-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan Presentasi Bukan Acara Membaca Slide: Saatnya Berhenti Menjadikan Slide sebagai Naskah
Kampus Mahasiswa Opini Pendidikan

Presentasi Bukan Acara Membaca Slide: Saatnya Berhenti Menjadikan Slide sebagai Naskah

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
16 Oct, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Gambar 1. Slide yang dipenuhi teks membuat audiens sibuk membaca, bukan menyimak.
Mengapa Cara Memakai Slide Menentukan Kualitas Presentasi. 

APERO FUBLIC  I  Lampu ruangan diredupkan, layar proyektor menyala, lalu muncul satu slide berisi belasan baris kalimat dengan huruf kecil yang nyaris tak terbaca dari bangku belakang. Pembicara menoleh ke layar dan membacakannya baris demi baris. Dalam hitungan menit, sebagian audiens mulai menunduk ke gawai, sebagian lagi menatap kosong. Adegan ini terlalu akrab di ruang kuliah, ruang rapat, hingga seminar daring.

Banyak orang menganggap slide yang padat sebagai tanda persiapan yang matang. Semakin lengkap isinya, semakin aman rasanya, sebab tidak ada yang terlewat. Menurut saya, logika itu terbalik.

Slide yang menelan seluruh isi presentasi justru mengambil alih peran pembicara, dan audiens akhirnya hanya menyaksikan seseorang membacakan sesuatu yang sebenarnya bisa mereka baca sendiri. Di tengah kebiasaan menyusun presentasi dalam waktu singkat, kesalahan ini terus berulang tanpa disadari.

Tulisan ini berpendapat bahwa slide seharusnya menjadi alat bantu yang menguatkan pembicara, bukan naskah yang dibacakan. Pandangan tersebut diuraikan melalui pengaruh penggunaan slide dalam berbagai bidang kehidupan, prinsip dan teknik penyajian yang efektif, tinjauan kritis atas anggapan bahwa slide lengkap lebih jelas, serta langkah praktis untuk memperbaikinya.

Dalam dunia akademik, presentasi tugas kelompok, seminar, dan sidang hampir selalu ditemani slide. Karena penilaian sering dikaitkan dengan kelengkapan materi, banyak mahasiswa memindahkan seluruh isi makalah ke layar.


Gambar 2. Pembicara yang membelakangi audiens demi membaca layar kehilangan kontak dengan pendengarnya.

Akibatnya, dosen dan teman sekelas menerima dua versi bahan yang sama pada saat bersamaan, yaitu yang tertulis dan yang diucapkan, dan keduanya berebut perhatian. Padahal penguji ingin menilai pemahaman, dan pemahaman tampak ketika pembicara mampu menjelaskan dengan kata-katanya sendiri, bukan ketika ia fasih membaca.

Bayangkan dua kelompok yang membawakan materi serupa. Kelompok pertama menampilkan paragraf utuh pada setiap slide dan membacakannya bergantian. Kelompok kedua menampilkan satu pertanyaan atau satu gambar per slide, lalu menjelaskannya sambil menatap peserta. Isi keduanya setara, tetapi hanya kelompok kedua yang membuat ruangan ikut berpikir. Slide yang baik mengarahkan mata, sedangkan penjelasan lisan yang mengisi maknanya.

Dunia kerja memperbesar taruhannya. Presentasi proposal, laporan kinerja, dan penawaran kepada klien biasanya berlangsung singkat, dan keputusan sering diambil dari kesan yang terbentuk dalam beberapa menit. Pembicara yang menguasai gagasan dan hanya memakai slide sebagai penanda terlihat memegang kendali, sedangkan yang bergantung pada layar terlihat ragu terhadap isinya sendiri.

Dalam organisasi dan lingkungan sosial pun demikian. Ketua panitia yang menyampaikan rencana kegiatan lewat tiga poin singkat biasanya lebih mudah diikuti daripada yang membacakan lembaran rincian anggaran satu per satu.

Memahami Fungsi Slide dan Teknik Penyajian yang Efektif

Alat bantu visual, menurut Lucas (2015), berfungsi mendukung pembicara dan memperjelas pesan, bukan menggantikan pembicara. Prinsip ini punya dasar ilmiah. Sweller (1988) menjelaskan bahwa memori kerja manusia sangat terbatas, sehingga informasi yang datang berlebihan akan membebani proses belajar.

Mayer (2009) melanjutkannya lewat prinsip redundansi, yakni orang cenderung belajar lebih baik dari gambar yang disertai penjelasan lisan daripada dari gambar yang disertai penjelasan lisan sekaligus teks yang sama persis di layar. Dengan kata lain, ketika slide memuat teks yang sama dengan yang diucapkan, audiens dipaksa membaca dan mendengar pada saat yang sama, dan keduanya saling mengganggu.
 

Gambar 3. Membaca teks di layar dan mendengarkan penjelasan lisan bersaing memakai kapasitas perhatian yang sama.

Teknik pertama adalah satu slide untuk satu gagasan. Judul slide dapat berupa kalimat yang menyatakan pesan, misalnya “Jeda membuat pesan lebih diingat”, lalu isinya hanya satu gambar, grafik, atau beberapa kata kunci.

Teknik kedua adalah memilih visual yang benar-benar bekerja. Grafik sederhana dengan satu pesan lebih berguna daripada tabel angka yang terlalu kecil untuk dibaca. Teknik ketiga adalah menjaga keterbacaan, yaitu huruf yang cukup besar, warna yang kontras, dan tidak lebih dari beberapa baris per layar.

Reynolds (2011) menekankan kesederhanaan, kesahajaan, dan kealamian sebagai kunci presentasi yang memikat, sekaligus mengingatkan bahaya “slideument”, yaitu slide yang dipakai sebagai dokumen bacaan dan bahan presentasi sekaligus sehingga tidak baik untuk keduanya.

Teknik keempat menyangkut posisi pembicara. Layar adalah pendamping, bukan lawan bicara. Pembicara sebaiknya menghadap audiens, menengok layar sebentar untuk memastikan arah, lalu kembali menatap peserta. Dengan begitu suara terdengar lebih jelas, ekspresi terbaca, dan hubungan dengan audiens tetap terjaga.

Teknik kelima adalah menyiapkan catatan di tempat terpisah. Pembicara yang takut lupa tidak perlu menyalin seluruh uraiannya ke slide. Cukup simpan kerangkanya pada kartu kecil atau pada fitur catatan pembicara yang tidak tampil di layar.


Gambar 4. Satu gagasan per slide lebih mudah dicerna daripada paragraf yang dijejalkan ke layar.

Bila audiens memang membutuhkan data rinci, ada jalan keluar yang lebih rapi, yaitu menyiapkan lembar ringkasan atau lampiran yang dibagikan setelah presentasi. Dokumen cocok untuk dibaca dengan tenang, sedangkan presentasi cocok untuk dijelaskan dan didiskusikan.

Memisahkan keduanya membuat masing-masing bekerja sesuai tujuannya.
Analisis Kritis: Benarkah Slide Lengkap Membuat Presentasi Lebih Jelas?
Pembelaan yang paling sering terdengar adalah bahwa slide lengkap membantu audiens yang tertinggal penjelasan atau ingin mencatat.

Alasan itu masuk akal, tetapi menukar tujuan dengan kenyamanan. Slide lengkap memang memudahkan semua pihak, namun harganya adalah presentasi yang kehilangan daya. Bila seluruh isi sudah tertulis, tidak ada alasan bagi audiens untuk mendengarkan. Kebutuhan akan materi lengkap sebaiknya dijawab dengan dokumen pendamping, bukan dengan menjejalkannya ke layar.

Anggapan kedua menyebut bahwa slide ringkas hanya cocok bagi pembicara berpengalaman, sedangkan pemula membutuhkan teks agar tidak lupa. Saya menilai justru sebaliknya. Pemula yang membaca slide sebenarnya menyembunyikan kegugupannya di balik layar, dan kebiasaan itu menghambat perkembangannya.

