-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Mitos Mitos: Asal Usul Gempa Bumi
Mitos

Mitos: Asal Usul Gempa Bumi

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
30 Nov, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- Tersebutlah cerita bahwa dahulu kala dunia ini kosong. Tidak ada langit, laut, tanah dan seisinya. Sedangkan di surga Nabi Adam dan Hawa hidup bahagia sejahtera. Seperti yang telah dijanjikan Tuhan, Nabi Adam akan dijadikan Khalifah di bumi. Nabi Adam berpikir kalau mau ke dunia, tentu buah larangan yang dilarang Tuhan harus dia makan, karena itulah jalan ke dunia. Kalau tidak dimakan, tentu dia tidak akan keluar dari surga.

Setelah memakan buah khuldi maka Nabi Adan dan Hawa akan segerah dikirim ke dunia. Akan tetapi dimana dia harus tinggal. Barulah kemudian Tuhan menciptakan tanah dan lautan. Tanah adalah tempat manusia atau Nabi Adam dan Hawa istrinya hidup dan tinggal. Dari tanah mereka akan mencari makan. Sedangkan lautan dan air tawar untuk penyubur tanah. Yang dipikirkan adalah bagaimana agar bumi tidak runtuh dan hancur. Untuk itu, akan dibuatkan tiang penopang bumi.

Sebab kalau tidak ditopang bumi akan runtuh dan hancur. Manusia dan seisinya akan binasa. Itu berarti semuanya akan sia-sia dan Nabi Adam dan Hawa akan mati juga. Sehingga Tuhan akan menciptakan sesuatu yang dapat menopang tanah, lautan dan seisi bumi.

Akhirnya Tuhan menciptakan seekor kerbau raksasa yang sangat besarnya. Sekali kibasan ekor kerbau itu dapat merobohkan semua pepohonan di bumi, dapat membuat hewan mati, dan dapat menimbulkan angin topan, menimbulkan gelombang besar di lautan.

Kerbau sangat besar yang diciptakan Tuhan tidak memiliki nafsu apa-apa. Tidak makan, tidak pernah merasa haus dan lapar. Tidak bergeser, tidak berjalan, tidak lelah, tidak duduk, tidak tidur. Dia hanya berdiri kokoh dan tegak berdiri seperti yang Tuhan perintahkan padanya.

Hanya sesekali kerbau raksasa itu, mengipas-ngipaskan ekornya. Namun sekali-sekali dia mengibaskan ekornya. Tapi dari kibasan itu menyebakan angin topan yang sangat deras dan mengerikan. Sekali kibas dapat menyebabkan gelombang lautan besar, dan dapat merobohkan banyak pepohonan.

Setelah selesai menciptakan kerbau yang amat besar itu. Kemudian Tuhan meletakkan tanah bumi dan lautan diatas punggung belakang kerbau raksasa itu. Mulai saat itu, kerbau yang sangat besar itu menjadi penopang tanah dan lautan atau menopang bumi dan isinya. Setelah itulah, Nabi Adan dan Hawa istrinya turun ke dunia. Bumi masih sangat sepi tidak ada sesuatu selain tanah dan lautan. Adam menjadi sedih sebab tidak ada penghuni lain selain mereka berdua.

Oleh karena itulah, mulailah Tuhan ciptakan bermacam-macam tumbuhan dan bermacam-macam hewan-hewan. Diantaranya, Tuhan menciptakan biji sawi dan unggas putih. Unggas itu, makanannya biji sawi itu. Setelah kenyang memakan biji sawi, unggas itu terbang mengelilingi bumi.

Lalu sambil terbang dia membuang kotorannya.  Kotoran unggas itu menyatu dengan tanah, kemudian tumbuh jenis tumbuhan lainnya. Begitulah kebiasaan unggas itu, sehingga tersebarlah tumbuhan di muka bumi ini.

Begitu juga dengan Nabi Adam dan Hawa, mereka mendapatkan anak dan cucu juga. Sehingga manusia menjadi semakin banyak dan menyebar ke permukaan bumi. Begitu juga kehidupan dilautan berkembang biak memenuhi lautan dan sungai-sungai dengan takdir Tuhan. Seisi lautan dan sungai juga bermanfaat untuk manusia. Di daratan dan di udara hewan juga berkembang biak dengan takdir dari Tuhan  yang kuasa.

Suatu ketika, kerbau yang menjadi penopang bumi atau tanah dan lautan mengibas-ngibaskan ekornya. Sehingga dunia dilanda oleh angin topan yang sangat dahsyat serta diikuti hujan lebat.

Beribu-ribu tahun setelah hadirnya hewan dan tumbuhan keadaan bumi alami tidak jauh berbeda. Manusia tetap hidup makmur dengan makanan bumi yang melimpa. Angin topan membawa hujan bermanfaat untuk kehidupan bumi. Tanpa hujan tumbuhan, hewan, manusia akan mati.

******

Di antara hewan yang diciptakan Tuhan, ada hewan sangat kecil bernaam Agas. Agas tidak terlihat oleh mata manusia. Baru terasa kalau ada agas saat hewan itu menggigit tubuh manusia. Terasa sangat gatal dan bentol pada bekas gigitan agas. Tersebutlah kawanan agas ini mengerumuni kerbau raksasa penopang bumi (tanah dan lautan). Kalau menggigit kulit kerbau itu tidak bisa, sebab kulit sangat keras dan lebih keras dari besi.

