Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
PENDAMPINGAN BRANDING UMKM KERIPIK TEMPE "ADIVA" SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG SDGS 8
APERO FUBLIC I FEATURE.- Universitas Negeri Yogyakarta melalui kegiatan Project Based Learning pada mata kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan melaksanakan program pendampingan branding bagi UMKM Keripik Tempe "Adiva" milik Ibu Narti yang berlokasi di Banyusumurup, Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55782.
Kegiatan yang berlangsung pada April - Mei 2026 ini dilaksanakan oleh empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yaitu Faradila Noor Rizqi, Anggita Larasati, Nurul Khotimah, dan Aprilia Sasmita sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khusunya SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya aspek branding dan promosi usaha Keripik Tempe "Adiva", terutama terkait identitas visual, media promosi, dan pemanfaatan pemasaran digital.
Berdasarkan hasil observasi lapangan, usaha rumahan tersebut belum memiliki banner usaha, identitas visual yang konsisten, serta optimalisasi promosi digital, sehingga jangkauan pemasaran dan visibilitas usaha masih terbatas.
Sebagai solusi, tim mahasiswa melaksanakan serangkaian kegiatan berupa observasi, perancangan konsep branding, edukasi promosi, hingga implementasi identitas usaha.
Program pendampingan diwujudkan melalui pembuatan logo, slogan, banner usaha, sticker kemasan, pamflet promosi digital berbasis WhatsApp, serta pendampingan pencantuman lokasi usaha pada Google Maps untuk meningkatkan aksesbilitas konsumen dan memperkuat branding digital usaha.
Gambar 1.1 Dokumentasi Proses Wawancara dengan Ibu Narti selaku pemilik usaha Keripik Tempe "Adiva"
Selain menyediakan media promosi, kegiatan ini juga menekankan edukasi mengenai pentingnya branding dalam pengembangan UMKM. Pelaku usaha diberikan pemahaman tentang identitas usaha, konsistensi visual, pemanfaatan media digital, serta pengaruh tampilan usaha terhadap kepercayaan konsumen.
Pendekatan tersebut dilakukan agar pelaku usaha tidak hanya menerima hasil desain, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Gambar 1.2 Dokumentasi Hasil Implementasi Identitas Usaha
Hasil implementasi menunjukkan adanya perubahan positif pada penguatan identitas usaha Keripik Tempe "Adiva". Media promosi yang dihasilkan membantu meningkatkan profesionalitas tampilan usaha sekaligus mempermudah masyarakat mengenali produk dan lokasi usaha.
Bersasarkan hasil wawancara dan monitoring berkala dengan pelaku usaha, terjadi peningkatan penjualan dari sekitar 21 lonjor menjadi 25 lonjor produksi setelah implementasi branding dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan identitas visual dan strategi promosi sederhana dapat berkonstribusi terhadap peningkatan daya tarik dan pemasaran usaha.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Keripik Tempe "Adiva" mampu meningkatkan keberlanjutan usahanya. Program ini tidak hanya mendukung SDGs 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada SDGs 4: Pendidikan Berkualitas melalui proses pembelajaran berbasis pengalaman edukasi dan kolaborasi langsung dengan masyarakat.
PENULIS : Nurul Khotimah
Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta prodi Pendidikan Kewarganegaraan semester 4,
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment