawasan 123 selesai pengawasan. (HS)

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sekayu, 1 Oktober 2020.


Sy. Apero Fublic

COVID-19: Kesadaran Individu Adalah Keselamatan Kita Semua

Apero Fublic.- Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki budaya sosial yang tinggi. Salah satu sifat sosial bangsa Indonesia yang membudaya adalah sifat kegotongroyongan. Dengan bergotong royong dapat mengatasi pekerjaan berat dengan mudah.

Gotong-royong adalah kerja sama dalam suatu pekerjaan agar menjadi mudah dan ringan untuk mencapai tujuan yang sama. Budaya yang sudah ada sejak zaman dahulu telah mengakar kedalam jati diri bangsa Indonesia.

Apabila kita mendapati suatu permasalahan yang besar, pelik dan rumit. Maka dengan bekerjasama atau dengan bergotong royong permasalahan tersebut dapat diatasi dengan baik. Saat ini, sifat kegotongroyongan sangat baik apabila digalakkan untuk mengatasi suatu permasalahan kita bersama, semisal wabah pandemi virus corona atau COVID-19.

COVID-19 adalah virus yang datang dari negeri wuhan, china dan menyebar keseluruh dunia dengan cepat termasuk negara kita yaitu Indonesia. virus ini disebabkan oleh virus acute respiratory syndrem corona virus 2 (SARS-COV-2).

Virus ini juga menyebabkan terganggunya saluran pernapasan dan imun tubuh yang lemah yang dapat mengakibatkan kematian pada penderita virus ini dan kecil harapan untuk sembuh karena belum adanya obat penawar COVID-19.

Virus corona atau covid-19 dapat menyebar dengan cepat. Menular melalui cairan tubuh orang yang terinveksi. Masa inkubasi covid-19 selama lima belas hari. Masa ini saja covid-19 telah dapat menular pada orang lain atau dengan istilah OTG (Orang Tanpa Gejalah). Satu saja terinveksi, dapat menyebabkan klaster-klaster penyebaran virus. Sehingga dapat menular banyak orang dalam waktu yang cepat.

Masalah covid-19 bukan hanya permasalahan  kesehatan saja. Namun juga merupakan permasalahan sosial masyarakat luas dalam satu kawasan wilayah. Sehingga memerlukan penangganan yang mengganggu mobilitas sosial berskalah besar. Dengan demikian muncul istilah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). PSBB sudah diterapkan diberbagai kota di Indonesia dan di dunia. Dampak COVID-19 bermacam sebagai berikut;

1.Dampak COVID-19 pada Dunia Pendidikan
Belajar masa pandemi covid-19 sering disebut dengan daring membuat siswa kurang mengerti materi yang di beri guru, susah sinyal membuat siswa ketinggalan pelajaran, membuat siswa bosan dan memilih bermain game online, siswa kehilangan belajar bersama-sama, dan sebagian siswa memilih menikah di usia dini.

2.Dampak COVID-19 pada Perekonomian
Sejak adanya pandemi semua kegiatan di batasi maka berdampak pada perekonomian yaitu, penurunan perekonomian negara, onset penjualan berkurang, berkurangnya karyawan di perusahaan dan perindustrian, mengecilnya penghasilan baik masyarakat yang mampu maupun yang tidak mampu, dan kesulitan mencari pekerjaan bagi seseorang yang baru memulai ke dunia kerja.

3.Dampak COVID-19 pada Keagamaan
Pandemi membuat tempat ibadah tidak di datangi oleh banyak orang dan tempat beribadah  menjadi sepi, COVID-19 ini membuat kurangnya silaturahmi, dan juga menyebabkan beberapa kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang dihentikan untuk sementara waktu.

4.Dampak COVID-19 pada Kesehatan
Dampak yang diberi oleh COVID-19 pada kesehatan mengakibatkan infeksi pada saluran pernapasan, dan naiknya angka kematian. Cara mengatasi COVID-19 yaitu sebagai berikut;
1. Beribadah memohon pertolongan Kepada Yang Maha Kuasa.
2. Menaati peraturan pemerintah.
3. Budayakan hidup bersih.
4. Konsumsi makanan yang sehat.
5. Menjaga imun tubuh agar tetap kuat.
6. Setelah beergian keluar rumah mandilah terlebih dahulu.
7. Konsumsi jamu-jamu yang terbuat dari jahe.
8. Kurangkan bepergian keluar kota apabila tidak terlalu penting.
9. Disiplin dalam pemakaian masker.
10.Laranglah diri sendiri tidak berada dikerumunan orang.

