-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sejarah Islam Lontarak Tellumpoccoe: Sejarah Asal-Usul Kesultanan Bone
Sejarah Islam

Lontarak Tellumpoccoe: Sejarah Asal-Usul Kesultanan Bone

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
26 Oct, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Bone adalah nama sebuah kerajaan yang terletak di kawasan Sulawesi. Sebelum masuk Islam raja dan masyarakat Bone memeluk agama nenek moyang. Bone salah satu kerajaan orang Melayu Bugis. Menurut Lontarak Tellumpoccoe dalam epos Galigo raja pertama Bone adalah to manurung (Manurunge ri Matajang). To Manurung hadir memenuhi harapan rakyat kawasan tanah Bone waktu itu.

Istilah pengertian kata to berarti orang. Kata ma adalah menunjuk kata kerja. Kata to-ma-nurung berarti orang yang turun dari kayangan atau langit. Banyak ahli sejarah berpendapat to manurung adalah penakluk-penakluk dari daerah lain. Ada juga yang berpendapat kalau to manurung adalah cerita karangan untuk menyatukan masyarakat Bone atau sebagai pengangkat kedudukan keluarga raja.

Menurut silsilah Raja-Raja Bone tercatat ada 34 orang raja Bone dan dua Jenang. Sedangkan menurut Lontarak Tellumpoccoe raja Bone hanya tercatat 15 raja dan dua Jenang. Raja pertama Bone bernama Manurunge ri Matajang menikah dengan Manurunge ri Toro.

Dari pernikahan tersebutlah menurunkan raja-raja Bone. Manurunge ri Matajang digelari rakyat Bone, Mangkauk e ri Bone. Sebutan masyarakat Bone untuk raja pertama mereka Mata Silompok e. Dari pernikahan tersebut lahir putra-putri raja-raja Bone. Yaitu, La Ummassa, Pattanra Wanua dan tiga orang lagi.

Arung Mata Silompok e atau Mangkauk e ri Bone terkenal dengan jasa masa pemerintahannya. Pertama, menetapkan aturan berkenaan dengan pemilikan harta benda bagi segenap individu dalam suatu kelompok  keluarga yang mengalami perceraian. Kedua, menciptakan berbagai peraturan, peradilan serta hukum, hal mana kemudian ditaati secara turun-temurun oleh rakyat setempat. Ketiga, menciptakan bendera kerajaan yang disebut Woromporongnge.

Manurunge ri Matajang memimpin Bone selama empat pariama atau 32 tahun. Manurunge ri Matajang mangkat atau wafat secara gaib. Yaitu, gaib bersama datangnya sambaran kilat dan petir. Sebelum mangkat beliau menobatkan putranya La Ummassa menjadi Raja Bone dengan disaksikan oleh seluruh rakyat Bone. Semasa kepemimpinan La Ummassa dilakukan perluasan wilayah. Seperti penaklukkan kerajaan kecil diantaranya, Beru, Cellu, Malou, dan Majang.

Berikutnya raja Bone dilanjutkan oleh keturunan dan keluarga kerajaan. Pemimpin tidak dimonopoli pihak laki-laki saja. Tapi membolehkan tahtah diwariskan pada anak perempuan. Dalam tradisi kerajaan Bone tidak ada perebutan kekuasaan. Apabila raja sudah dilantik maka rakyat akan patuh. Setelah La Ummassa raja ketiga bernama La Saliwu Kerampeluwak, dilantik menjadi raja Bone saat masih bayu, yaitu baru berumur satu hari.

Kemudian We Benrigau Makkaleppie (wanita), La Tenrisukki, La Wulio Botek e, La Tenrirawe Bongkae, La Iccak, La Pattawe, We Tenrituppu, La Tenriruwa Sultan Adam Matinroe ri Bantaeng, La Tenripale Toakkeppeang, Tosenrima Matinroe ri Siang.

Semasa Kesultanan Gowa menguasai Bone, menempatkan perwakilan pemerintahan karena Bone selalu memberontak. Perwakilan bergelar Jennang. Jennang pertama bernama Jennang Toballa. Jennang Toballa kemudian berbalik melawan Kesultanan Gowa. Dalam perang Jennang Toballa kemudian tewas. Setelah itu, Jennang Toballa diganti oleh Jennang Arung Amali.

Situasi kembali berubah dimana Kesultanan Gowa runtuh oleh serangan Arung Palakka dan gabungan pasukan VOC Belanda. Bone kemudian dipimpin oleh Arung Palakka dengan gelar, “La Tenritata To Unru Arung Palakka Sultan Sa’aduddin To Risompae Matinroe Ri Bontoala.

Pada masa sebelumnya Perjanjian Persaudaraan telah disepakati antara tiga kerajaan. Yaitu, Kerajaan Wajo, Bone dan Soppeng. Perjanjian persaudaraan tersebut dinamakan “Mallamumpatu e ri Timurung,” yang berarti Penanaman Batu di Timurung. Terjadinya perjanjian Tellumpoccoe pada masa pemerintahan Raja Bone ke VII, La Tenrirawe Bongkae. Isi perjanjian Tellumpoccoe atau perjanjian persaudaraan tiga sahabat.

