-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sejarah Daerah Sejarah Kecamatan Sanga Desa
Sejarah Daerah

Sejarah Kecamatan Sanga Desa

Negara-Desa istilah untuk menyebut pemerintahan adat yang memiliki kawasan wilayah seukuran desa masa kita sekarang yang dipimpin seorang depati yang
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
03 Jul, 2019 1 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Rumah Marga Sanga Desa wakap Peninggalan Depati Anang

APERO FUBLIC.- Peristiwa pembentukan Marga Sanga Desa atau sekarang dikenal sekarang dengan Kecamatan Sanga Desa memberikan informasi budaya. Bagaimana sosial budaya masa lalu, bagaimana hubungan marga dengan sultan di Palembang, bagaimana pembentukan pemerintahan marga-marga di Sumatera Selatan sebelumnya.

 

Pemerintahan Adat Tradisional Negara-Desa

Negara-Desa istilah untuk menyebut pemerintahan adat yang memiliki kawasan wilayah seukuran desa masa kita sekarang yang dipimpin seorang depati yang merdeka. Menurut W. Marsden menginformasikan dari tahun 1883 gelar depati dipakai oleh pemimpin dusun atau desa. (Arslan Islami: 2004).

Dalam syair kisah pembentukan Marga Sanga Desa informasi dari Marsden terbukti. Kabar negara-desa yang merdeka dan luasnya kekuasaan Sultan Palembang tergantung pengakuan masyarakat uluan juga terbukti. Seberapa luas wilayah yang mengakui maka seluas itu juga teritori kesultanan. Kalau wilayah tidak mengakui lagi maka teritori juga berkurang. Yang tidak mengakui berarti merdeka.

 

Marga Sanga Desa

Marga Sanga Desa merupakan nama pemerintahan lokal yang terdiri dari beberapa desa yang bersatu, bersifat mandiri-semi merdeka. Wilayah ini mengurus rumah tangga marga sendiri. Pemerintahan marga yang mandiri berakhir saat Kesultanan Palembang dihapus Pemerintahan Kolonial Belanda tahun 1824.

Pemerintahan marga yang mandiri, beransur-ansur menjadi bagian dari wilayah kabupaten atau onderafdeling. Pemimpin dan perangkat mulai digaji kolonial, dan tidak lagi mandiri-merdeka. Depati yang awalnya banding ke Palembang kalau ada masalah. Sekarang bertanggung jawab pada Kontroleur (pejabat Belanda).

Pada zaman kemerdekaan dan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sistem marga masih dipakai sampai akhirnya dihapus zaman Orde Baru. Sejak saat itulah, nama-nama marga diganti dengan istilah Kecamatan. Gelar Depati diganti dengan Pak Camat. Seorang camat bukan asli dari wilayah marga, tapi berasal dari berbagai wilayah dengan pendidikan negara. Itulah mengapa Camat tidak memiliki fungsi apa-apa, selain kantor di kecamatan. Begitu juga Marga Sanga Desa diganti menjadi Kecamatan Sanga Desa.

 

Sejarah Pembentukan Marga Sanga Desa

Pada abad ke 18 Masehi kehidupan di Sumatera Selatan masih hidup sesuai kebudayaan asli. Begitu juga di kawasan berdirinya Kecamatan Sanga Desa. Masyarakat di sini hidup terpisah-pisah di pedalaman. Pemukiman terdiri dari pemukiman-pemukiman rompok, talang dan dusun.

Rompok pemukiman kecil yang terdiri dari beberapa pondok sederhana yang semi permanen. Kadang rompok menjadi talang, dan lebih sering ditinggal dalam waktu beberapa tahun. Rompok pemukiman untuk berladang berpindah. Ketika ladang sudah jauh dari pemukiman utama (dusun) maka mereka membangun rompok.

Rompok yang setrategis sering menjadi Talang. Talang pemukiman kecil yang dihuni sekitar dua puluh sampai empat puluh keluarga atau lebih. Pengertian ini untuk zaman yang lebih maju, kalau zaman sebelum era-Sriwijaya talang merupakan nama pemukiman utama. Talang terdapat banyak kebun buah-buahan dan terletak disekitar sungai yang dapat dijadikan untuk transportasi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hidup. Rompok dan Talang masih menginduk ke dusun yang dipimpin depati.

