Berita
Berita Daerah
Boven Digoel
Papua Selatan
Arahan Bupati dalam Apel Hari Ini kepada Seluruh ASN Kabupaten Boven Digoel
APERO FUBLIC I BOVEN DIGOEL.- Bupati memimpin langsung apel hari ini Senin 13/04/2026 dan menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kondisi nasional yang saat ini terjadi, termasuk kebijakan efisiensi anggaran, tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja ASN. Bupati mengingatkan bahwa pengurangan hari kerja maupun potongan pendapatan merupakan bagian dari konsekuensi yang harus diterima sebagai ASN.
Bupati menekankan bahwa perubahan nyata dalam sistem pemerintahan harus dimulai dari diri sendiri, dengan meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja. Sejalan dengan itu, Bupati juga memerintahkan agar seluruh perangkat daerah segera menyiapkan regulasi-regulasi pendukung sebagai langkah konkret dalam pelaksanaan kebijakan.
Terkait dengan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bupati menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk proaktif membantu dan menindaklanjuti setiap permintaan BPK. Pemeriksaan yang berlangsung mencakup tahun anggaran 2024 hingga saat ini.
Bupati menegaskan bahwa tidak perlu ada rasa takut terhadap BPK. Justru sebaliknya, seluruh OPD diminta untuk “jemput bola” dengan mendatangi pihak BPK guna memastikan kelengkapan data dan mengidentifikasi kendala yang ada. Setiap temuan harus segera ditindaklanjuti dan dilaporkan tepat waktu. Bupati juga mengingatkan bahwa setelah 60 hari masa pemeriksaan, aparat penegak hukum dapat melakukan tindak lanjut apabila ditemukan pelanggaran.
Dalam penyusunan RPJMD tahun 2027, Bupati meminta seluruh OPD segera memasukkan program-program prioritas, mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musrenbang tingkat provinsi dan kabupaten.
Bupati juga menyampaikan peringatan keras kepada ASN, khususnya yang baru dilantik, agar tidak bersikap santai dan segera menunjukkan kinerja nyata. Ia mengingatkan bahwa sebelumnya banyak yang meminta untuk ditempatkan di posisi tertentu, sehingga saat ini yang dibutuhkan adalah pembuktian melalui kerja.
“Jangan sombong dengan jabatan yang telah didapatkan. Jika tidak bekerja, ke depan kita akan menghadapi kondisi yang semakin sulit, apalagi di tengah efisiensi yang sedang berjalan,” tegas Bupati.
Bupati bahkan menegaskan bahwa bagi ASN yang tidak mampu atau tidak mau bekerja, akan dievaluasi secara serius sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, Bupati mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan koordinasi dan pendekatan dengan pejabat sebelumnya, guna memastikan keberlanjutan data, dokumen, dan program kerja.
Bupati juga menegaskan bahwa masyarakat saat ini menuntut kinerja pemerintah, dan OPD merupakan ujung tombak dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah.
Terkait aktivitas pasca pelantikan, Bupati meminta agar seluruh proses tetap berjalan tanpa mengganggu semangat kerja. Ia juga mengingatkan adanya kebijakan kerja dari rumah (WFH) berdasarkan surat dari Menteri, Gubernur, dan Bupati, dengan pengecualian bagi dinas teknis dan pelayanan publik.
Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh disalahgunakan. ASN diminta tetap menjaga komunikasi aktif melalui grup OPD dan tidak meninggalkan tugas tanpa pengawasan. Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian ASN yang memanfaatkan waktu kerja untuk bepergian keluar daerah tanpa kontrol yang jelas.
Bupati menegaskan bahwa seluruh pimpinan OPD bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol disiplin ASN di masing-masing instansi.
Menutup arahannya, Bupati berharap seluruh ASN dapat memahami dan melaksanakan instruksi ini dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya pemerintahan yang efektif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Editor. Tim Redaksi
Source/repost: Info Boven Digoel
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment