-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Hukum Islam Mau Menikah: Pernikahan Secara Sunnah
Hukum Islam

Mau Menikah: Pernikahan Secara Sunnah

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
07 Nov, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Apero Fublic.- Pernikahan adalah suatu yang sakral dan berharga dalam Islam. Namun penghargaan terhadap pernikahan bukan dari simbol-simbol. Seperti adat-istiadat, pesta yang mewah. Tapi dinilai dari kesungguhan dan keihklasan. Ikatan pernikahan adalah ikatan yang suci. Saling setia dan saling pengertian sepanjang hidup berkeluarga.

Wanita menjaga kehormatannya dan laki-laki memenuhi hak-hak dan tanggung jawabnya. Ajaran Islam juga memberikan kemudahan-kemudahan dalam pernikahan. Terutama dalam proses sahnya pernikahan. Namun Islam juga tidak melarang kalau sebuah pernikahan dilaksanakan sesuai adat-istiadat setempat. Yang penting tidak meninggalkan empat syarakat mutlak sahnya pernikahan dalam hukum Islam.

Pertama, laki-laki membayar mahar yang diminta wanita yang akan dinikahinya. Kedua, adanya wali sah dari wanita yang akan menikah. Ketiga, adanya saksi pernikahan tersebut. Paling sedikit saksi atau sahnya saksi berjumlah dua orang. Saksi harus sehat akal dan pemikirannya. Keempat, melaksanakan ijab-kabul.

Di dalam Islam hukum menikah adalah wajib. Semuanya bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat dalam urusan pernikahan. Rasulullah SAW memberikan peringatan keras bagi yang tidak menikah. Kalau sengaja tidak mau menikah tidak diakui Rasulullah sebagai pengikutnya.

Kecuali kalau dia tidak menikah karena sebab lain, misalnya impoten. Atau jodoh belum datang dia sudah meninggal. Tidak menjadi masalah atau tanggung jawabnya lagi. Wajibnya hukum menikah bukan hanya di dalam hadis-hadis tapi juga di dalam Al-Quran. Namun, terkadang tertundahnya suatu pernikahan terkadang karena biayah pernikahan..

Maka di dalam Islam ada sistem menikah secara sunnah. Pernikahan sederhana dan dilakukan oleh orang-orang sederhana dan ikhlas. Tidak tergiur riyak dan kemewahan serta menyesuaikan kemampuan mereka. Pernikahan secara sunnah adalah pernikahan yang baik dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat Muslim.

Menikah secara sunnah sudah dimulai dari zaman Rasulullah SAW. Rasulullah pernah menghadiri pernikahan seorang pemuda. Kemudian Rasulullah menyarankan agar pernikahannya dirayakan. Dengan cara sederhana, beliau menyarankan menyembeli seekor kambing.

Pernikahan itu dilaksanakan, dengan memenuhi empat syarat sah menikah dalam Islam (mahar, saksi, dan wali perempuan, dan melangsungkan ijab kabul). Setelah akad nikah kemudian mereka makan bersama-sama. Diundanglah tetangga dekat dan keluarga mempelai laki-laki dan keluarga dekat mempelai laki-laki.

Ada juga beberapa sahabat mempelai wanita dan sahabat mempelai laki-laki, hadir. Setelah acara sederhana itu, semuanya pulang. Tinggal mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Maka mereka memulai kehidupan baru sebagai suami istri. Tidak ada embel-embel yang memberatkan kedua belah pihak.

Tata Cara Menikah Secara Sunna
Menikah secara sunnah ini biasanya didahului dengan proses perkenalan. Misalnya keduanya sudah melaksanakan ta'aruf, lalu bersiap menikah. Ada juga yang saling mengenal dan bersahabat sejak lama. Kemudian memutuskan untuk menikah. Ada juga yang memang dijodohkan tapi tidak dipaksa.

