-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Film Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai
Film

Fakta-Fakta Jalan Cerita Sinetron di Indonesai

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
07 Nov, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Kamu suka menonton sinetron di televisi-televisi swasta di Indonesia. Atau memiliki sinetron kegemaran sendiri. Selama menonton sinetron-sinetron tersebut, adakah yang memberikan kesan cerita yang baik dalam kehidupan sosial, menurut anda.

Atau dalam jalan cerita sinetron sesuai dengan keadaan sosial budaya masyarakat di Indonesia. Hal yang harus digaris bawahi adalah. Catatan: jangan mengumpamakan sinetron dengan kehidupan nyata kita. Karena sinetron hanyalah cerita-cerita rekaan penulis skenario dan sutradara.

Mereka membuat sinetron sedang berbisnis. Jadi, sinetron bukan contoh kehidupan nyata. Jangan sampai anda membawa cara-cara sinetron ke dunia nyata. Apalagi sampai meniru-niru adegan-adegan di dalam sinetron. Banyak orang-orang meniru adegan di dalam sinetron. Sehingga di dunia nyata mereka menjadi lebay dan over akting.

Sintron hanyalah hiburan bukan tuntunan. Hampir semua sinetron di Indonesia jalan cerita itu-itu saja. Hanya berbeda peran dan cenal televisinya saja. Berikut ini, beberapa fakta-fakta jalan cerita sinetron-sinetron di Indonesia. Miskin kreativitas, miskin adab dan budaya, dan bukan tontonan baik untuk anak-anak.


1. Rebutan Harta.
Sinetron Indonesia selalu bercerita tentang sebuah keluarga rebutan harta. Misalnya adegan ibu tiri yang jahat ingin menguasai harta suaminya. Dia tidak ingin harta itu jatuh ketangan anak suaminya sedikitpun. Sehingga dalam jalan cerita selalu membahas itu-itu saja. Dari mencuri sertifikat, menghasut, intrik, lalu menyiksa atau berencana membunu dengan pembunuh bayaran, dengan racun. Kadang ada juga yang meracun kemudian terminum oleh anaknya sendiri. Lalu menyalakan anak tirinya.

Ada juga jalan cerita anak tertua merebut semua harta dan adik-adiknya tidak di kasih sedikitpun. Kemudian adik-adiknya juga berusaha melawan dan mencari-cari cara merebut harta juga. Pokoknya rebutan harta menghabiskan jalan cerita sinetron. Akhir cerita yang jahat mati kena azab. Ngakak-kan. Tema rebutan kadang bukan cuma masalah harta, tapi masalah cinta.

Merebut suami orang karena harta, merebut istri orang karena harta. Merebut tunangan orang karena harta, atau pacar orang karena harta. Para penulis skenario jelas-jelas orang yang tidak mengerti budaya Indonesia dan berpaham materialistik. Sehingga sangat dibuat-buat namun sangat merusak jalan pemikiran masyarakat kota. Merusak citra Indonesia di dunia perfileman. Tidak ada sinetron yang jalan ceritanya dibuat menurut standar kesusasteraan Indonesia.


2. Percintaan.
Dalam jalan cerita sinetron Indonesia hampir setengah jalan cerita habis mengurus urusan cinta. Kadang sinetron Indonesia juga mengisyaratkan berbuat zina walau tidak di tampilkan. Namun otak kecil penonton menangkap isyarat tersebut. Permasalahan cinta tidak ada habis-habisnya. Sehingga kehidupan dalam sinetron hanyalah dunia cinta. Hancur karena cinta, putus asah karena cinta. Sakit keras karena cinta. Menderita karena cinta, dan sebagainya.


Mulai dari cinta bertepuk sebelah tangan. Cinta segi tiga, cinta terlarang kemudian selingkuh dan berzina. Istri orang bermain serong dan bercerai. Selain itu, dalam dunia cinta sering menampilkan adegan ranjang walau tidak menampilkan adegan perzinahan.

Tapi orang sudah menangkap kalau mereka itu saat mati lampu akan berzina. Pokoknya hampir semua urusan, tema apa saja, urusan cinta setengah dari jalan cerita. Sehingga sinetron mirip dongeng anak-anak. Kalau cemburu sangat ditampakkan. Seperti mengamuk, menangis tersedu-seduh, tidak mau makan, marah-marah. Terlihat seperti anak-anak umur lima tahun, atau diistilahkan lebay.

Padahal orang cemburu hanya terlihat pada raut wajahnya saja. Kemudian dia merasa sedih dan berusaha menutupi. Kalau dia ingin mengeluarkan emosi. Biasanya hanya menyendiri atau mendengar lagu-lagu. Barulah ada air mata menetes sebutir.


Jauh berbeda dengan sinetron luar. Misalnya sinetron tentang watak orang keras kepala. Di sepanjang jalan cerita dia mendapat kerugian, jauh dari kata baik. Kemudia dari  gara-gara keras kepalanya banyak menemui kesulitan hidup.

Keras kepalanya membuat dia buta mata hati, dan lainnya. Kisah cinta memang tidak dapat dipisahkan. Tapi jalan cerita tentang cinta hanya sepuluh sampai limabelas persen saja dari jalan cerita. Dalam cerita dan kata-kata banyak nasihat dan kebijakan. Selayaknya kehidupan normal manusia dan tidak terlalu dibuat-buat.

Sinetron luar menampilkan kreatifitas besar dengan mengangkat cerita yang baik. Seumpama sinetron tentang seorang gadis berjuang dalam kemiskinan dan merawat ibunya. Sehingga jalan ceritanya penuh penderitaan dan ketabahan. Wajar kalau dia jatuh cinta. Tapi cerita cinta tersebut tidak mendominasi jalan cerita seperti sinetron Indonesia.


3. Tahayul.
Tahayul adalah suatu paham pemikiran yang percaya dengan hal ghaib aneh, keberadaan hantu, jin, roh, yang ditranspormasikan kedalam dunia nyata yang dikarang-karang, diduga-duga, dibuat-buat oleh manusia. Sehingga muncul bualan yang tidak logis dan tidak berdasar.

Sinetron Indonesia selalu mengusung tentang tahayul seperti ini. Misalnya dalam cerita sintron orang jahat menggunakan jasa dukun untuk berbuat jahat. Orang mati kemudian menjadi arwa penasaran, gentayangan. Atau memang memproduksi sinetron-sinetron yang bertema tahayul, misalnya sinetron kafir, atau sinetron Azab, Taubat dan lainnya.

4. Menunjukkan Gelagat.

Menunjukkan gelagat pada penonton. Sinetron Indonesia akting jahatnya selalu ditampakkan. Menandakan pemikiran orang Indonesia masih sangat rendah. Dalam hal ini, misalnya pemeran antagonis sedang berencana jahat. Dalam adegan dia menampakkan pada penonton gelagat jahat. Misalnya mata didelik-delikkan. Mengangguk-angguk dan bibir dimonyong-monyongkan.

Kemudian terdengar suara-suara gaib. Maksudnya suara hati si jahat dari dalam hati. Hanya sinetron Indonesia kata-kata di dalam hati manusia dapat didengar. Sangat jauh berbeda dengan sinetron-sinetron luar dimana sikap, sifat, tindakan adegan halus dan membedakan manusia jahat dari kata-kata dan cara bertingkah laku keseharian. Sehingga terkesan tidak kaku dan di buat-buat.


4. Penonton Jadi Sutradara.
Penonton jadi sutradara disini adalah dimana penonton sudah dapat menerkah jalan cerita kedepannya. Misalnya dalam adegan cerita si miskin yang terlunta-lunta. Nanti akan menjadi orang yang sangat kaya raya. Kemudian yang menghinanya dulu menjadi miskin dan ditolong oleh orang yang dia hina dulu. Lalu si penghina dulu menjadi baik dan berteman dengan si miskin sebelumnya. Atau juga si miskin menjadi kaya. Kemudian dia menjadi sombong dan menjadi miskin lagi.

Dalam urusan percintaan misalnya dalam adegan sinetron si miskin dihina oleh pacar kaya seorang gadis yang dia sukai. Namun si gadis akhirnya mencintai si miskin dan dia putus dengan pacar kayanya. Kemudian si miskin mendadak kaya dan membeli perusahaan si penghina dahulu. Penonton sinetron tidak khawatir lagi dalam menonton adegan genting. Sebab saat genting itu selalu ada yang datang menolong atau membantu. Begitulah, sinetron Indonesia belum selesai sudah dapat diterkah oleh penontonnya.


5. Adegan Atau Isyarat Tidak Senono.
Sinetron Indonesia dibuat secara cepat dan pesanan kilat. Mengapa demikian, karena dalam jalan cerita tidak terlihat dari alur cerita menghantar penonton ke maksud dan tujuan. Semua jalan cerita praktis dan langsung. Dalam adegan jalan cerita tidak banyak keterhubungan yang luas.

Tidak ada dialog-dialog yang masuk akal dan bijak. Sehingga dalam mencari ketenaran, kemegahan di dalam cerita maka dimunculkan adegan-adegan tidak senono atau melampaui batas.  Misalnya seks tidak sehat. Perzinahan dan perselingkuhan. Atau menyajikan kejahatan-kejahatan yang melampaui batas-batas kemanusiaan.


Misalnya, dalam jalan cerita seorang anak kurang ajar pada orang tuanya. Alasan kurang ajar tersebut biasanya karena hal kecil. Seumpama si anak meminta uang untuk poya-poya sedangkan mereka miskin. Tidak diberikan ibunya lalau marah dan memukul ibunya.

