-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Islam dan Budaya Keramat Puyang Tengah Laman
Islam dan Budaya

Keramat Puyang Tengah Laman

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
02 Aug, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Desa Gajah Mati adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Desa dengan penduduk yang etnis Melayu, beragama Islam. Mendiami dataran rendah Sungai Keruh. Mata pencaharian penduduknya sebagi besar petani karet, buruh perkebunan kelapa sawit, pedagang, jasa angkutan, pertukangan, bisnis dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Sungai Keruh yang menjadi penyubur dataran Kecamatan Sungai Keruh juga sebagai jalan sejarah dan kebudayaan. Sunga Keruh anak dari Sungai Musi  telah memberikan akses transportasi dari masa lalu. Sungai keruh sebagi akses masuknya pengaruh budaya melalui perdagangan dengan wilayah lain di Provinsi Sumatera Selatan yang diistilahkan Batang Hari Sembilan.

Pada Masa lampau perdagangan sungai, seperti dari daerah Palembang, Kayu Agung. Transportasi menggunakan perahu kajang. Perahu yang cukup besar dan memiliki atap sehingga dapat dijadikan tempat tinggal. Benda-benda yang di jual seperti berbagai jenis gerabah seperti guci, teko, periuk, piring. Jenis senjata, seperti parang, tombak, pisau dan sebagainya.

Selain dalam perdagangan, Sungai Keruh jadi transportasi masuknya pengaruh luar. Islam masuk juga melalui Sungai Keruh. Islam masuk ke Kecamatan Sungai Keruh atau Marga Sungai Keruh nama pada masa Kesultanan Palembang dan masa Kolonial Belanda. Islam masuk diperkirakan pada abad ke 16 Masehi. Sebagai bukti masuknya Islam.

Sebuah tempat keramat peninggalan seorang ulama di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh. Sekarang dikenal dengan nama Keramat Puyang Tengah Laman. Konon namanya, Ahmad Mangkubumi atau juga dikenal dengan nama Syaik Djafar Sidik. Ulama ini datang dari daerah Kudus, Jawa Tengah.[1] Apabila ditelusuri masa ini memang masa pesebaran Islam ke pedalaman di Sumatera Selatan. Banyak ulama dari wilayah lain di Nusantara berdakwah ke daerah pedalaman Sumatera Selatan.

Situs Keramat Puyang Tengah Laman terletak di Dusun Lama (laut) Desa Gajah Mati. Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin. Situs Keramat Puyang berbeda dengan Situs Kepuyangan. Situs Kepuyangan adalah situs yang benar-benar terdapat makam dari seorang puyang (leluhur).

Sedangkan situs Keramat Puyang adalah berupa benda-benda peninggalan dari Puyang atau leluhur tersebut. Kata puyang selain bermakna dengan orang yang sudah tua, juga bermakna orang yang dianggap sakti, dihormati, berjasa. Atau Orang yang memiliki kemapuan supranatural lebih (karomah). Contoh keramat puyang, seperti alat-alat peninggalan diantaranya gerabah, senjata, tempat aktivitas, atau lokasi kediaman sang puyang.

Seperti Keramat Puyang Tengah Laman yang merupakan tempat aktivitas Puyang Tengah Laman. Di sana tempat beliau mengajar mengaji, mengajar mengempuh, mengajar ilmu-ilmu lainnya. Kemudian setelah dakwah dirasa cukup beliau pergi ke daerah lain untuk berdakwah.

Masyarakat yang menghormati beliau dan percayah beliau adalah ulama yang memiliki karomah. Sehingga masyarakat menjadikan tempat kediaman beliau sebagai kenangan atau keramat. Konon kepergian puyang tidak ada yang tahu, menghilang. Kemudian secara aneh tempat beliau itu muncul tanah tumbuh yang kemudian dijaga oleh masyarakat.

Dalam perkembangannya tempat Keramat Puyang Tengah Laman menjadi tempat ziarah. Sehingga semakin lama semakin berkembang tatacara dalam menghormati Puyang. Tata cara ini diajarkan melalui mimpi pada penjaga kunci terdahulu. Peringatan keras yang disertai karomah beliau.  Berikut adalah tata cara ziarah ke Keramat Puyang Tengah Laman:

Hal-Hal Yang Tidak Dibolehkan Atau Dilarang Saat Ziarah.
1. Harus bersih dari hadas kecil dan hadas besar.
2. Bagi yang perempuan harus menutup aurat sesuai hukum Islam.
3. Bagi wanita yang sedang Haid tidak diperbolehkan masuk rumah keramat.
4. Tidak bole meminta-minta seperti meminta togel. Sebab Puyang Tengah Laman adalah ulama atau wali pendakwah Islam.
5. Tidak bole menjadi sirik seperti menghibah-hibah, meminta rezeki, meminta keselamatan, meminta jodoh, meminta kesembuhan dan meminta apa saja. Saat ziarah di Kepuyangan Tengah Laman.
6. Tidak boleh berbuat mesum walau hanya berpegangan tangan antara wanita dan laki-laki, walau suami istri.
7. Tidak boleh mengotori area makam puyang dengan darah apa saja, seperti darah hewan, seperti kambing, sapi, ayam atau darah orang. Sebab darah adalah najis dalam hukum Islam.
8.Tidak boleh bernazar atas nama Puyang. Bernazar hanya boleh atas nama Allah. Nazar hanya di rumah kita saja.
9. Jangan berkata-kata kotor, mencaci maki, atau membicarakan keburukan orang lain.
10. Tidak boleh memberi sesajen atau persembahan. Kalau ingin memberi sesuatu ada baiknya sedekah ke Masjid atau ke orang miskin. Karena puyang lebih suka sesuatu yang tidak mubazir. Puyang akan tersinggung, karena dia bukan pengemis dan bukan pula peminta-minta. Beliau ulama bukan siluman atau setan yang diberikan sesajen. Kalau mau sedekah atau makan-makan makan saja di rumah.

Peringatan: Sepuluh larangan tersebut di wakilkan dengan sepuluh malaikat. Setiap larangan dijaga oleh satu malaikat. Kalau anda sial melanggal larangan yang dijaga malaikat maut, entah hukuman apa yang anda dapatkan. Atau yang anda langgar larangan yang dijaga malaikat malik penjaga neraka. Kemungkinan anda akan demam panas. Beruntung kalau pantangan yang dilanggar sedang dijaga malaikat Jibril atau malaikat Ridwan. Mungkin anda akan ditegur terlebih dahulu. Sebab Malaikat Ridwan malaikat penjaga surga yang baik dan sopan.

Penting: Menurut orang-orang tua dan keterangan dari penjaga kunci Bapak Arianto. Seandainya orang berziarah melanggar hal-hal yang tidak diperbolekan tersebut. Akan terkenah sumpah Puyang. Sumpah berbunyi: Barang siapa melanggar pantangan tersebut, maka dia tidak akan selamat sampai tujuh keturunannya. Atau akan terkenah musibah yang sangat besar-besar di sepanjang hidupnya.[2]

Hal-Hal Yang Dibolehkan Untuk Para Peziara Ke Keramat Puyang Tengah Laman:
1. Meminta izin dari penjaga kunci.
2. Meniatkan hanya untuk berziarah saja. Bukan niat yang lain-lain.
3. Mengucap salam saat masuk dan keluar dari Rumah Puyang Tengah Laman.
4. Mendoahkan Puyang agar diterima oleh Allah SWT semua amal ibadahnya.
5. Mengirim Al-Fatihah untuk Puyang Tengah Laman. Sebelum mengirim Al- Fatihah sebut nama dan bin Anda.
6. Membaca surah yasin bersama-sama atau sendiri.

Catatan: enam yang dibolehkan ini dilambangkan dengan rukun iman. Di harapkan oleh Puyang Tengah Laman atau Syaik Djafar Sidik agar anak cucunya kelak yang datang atau siapa saja yang ziarah. Jangan sampai saat ziarah merusak iman. Seperti menyimpang ke kesyrikan dan melanggar pantangan. Syirik adalah dosa besar. Rukun iman: 1. Percaya pada Allah. 2. Percaya kepada malaikat. 3. Percaya pada kitab Suci Al-Quran. 4. Percaya pada Rasulullah SAW. 5. Percaya pada hari kiamat. 6. Percaya pada Qadha dan Qadhar. 

Setelah ziarah ada baiknya bagi yang memiliki hajat pergi ke masjid. Atau pulang kerumah dan beribadah. Shalat di tengah malam atau shalat tahajud, shalat istikhoroh, lalu meminta pada Allah SWT apa yang di inginkan dan di niatkan. Maka Puyang Tengah Laman sebagi ulama akan ikut mendoakan agar Allah mengabulkan apa yang kita minta pada Allah.

Sesering apa kita berdoa pada Allah sesering itu juga Puyang Ikut mendoakan kita. Doa seorang ulama shaleh di ijabah oleh Allah. “misalnya Puyang berdoa pada Allah, “Ya Allah ya Tuhanku, kabulkanlah doa si A karena dia sunggu-sunggu butuh pertolongan engkau.” Tapi kita juga harus berdoa sungguh-sungguh juga. Jangan membiarkan Puyang saja berdoa pada Allah. Maka berdoalah setelah shalat wajib, atau shalat sunah.

Jadi bagi para peziarah jangan salah kapra berdoa. Jangan meminta pada Puyang, tapi meminta pada Allah. Istilah kata Puyang itu membantu berdoa dari jauh untuk kita. Insya Allah doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Kita yang berziarah itu sebagai perkenalan saja. Agar Puyang tahu siapa yang dia bantu doakan dari jauh. Maka saat membaca yasin atau mengirim Al-Fatihah sebut nama dan bin anda. Nama saya si A bin si B, mengirim Puyang Tengah Laman Al-Fatihah.

Berikut adalah silsilah dari pengurus Situs Keramat Puyang Tengah Laman. Silsilah ini dimulai dari yang masih diingat oleh keluarga  pengurus. Selebihnya pengurus atau penjaga kunci Keramat Puyang Tengah Laman tidak dapat mengingat nama silsilah di atas. Karena tidak adanya sistem silsilah tertulis.

Sistem kepengurusan atau penjaga kunci keramat puyang dengan sistem turun temurun atau monarki. Pengurus yang masih diingat namanya dari Bapak Delatif. Kemudian dilanjutkan oleh anaknya bernama Bapak Hakim bin Delatif. Dari bapak Hakim diwariskan ke anak beliau Bapak Agus bin Hakim. Berikut silsilah dari keluarga pemegang kunci Keramat Puyang Tengah Laman.

Silsilah Bapak Hakim dan Ibu Muna
1. Cik Sena
2. Homsia
3. Agus
4. Umbuk
5. Husni
6. Subir

Dari bapak Agus dan Ibu Sona
1. Rohati.
2. Arianto
3. Idestri
4. Along

Silsilah dari Bapak Arianto dan Ibu Maryati
1. Tiara Nova
2. Roli Saputra.

Silsilah dari Bapak Subir dan Ibu Kartini
1. Sultan Efendi
2. Kurniati
3. Oki Aleksander
4. Tarmizi Tahar
5. Tarmizi Tahir
6. Deka Yuliana.

Apabila ditelusuri dari silsilah garis laki-laki dan tertua. Bapak Arianto menjadi keluarga tertua dari silsilah Penjaga Kunci Puyang Tengah Laman. Maka penjaga kunci jatuh ke Bapak Arinto. Peninggalan arkeologi Puyang Tengah Laman: Kendi Air: Kegunaan kendi zaman dahulu untuk Puyang mengobati masyarakat yang sakit. Senjata Pedang Puyang. Tepak (paliman) tempat alat menyirih atau makan sirih.