Ada juga melalui proses adat marasan. Adat marasan hampir sama dengan ta'aruf tapi menggunakan sistem proses hukum adat (Melayu). Kadang ada juga yang melalui pacaran pada zaman sekarang. Walau pacaran dilarang Islam memang masih banyak Muslim yang berpacaran, terutama di Indonesia. 

Kemudian setelah itu, keduanya sepakat. Maka mereka (lak-laki dan perempuan) tersebut mengadakan musyawarah keluarga. Keluarga laki-laki yang datang kerumah calon mempelai perempuan. Dilakukan musyawarah tentang rencana pernikahan keduanya.

Pernikahan yang dipilih adalah pernikahan secara sunnah. Kemudian ditetapkan kapan dan waktu akad nikah dilaksanakan. Kemudian biayah seperlunya dimusyawarakan. Biasanya pihak laki-laki yang mengadakan biayah-biayah akad nikah. Meliputi jamuan untuk tamu dan undangan setelah ikrar akad nikah (ijab-kabul).

Serta biayah surat menyurat pengurusan ke pemerintah, KUA kalau ada, honor khutbah, dan lainnya. Yang diundang mulai dari tetangga dekat rumah, keluarga pihak laki-laki dan pihak perempuan. Kemudian sahabat-sahabat mempelai laki-laki dan sahabat mempelai perempuan. Semuanya tidak berlebihan dan menampilkan kesederhanaan.

Untuk busana pengantin tidak memakai pakaian sewaan mahal-mahal. Boleh menyewa baju adat biasa. Atau pengantin wanita memakai busana muslimah yang syar’ih. Begitupun pengantin laki-laki memakai pakaian muslim yang rapi dan sesuai. Setelah akad nikah selesai dan sah.

Pengantin wanita ikut pengantin laki-laki pulang kerumah, atau menurut kesepakatan. Di rumah pengantin laki-laki kadang ada juga perayaan kecil. Misalanya yasinan sebagai wujud syukur dan publikasi pernikahannya dilingkungan tempat tinggalnya. Hidangan yasinan sesuai kemampuan keluarga pengantin laki-laki.

Misalnya menyembelih satu atau dua ekor kambing lalu dimakan bersama-sama dengan masyarakat dilingkungannya. Sebagaimana Rasulullah menyarankan si pemuda yang menikah mengundang beliau pada masa itu. Publikasi di lingkungan diperlukan supaya masyarakat sekitar mengetahui dan mengenali si istri sebagai warga baru.

Pernikahan secara sunnah di zaman sekarang dirusak oleh oknum atau individu yang berbuat zinah. Semisalnya ada orang pacaran, lalu berzinah dan hamil. Kemudian keduanya terpaksa menikah secara cepat. Sehingga ada pembedaan terjadi dalam dua metode pernikahan sunnah dan pernikahan mewah.

Muncul anggapan ada permasalahan yang disembunyikan dalam penilaian umum. Namun kalau pernikahan secara sunnah dijalankan dengan terbuka dan masyarakat menilai sendiri. Maka akan mengikis pemahaman buruk tersebut. Selain itu, pernikahn secara sunnah juga dirusak oleh paham materialistis dan gengsi.

Dimana keberhasilan dan kebesaran itu disimbolkan dengan hurah-hurah, tampilan dan gaya-gaya. Hanya anak-anak muda (bujang dan gadis) yang kuat, mengerti keislaman, sadar kesederhanaan dan sabar menghadapi penilaian masyarakat. Hanya mereka yang biasanya mau melansungkan pernikahan secarah sunna ini.

Di Timur Tengah, Turki, Afrika, Eropa, Rusia, Asia Tengah, Ameri Serikat. Pernikahan sunnah adalah hal biasa. Bahkan cara pernikahan yang dianjurkan untuk pemuda-pemuda muslim. Memang ada yang menikah secara mewah. Tapi itu biasanya memang orang-orang yang sudah sangat kaya raya. Kalau hanya sekelas anak walikota tidak akan melakukannya.