Kita jangan hanya memandang permasalahan wabah virus ini hanya dari kerugian materi saja. Tapi juga ada hikma dan pelajarang yang dapat kita pertik. Pertama, membuat kita lebih menghargai tempat ibadah, kegiatan keagamaan, dan bersekolah.

Kedua kita dapat berlatih untuk disiplin. Ketiga, kita dapat menguatkan kerja sama. Keempat, kita memiliki waktu luang bersama keluarga. Kelima, kita tidak melakukan hal-hal penting diluar. Keenam, melatih hidup lebih sehat, dan bersih.

Kesimpulan
Hal-hal demikian sudah umum dan diketahui oleh hampir semua masyarakat kita. Tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Dengan cara penanggulangan dan pencegahan virus corona atau covid-19 ini. Dengan gencarnya sosialisasi oleh pemerintah, membuat masyarakat mengerti dan sadar kesehatan.

Mengingat besarnya dampak sosial masyarakat yang disebabkan oleh pandemi virus corona ini. Tentu akan banyak sekali hal-hal yang tidak berjalan semestinya. Maka pengendalian ini perlu memobilisasi masa yang luas. Tidak mudah untuk negara padat dan luas seperti Indonesia. Maka, kerjasamalah yang dapat kita andalkan dalam mengatasi pandemi covid-19 ini.

Kerjasama atau dengan bergotong royong kita dapat mengatasinya. Mulai dari sosialisasi kesehatan dan pencegahan, sampai kerjasama ekonomi. Kerjasama ekonomi misalnya seperti membuka donasi sumbangan untuk orang-orang miskin yang terdampak. Atau kita membeli dagangan para pedagang kecil. Sehingga ekonomi mereka terbantu.

Kalau para pekerja tetap (swasta), dan ASN (Aparatur Sipil Negara). Mungkin tidak khawatir jurstru sebaliknya. Banyak waktu libur disebabkan PSBB. Kemudian mendapat tunjangan dan santunan atau konpensasi. Atau orang yang memang miskin dan terdaftar. Mendapat BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari pemerintah.

Tapi bagi para masyarakat miskin perantauan dan tidak terdata. Mereka tentu akan sangat kesulitan. Pada tahap ini adalah tugas kita yang melakukannya. Dengan membantu secara materi atau administrasi supaya mereka mendapatkan BLT.

Dengan demikian terlihatlah kebersamaan atau kerjasama kita dalam bergotong royong mengatasi penyebaran dan penanggulangan pandemi covid-19 ini. Semoga musibah ini cepat berlalu, dan kita dapat mengatasi bersama tanpa harus kehilangan salah satu keluarga kita karena terinveksi virus covid-19 ini.

Saran
Saya sebagai seorang siswi tentu merasakan bagaimana sekolah secara daring (online). Maka sangat mengerti apa kekurangan yang dihadapi oleh para siswa dan siswi. Tapi saya hanya ingin menyoroti pada keadaan siswa-siswi. Kalau sekolah terus libur maka kebodohan dan kenakalan siswa-siswi akan bertambah parah.

Oleh karena itu, sekolah sebaiknya memberikan waktu belajar di sekolah walau dengan cara menerapkan sistem protokol kesehatan. Begitu juga dengan orang tua yang kesulitan memenuhi dana paket internet. Sebaiknya, siswa dan siswi mengumpulkan tugas secara langsung ke sekolah. Agar menghemat biayah data internet dan membantu para orang tua yang tidak memiliki handphone android. Walaupun tugas dikirim guru melalui internet.

Oleh. Sindi Mariska Putri
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra
Sekayu, 30 September 2020.

Seorang siswi SMA di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sy. Apero Fublic

9/29/2020

Mengenal Koperasi Tertua di Indonesia

Apero Fublic.- Kisah berawal dari Perpindahan Pusat Pemerintahan Kesultanan Riau Lingga dari Daik Lingga ke Pulau Penyengat. Semasa Pemerintahan Sultan Abdul Rahman Muazam Syah II pada tahun 1900 Masehi.

Perpindahan Sultan ke Pulau Penyengat disambut baik oleh Belanda. Karena posisi di kepulauan akan menjauhkan Sultan dari rakyat. Residen Belanda juga dapat mengontrol dengan baik aktivitas Sultan Riau.


Di Pulau Penyengat Sultan membangun istana kesultanan yang megah dengan arsitektur bercorak Eropa. Sehingga semakin mantap kedudukan Sultan di Pulau Penyengat.


Untuk memajukan perekonomian dan usaha rakyat. Pada tahun 1906 didirikan badan usaha bernama, Asy-syarkah al-Ahmadiyah di Midai, Pulau Tujuh. Sekarang masuk administratif Kabupaten Natuna.


Pendiri badan usaha bersama rakyat atau koperasi ini, adalah Raja Haji Ahmad bin Raja Umar (Endut). Beliau masih anak Raja Ali Haji Pahlawan Nasional Indonesia. Persatuan ekonomi masyarakat ini bergerak pada bidang usaha kopra (kelapa kering).


Para petani kopra dikumpulkan dan dibina serta bekerjasama. Masyarakat petani kopra dibina layaknya anggota koperasi seperti sekarang. Koperasi ini bekerja sama dengan Raja Ali Kelana. Kemudian mereka membeli sebuah kapal besar yang diberi nama, Karang.


Kopra yang terkumpul di Midai kemudian di pasarkan ke Singapura. Sehingga usaha sangat membantu usaha masyakarat pengumpul kopra. Terhindar dari monopoli asing dan mendidik masyarakat berekonomi yang maju.


Pada awal kemerdekaan, ketika Bapak Koperasi Indonesia H. Mohammad Hatta yang waktu itu masih menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, berkunjung ke Midai. Beliau menyatakan kalau Badan Usaha Asy-syarkah al-Ahmadiyah adalah Koperasi tertua di Indonesia.


Oleh. Eftaro, S.Hum

Editor. Desti, S.Sos.

Tatafoto. Dadang Saputra.

Palembang, 24 September 2020.

Sy. Apero Fublic.

Memeriakan HUT Muba dan HTN: Kecamatan Sungai Lilin Tanam 4500 Pohon Pinang

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Meskipun Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke 64 ini masih dilanda pandemi COVID-19, tapi tidak menyurutkan semangat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin untuk merayakannya.

Banyak cara bisa dilakukan walaupun tidak seperti perayaan biasanya, seperti halnya yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin yang merayakan HUT Muba dengan melakukan penanaman Bibit Pinang Sebanyak 4.500 Batang, bertempat di desa Mulyorejo (B4) kecamatan Sungai Lilin, Jumat (25/9/2020).

Giat dipimpin langsung oleh Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan SIP MSi ini, bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2020.

Dalam kesempatan, Agus Kurniawan SIP MSi menjelaskan, Penanaman 4.500 batang Bibit Pinang ini dalam Rangka menyambut HUT Kabupaten Muba dan Hari Tani Nasional  di masa pandemi COVID-19.

Saat ini kita ketahui Wabah Pandemi COVID-19 masih terus berlangsung, maka dari itu kegiatan ini adalah pilihan yang tepat untuk menyambut HUT Ke 64 Kabupaten Muba yang kita cintai ini. Adapun kegiatan yang kita laksanakan ini adalah berupa penanaman 4.500 Pohon Pinang, yang kita langsungkan di desa Mulyorejo (B4),” jelas Agus.

Selain itu, diterangkannya bahwa tujuan laksanakan kegiatan tersebut untuk menumbuhkan kawasan hijau yang asri, udara yang sejuk, menata dan mempercantik desa.

Kedepannya nanti, hasil dari pinang tersebut akan di kelola oleh BUMDes Rejo Mulyo, dan limbah kering serta pelepahnya dimanfaatkan menjadi kerajinan usaha UMKM dan UP2K Ibu-ibu PKK.

