-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Pariwisata Kisahku. Di Bumi Sangkurian
Pariwisata

Kisahku. Di Bumi Sangkurian

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
24 Jun, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- Waktu itu, adalah hari ke-10 dari perjalanan kami. Tepatnya pada tanggal 11 Maret 2017. Aku bersama teman-teman PKL (Praktek Kerja Lapangan), dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, pada bidang studi Pendidikan Biologi, Universitas Sriwijaya. Hari itu, kami menyempatkan berkunjung  ke tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu, di Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Walau badan sedah terasa lelah dan capek sekali, tetapi tidak mengurangi semangatku, dan teman-teman untuk menikmati alam yang indah itu. Rasa penasaran dan gembira bercampur aduk, sebab Gunung Tangkuban Perahu memiliki legenda yang populer sekali, yaitu legenda Sangkuriang.

Di dalam hati kami bertanya-tanya,“kayak apa si bentuk Gunung Tangkuban Parahu itu??. Apa benar mirip perahu gunungnya??. Cuaca yang dingin sebagaimana keadaan di pegunungan. Selain itu, mendung juga menggantung di langit. Aku dan teman-teman  mulai  menapakkan  kaki di wilayah yang bernama, Bandung.


Saat turun dari bus, yang paling dicari adalah cerita legenda Sangkuriang. Pokoknya kata hati, harus tahu tentang cerita dan tempatnya. Kami mengendarai mobil, menyusuri jalan-jalan yang berliku-liku, dan berkelok-kelok tajam. Saat naik mobil tersebut, aku ingat sebuah acara televisi yang menayangkan acara My Trip My Advanture. Aku juga merasa ngeri, melihat di kanan dan kiri  jalan yang terdapat jurang-jurang terjal dan dalam.

Namun dibayar dengan pemandangan yang sangat indah. Pepohonan yang rindang menghijauh juga memperindah perjalanan kami. Hari itu, kami berkeliling di tanah dimana terjadinya sebuah legenda Sangkuriang, yang diceritakan sebagai bentuk asal usul terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu. Antara percaya dan tidak tentang legenda tersebut, kami mulai menikmati panorama alam yang indah.
Apero Fublic.- Aku dengar legenda itu bermulah dari, dari dikutuknya seorang dewa dan seorang dewi karena suatu kesalahan yang fatal. Sang Dewa dikutuk menjadi seekor anjing. Sedangkan sang Dewi dikutuk menjadi seekor babi.

Kisah bermulah, pada zaman dahulukalah. dikisahkan hiduplah seorang putri cantik yang bernama Dayang Sumbi. Dia adalah anak seorang raja yang bernama Sungging Perbangkara dari sebuah kerajaan besar yang berada di Jawa Barat. Karena kecantikanya, Dayang Sumbi menjadi rebutan raja-raja atau para pangeran kerajaan lain.

Banyak raja-raja yang datang meminang  Dayang Sumbi untuk dijadikan istri. Sehingga banyak perseteruan diantara mereka. Dayang Sumbi merasa dirinya  menjadi bahan rebutan, dan menyebabkan peperangan. Maka akhirnya Dayang Sumbi, memutuskan untuk pergi mengasingkan diri kehutan, dan hidup disana dengan tenang.

Suatu ketika Dayang Sumbi sedang menenun, pitalan benang yang dia gunakan jatuh. Karena malas untuk mengambil pintalannya, Dayang Sumbi pun berkata, “siapapun yang mengambilkan pitalan benang tenunku, kalau dia laki-laki akan menjadi suamiku, dan apabila dia wanita akan menjadi saudaraku.” Kemudian, tiba-tiba seekor anjing mengambil pitalan tersebut, lalu memberikannya kepada Dayang Sumbi.

Karena dia sudah berkata-kata demikian, maka Dayang Sumbi harus menepati janjinya. Akhirnya Dayang Sumbi pun menikah dengan anjing tersebut. Tidak lama kemudian, dia memiliki anak laki-laki yang bernama Sangkuriang.