Wanita muslimah di negara-negara tersebut menganggap dirinya pemilik keluarga. Mereka merasa sejajar dengan laki-laki. Mereka tidak merasa dibeli oleh laki-laki. Begitupun laki-laki tidak merasa membeli perempuan. Sebab di dalam pernikahan tidak ada yang untung dan rugi. Laki-laki dan perempuan semuanya memiliki tanggung jawab yang sama di dalam keluarga.

Di Asia Tenggara, terutama di Indonesia menikah secara sunnah tidak populer lagi. Karena masyarakat lebih cenderung ke pernikahan adat. Yang ribet dan berbelit-belit. Tapi sesungguhnya zaman dahulu walau menikah secara adat tidak begitu jauh berbedah dengan menikah secara sunnah. Pernikahan secara sunnah di erah tahun 1990-an kebawa masih populer.

Namun mulai menghilang memasuki tahun 2000-an ke atas. Dimana paham materialisme meningkat dan gensi dikedepankan. Masyarakat lebih ikut-ikutan dengan trend kemewahan dan kemegahan acara pernikahan orang kaya. Adat istiadat diikuti secara membabi buta. Dari hantar-hantaran, mahar, jojoh, dan syarat-syarat adat istiadat.

Tidak peduli dengan keadaan ekonomi calon rumah tangga baru. Bahkan karena memaksa mereka menabung bertahun-tahun untuk pesta pernikahan. Atau berhutang lalu membayar dalam jangka waktu lama. Di daerahku pernikahan selalu menjurus menjual tanah. Sehingga tanah terkumpul pada beberapa gelintir orang kaya saja. Atau dibeli oleh perusahaan perkebunan.

Sehingga tingkat kemiskinan meningkat dari tahun ketahun dan dari generasi ke generasi. Masyarakat kita terlalu besar mengeluarkan energi dalam urusan pernikahan. Kemiskinan akibat pernikahan mahal nomor dua setelah akibat sistem kredit. Kalau memang mampu tidak mengapa. Yang tidak baik itu memaksa dan menurutkan gengsi serta ikut-ikutan orang yang memang kaya.

Arti kata: Jojoh adalah semua yang menjadi syarat pernikahan secara adat, seperti uang, emas, beras dan lainnya, kecuali mahar.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang,   November 2019.

Sy. Apero Fublic
Via Hukum Islam
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Festival Teluk Tomini 2026 Resmi Ditutup, Bupati Erwin Burase Apresiasi Seluruh Pihak yang Terlibat

PT. Media Apero Fublic- Saturday, April 25, 2026 0
Festival Teluk Tomini 2026 Resmi Ditutup, Bupati Erwin Burase Apresiasi Seluruh Pihak yang Terlibat
APERO FUBLIC   I  PARINGI MOUTONG . -   Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Teluk Tomini (FTT) Tahun …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026673
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Saat ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat, dan kita bergantung pada komputer dan internet u...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?
    PENULIS.  Andyn Cahya Nugraha APERO FUBLIC   I  OPINI .  Konstitusi sering kali hanya dipandang sebagai tumpukan teks hukum yang...
  • RAYA BERDARAH
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Arus mudik tahun ini secara umum sangat lancar dan minim kecelakaan. Upaya pemerintah untuk membuat ...
  • Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di Indonesia, mayoritas umat yang beragama Islam senantiasa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramad...
  • Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perdebatan mengenai pembajakan buku selalu berada di wilayah yang sensitif: antara perlindungan hak ...
  • Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik
    Dok. Pinterest APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Banyak postingan di media sosial tentang seorang ibu yang memposting anaknya dengan b...
  • Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Dalam satu dekade terakhir, kelompok kelas menengah kerap dianggap sebagai “tulang punggung” perek...
  • Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konflik di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan jalur distribusi minyak mentah dunia di Selat Ho...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026
Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Monday, March 30, 2026
Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Monday, March 30, 2026
Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Saturday, April 04, 2026
Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Sunday, March 29, 2026
Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Monday, March 30, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 60 Berita 1488 Berita Daerah 1512 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1174 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 45 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 39 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 2 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 432 Kesehatan 26 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 373 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 42 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 167 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 25 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us