-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Film Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai
Film

Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
07 Nov, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Kamu suka menonton sinetron di televisi-televisi swasta di Indonesia. Atau memiliki sinetron kegemaran sendiri. Selama menonton sinetron-sinetron tersebut, adakah yang memberikan kesan cerita yang baik dalam kehidupan sosial, menurut anda.

Atau dalam jalan cerita sinetron sesuai dengan keadaan sosial budaya masyarakat di Indonesia. Hal yang harus digaris bawahi adalah. Catatan: jangan mengumpamakan sinetron dengan kehidupan nyata kita. Karena sinetron hanyalah cerita-cerita rekaan penulis skenario dan sutradara.

Mereka membuat sinetron sedang berbisnis. Jadi, sinetron bukan contoh kehidupan nyata. Jangan sampai anda membawa cara-cara sinetron ke dunia nyata. Apalagi sampai meniru-niru adegan-adegan di dalam sinetron. Banyak orang-orang meniru adegan di dalam sinetron. Sehingga di dunia nyata mereka menjadi lebay dan over akting.

Sintron hanyalah hiburan bukan tuntunan. Hampir semua sinetron di Indonesia jalan cerita itu-itu saja. Hanya berbeda peran dan cenal televisinya saja. Berikut ini, beberapa fakta-fakta jalan cerita sinetron-sinetron di Indonesia. Miskin kreativitas, miskin adab dan budaya, dan bukan tontonan baik untuk anak-anak.


1. Rebutan Harta.
Sinetron Indonesia selalu bercerita tentang sebuah keluarga rebutan harta. Misalnya adegan ibu tiri yang jahat ingin menguasai harta suaminya. Dia tidak ingin harta itu jatuh ketangan anak suaminya sedikitpun. Sehingga dalam jalan cerita selalu membahas itu-itu saja. Dari mencuri sertifikat, menghasut, intrik, lalu menyiksa atau berencana membunu dengan pembunuh bayaran, dengan racun. Kadang ada juga yang meracun kemudian terminum oleh anaknya sendiri. Lalu menyalakan anak tirinya.

Ada juga jalan cerita anak tertua merebut semua harta dan adik-adiknya tidak di kasih sedikitpun. Kemudian adik-adiknya juga berusaha melawan dan mencari-cari cara merebut harta juga. Pokoknya rebutan harta menghabiskan jalan cerita sinetron. Akhir cerita yang jahat mati kena azab. Ngakak-kan. Tema rebutan kadang bukan cuma masalah harta, tapi masalah cinta.

Merebut suami orang karena harta, merebut istri orang karena harta. Merebut tunangan orang karena harta, atau pacar orang karena harta. Para penulis skenario jelas-jelas orang yang tidak mengerti budaya Indonesia dan berpaham materialistik. Sehingga sangat dibuat-buat namun sangat merusak jalan pemikiran masyarakat kota. Merusak citra Indonesia di dunia perfileman. Tidak ada sinetron yang jalan ceritanya dibuat menurut standar kesusasteraan Indonesia.


2. Percintaan.
Dalam jalan cerita sinetron Indonesia hampir setengah jalan cerita habis mengurus urusan cinta. Kadang sinetron Indonesia juga mengisyaratkan berbuat zina walau tidak di tampilkan. Namun otak kecil penonton menangkap isyarat tersebut. Permasalahan cinta tidak ada habis-habisnya. Sehingga kehidupan dalam sinetron hanyalah dunia cinta. Hancur karena cinta, putus asah karena cinta. Sakit keras karena cinta. Menderita karena cinta, dan sebagainya.


Mulai dari cinta bertepuk sebelah tangan. Cinta segi tiga, cinta terlarang kemudian selingkuh dan berzina. Istri orang bermain serong dan bercerai. Selain itu, dalam dunia cinta sering menampilkan adegan ranjang walau tidak menampilkan adegan perzinahan.

Tapi orang sudah menangkap kalau mereka itu saat mati lampu akan berzina. Pokoknya hampir semua urusan, tema apa saja, urusan cinta setengah dari jalan cerita. Sehingga sinetron mirip dongeng anak-anak. Kalau cemburu sangat ditampakkan. Seperti mengamuk, menangis tersedu-seduh, tidak mau makan, marah-marah. Terlihat seperti anak-anak umur lima tahun, atau diistilahkan lebay.

Padahal orang cemburu hanya terlihat pada raut wajahnya saja. Kemudian dia merasa sedih dan berusaha menutupi. Kalau dia ingin mengeluarkan emosi. Biasanya hanya menyendiri atau mendengar lagu-lagu. Barulah ada air mata menetes sebutir.


Jauh berbeda dengan sinetron luar. Misalnya sinetron tentang watak orang keras kepala. Di sepanjang jalan cerita dia mendapat kerugian, jauh dari kata baik. Kemudia dari  gara-gara keras kepalanya banyak menemui kesulitan hidup.

Keras kepalanya membuat dia buta mata hati, dan lainnya. Kisah cinta memang tidak dapat dipisahkan. Tapi jalan cerita tentang cinta hanya sepuluh sampai limabelas persen saja dari jalan cerita. Dalam cerita dan kata-kata banyak nasihat dan kebijakan. Selayaknya kehidupan normal manusia dan tidak terlalu dibuat-buat.

Sinetron luar menampilkan kreatifitas besar dengan mengangkat cerita yang baik. Seumpama sinetron tentang seorang gadis berjuang dalam kemiskinan dan merawat ibunya. Sehingga jalan ceritanya penuh penderitaan dan ketabahan. Wajar kalau dia jatuh cinta. Tapi cerita cinta tersebut tidak mendominasi jalan cerita seperti sinetron Indonesia.


3. Tahayul.
Tahayul adalah suatu paham pemikiran yang percaya dengan hal ghaib aneh, keberadaan hantu, jin, roh, yang ditranspormasikan kedalam dunia nyata yang dikarang-karang, diduga-duga, dibuat-buat oleh manusia. Sehingga muncul bualan yang tidak logis dan tidak berdasar.

Sinetron Indonesia selalu mengusung tentang tahayul seperti ini. Misalnya dalam cerita sintron orang jahat menggunakan jasa dukun untuk berbuat jahat. Orang mati kemudian menjadi arwa penasaran, gentayangan. Atau memang memproduksi sinetron-sinetron yang bertema tahayul, misalnya sinetron kafir, atau sinetron Azab, Taubat dan lainnya.

4. Menunjukkan Gelagat.

Menunjukkan gelagat pada penonton. Sinetron Indonesia akting jahatnya selalu ditampakkan. Menandakan pemikiran orang Indonesia masih sangat rendah. Dalam hal ini, misalnya pemeran antagonis sedang berencana jahat. Dalam adegan dia menampakkan pada penonton gelagat jahat. Misalnya mata didelik-delikkan. Mengangguk-angguk dan bibir dimonyong-monyongkan.

Kemudian terdengar suara-suara gaib. Maksudnya suara hati si jahat dari dalam hati. Hanya sinetron Indonesia kata-kata di dalam hati manusia dapat didengar. Sangat jauh berbeda dengan sinetron-sinetron luar dimana sikap, sifat, tindakan adegan halus dan membedakan manusia jahat dari kata-kata dan cara bertingkah laku keseharian. Sehingga terkesan tidak kaku dan di buat-buat.


4. Penonton Jadi Sutradara.
Penonton jadi sutradara disini adalah dimana penonton sudah dapat menerkah jalan cerita kedepannya. Misalnya dalam adegan cerita si miskin yang terlunta-lunta. Nanti akan menjadi orang yang sangat kaya raya. Kemudian yang menghinanya dulu menjadi miskin dan ditolong oleh orang yang dia hina dulu. Lalu si penghina dulu menjadi baik dan berteman dengan si miskin sebelumnya. Atau juga si miskin menjadi kaya. Kemudian dia menjadi sombong dan menjadi miskin lagi.

Dalam urusan percintaan misalnya dalam adegan sinetron si miskin dihina oleh pacar kaya seorang gadis yang dia sukai. Namun si gadis akhirnya mencintai si miskin dan dia putus dengan pacar kayanya. Kemudian si miskin mendadak kaya dan membeli perusahaan si penghina dahulu. Penonton sinetron tidak khawatir lagi dalam menonton adegan genting. Sebab saat genting itu selalu ada yang datang menolong atau membantu. Begitulah, sinetron Indonesia belum selesai sudah dapat diterkah oleh penontonnya.


5. Adegan Atau Isyarat Tidak Senono.
Sinetron Indonesia dibuat secara cepat dan pesanan kilat. Mengapa demikian, karena dalam jalan cerita tidak terlihat dari alur cerita menghantar penonton ke maksud dan tujuan. Semua jalan cerita praktis dan langsung. Dalam adegan jalan cerita tidak banyak keterhubungan yang luas.

Tidak ada dialog-dialog yang masuk akal dan bijak. Sehingga dalam mencari ketenaran, kemegahan di dalam cerita maka dimunculkan adegan-adegan tidak senono atau melampaui batas.  Misalnya seks tidak sehat. Perzinahan dan perselingkuhan. Atau menyajikan kejahatan-kejahatan yang melampaui batas-batas kemanusiaan.


Misalnya, dalam jalan cerita seorang anak kurang ajar pada orang tuanya. Alasan kurang ajar tersebut biasanya karena hal kecil. Seumpama si anak meminta uang untuk poya-poya sedangkan mereka miskin. Tidak diberikan ibunya lalau marah dan memukul ibunya.

Padahal ibunya adalah seorang buru cuci atau pedagang kecil. Dalam akal manusia jahat sekalipun, anak-anak akan tahu soal ekonomi keluarganya. Dia tahu hitungan uang dari hasil upah mencuci ibunya. Yang makan saja tidak cukup. Di dalam adegan si anak buru cuci memaksa ibunya memberikan uang yang banyak. Itukan cerita tidak masuk akal, bagaimana si ibu memenuhi.

Ketika uang tidak dapat diberikan. Lalu sang anak memukul ibunya. Atau berbuat nekad, misalnya menjual diri, memakai narkoba, mabok-mabokkan, dan jadi geng. Itukan tidak masuk akal sekali. Kalau di dalam jalan cerita, misalnya mereka hidup sebagai orang kaya.

Anaknya tumbuh menjadi orang manja dan semua keinginannya selama ini dituruti. Kemudian mereka bangkrut. Karena usahanya terbakar dan tidak ada ansurasi aset mereka. Sehingga mereka menjadi sangat miskin. Anaknya yang tumbu menjadi anak manja. Kemudian berlaku kurang baik.

Lalu dia mempertahankan sikap manjanya karena dia merasa keluarga masih ada uang, seumpamana tabungan. Tapi tanpa sepengetahuan anaknya tabungan tersebut juga sudah habis membayar tunjangan karyawan. Ceritanya masih dapat dibenarkan. Sebab alur, tokoh, watak, paham itu tidak dibuat-buat menemui alurnya.


Pernah ada jalan cerita dalam sinetron Indonesia yang tayang setiap sore. Jalan ceritanya, seorang laki-laki dan seorang wanita berteman lalu bekerja sama dalam rencana jahat. Setelah sepakat dengan akan jahat keduanya. Lalu si laki-laki berkata, “Malam ini kamu jadi milik aku ya. “Malam ini kamu jadi milik aku ya!!.

Dalam adegan ini mengisyaratkan prilaku ingin berbuat tidak senono, yaitu berzinah. Sinetron ditonton semua generasi anak bangsa. Hal tersebut memberi pengaruh pree seks dan wanita tidak lagi mempermasalahkan harga diri dan kehormatannya sebagai wanita. Menunjukkan pemproduksi dan penulis cerita sinetron itu adalah penjahat sosial dan bukan orang yang beriman.


6. Mendadak.
Sinetron Indonesia selalu serba mendadak, mendadak baik, mendadak jahat, mendadak cinta dan mendadak insyaf. Dalam mendadak cinta misalnya sekali bertemu saja, lalu berpandangan mata dan jatuh cinta. Dalam kehidupan nyata tidak pernah wanita mendadak cinta.

Butuh proses dan rasa nyaman dulu baru bisa cinta, ngakakkan. Sinetron di Indonesia dapat menjadi kaya mendadak dan dapat miskin mendadak. Orang yang miskin dengan usaha sedikti tiba-tiba sudah punya segalahnya. Baru masuk kerja sudah menjadi orang nomor satu di perusahaan. Orang yang sangat kaya raya, tiba-tiba bangkrut dan menjadi sangat miskin.

Karena semua hartanya disita oleh bank. Dari rumah, mobil, dan semua rekening bank di blokir, tinggal baju di badan saja. Berati peran itu bukan peran orang kaya, tapi peran orang banyak hutang dan kredit. Begitulah sinetron di Indonesai, hampir semua jalan kebangkrutan usaha diikuti dengan bank menyita seluruh hartanya.


Apakah anda penikmat sinetron Indonesia atau penghobi sinetron semacam itu. Maka kehidupan anda tidak jauh-jauh dari urusan sandiwara-sandiwara yang ada di dalam sinetron. Ingat, sinetron itu hanya hiburan, bukan tuntunan.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Desti. S.Sos.
Palembang,   November 2019.

By. Apero Fublic
Via Film
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Kebersamaan di Pesantren “ Sekolah Hidup Paling Jujur di Kabupaten Malang ”

PT. Media Apero Fublic- Saturday, April 25, 2026 0
Kebersamaan di Pesantren “ Sekolah Hidup Paling Jujur di Kabupaten Malang ”
APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Kebersamaan di pesantren sering disebut sebagai “sekolah hidup paling jujur”, dan menurut saya itu memang benar adanya…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026671
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Saat ini, teknologi berkembang dengan sangat pesat, dan kita bergantung pada komputer dan internet u...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?
    PENULIS.  Andyn Cahya Nugraha APERO FUBLIC   I  OPINI .  Konstitusi sering kali hanya dipandang sebagai tumpukan teks hukum yang...
  • RAYA BERDARAH
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Arus mudik tahun ini secara umum sangat lancar dan minim kecelakaan. Upaya pemerintah untuk membuat ...
  • Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di Indonesia, mayoritas umat yang beragama Islam senantiasa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramad...
  • Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perdebatan mengenai pembajakan buku selalu berada di wilayah yang sensitif: antara perlindungan hak ...
  • Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik
    Dok. Pinterest APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Banyak postingan di media sosial tentang seorang ibu yang memposting anaknya dengan b...
  • Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Dalam satu dekade terakhir, kelompok kelas menengah kerap dianggap sebagai “tulang punggung” perek...
  • Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konflik di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan jalur distribusi minyak mentah dunia di Selat Ho...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Kurang Solidaritas Sosial di Kalangan Generasi Muda di Era Digital

Friday, April 03, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Benarkah Konstitusi Kita Hanya Menjadi Alat Legitimasi Kekuasaan Sesaat?

Friday, April 03, 2026
RAYA BERDARAH

RAYA BERDARAH

Thursday, April 02, 2026
Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tidak Kuat atau Tidak Niat? Menelusuri Alasan Terjadinya Fenomena Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Monday, March 30, 2026
Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Hak Cipta vs Hak Belajar: Menimbang Moralitas dan Legalitas Pembajakan Buku

Monday, March 30, 2026
Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Sebut Anak Istimewa: Tetapi Tersingkirkan Dari Publik

Saturday, April 04, 2026
Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Matinya Kelas Menengah: Terjepit Pajak, Terasing dari Subsidi

Sunday, March 29, 2026
Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Subsidi BBM atau MBG? Saatnya Pemerintah Menentukan Prioritas di Tengah Krisis Energi

Monday, March 30, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 60 Berita 1486 Berita Daerah 1510 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1174 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 45 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 39 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 2 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 432 Kesehatan 26 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 373 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 42 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 167 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 25 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us