-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Film Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai
Film

Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
07 Nov, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Kamu suka menonton sinetron di televisi-televisi swasta di Indonesia. Atau memiliki sinetron kegemaran sendiri. Selama menonton sinetron-sinetron tersebut, adakah yang memberikan kesan cerita yang baik dalam kehidupan sosial, menurut anda.

Atau dalam jalan cerita sinetron sesuai dengan keadaan sosial budaya masyarakat di Indonesia. Hal yang harus digaris bawahi adalah. Catatan: jangan mengumpamakan sinetron dengan kehidupan nyata kita. Karena sinetron hanyalah cerita-cerita rekaan penulis skenario dan sutradara.

Mereka membuat sinetron sedang berbisnis. Jadi, sinetron bukan contoh kehidupan nyata. Jangan sampai anda membawa cara-cara sinetron ke dunia nyata. Apalagi sampai meniru-niru adegan-adegan di dalam sinetron. Banyak orang-orang meniru adegan di dalam sinetron. Sehingga di dunia nyata mereka menjadi lebay dan over akting.

Sintron hanyalah hiburan bukan tuntunan. Hampir semua sinetron di Indonesia jalan cerita itu-itu saja. Hanya berbeda peran dan cenal televisinya saja. Berikut ini, beberapa fakta-fakta jalan cerita sinetron-sinetron di Indonesia. Miskin kreativitas, miskin adab dan budaya, dan bukan tontonan baik untuk anak-anak.


1. Rebutan Harta.
Sinetron Indonesia selalu bercerita tentang sebuah keluarga rebutan harta. Misalnya adegan ibu tiri yang jahat ingin menguasai harta suaminya. Dia tidak ingin harta itu jatuh ketangan anak suaminya sedikitpun. Sehingga dalam jalan cerita selalu membahas itu-itu saja. Dari mencuri sertifikat, menghasut, intrik, lalu menyiksa atau berencana membunu dengan pembunuh bayaran, dengan racun. Kadang ada juga yang meracun kemudian terminum oleh anaknya sendiri. Lalu menyalakan anak tirinya.

Ada juga jalan cerita anak tertua merebut semua harta dan adik-adiknya tidak di kasih sedikitpun. Kemudian adik-adiknya juga berusaha melawan dan mencari-cari cara merebut harta juga. Pokoknya rebutan harta menghabiskan jalan cerita sinetron. Akhir cerita yang jahat mati kena azab. Ngakak-kan. Tema rebutan kadang bukan cuma masalah harta, tapi masalah cinta.

Merebut suami orang karena harta, merebut istri orang karena harta. Merebut tunangan orang karena harta, atau pacar orang karena harta. Para penulis skenario jelas-jelas orang yang tidak mengerti budaya Indonesia dan berpaham materialistik. Sehingga sangat dibuat-buat namun sangat merusak jalan pemikiran masyarakat kota. Merusak citra Indonesia di dunia perfileman. Tidak ada sinetron yang jalan ceritanya dibuat menurut standar kesusasteraan Indonesia.


2. Percintaan.
Dalam jalan cerita sinetron Indonesia hampir setengah jalan cerita habis mengurus urusan cinta. Kadang sinetron Indonesia juga mengisyaratkan berbuat zina walau tidak di tampilkan. Namun otak kecil penonton menangkap isyarat tersebut. Permasalahan cinta tidak ada habis-habisnya. Sehingga kehidupan dalam sinetron hanyalah dunia cinta. Hancur karena cinta, putus asah karena cinta. Sakit keras karena cinta. Menderita karena cinta, dan sebagainya.


Mulai dari cinta bertepuk sebelah tangan. Cinta segi tiga, cinta terlarang kemudian selingkuh dan berzina. Istri orang bermain serong dan bercerai. Selain itu, dalam dunia cinta sering menampilkan adegan ranjang walau tidak menampilkan adegan perzinahan.

Tapi orang sudah menangkap kalau mereka itu saat mati lampu akan berzina. Pokoknya hampir semua urusan, tema apa saja, urusan cinta setengah dari jalan cerita. Sehingga sinetron mirip dongeng anak-anak. Kalau cemburu sangat ditampakkan. Seperti mengamuk, menangis tersedu-seduh, tidak mau makan, marah-marah. Terlihat seperti anak-anak umur lima tahun, atau diistilahkan lebay.

Padahal orang cemburu hanya terlihat pada raut wajahnya saja. Kemudian dia merasa sedih dan berusaha menutupi. Kalau dia ingin mengeluarkan emosi. Biasanya hanya menyendiri atau mendengar lagu-lagu. Barulah ada air mata menetes sebutir.


Jauh berbeda dengan sinetron luar. Misalnya sinetron tentang watak orang keras kepala. Di sepanjang jalan cerita dia mendapat kerugian, jauh dari kata baik. Kemudia dari  gara-gara keras kepalanya banyak menemui kesulitan hidup.