Bentuk budaya yang terjadi disekitar keramat puyang adalah sedekah rami atau sedekah bumi. Dilaksanakan, setiap tahun setelah panen masyarakat mengadakan syukuran bersama di sekitar Keramat Puyang. Suatu kegiatan budaya masyarakat menjalin silaturahmi. Namun sayang, dalam pelaksanaannya tidak semeriah dahulu. Tidak ada perhatian dari pemuda-pemudia di Desah Gajah Mati, terutama Karang Taruna, Pemerintahan Desa, tetua desa.

Tidak ada kepedulian, misalnya pengumpulan dana dari masyarakat. Tidak ada pembentukan panitia yang bertugas. Sehingga kegiatan kebudayaan tersebut dilakukan sederhana sekali seadanya dikordinasi keluarga penjaga kunci kepuyangan. Kemungkinan dalam waktu dekat akan hilang ditelan zaman ketika para orang tua telah tiada lagi.
Benda-benda peninggalan Puyang Tengah Laman atau Syaik Djafar Sidik atau Ahmad Mangkubumi. Ulama atau wali penyebar agama Islam di Desa Gajah Mati.
Suasana saat pelaksanaan acara Sedekah Bumi. Rumah tersebut adalah rumah turun temurun dari Penjaga Kunci Keramat Puyang Tengah Laman. Bangunan di samping adalah Rumah Keramat Puyang Tengah Laman.
Foto Bapak Arianto saat wawancara pada tanggal 5 Juni 2019. Pemegang Kunci Keramat Puyang Tengah Laman, Desa Gajah Mati.

Oleh. Joni Apero
Gajah Mati, 5 Juni 2019.
Sumber wawancara: Bapak Arianto Penjaga Kunci Keramat Puyang Tengah Laman. Wawancara dengan Bapak Sultan Efendi, Oki Aleksander, Bapak Along mereka adik dari Bapak Arinto.
Sumber foto. Sedekah Bumi atau Sedekah Rami. Ernita Yanti. 


[1]Wawancara dengan Bapak Arianto, Penjaga Kunci Keramat  Kepuyangan Tengah Laman, Desa Gajah Mati, 5 Juni 2019. Pukul 10:40 WIB.
[2]Wawancara dengan Bapak Arianto, Penjaga Kunci Keramat Puyang Tengah Laman, Desa Gajah Mati, 5 Juni 2019. Pukul 11: 00 WIB.
By. Apero Fublic.
Via Islam dan Budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Taman Banjuran Budayo: Dari Ruang Publik Menuju Penggerak PAD Kota Jambi

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, July 14, 2026 0
Taman Banjuran Budayo: Dari Ruang Publik Menuju Penggerak PAD Kota Jambi
APERO FUBLIC  I  Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kemandirian suatu daerah. Semakin besar PAD yan…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261412
  • 20251140
  • 2024209
  • 2023142
  • 2022104
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....
  • GIG ECONOMY: Fleksibel Bagi Perusahaan, Rapuh Bagi Pekerja
    Ketika Pekerjaan Modern Tidak Lagi Menjamin Kepastian Hidup   APERO FUBLIC   I  ESAI .--   Di tengah mahalnya biaya hidup dan su...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026
GIG ECONOMY: Fleksibel Bagi Perusahaan, Rapuh Bagi Pekerja

GIG ECONOMY: Fleksibel Bagi Perusahaan, Rapuh Bagi Pekerja

Monday, June 15, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1744 Berita Daerah 1680 Berita Internasional 43 Berita Nasional 1220 Brand 117 Budaya Daerah 38 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 62 Cerita Rakyat 12 Cerpen 30 Dongeng 67 Ekonomi 105 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 885 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 651 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 48 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 56 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 201 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us