Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Pemecahan Studi Kasus Dasar Ilmu Ekonomi: Based Learning Berbasis Deep Learning dan Penerapannya
Pemecahan Studi Kasus Dasar Ilmu Ekonomi oleh Mahasiswa PK UNY 2026 melalui Problem Based Learning Berbasis Deep Learning dan Paperless Learning sebagai Implementasi SDGs pada Murid Kelas X MPLB 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo
APERO FUBLIC I Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama murid kelas X MPLB 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo (01/09/2026).
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan Deep Learning melalui metode Problem Based Learning (PBL). Murid terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan memahami permasalahan, menganalisis studi kasus, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta menyusun solusi berdasarkan permasalahan konsep dan dasar ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital dan konsep paperless learning. Murid mengakses e-LKM (Lembar Kerja Murid) melalui Google Drive, mengumpulkan atau menyampaikan hasil pekerjaan melalui Google Form, serta mengerjakan evaluasi pembelajaran melalui platform digital Kahoot. Pemanfaatan teknologi tersebut dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, efisien, dan mengurangi penggunaan kertas.
Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya;
1. SDG 4 - Pendidikan Berkualitas, melalui penerapan pembelajaran yang inovatif, aktif, bermakna, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran murid.
2. SDG 12 - Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penerapan pembelajaran paperless dengan mengurangi penggunaan kertas dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya digital.
3. SDG 13 - Penanganan Perubahan Iklim, sebagai dampak tidak langsung dari upaya mengurangi penggunaan kertas dan limbah dalam kegiatan pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, murid diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, berkomunikasi, serta memiliki literasi digital, sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab.
Demikian berita acara ini dibuat sebagai bukti pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis Deep Learning, Problem Based Learning, teknologi digital, dan SDGs pada kelas X MPLB 3 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo.
Penulis: Sofia Tri Wahyuni
Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment