-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kepemimpinan Opini Pemerintahan Pendidikan Mengenal era-Swak Indonesia
Kepemimpinan Opini Pemerintahan Pendidikan

Mengenal era-Swak Indonesia

era-Swak merupakan fenomena sosial di dalam suatu peradaban manusia dimana kehidupan bernegara di dalam kemunduran moral pemerintahan.
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
02 Feb, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


APERO FUBLIC. OPINI.- Istilah era-Swak merupakan istilah untuk menyebut suatu masa dalam pemerintahan dan peradaban yang mengalami kemunduran moral aparatur pemerintah yang menyebabkan rusaknya tatanan kemanusiaan masyarakat di dalam negara tersebut.

Istilah swak diambilan dari singkatan swasta dan kepentingan. Swasta disini diartikan usaha sendiri atau keinginan pribadi. Sementara kepentingan merupakan usur dari kepentingan pribadi yang mewakili keserakahan dan kesewenangan. Dimana orang-orang tersebut baik dia seorang pemimpin, aparatur negara atau warga sipil mengakali administrasi untuk kepentingan dirinya, kelompoknya dan usaha-usahanya tanpa memperdulikan keadilan sosial.

era-Swak memang selalu muncul di dalam suatu pemerintahan dan peradaban suatu bangsa. Era-Swak muncul pada pertengahan masa peradaban, atau muncul diakhir sebuah rezim. Baik itu rezim monarki, otoritarianisme, demokrasi atau teokrasi.

era-Swak dapat dipahami dengan baik, karena fenomena sosial ini begitu tampak di dalam kehidupan sosial masyarakat. Berikut ini ciri-ciri era-Swak:

1.Para aparatur pemerintahan baik sipil atau non sipil tidak memiliki rasa tanggung jawab sebagai sebagai mustinya. Dimana mereka yang seharusnya menjadi penjaga atau pengayom tapi justru merekalah yang merusak kehidupan masyarakat.

2.Petugas hukum dari semua kalangan melakukan jual beli hukum, manipulasi, atau mempermainkan hukum dengan tujuan mendapat uang. Hukum menjadi lemah, dan tidak karu-karuan dan tidak memenuhi standar keadilan.

3.Orang kaya menggunakan uangnya untuk memperkaya diri sendiri dengan cara memanipulasi pajak, mengatur legalitas hukum dengan uang mereka, membeli hukum dan perundang-undangan.

4.Banyak hukum dan peraturan-peraturan yang didesain agar para aparatur negara dapat melakukan pungli, alasan meminta uang kepada masyarakat, dan desain-desain perundangan yang dilakukan para pejabat untuk kepentingan kelompok, perusahaan (oligarki), dan pejabat.

5.Orang-orang bodoh yang hanya pandai bicara menjadi pemimpin.

6.Penyakit sosial neofeodalisme menguat dan dianut sebagaian besar orang kaya dan aparatur negara semua kelas. Paham feodal yang menguasai kehidupan orang-orang kaya dan para aparatur negara. Istilah feodal untuk penyebutan orang feodal di zaman dahulu. Sementara untuk penyebutan zaman sekarang diistilahkan dengan neofeodalisme.

7.Semua hal-hal yang dilakukan tidak serius, yang dipikirkan bagaimana mendapatkan uang dan memperkaya diri sediri, kelompok atau keuntungan bagi dirinya. Istilah ini disebut dengan materialisme buta.

8.Para tokoh masyarakat mulai dari kaum cendekiawan sampai tokoh agama tidak lagi peduli dengan kehidupan masyarakat kecil, tidak peduli dengan keadilan, dan acuh ta acu dengan keadaan pemerintahan. Mereka lebih suka diam dan menikmati kehidupan mapan dengan bisnis Yayasan atau bisnis bidang agama.

9.Penyakit sosial dan penyakit masyarakat berkembang hebat sehingga kehidpan masyarakat menjadi kacau. Mulai dari meningkatnya kemiskinan, kerusakan moral, narkoba terus menggerogoti, dan seks bebas berkembang bebas.



10. Masyarakat menjadi apatis, tidak tahu harus mengadu ke mana atau siapa yang dapat dipercaya dalam hal apa pun. Karena standar uang menjadi penentu apa pun dalam masalah yang mereka hadapi.

11.Korupsi disemua bidang dan terjadi disemua instansi negara, BUMN, dan Swasta.

12.Kekuatan uang jauh lebih besar dari kekuatan kemanusiaan.

13.Kesewenangan terjadi dimana-mana atau sikap sesuka hati penguasa. Miasalnya menguba hukum untuk kepentingan politik, untuk kepentingan bisnis orang tertentu.

Dari 12 ciri umum tersebut sudah ada dalam kehidupan negara Indonesia. Sehingga Indonesia memasuki yang dinamakan era-Swak. era-Swak memang selalu dilalui oleh sebuah peradaban atau masa pemerintahan. Dimana era-Swak merupakan jalan menuju kekacauan sosial atau kehancuran suatu rezim, suatu pemerintahan atau suatu peradaban.

Sebagai gambaran pada masa lalu, era-Swak terjadi di Kesultanan Aceh semasa kehidupan Sultan Iskandar Muda. Masa kecil sultan menyaksikan era-Swak terjadi di Kesultanan Aceh. Dimana kelompok bangsawan kaya, orang kaya dengan sesuaka hati hidup menindas, membunuh pemimpin atau membunuh orang untuk kepentingan mereka. Masa Sultan Iskandar Muda menjadi sultan Aceh dia mengakhiri era-Swak di kesultanan dan menuju kejayaan Kesultanan Aceh.