Padahal ibunya adalah seorang buru cuci atau pedagang kecil. Dalam akal manusia jahat sekalipun, anak-anak akan tahu soal ekonomi keluarganya. Dia tahu hitungan uang dari hasil upah mencuci ibunya. Yang makan saja tidak cukup. Di dalam adegan si anak buru cuci memaksa ibunya memberikan uang yang banyak. Itukan cerita tidak masuk akal, bagaimana si ibu memenuhi.

Ketika uang tidak dapat diberikan. Lalu sang anak memukul ibunya. Atau berbuat nekad, misalnya menjual diri, memakai narkoba, mabok-mabokkan, dan jadi geng. Itukan tidak masuk akal sekali. Kalau di dalam jalan cerita, misalnya mereka hidup sebagai orang kaya.

Anaknya tumbuh menjadi orang manja dan semua keinginannya selama ini dituruti. Kemudian mereka bangkrut. Karena usahanya terbakar dan tidak ada ansurasi aset mereka. Sehingga mereka menjadi sangat miskin. Anaknya yang tumbu menjadi anak manja. Kemudian berlaku kurang baik.

Lalu dia mempertahankan sikap manjanya karena dia merasa keluarga masih ada uang, seumpamana tabungan. Tapi tanpa sepengetahuan anaknya tabungan tersebut juga sudah habis membayar tunjangan karyawan. Ceritanya masih dapat dibenarkan. Sebab alur, tokoh, watak, paham itu tidak dibuat-buat menemui alurnya.


Pernah ada jalan cerita dalam sinetron Indonesia yang tayang setiap sore. Jalan ceritanya, seorang laki-laki dan seorang wanita berteman lalu bekerja sama dalam rencana jahat. Setelah sepakat dengan akan jahat keduanya. Lalu si laki-laki berkata, “Malam ini kamu jadi milik aku ya. “Malam ini kamu jadi milik aku ya!!.

Dalam adegan ini mengisyaratkan prilaku ingin berbuat tidak senono, yaitu berzinah. Sinetron ditonton semua generasi anak bangsa. Hal tersebut memberi pengaruh pree seks dan wanita tidak lagi mempermasalahkan harga diri dan kehormatannya sebagai wanita. Menunjukkan pemproduksi dan penulis cerita sinetron itu adalah penjahat sosial dan bukan orang yang beriman.


6. Mendadak.
Sinetron Indonesia selalu serba mendadak, mendadak baik, mendadak jahat, mendadak cinta dan mendadak insyaf. Dalam mendadak cinta misalnya sekali bertemu saja, lalu berpandangan mata dan jatuh cinta. Dalam kehidupan nyata tidak pernah wanita mendadak cinta.

Butuh proses dan rasa nyaman dulu baru bisa cinta, ngakakkan. Sinetron di Indonesia dapat menjadi kaya mendadak dan dapat miskin mendadak. Orang yang miskin dengan usaha sedikti tiba-tiba sudah punya segalahnya. Baru masuk kerja sudah menjadi orang nomor satu di perusahaan. Orang yang sangat kaya raya, tiba-tiba bangkrut dan menjadi sangat miskin.

Karena semua hartanya disita oleh bank. Dari rumah, mobil, dan semua rekening bank di blokir, tinggal baju di badan saja. Berati peran itu bukan peran orang kaya, tapi peran orang banyak hutang dan kredit. Begitulah sinetron di Indonesai, hampir semua jalan kebangkrutan usaha diikuti dengan bank menyita seluruh hartanya.


Apakah anda penikmat sinetron Indonesia atau penghobi sinetron semacam itu. Maka kehidupan anda tidak jauh-jauh dari urusan sandiwara-sandiwara yang ada di dalam sinetron. Ingat, sinetron itu hanya hiburan, bukan tuntunan.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Desti. S.Sos.
Palembang,   November 2019.

By. Apero Fublic
Via Film
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Bupati Banyuasin Paparkan Potensi Kelapa pada SID 2026, Tawarkan Peluang Investasi Hilirisasi Bernilai Tinggi

PT. Media Apero Fublic- Sunday, July 26, 2026 0
Bupati Banyuasin Paparkan Potensi Kelapa pada SID 2026, Tawarkan Peluang Investasi Hilirisasi Bernilai Tinggi
APERO FUBLIC   I  MEDAN.‎–   Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., memaparkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Banyuasin pada ajang Su…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261506
  • 20251140
  • 2024210
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio
    APERO FUBLIC.- Bulan Ramadhan 1439 Hijriah telah berlalu, sekitar sebulan lalu. Aktivitas perkuliahan Aisyah dalam libur smester. Kampu...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1793 Berita Daerah 1710 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1231 Brand 117 Budaya Daerah 39 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 66 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 119 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 931 Kesehatan 42 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 674 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 53 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 58 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 202 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us