Seiring waktu berjalan, Sangkuriang pun tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan, gagah perkasa, dan sakti. Setiap hari, Sangkuriang selalu ditemani oleh anjing peliharaannya, yang bernama si Tumang. Sangkurian menganggap anjingnya hanya seekor anjing peliharaan, yang setia. Sangkuriang tidak tahu bahwa si Tumang adalah ayahnya.

Suatu hari, Sangkuriang dimintai oleh ibu-nya, Dayang Sumbi untuk berburu rusa. Karena Dayang Sumbi ingin makan dendeng hati rusa. denga. Sebelum berangkat berburu, Sangkurinag berkata pada ibunya. “Baiklah, aku akan bawakan ibu sebuah hati rusa untuk.” Janji Sangkuriang.

Sangkuriang dan si Tumang pun pergi berburu ke hutan. Mulailah mereka berburu mencari  rusa. Tetapi sayang sudah seharian  mereka berburu, namun tidak mendapatkan hasil apa pun. Jangkan hati rusa, bertemu dengan rusa pun tidak. Saat dalam putus asa, lewatlah seekor babi hutan besar. Sangkuriang meminta si Tumang mengejar babi tersebut.

Namun si Tumang tidak mau. Karena dia tahu, babi yang lewat tadi adalah jelmaan seorang Dewi. Si Tumang sesungguhnya juga jelmaan seorang Dewa yang di kutuk menjadi anjing. Dewi tersebut memiliki hubungan dengan si Tumang di kehidupan kayangan. Karena suatu kesalahan keduanya di kutuk. Si Tumang menjadi anjing dan sang Dewi menjadi babi. Sangkuriang marah melihat tingkah si Tumang yang aneh, dan tidak bergerak sedikitpun.

Sangkuriang mengacungkan panahnya menghardik si Tumang, agar mau mengejar babi tersebut. Sangkuriang terus menakut-nakuti si Tumang dengan panahnya. Tetapi hal tidak terduga terjadi. Tanpa sengaja Sangkuriang kelepasan, dan anak panah melesat mengenai si Tumang. Sangkuriang sangat menyesal dan sedih.

Sangkuriang khawatir sekali, hati rusa tak dapat, si Tumang mati. Sangkuriang kawatir akan mengecewakan ibu-nya. Haripun sudah sore dan sebentar lagi malam. Maka sangkuriang memutuskan mengambil hati si Tumang yang telah mati. Hati si Tumang kemudian dia bawa pulang dan diberikannya pada ibu-nya, Dayang Sumbi. Dayang Sumbi mengirah itu adalah hati rusa.

Sehingga dia memasaknya dengan enak sekali. Setelah di tunggu beberapa saat si Tumang juga tidak muncul. Sampai keesokan harinya si Tumang juga tidak pulang. Kemudian Dayang Sumbi menanyakan si Tumang pada Sangkuriang. Dengan perasaan takut, Sangkuriang menceritakan semuanya pada Dayang Sumbi. Bahwa si Tumang telah mati, tak sengaja terkenah panahnya.

Mendengar cerita Sangkuriang bahwa si Tumang telah mati terpana oleh Sangkuriang, membuat Dayang Sumbi kalap dan marah besar. Tanpa sadar Dayang Sumbi memukul Sangkuriang dengan sendo besar, di kepalanya dan terluka dan meninggalkan bekas luka yang besar. Sangkuriang juga terjatuh, dan kepalanya membentur tempat penyimpanan air di dekat tangga yang terbuat dari batu. Sehingga Sangkuriang menderita amnesia, lupa ingatan.

Tanpa sadar Sangkuriang pergi meninggalkan rumah. Kemudian pergi mengembara berkeliling dunia. Banyak ilmu kesaktian yang dia peroleh. Sangkuriang pun menaklukkan negeri jin, dan Raja Jin tunduk pada Sangkuriang. Dalam perjalanan itu juga, Sangkuriang meruntuhkan negeri raja-raja yang pernah memaksa menikah dengan Dayang Sumbi. Kemudian Sangkuriang sampai di hutan dimana dia tinggal dahulu.

Sangkuriang telah lupa dan tidak mengingat lagi karena sudah lama tidak kembali. Di hutan itu dia bertemu dengan seorang wanita muda dan sangat cantik. Membuat Sangkuriang jatuh cinta dan berniat menikahi wanita tersebut. Sangkuriang tidak sadar bahwa wanita tersebut adalah ibu-nya, Dayang Sumbi. Dayang Sumbi di anugerahi yang maha kuasa kelebihan, yaitu awet muda.

Dayang Sumbi juga menjaga kecantikannya dengan banyak memakan dedaunan muda.  Dalam perkenalan dan cerita, akhirnya Dayang Sumbi mengingat bahwa si Pemuda tersebut adalah anak kandungnya. Dayang Sumbi juga mengenal ada bekas luka di kepala si anak muda itu. Karena Sangkuriang mengidap amnesia, dia lupa-lupa ingat dalam bercerita.

Dia kurang ingat tentang luka di kepalanya. Luka di pukul atau luka terjatuh menmbentur tempat air pencuci kaki di dekat tangga. Mendengar cerita tersebut semakin yakin Dayang Sumbi adalah anak kandungnya, Sangkuriang. Tetapi Dayang Sumbi tidak dapat menjelaskan dengan masuk akan, bahwa dia adalah ibu Sangkuriang.

Karena menurut hitungan umur normal manusia biasa dia sudah tua, dan kulitnya haruslah sudah keriput, begitupun dengan rambutnya pasti sudah ubanan. Hal yang dikhawatirkan juga Dayang Sumbi takut membuat kecewa Sangkuriang yang sakti tentu dia dapat berbuat apapun sekehendaknya.

Maka Dayang Sumbi memikirkan caranya untuk menolak secara halus. Dayang Sumbi akan menikah dengan Sangkuriang asalkan dia mampu memenuhi syaratnya. Yaitu membuat sebuah danau dengan membendung Sungai Citarum, dan sekaligus sebuah perahu dalam waktu semalam, sebelum ayam berkokok. Sangkuriang menyanggupi permintaan Dayang Sumbi.

Sangkuriang memanggil para jin yang pernah dia taklukkan dahulu. Dia memerintahkan ribuan pasukan jin bekerja cepat. Ada yang membuat perahu, dan banyak yang membendung Sungai Citarum. Dayang Sumbi khawatir sekali melihat hal tersebut. Dia tidak mungkin menikah dengan anak kandungnya sendiri. Maka dia kembali berpikir bagaimana membuat semua itu, tidak terjadi.

Kemudian Dayang Sumbi berdoa pada yang Maha Kuasa agar membantunya mengatasi kesulitannya. Kemudian Dayang Sumbi mengambil alu dan menumbuk padi. Ayam yang mendengar alu bertalu-talu, berpikir bahwa hari sudah hampir siang. Membuat ayam-ayam berkokok dan para jin pembuat perahu dan sedang membendung Sungai Citarum ketakutan, mendengar ayam berkokok,  pertanda hari akan siang.

Maka para jin berlari meninggalkan pekerjaan mereka. Tidak seberapa lama haripun siang, dan pekerjaan belum selesai. Melihat semua itu, Sangkuriang sangat marah dan kemudian menendang perahu yang dibuat para jin tersebut, hingga melayang jauh. Jatuh tertelungkup di bumi. Ajaib, waktu demi waktu perahu tersebut kemudian menjadi gunung seperti sekarang ini, yaitu Gunung Tangkuban Perahu.

Aku sangat terkesan mengetahui legenda Sangkuriang. Membuat perjalanan ini terasa begitu berarti. Terima kasih ya Allah, aku sudah sampai di sini. Dapat menyaksikan sebuah gunung yang memiliki legenda yang luar biasa. Memang legenda Sangkuriang menjadi daya tarik wisata dan menjadi kekayaan tak benda bangsa Indonesia. Aku sangat bahagia bersama teman-teman.