Berlatih dengan kerangka singkat memang terasa lebih menegangkan pada awalnya, tetapi di situlah kemampuan menjelaskan secara lisan terbentuk. Pemula bukan kurang mampu, ia hanya belum terbiasa.

Perlu diakui bahwa ada situasi yang memang menuntut teks, misalnya slide yang dikirim sebagai bahan bacaan tanpa kehadiran pembicara. Dalam kasus itu fungsi slide adalah dokumen, dan penyusunannya pun berbeda. Masalah muncul ketika satu berkas dipaksa melayani dua fungsi sekaligus. Kejelasan tujuan, yakni apakah berkas ini untuk dibaca atau untuk dipresentasikan, menjadi titik awal semua keputusan desain.

Solusi dan Rekomendasi

Bagi pelajar dan mahasiswa, langkah paling mudah adalah memangkas. Setelah slide selesai, tanyakan pada setiap baris, apakah ini bisa saya jelaskan dengan kata-kata sendiri? Jika ya, hapus barisnya dan simpan sebagai bahan lisan.

Berlatih dengan mematikan layar sesekali juga berguna untuk menguji apakah penjelasan tetap berjalan tanpa contekan. Dosen dan guru dapat membantu dengan menilai kemampuan menjelaskan, bukan kepadatan isi slide, serta memberi contoh slide yang baik sejak awal penugasan.

Bagi pekerja dan penyelenggara kegiatan, biasakan tiga hal sederhana: satu pesan per slide, huruf yang terbaca dari kursi paling belakang, dan lampiran yang dibagikan terpisah. Rekam sesi latihan, lalu tonton kembali untuk melihat seberapa sering pandangan beralih ke layar. Satu atau dua kali percobaan biasanya cukup untuk menunjukkan bagian mana yang perlu dibenahi.
 
Gambar 5. Tiga langkah menyusun presentasi: tentukan pesan, sederhanakan visual, lalu latih penyampaian.

Prinsipnya serupa bagi semua kalangan: mulailah dari pesan, bukan dari slide. Tentukan satu hal yang ingin diingat audiens, rancang visual yang menopangnya, lalu latih penyampaian sampai lancar tanpa bergantung pada layar. Perubahan ini tampak kecil, tetapi menggeser presentasi dari pertunjukan membaca menjadi percakapan yang hidup.

Kesimpulan

Slide adalah pendamping, bukan naskah. Ketika slide dipenuhi teks yang dibacakan, audiens terbebani, pembicara kehilangan kontak, dan pesan yang semestinya menggerakkan justru tenggelam.

Dengan satu gagasan per slide, visual yang bermakna, dokumen pendamping yang terpisah, serta latihan yang konsisten, presentasi dapat kembali menjadi ruang pertukaran gagasan. Pada akhirnya, audiens datang untuk mendengar pembicara, bukan untuk menonton pembicara membaca. Maka, ubahlah slide Anda hari ini, sekecil apa pun perubahannya.

Penulis: Dimas Indra Wahyudi
Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang. 
Editor. Tim Redaksi

Daftar Referensi

Lucas, S. E. (2015). The Art of Public Speaking (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Reynolds, G. (2011). Presentation Zen: Simple Ideas on Presentation Design and Delivery (2nd ed.). New Riders.
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285.

Sy. Apero Fublic
Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Wali Kota Solok Hadiri Open House SDN 20 Sinapa Piliang, Revitalisasi Sekolah Perkuat Kualitas Pendidikan

PT. Media Apero Fublic- Thursday, October 15, 2026 0
Wali Kota Solok Hadiri Open House SDN 20 Sinapa Piliang, Revitalisasi Sekolah Perkuat Kualitas Pendidikan
APERO FUBLIC   I  KOTA SOLOK.– Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, menghadiri kegiatan Open House Sekolah Hasil Revitalisasi S…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262161
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampu Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olahraga9 Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso
    APERO FUBLIC  I  Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) Poso dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Ba...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Saturday, September 26, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1962 Berita Daerah 1835 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1253 Brand 117 Budaya Daerah 42 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 129 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 22 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1404 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 830 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 60 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 222 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 54 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us