Pada woroane seina seama    : bersaudara seibu sebapak.
Tana ta ia tellu                       : Tanah Negeri kita bertiga.
Bone-Wajo-Soppeng               : Bone-Wajo-Sopeng.
Manguru ja manguru deceng : Bersama dalam duka dan suka.
Seuwa uluwang                      : seorang anak sulung.
Seuwa anak tengnga             : seorang anak tengah.
Seuwa pakcucung                  : seorang anak bungsu.
Mattulu parajo                       : berpilin bagaikan parajo (tali).
Tellu Teppettu                        : tiga yang takterputuskan.
Siranreng tessibelleyang       : seiring sejalan-seia sekata.
Makkedawang ri saliweng      : menyebar luas di luar.
Temmakkedawang ri laleng   : tak menyebar ke dalam.
Nama anak eppo                    : diwarisi anak cucu.
Tennawawa to mate               : takkan terbawa ke kuburan.
Taro adanna tanae                : kita sepakat tanah kita.
Tellu masseajing                    : Tiga saudara.
Bone-Wajo-Soppeng               : Bone-Wajo-Soppeng.
Nasabbi dewata seuwa e        : disaksikan oleh Maha Dewa.
Tapasengengi anak eppota    : kita wasiatkan pada anak cucu.
Ia’ mpelai taro adanna           : siapa yang mengingkar kata mufakat.
Tannae ia tellu masseajing    : tanah kita tiga saudara.
Makkuwa ramuramunna       : dialah akan remuk.
Tanana ia tellu                       : tanahnya bertiga.
Itello naottongie batu             : bagai telur tertimbun batu.
Iapa namarussak                   : barulah akan rusak.
Taro adanna tanae iatellu     : perjanjian tanah kita bertiga.
Bone, Waja, Soppeng             : Bone-Wajo-Soppeng.
Marussak pi peretiwie            : Bilah bumi telah runtuh.
Batarae                                  : Langit (juga runtuh).
Tesengengngi tanata              : Kita namakan tanah kita
Tellumpoccoe                          : Tiga saudara (Tiga Bukit).

Perjanjian persahabatan Tellumpoccoe mulai berakhir saat Gowa mulai melakukan penyerangan terhadap Wajo, Soppeng dan Bone. Pada awalnya Kerajaan Wajo ditaklukkan oleh Kesultanan Gowa. Menyusul kemudian Kerajaan Soppeng ditaklukkan Gowa. Kedua wilayah perlahan menerima Islam dan menjadi sekutu Kesultanan Gowa.

Kemudian menyusul Kerajaan Bone ditaklukkan oleh Kesultanan Gowa. Namun, pihak kesultanan tidak melakukan campur tangan dalam pemerintahan. Sehingga masyakat Bone mengatur sendiri pemerintahannya. Mereka tetap tidak mau menerima Islam sebagai agama. Rakyat Bone kemudian melakukan pemberontakan. Namun dapat dipatahkan oleh pasukan Kesultanan Gowa.

Islam mulai masuk dengan baik dimulai dari Raja La Tenriruwa Sultan Adam Matinroe ri Bantaeng. Raja Bone ke-XI seorang Muslim. Namun hanya memimpin tiga tahun dan dia pergi ke Pattiro. Karena Dewan Hadat dan masyarakat menolak mentah-mentah Islam.

Rakyat Bone kemudian melantik raja mereka yang ke-XII. Bernama La Tanripale Toakkeppeng adalah putra La Icca (Raja Bone–VIII). Semasa kepemimpinan Raja La Tenripale dia kembali melakukan perlawanan terhadap Gowa. Mereka menentang dakwa Islam dan memberontak. Tapi kembali dikalahkan oleh laskar Kesultanan Gowa. Sejak saat itu, perlahan Rakyat dan Raja Bone perlahan menerima Islam. Setelah menerima Islam Raja Bone La Tenripale sering berkunjung ke Makasar.

Karena Bone yang terus memberontak, maka Kesultanan menempatkan perwakilannya. Perwakilan tersebut diberi gelar, Jenang. Masa Jenang Toballa terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Jenang perwakilan Gowa. Pertempuran kembali berkobar antara Bone dan Gowa. Kembali Bone kalah dan takluk pada Kesultanan Gowa.

Kekalahan Kesultanan Gowa diserang oleh pasukan VOC dan Arung Palakka membuat situasi politik berubah. Namun, Kesultanan Wajo yang sudah menjadi sahabat Kesultanan Gowa masih terus memihak Kesultanan Gowa. Sehingga Arung Palakka menyerang Kesultanan Wajo. Wajo kemudian kalah dan hancurkan, sedangkan raja gugur dalam perang. Sejak itu, persaudaraan tiga kerajaan Wajo, Bone dan Soppeng berakhir (Tellumpoccoe).

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 26 Oktober 2020.
Sumber: Pananrangi Hamid dan Tatiek Kartikasari. Lontarak Tellumpoccoe. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1992/1993.

Sy. Apero Fublic.

Via Sejarah Islam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

PT. Media Apero Fublic- Saturday, September 26, 2026 0
Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso
APERO FUBLIC  I  Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) Poso dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Balai Besar Pelatihan…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261973
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang secara resmi mere...
  • Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.-   Aktivitas peternakan bebek menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT Posko 167 UIN Walisongo Semarang saa...
  • Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Desa Wonotenggang, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, m...
  • Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167 bersama masyarakat Desa Wonotenggang, Keca...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

Monday, September 07, 2026
Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Thursday, August 06, 2026
Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Saturday, August 29, 2026
Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Saturday, August 29, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 72 Berita 1941 Berita Daerah 1818 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 128 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 14 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1245 Kesehatan 53 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 710 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 215 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 49 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us