Kenangan ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan sampai kapanpun. Buat teman-teman semua, terima kasih sudah menjadi bagian dalam perjalanan hidupku. Dalam legenda tersebut ada beberapa hal yang dapat aku jadikan pelajaran. Pertama jangan suka berkata-kata yang menentang kekuasaan tuhan seperti sesumbar akan sesuatu sebagaimana yang Dayang Sumbi lakukan.

Kedua, kita juga di ajarkan menepati janji dan kata-kata kita. Ketiga, kita harus memutuskan perkara dengan keputusan yang baik. Keempat, menjaga norma-norma susilah dan kesucian sebagai wanita. Kelima, hadapi sesuatu dengan bijak dan berpikir cerdik. Semoga, suatau saat nanti aku masih punya kesempatan untuk datang lagi ke bumi Sangkuriang. Wassalam.

Oleh. Ulandari.
Editor. Selita. S.Pd.
Ogan Ilir, 11 Mei 2017.
Sumber foto. Ulandari.
Praktek Kerja Lapangan (PKL). FKIP. Universitas Sriwijaya.
Catatan: Yang mau belajar menulis: mari belajar bersama-sama: Bagi teman-teman yang ingin mengirim atau menyumbangkan karya tulis seperti puisi, pantun, cerpen, cerita pengalaman hidup seperti cerita cinta, catatan mantera, biografi diri sendiri, resep obat tradisional, quote, artikel, kata-kata mutiara dan sebagainya.

Kirim saja ke Apero Fublic. Dengan syarat karya kirimannya hasil tulisan sendiri, dan belum di publikasi di media lain. Seandainya sudah dipublikasikan diharapkan menyebut sumber. Jangan khawatir hak cipta akan ditulis sesuai nama pengirim.

Sertakan nama lengkap, tempat menulis, tanggal dan waktu penulisan, alamat penulis. Jumlah karya tulis tidak terbatas, bebas. Kirimkan lewat email: fublicapero@gmail.com. idline: Apero Fublic. Messenger. Apero fublic. Karya kiriman tanggung jawab sepenuhnya dari pengirim.

Sy. Apero Fublic
Via Pariwisata
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Sistem IoT untuk Pakan Otomatis dan Monitoring

Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Sistem IoT untuk Pakan Otomatis dan Monitoring

Sunday, January 18, 2026
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Dedikasikan Diri Dalam Pengabdian dan Penegakan Hukum : Kepala BNN RI Resmi Menyandang Gelar Doktor Kehormatan