”Saya juga mengingatkan agar setiap penyelengaraan kegiatan yang ada di Kecamatan Sungai Lilin untuk mematuhi Protokol Kesehatan, saat ini kita memiliki Perbup 67 Tahun 2020, bagi pelanggar akan dikenakan Sanksi Disiplin.” Tegasnya.

Sementara, Kepala Desa Mulyorejo (B) kecamatan Sungai Lilin Suhardi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Muba.

Dia juga berharap Pemkab MUBA terus disupport dan membantu masyarakat untuk  penanaman bibit pinang tersebut. ”Mudah-mudahan kedepannya kita selalu disupport oleh pemerintah, dan diharapkan ada bantuan bibit dari pemerintah kabupaten terkhususnya OPD terkait.” Diharapkannya.

Terpisah, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengatakan, bahwa dirinya merasa bersyukur, walaupun perayaan hari jadi Kabupaten Muba ini, digelar sederhana tidak seperti biasanya, mengingat saat ini tengah menghadapi pandemi COVID-19.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Muba, dalam hal ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan dan masyarakat Sungai Lilin yang telah memperingati HUT Muba ini dengan kegiatan yang menurut saya sangat bermanfaat sekali untuk lingkungan kita. Dan saya mengajak seluruh masyarakat kabupaten Muba untuk tetap memprioritaskan protokol kesehatan.” Kata Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kades Mulyorejo, Korwil atau UPTD TPHP MUBA, Kades Panca Tunggal (C5), Perangkat Desa Mulyorejo, Tenaga Pendidik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Musi Banyuasin, 29 September 2020.


Sy. Apero Fublic.

Aksi Pengedar Narkoba: Modus Bola Lampu

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Telah terjadi pengamanan pada terduga pelanggar hukum di wilayah Kapolisian Resor Musi Banyuasin. Terduga Andika Pranata (29) jenis kelamin laki-laki. Terduga membawa 17 (Tujuh belas ) Paket Yang diduga Narkotika Jenis Shabu dengan Berat Bruto 3,65 Gram. Terduga berhasil diamankan oleh personil Anggota Sat Lantas Polres MUBA.

Kronologis kejadian dan penangkapan; Pada Selasa 29 September 2020 Sekira Pukul 11.30 WIB, pada saat Anggota Sat Lantas Polres MUBA sedang melaksanakan giat pengaturan Strong Point Siang.

Tepatnya di Jalan Bupati Oesman, Tugu Adipura, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Lalu melihat pengendara sepeda motor yang tidak Menggunakan Helm (berpotensi laka lantas) melaju dari arah Sp. Pendopoan Ke arah Tugu Adipura sehingga Anggota Sat Lantas BRIPKA ARI SISOKO KURNIAWAN, S.H. yang sedang melakukan pengaturan Strong Point  memberhentikan pengendara.

Pengendara tersebut berhenti di kiri jalan, dan saat anggota akan memeriksa pengendara tersebut,  melihat pengendara tersebut memegang bola lampu emergency LED, dan kemudian melihat pengendara tersebut menunjukkan tingkah laku yang mencurigakan.

Kemudian BRIGADIR ABDUL WACHID, memeriksa bola lampu emergency LED yang dipegang pengendara tersebut dan saat kepala bola lampu tersebut dibuka, dan BRIGADIR ABDUL WACHID melihat ada Kantong Plastik Kecil yang diduga Jenis Shabu. Kemudian pengendara tersebut langsung berlari sambil membawa kepala lampu emergency tersebut.

Lalu dilakukan pengejaran oleh BRIPKA ARI SISOKO KURNIAWAN, S.H dan BRIGADIR ABDUL WACHID, dan dilakukan tembakan peringatan sebanyak 1 (satu) Kali, kemudian anggota Lantas yang melakukan pengejaran memerintahkan berhenti.

Lalu pengendara sepeda motor tersebut tiarap dan diamankan, lalu setelah dilakukan pemeriksaan oleh AKP CANDRA KIRANA PUTRA, S.H., S.I.K., M.Si. (Kasat Lantas Polres Muba), didapati 17 (Tujuh belas) Paket Yang diduga Narkotika Jenis Shabu, kemudian langsung diamankan dan di serahkan ke SAT RES Narkoba Polres Muba, guna penyidikan lebih lanjut. (PD)

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.

Sy. Apero Fublic