Tapi saat kawanan agas yang banyakknya tidak terhitung itu masuk kedalam telinga kerbau penopang bumi. Kerbau itu, menjerit dengan suara lengkingan keras.  Kulit bagian dalam telinga kerbau lembut dan lunak. Berbagai usaha kerbau untuk mengeluarkan agas-agas itu dari telinganya. Namun tidak berhasil, sehingga membuat telinga kerbau sakit dan bengkak. Walau menahan sakit dan gatal tetap kerbau itu tidak bergerak atau bergeser sedikit pun.

Kerbau itu, menjaga agar bumi tidak terjatu atau terguling dari atas punggungnya. Dia memikirkan ketentraman penghuni tanah dan lautan. Tetap tidak bergerak sebab itulah tugasnya. Waktu demi waktu berlalu dan berlalu sampai zaman selanjutnya. Rasa gatal dan sakit akibat gigitan agas terus menerus di dalam telinga kerbau penopang bumi. Akhirnya dia sudah tidak tahan lagi menahan rasa tersiksa itu.

Kepala kerbau mulai terasa pusing, mata berkunang-kunang. Sehingga kebau khilaf dan terpaksa melanggar perintah Tuhan. Untuk mengusir agas yang mengganggu, dia kipaskan kuat-kuat ekornya. Namun, tanpa kerbau itu sadari terjadi bencana di permukaan bumi. Tanah menjadi sedikit bergeser dan kembali bergeser seperti semulah. Saat itulah, manusia mengalami bencana gempa bumi. Saat gempa bumi berhenti, berarti berhenti juga kerbau itu mengipas-ngipas agas.

Begitulah keadaan kerbau penopang bumi atau tanah dan lautan. Setiap kali kerbau mengipaskan ekornya disertai gerakan tubuhnya, maka terjadi gempa bumi. Kalau kibasan ekornya dan gerakan tubuh yang kuat akan terjadi gempa besar. Kalau kibasan ekor dan gerakan tubuhnya perlahan akan terjadi gempa kecil.

Begitu juga dengan kipasan kuping kerbau yang sangat besar penopang bumi dan lautan itu. Kibasan kuping sebelah kiri gempa bumi disebelah timur. Kibasan kuping sebelah kanan, gempa bumi sebelah kanan, begitulah seterusnya. Sebab agas selalu mengganggu kerbau raksasa itu.

*****

Pada zaman dahulu masyarakat Melayu di Langkat percaya dengan cerita ini. Sehingga masyarakat Langkat saat ada gempa selalu berdoa pada tuhan agar letak tanah kembali seperti semula. Ada juga masyarakat memukul kentongan beramai-ramai dengan maksud agar agas terkejut dan berhenti menggigit telinga kerbau penopang bumi.

Diharapkan juga kerbau tidak mengipaskan telinganya, baik kiri atau kanan. Karena akan menggeser letak tanah bumi. Kentongan juga untuk mengingatkan kerbau raksasa penopang bumi pada tugasnya. Pada masa lalu cerita ini, diceritakan pada generasi ke generasi, turun temurun.

Rewrite. Tim Apero Fublic
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 28 November 2020.
Sumber: Informan Amir Bintang, Lahir di Tanjung Pura tahun 1927, beragama Islam dan berbahasa Melayu. Masindan, Dkk. Sastra Lisan Melayu Langkat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1987.

Sy. Apero Fublic.

Via Mitos
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Ibu Kota Menjerit: 354 Ribu Warga Jakarta Tak Kunjung Dapat Kerja, Apa yang Salah ?

PT. Media Apero Fublic- Sunday, June 21, 2026 0
Ibu Kota Menjerit: 354 Ribu Warga Jakarta Tak Kunjung Dapat Kerja, Apa yang Salah ?
Paradoks di Jantung Negeri Sumber: BPS DKI Jakarta -Agustus 2024  | Kontribusi Jakarta terhadap PDB Nasional: ±17% APERO FUBLIC   I  ESAI .--   Ja…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261212
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV so Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)
    Pantai Kuta Lombok. Merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok yang terkenal dengan pasir putihnya yang unik menyerupai ...
  • Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Teknologi yang terus berkembang ini telah mengubah dunia pelayanan kesehatan dengan cepat sekali. Har...
  • Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan
    Penulis :   Mariani Suciati Danggur APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perkembangan Teknologi yang sangat berkembang saat ini banyak me...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .- Mengintegrasikan disiplin ilmu akademis ke dalam realitas sosial menjadi esensi utama yang dibawa o...
  • Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, modernisasi sering kali dituding sebagai penyebab ut...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak

Dari Sudut Sekarbolo: Kisah 10 Mahasiswa UNY Lintas Ilmu, Hadirkan Edukasi Inklusif Anak hingga Gali Sejarah Makam Gunung Merak

Thursday, June 04, 2026
Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Tradisi Lokal yang Hilang Bukan Karena Modernisasi, tetapi Karena Kurang Diceritakan

Saturday, June 06, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 66 Berita 1619 Berita Daerah 1598 Berita Internasional 38 Berita Nasional 1198 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 55 Cerita Rakyat 12 Cerpen 24 Dongeng 67 Ekonomi 93 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 817 Kesehatan 40 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 606 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 61 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 3 Sastra Kita 47 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 191 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us