PT. Media Apero Fublic- Sunday, February 01, 2026 0
Dedikasikan Diri Dalam Pengabdian dan Penegakan Hukum : Kepala BNN RI Resmi Menyandang Gelar Doktor Kehormatan
APERO FUBLIC   I  KAMPUS .-  Sidang terbuka Senat Universitas Tarumanagara yang digelar pada Sabtu (31/1), di Auditorium Universitas Tarumanagara,…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026229
  • 20251138
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Alor Amerika Serikat Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Beladiri Belanda Belu Belum Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Daerah Berita Nasional Berita Internasional Berita Nasional Berita Tebing Tinggi Betul Daerah Binjai Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Bro Daerah Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan Daratan dan Hutan Deli Serdang Desa Dongeng Dongeng Dunia DPR RI DPRD DRPD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Info Desa Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik KABAR Kabar Buku Kabar Desa Kabupaten HST KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolisian Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepemimpinan Kepolisian Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita kesenian Ketapang Kisah Legenda Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labuhanbatu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Lubuklinggau Mahasiswa Mahasiswa Pendidikan Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara MUSI Musi Rawas Musik Nasional NTT Ogan Ilir OKI OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI Sumatera Selatan PWI Sumsel PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Solok Kota Sorong Sosial dan Masyarakat Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR SUMBER Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar TANAH DATAR Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPUT Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM UKM-Bisnis UMKM Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Sistem IoT untuk Pakan Otomatis dan Monitoring
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .– Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) tela...
  • Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya
    Piagam Leiden APERO FUBLIC. SEJARAH.- Piagam Leiden merupakan salah satu bukti peninggalan kedatuan Sriwijaya. Prasasti Leiden adalah salah ...
  • Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya
    Foto Prasasti Telaga Batu 1 APERO FUBLIC. SEJARAH.- Prasasti Telaga Batu merupakan peninggalan Kedatuan Sriwijaya yang berisi kutukan atau s...
  • Sinergi Cetak SDM Unggul: Disnakertrans Musi Banyuasin dan PPSDM Migas Cepu Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
    APERO FUBLIC   I  CEPU .-  Dalam upaya memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal di sektor energi nasional, Dinas Tenaga Kerja da...
  • Searching, Relate, Diagnosa: Pilihan Remaja dalam Memahami Gejala Kesehatan Mental di Era Digital
    PENULIS :  Oleh: Elen Pranata APERO FUBLIC  I  OPINI .-  Diera digital ini, remaja tidak lepas dari media sosial dalam kehidupan sehari-har...
  • Program “I Love Musholla” Jadi Wujud Nyata PJBL Mahasiswa UMSurabaya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .-  Sidoarjo – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya ( UMSurabaya ) melaksanakan kegiatan berta...
  • Benjang dan Reak: Lebih dari Sekedar Kesenian, Ini adalah Jiwa Sunda yang Harus di Jaga
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG . - Identitas komunitas bangsa di Indonesia berasal dari adat istiadat dan keyakinan yang berlaku di ...
  • Mahasiswa Polinela Kembangkan Prototipe Alat Pakan Kucing Otomatis Berbasis IoT
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .-  Bandar Lampung, 20 Januari 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika , Politekn...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Dongeng si Kera dan si Bangau. Dari Sulawesi Utara

Saturday, January 18, 2020

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Sistem IoT untuk Pakan Otomatis dan Monitoring

Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung Kembangkan Sistem IoT untuk Pakan Otomatis dan Monitoring

Sunday, January 18, 2026
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Sinergi Cetak SDM Unggul: Disnakertrans Musi Banyuasin dan PPSDM Migas Cepu Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Sinergi Cetak SDM Unggul: Disnakertrans Musi Banyuasin dan PPSDM Migas Cepu Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Tuesday, January 20, 2026
Searching, Relate, Diagnosa: Pilihan Remaja dalam Memahami Gejala Kesehatan Mental di Era Digital

Searching, Relate, Diagnosa: Pilihan Remaja dalam Memahami Gejala Kesehatan Mental di Era Digital

Monday, January 05, 2026
Program “I Love Musholla” Jadi Wujud Nyata PJBL Mahasiswa UMSurabaya

Program “I Love Musholla” Jadi Wujud Nyata PJBL Mahasiswa UMSurabaya

Sunday, January 18, 2026
Benjang dan Reak: Lebih dari Sekedar Kesenian, Ini adalah Jiwa Sunda yang Harus di Jaga

Benjang dan Reak: Lebih dari Sekedar Kesenian, Ini adalah Jiwa Sunda yang Harus di Jaga

Monday, January 05, 2026
Mahasiswa Polinela Kembangkan Prototipe Alat Pakan Kucing Otomatis Berbasis IoT

Mahasiswa Polinela Kembangkan Prototipe Alat Pakan Kucing Otomatis Berbasis IoT

Tuesday, January 20, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 57 Berita 1218 Berita Daerah 1303 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1149 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 31 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 17 Kampus 262 Kesehatan 20 Kisah Legenda 10 Kuliner 22 Mitos 15 Opini 201 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 49 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 30 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 7 Tablet 20 Teknologi 150 Tokoh Wanita 9 UKM-Bisnis 12 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23 kesenian 4
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us