Keras kepalanya membuat dia buta mata hati, dan lainnya. Kisah cinta memang tidak dapat dipisahkan. Tapi jalan cerita tentang cinta hanya sepuluh sampai limabelas persen saja dari jalan cerita. Dalam cerita dan kata-kata banyak nasihat dan kebijakan. Selayaknya kehidupan normal manusia dan tidak terlalu dibuat-buat.

Sinetron luar menampilkan kreatifitas besar dengan mengangkat cerita yang baik. Seumpama sinetron tentang seorang gadis berjuang dalam kemiskinan dan merawat ibunya. Sehingga jalan ceritanya penuh penderitaan dan ketabahan. Wajar kalau dia jatuh cinta. Tapi cerita cinta tersebut tidak mendominasi jalan cerita seperti sinetron Indonesia.


3. Tahayul.
Tahayul adalah suatu paham pemikiran yang percaya dengan hal ghaib aneh, keberadaan hantu, jin, roh, yang ditranspormasikan kedalam dunia nyata yang dikarang-karang, diduga-duga, dibuat-buat oleh manusia. Sehingga muncul bualan yang tidak logis dan tidak berdasar.

Sinetron Indonesia selalu mengusung tentang tahayul seperti ini. Misalnya dalam cerita sintron orang jahat menggunakan jasa dukun untuk berbuat jahat. Orang mati kemudian menjadi arwa penasaran, gentayangan. Atau memang memproduksi sinetron-sinetron yang bertema tahayul, misalnya sinetron kafir, atau sinetron Azab, Taubat dan lainnya.

4. Menunjukkan Gelagat.

Menunjukkan gelagat pada penonton. Sinetron Indonesia akting jahatnya selalu ditampakkan. Menandakan pemikiran orang Indonesia masih sangat rendah. Dalam hal ini, misalnya pemeran antagonis sedang berencana jahat. Dalam adegan dia menampakkan pada penonton gelagat jahat. Misalnya mata didelik-delikkan. Mengangguk-angguk dan bibir dimonyong-monyongkan.

Kemudian terdengar suara-suara gaib. Maksudnya suara hati si jahat dari dalam hati. Hanya sinetron Indonesia kata-kata di dalam hati manusia dapat didengar. Sangat jauh berbeda dengan sinetron-sinetron luar dimana sikap, sifat, tindakan adegan halus dan membedakan manusia jahat dari kata-kata dan cara bertingkah laku keseharian. Sehingga terkesan tidak kaku dan di buat-buat.


4. Penonton Jadi Sutradara.
Penonton jadi sutradara disini adalah dimana penonton sudah dapat menerkah jalan cerita kedepannya. Misalnya dalam adegan cerita si miskin yang terlunta-lunta. Nanti akan menjadi orang yang sangat kaya raya. Kemudian yang menghinanya dulu menjadi miskin dan ditolong oleh orang yang dia hina dulu. Lalu si penghina dulu menjadi baik dan berteman dengan si miskin sebelumnya. Atau juga si miskin menjadi kaya. Kemudian dia menjadi sombong dan menjadi miskin lagi.

Dalam urusan percintaan misalnya dalam adegan sinetron si miskin dihina oleh pacar kaya seorang gadis yang dia sukai. Namun si gadis akhirnya mencintai si miskin dan dia putus dengan pacar kayanya. Kemudian si miskin mendadak kaya dan membeli perusahaan si penghina dahulu. Penonton sinetron tidak khawatir lagi dalam menonton adegan genting. Sebab saat genting itu selalu ada yang datang menolong atau membantu. Begitulah, sinetron Indonesia belum selesai sudah dapat diterkah oleh penontonnya.


5. Adegan Atau Isyarat Tidak Senono.
Sinetron Indonesia dibuat secara cepat dan pesanan kilat. Mengapa demikian, karena dalam jalan cerita tidak terlihat dari alur cerita menghantar penonton ke maksud dan tujuan. Semua jalan cerita praktis dan langsung. Dalam adegan jalan cerita tidak banyak keterhubungan yang luas.

Tidak ada dialog-dialog yang masuk akal dan bijak. Sehingga dalam mencari ketenaran, kemegahan di dalam cerita maka dimunculkan adegan-adegan tidak senono atau melampaui batas.  Misalnya seks tidak sehat. Perzinahan dan perselingkuhan. Atau menyajikan kejahatan-kejahatan yang melampaui batas-batas kemanusiaan.


Misalnya, dalam jalan cerita seorang anak kurang ajar pada orang tuanya. Alasan kurang ajar tersebut biasanya karena hal kecil. Seumpama si anak meminta uang untuk poya-poya sedangkan mereka miskin. Tidak diberikan ibunya lalau marah dan memukul ibunya.

Padahal ibunya adalah seorang buru cuci atau pedagang kecil. Dalam akal manusia jahat sekalipun, anak-anak akan tahu soal ekonomi keluarganya. Dia tahu hitungan uang dari hasil upah mencuci ibunya. Yang makan saja tidak cukup. Di dalam adegan si anak buru cuci memaksa ibunya memberikan uang yang banyak. Itukan cerita tidak masuk akal, bagaimana si ibu memenuhi.

Ketika uang tidak dapat diberikan. Lalu sang anak memukul ibunya. Atau berbuat nekad, misalnya menjual diri, memakai narkoba, mabok-mabokkan, dan jadi geng. Itukan tidak masuk akal sekali. Kalau di dalam jalan cerita, misalnya mereka hidup sebagai orang kaya.

Anaknya tumbuh menjadi orang manja dan semua keinginannya selama ini dituruti. Kemudian mereka bangkrut. Karena usahanya terbakar dan tidak ada ansurasi aset mereka. Sehingga mereka menjadi sangat miskin. Anaknya yang tumbu menjadi anak manja. Kemudian berlaku kurang baik.

Lalu dia mempertahankan sikap manjanya karena dia merasa keluarga masih ada uang, seumpamana tabungan. Tapi tanpa sepengetahuan anaknya tabungan tersebut juga sudah habis membayar tunjangan karyawan. Ceritanya masih dapat dibenarkan. Sebab alur, tokoh, watak, paham itu tidak dibuat-buat menemui alurnya.


Pernah ada jalan cerita dalam sinetron Indonesia yang tayang setiap sore. Jalan ceritanya, seorang laki-laki dan seorang wanita berteman lalu bekerja sama dalam rencana jahat. Setelah sepakat dengan akan jahat keduanya. Lalu si laki-laki berkata, “Malam ini kamu jadi milik aku ya. “Malam ini kamu jadi milik aku ya!!.

Dalam adegan ini mengisyaratkan prilaku ingin berbuat tidak senono, yaitu berzinah. Sinetron ditonton semua generasi anak bangsa. Hal tersebut memberi pengaruh pree seks dan wanita tidak lagi mempermasalahkan harga diri dan kehormatannya sebagai wanita. Menunjukkan pemproduksi dan penulis cerita sinetron itu adalah penjahat sosial dan bukan orang yang beriman.


6. Mendadak.
Sinetron Indonesia selalu serba mendadak, mendadak baik, mendadak jahat, mendadak cinta dan mendadak insyaf. Dalam mendadak cinta misalnya sekali bertemu saja, lalu berpandangan mata dan jatuh cinta. Dalam kehidupan nyata tidak pernah wanita mendadak cinta.

Butuh proses dan rasa nyaman dulu baru bisa cinta, ngakakkan. Sinetron di Indonesia dapat menjadi kaya mendadak dan dapat miskin mendadak. Orang yang miskin dengan usaha sedikti tiba-tiba sudah punya segalahnya. Baru masuk kerja sudah menjadi orang nomor satu di perusahaan. Orang yang sangat kaya raya, tiba-tiba bangkrut dan menjadi sangat miskin.

Karena semua hartanya disita oleh bank. Dari rumah, mobil, dan semua rekening bank di blokir, tinggal baju di badan saja. Berati peran itu bukan peran orang kaya, tapi peran orang banyak hutang dan kredit. Begitulah sinetron di Indonesai, hampir semua jalan kebangkrutan usaha diikuti dengan bank menyita seluruh hartanya.


Apakah anda penikmat sinetron Indonesia atau penghobi sinetron semacam itu. Maka kehidupan anda tidak jauh-jauh dari urusan sandiwara-sandiwara yang ada di dalam sinetron. Ingat, sinetron itu hanya hiburan, bukan tuntunan.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Desti. S.Sos.
Palembang,   November 2019.

By. Apero Fublic
Via Film
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Anak yang Berbeda, Standar yang Sama: Adilkah Cara Kita Memperlakukan Semua Siswa?

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, October 27, 2026 0
Anak yang Berbeda, Standar yang Sama: Adilkah Cara Kita Memperlakukan Semua Siswa?
APERO FUBLIC   I  Bayangkan sebuah kelas yang berisi anak-anak dengan kemampuan belajar yang berbeda. Guru memberikan tugas yang sama, menjelaskan …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262241
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia
    PENULIS:  Rizka Intan Amalia Novta APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Di tengah tuntutan reformasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi saat ini, ...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?
    APERO FUBLIC  I   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk menunjang kecukupan nutrisi bagi anak-anak di Indonesia. Me...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Monday, February 16, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Sunday, October 25, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 75 Berita 1978 Berita Daerah 1850 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1255 Brand 117 Budaya Daerah 46 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 71 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 41 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1465 Kesehatan 60 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 874 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 62 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 225 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 57 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us