Zaman Kedatuan Sriwijaya berkembangnya istilah-istilah yang diambil dari bahasa Sanskerta. Untuk membedakan pemukiman yang lebih ramai dalam administrasi Sriwijaya, maka pemukiman yang ramai dinamai dengan Dusun. Kata dusun ini merupakan serapan dari kata dalam bahasa Sanskerta, Desa.

Dalam sistem pemerintahan adat Negara-Dusun atau Negara-Desa ini masih menggunakan sistem kepuyangan. Dimana terdapat kelompok-kelompok keluarga besar atau tumang (klan). Setiap klan memiliki talang dan rompok warga masing-masing. Mereka menyatu dengan pemerintahan depati desa mereka. Walau mereka tinggal terpencar-pencar di talang atau rompok di dalam hutan-hutan.

Pada abad ke 18 masehi wilayah Marga Sanga Desa terbagi-bagi dalam wilayah negara-desa seperti itu. Setiap kawasan ada depati yang berkuasa dan merdeka. Tidak tunduk pada pemerintahan mana pun dan dimana pun. Wilayah negara-desa ini luasnya sesuai wilayah ladang berpindah, rompok dan talang warganya.

 

Depati Samsudin Pendiri Marga Singa Desa

Depati Samsudin atau Depati Uding adalah Depati dari Dusun Rengas Gemuruh. Adik perempuannya bernama Dayang Turik. Dari namanya dia sudah jelas seorang Muslim. Wilayah Dusun Rengas Gemuruh juga dinamakan, Kinyau. Menurut Odi Anang Kinyau nama daerah dan Rengas Gemuruh ibu kotanya. Dusun Rengas Gemuruh merupakan negara-desa yang merdeka tidak masuk dalam kesultanan Palembang. Sistem pemerintahan adat yang terdiri dari dalam puluhan tumang, pimpinan Puyang Jurai Tue.

Di kawasan ini yang bakal dibentuk Pemerintahan Marga terdapat puluhan negara-desa yang merdeka sama seperti Dusun Rengas Gemuruh. Setiap negara-desa memiliki Depati masing-masing, wilayah dan rakyat masing-masing. Dengan banyaknya kekuatan tentu berdampak pada stabilitas daerah. Tidak ada hukum tunggal yang memberikan perlindungan. Sehingga hukum berjalan sendiri-sendiri, dan banyak kekacauan.

Depati Samsudin dikenal sebagai depati yang kejam, dan bengis. Sehingga dia ditakuti oleh banyak orang. Banyak masyarakat yang tidak mau melewati kawasan Kinyau karena takut. Membuat pedagangan dan komunikasi terputus. Para pedagang yang akan ke hulu Musi melalui anak-anak sungai Musi seperti Sungai Punjung dan lainnya, lalu masuk sungai Musi di bagian hulu Dusun Rengas Gemuruh atau Kinyau.

Suatu hari Dusun Rengas Gemuruh kedatangan pengembara bernama Limparan dari Basma (Pasmah) dan dapat diterima dengan baik oleh Depati Samsudin. Limparan ini orang misterius, namun berhasil mempengaruhi Depati Samsudin untuk membangun Pemerintahan Marga.

Limparan yang berasal dari Basma mungkin terinspirasi dengan daerahnya yang cukup luas-bersatu. Sehingga memberi saran agar Depati Samsudin juga memperluas wilayah kekuasaannya. Sepertinya Limparan orang terdidik, mungkin seorang ulama yang memiliki tugas memperbaiki sosial masyarakat yang sangat tradisional itu.

 

Organisasi dan Penyatuan

Atas saran Limparan maka dilakukan musyawarah adat, antara jurai tue Dusun Rengas Gemuruh dan Depati Samsudin. Ditetapkan Depati Samsudin sebagai pemimpin tertinggi dan menjadi Depati pemimpin marga setelah marga terbentuk. Seseorang bergelar Bujang Piamang diangkat sebagai panglima, yang membawahi hulubalang-hulubalang. Pasukan terdiri dari pasukan sukarela yang berasal dari tumang-tumang (klan) dalam desa mereka.

Hasil musyawarah: mendirikan tempat pemerintahan marga, mengajak kelompok-kelompok kecil atau talang-rompok sekitar pindah membentuk pemukiman dusun. Membentuk menjadi satu marga (kepuyangan), Depati Samsudin sebagai Depati pemimpin marga, dan mengamankan lalu lintas perairan Sungai Musi.

 

Ilmu Tombok

Ilmu tombok adalah ilmu cara-cara. Misalnya kalau mencari benda hilang dengan memukul air liur di tangan. Agar ikan asin asinnya berkurang direndam dengan air garam. Kalau mau membangun rumah ukuran di sukat. Sukat hitungan dengan omongan tertentu sesuai harapan, dan lain-lain.

Begitu juga dalam mencari lokasi pembangunan pusat pemerintahan marga. Depati Samsudin, Limparan dan beberapa pengawal menyusuri hutan di Daerah Kinyau. Limparan membawa ayam beruge jantan. Mendatangi tempat tertentu dan meletakkan ayam. Kalau ayam beruge berkokok maka tempat itulah yang akan dijadikan pemukiman baru.

Setelah lama mencari sampai masuk sungai Rawas anak sungai Musih ayam yang diletakkan tidak berkokok sampai mereka kembali lagi, Di seberang lokasi pemukiman mereka Limparan kembali meletakkan ayam beruge. Ayam beruge akhirnya terbang dan berkokok. Maka tempat itulah yang mereka jadikan lokasi pembangunan pemukiman baru.

Depati Samsudin memerintahkan penduduk pindah ke seberang dan dinamakan Talang Rengas. Sampai sekarang posisi Talang Rengas masih ada masuk administrasi Desa Ngulak. Istilah kampung memang menghilangkan istilah talang di kebanyakan desa-desa di Sumatera Selatan di zaman sekarang. Hal ini perlu di perhatikan agar tidak menghilangkan ciri khas daerah. (Bersambung)

Baca kelanjutannya klik di sini. Bagian II.   Bagian III.

 

Oleh: Joni Apero.
Editor. Selita. S.Pd.
Palembang, 2019.
Sumber Foto oleh: Lesi Parlia Lesta.
Rumah Pasirah Marga Sanga Desa (Monumen Sejarah).

Sumber:
Oedji Anang. Sejarah Sanga Desa dan Silsila Pasirah-Pasirah yang Pernah Memimpinya. Bandung. t.pn. 1985.
K.H.O. Gadjahnata dan Sri Edi Swasono (ed). Masuk dan Berkembangnya Islam di Sumatra Selatan. Jakarta. Universitas Indonesia, 1986.
H. Yusman Haris. Sanga Desa dari Dahulu Sampai Sekarang. Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin, 2010.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Musi Banyuasin, Sanga Desa Dalam Angka Tahun 2016, Katalog No. 1102001.1606010.
www.sanskerta.marga.org.

Sy. Apero Fublic
Via Sejarah Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

1 comment

  1. Heru hApril 22, 2021 at 11:58 PM

    Izin bertanya,buku H.Yusman Haris mengenai sanga desa dri masa ke masa nyarinya dmna yah?

    ReplyDelete
    Replies
      Reply
Add comment
Load more...

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Jemaat GPIN Sekayu Bagikan Bingkisan Lebaran, Pererat Toleransi Antarumat Beragama

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, March 18, 2026 0
Jemaat GPIN Sekayu Bagikan Bingkisan Lebaran, Pererat Toleransi Antarumat Beragama
APERO FUBLIC  I  SEKAYU .— Dalam semangat kebersamaan dan toleransi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jemaat Gereja Protest…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026481
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI MUBA PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia
    Ilustrasi: Hukumonline APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konstitusi merupakan dasar hukum tertinggi yang menjadi landasan penyelengga...
  • Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn
    PENULIS:  RR. Farra Naylazzahra Pramushiva APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai perubahan sosial politi...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Daging merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu. Jika penanganan dan peng...
  • Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal
    Sumber: Nowicka et al., 2021. 1.   Pendahuluan Buah segar memegang peranan strategis dalam sistem pangan global, baik dari aspek nutrisi...
  • Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah
    APERO FUBLIC   I  OPINI . -  Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan produksi buah. Namun dibalik melimpahnya produksi ters...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Wednesday, March 11, 2026
Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Saturday, March 07, 2026
Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Tuesday, March 10, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1418 Berita Daerah 1452 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1166 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 36 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 315 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 254 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 154 Tokoh Wanita 10 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us