Sultan Iskandar Muda melakukan revolusi, merampas semua kekuatan, kekuasaan dan harta para orang kaya dan kaum bangsawan lalu meletakkan hukum sebagai azaz utama dalam kehidupan bernegara. Orang-orang kaya di jarah, benteng mereka dihancurkan dan hanya diizinkan membangun rumah sebagaimana masyarakat biasa.

era-Swak juga hadir di Kawasan dunia lain, misalnya di Rusia dan Eropa. Di Rusia-Cina dan Prancis terjadi era-Swak yang menjijikkan sehingga membentuk Gerakan rakyat yang menghancurkan monarki di tiga negara tersebut.

era-Swak di Indonesia terjadi tidak begitu kentara sebab peradaban bangsa Indonesia belum terbentuk. Masih merupakan embrio peradaban asli yang hidup terpisah. Misalnya terjadi di Aceh, terjadi di Pulau Jawa dimana era-Swak yang berlainan masa dan permasalahan.

Sepanjang Sejarah, era-Swak di Indonesia dimulai masa Kolonial Belanda yang dinamakan Hindia Belanda. Penindasan penjajah, monopoli dan perbudakan pertanian terselubung terjadi, yang menyebabkan masyarakat Hindia Belanda memasuki era-Swak yang nantinya memunculkan gerakan revolusi yang ingin mengakhiri penderitaan rakyat.

Orang feodal seperti kaum raja, bangsawan pribumi dan kaum penjajah hidup dalam kemewahan sementara masyarakat kebanyakan hidup dalam kemiskinan. Era-Swak kolonial masa Hindia Belanda melahirkan revolusi sosial yang berkelanjutan. Misalnya masuknya paham Komunis, bangkitnya gerakan pemuda yang menuju keruntuhan kekuasaan feodal pribumi dan keruntuhan Hindia Belanda.

era-Swak kemudian terjadi di akhir Pemerintahan Orde Baru. Dimana kehidupan negara ada ditangan militer dan Soeharto sebagai pemimpin otoritarianisme. Revolusi meletus tahun 1998 melawan kesewenangan rezim Orde Baru. Masa ini, negara dikendalikan oleh Soeharto dan sedikit elit militer dan orang kaya. Rakyat dibungkam dan hidup dalam kemiskinan. Hampir semua gubernur dan pejabat negara diisi oleh elit militer.

Setelah berlalunya zaman otoriter Orde Baru-Militerisme ABRI di dalam pemerintahan. Negara Indonesia memasuki zaman disebut zaman reformasi dimana kekuatan demokrasi lebih kuat. Harapan pada zaman ini hadir di dalam hati rakyat Indonesia.

Dua dekade zaman Demokrasi berlalu sudah. Namun ternyata zaman reformasi dimana kehidupan sosial masyarakat lebih terbuka dan musyawarah di kedepankan. Kehidupan rakyat dan bernegara bukan semakin baik tapi perlahan semakin buruk. Kebebasan yang diberikan membuat aparatur negara lebih leluasa berbuat kesewenangan. Sementara pemimpin demokrasi yang hadir merupakan orang-orang bodoh dengan mengandalkan uang.

Era-Swak terus menjadi-jadi sampai hari ini dan seterusnya. Kekacauan sosial akan menjadi bom waktu pada waktunya. Kita tidak mengetahui apa yang akan dilakukan rakyat terhadap pemerintahan negara ini. Apakah revolusi rakyat sebagaimana revolusi kaum proletar di Rusia dan Cina. Apakah Revolusi otokrasi sebagaimana terjadi di Iran. Kita tunggu saja hal itu terjadi di Indonesia.

Kalau kita pantau di media sosial dimana kekecewaan rakyat pada polisi dan institusi hukum yang rakyat ungkapkan melalui media sosial, adanya penyerangan kapolsek di beberapa tempat oleh massa karena kecewa pada aparat yang menyeleweng, hal itu merupakan titik api revolusi yang menunggu angin menghembusnya.

era-Swak merupakan bukti nyata kegagalan pemerintah pada semua bidang terutama dalam memenuhi rasa keadilan (hukum-sosial) dan kesejahteraan rakyat. Indonesia sekarang ada pada zaman yang disebut dengan era-Swak.


Oleh: Joni Apero, S. Hum
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Kepemimpinan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pentingnya Memahami Penggolongan Hukum dan Sistem Hukum dalam Kehidupan Berbangsa

PT. Media Apero Fublic- Monday, June 08, 2026 0
Pentingnya Memahami Penggolongan Hukum dan Sistem Hukum dalam Kehidupan Berbangsa
APERO FUBLIC   I  ESAI .--  Sebagai mahasiswa, saya berpendapat bahwa pemahaman mengenai penggolongan hukum dan sistem hukum merupakan hal yang san…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261065
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)
    Pantai Kuta Lombok. Merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok yang terkenal dengan pasir putihnya yang unik menyerupai ...
  • Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Teknologi yang terus berkembang ini telah mengubah dunia pelayanan kesehatan dengan cepat sekali. Har...
  • Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan
    Penulis :   Mariani Suciati Danggur APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perkembangan Teknologi yang sangat berkembang saat ini banyak me...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Generasi Z Indonesia tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO...
  • Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam beberapa tahun terakhir, budaya Korea Selatan semakin populer di Indonesia. Tidak hanya melalu...
  • Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM
    source : kontrasx.com APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Antropologi kampus merupakan kajian yang membahas tentang kehidupan manusia di lingkungan pergurua...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026

Popular Post

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Thursday, May 21, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Friday, May 22, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 64 Berita 1600 Berita Daerah 1587 Berita Internasional 37 Berita Nasional 1192 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 74 Elektronik 21 FASHION 13 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 700 Kesehatan 38 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 558 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 46 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 57 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 2 Sastra Kita 42 Sastra Klasik 54 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 186 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 34 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us