-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Cerita Bersambung Cerita Rakyat Sastra Klasik Kamandaka dan Putri Bungsu Kembali Ke Kadipaten Pasirluhur (Episode 17. Terakhir)
Cerita Bersambung Cerita Rakyat Sastra Klasik

Kamandaka dan Putri Bungsu Kembali Ke Kadipaten Pasirluhur (Episode 17. Terakhir)

Episode terakhir ini Kamandaka kembali ke Pasirluhur dan memimpin perang melawan pasukan Nusatembini dan akhirnya menjadi Adipati Pasirluhur.
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
29 Aug, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


APERO FUBLIC.- Tiga bulan kemudian dari peristiwa Lutung Kasarung membunuh Prabu Pule Bahas raja kerajaan Nusatembini. Raden Banyak Catra atau Kamandaka menikah dengan Putri Dewi Ciptarasa atau Putri Bungsu.

Mahar 1000 kodi mori dan merupakan syarat kemenangan sayembara antara Banyak Catra dan Banyak Blabur telah dimiliki Banyak Catra. Begitu juga empat puluh putri kembar juga dibawa ke Pajajran.
Perjalanan Banyak Catra dan istrinya Putri Bungsu diiringi oleh keluarga Adipati dan para pejabat kadipaten. Mereka juga disertai dengan pengiring dan pengawal yang banyak. Karena sudah tidak sabar datang di Pajajaran mereka tidak banyak istirahat. Sampai akhirnya mereka tiba di Pajajaran dan disambut oleh keluarga istana dan rakyat Pajajaran.

Prabu Siliwangi, Permaisuri, Raden Banyak Ngampar, dan adik bungsunya beserta pejabat Pajajaran menyambut dengan penuh Bahagia dan sukacita. Ditambah lagi Banyak Catra membawa istri yang dia inginkan selama ini, 1000 kodi mori dan empat puluh putri kembar.

***
Satu bulan berlalu, Raden Banyak Blabur juga pulang ke Pajajaran. Dia juga membawa 1000 kodi mori dan empat puluh putri kembar sehingga nilai sayembara untuk dinobatkan menjadi Raja Pajajaran sama. Sehingga tidak ada yang kalah dan menang. Oleh karena itu, Prabu Silihwangi Kembali mengadakan sayembara untuk memilih pemenangnya.

Sayembara kali ini adalah menari diatas kawat yang direntangkan diantara dua tiang yang tinggi. Barang siapa yang menarinya paling bagus, maka dialah akan terpilih menjadi raja Pajajaran. Pada hari sayembara, alun-alun tempat sayembara dipenuhi rakyat yang ingin menyaksikan. Termasuk Prabu Silihwangi dan pejabat tinggi Pajajaran.

Saat sayembara dimulai, ternyata tarian keduanya sama-sama bagus dan indah. Semua tidak bisa menentukan siapa yang menang dan paling bagus tariannya. Sampai pada akhirnya, saat Banyak Catra menari mengangkat selendangnya. Prabu Silihwangi melihat bekas luka di perut Banyak Catra terkena jalu ayam saat dia bertarung dengan Silihwara (samara Banyak Ngampar). Bekas luka terlihat jelas oleh Prabu Silihwangi.

“Banyak Catra, Banyak Blabur turunlah dan kemarilah.” Panggil Prabu SIlihwangi dari atas panggung penyaksian terian keduanya di atas tali merentang panjang itu. Melihat lambaian dan mendengar panggilan keduanya turun bersamaan lalu menghadap Prabu Silihwangi.

“Sepertinya sudah takdir dari para dewata kalau Banyak Blabur yang akan menjadi penerusku memerintah di Pajajaran. Seperti sudah kita ketahui semua sebagaimana aturan dalam hukum Pajajaran. Setiap raja pajajaran tidak boleh ada cacat tubuh sedikitpun. Aku melihat kalau diperut Banyak Catra ada cacat bekas luka. Maka, saya meminta Banyak Catra anakku menerima kalau Banyak Blabur yang menjadi penerus tahta Pajajaran.” Kata Prabu Silihwangi.

“Baiklah rama Prabu, saya menerimah dengan relah kalau adinda yang meneruskan tahta pajajaran. Dari semulah juga kalau saya tidak menginginkan meneruskan tahta Pajajaran.” Kata Raden Banyak Catra.

“Kau memang memiliki budi yang luhur anakku.” Ujar Prabu Silihwangi. Keesokan harinya, persiapan penobatan Raden Banyak Blabur menjadi raja Pajajaran dilaksanakan dengan sangat meriah. Semua pejabat istanah dan keluarga Kerajaan bergembira begitu pun rakyat Pajajaran yang memiliki raja baru.

***

Tidak lama setelah penobatan Banyak Blabur menjadi raja Pajajaran. Datang utusan dari Kadipaten Pasirluhur meminta bantuan karena dua orang adik Prabu Pule Bahas bernama Jurang Bahas dan Parung Bahas yang tewas ditangan Lutung Kesarung menuntut balas. Oleh karena itu, Raden Banyak Catra dan Putri Bungsu meminta izin pada ayahnya Prabu Silihwangi untuk kembali ke Kadipaten Pasirluhur.

Mendengar tentang serbuan pasukan Kerajaan Nusatembini Prabu Silihwangi mengizinkan kepergian Banyak Catra ke Pasir Luhur, dan meminta Raden Banyak Ngampar juga ikut ke Pasirluhur untuk menemani Banyak Catra. Mereka juga membawa banyak pasukan Pajajaran untuk membantu perang melawan pasukan Nusatembini.

***
Raden Banyak Catra, Putri Bungsu, Raden Banyak Ngampar dan pasukannya tiba di Kadipaten Pasirluhur. Mereka menghadap Adipati, setelah itu baru beristirahat. Keesokan harinya seorang prajurit datang melaporkan kalau pasukan Nusatembini sangat cepat dari perhitungan mereka. Karena sekarang pasukan Kerajaan Nusatembini sudah di batas kota Kadipaten Pasirluhur. Menurut laporan, pasukan Nusatembini telah menghancurkan desa-desa disepanjang jalan yang mereka lalui. Membunuh rakyat, merampas harta dan wanita. 

Pasukan Kerajaan Nusatembini berbaris di batas kota. Sementara pasukan Kadipaten Pasirluhur berbaris di tengah kota membuat pertahanan. Raden Banyak Catra dan Banyak Ngampar memimpin perang atas izin Adipati Kandadaha.

Pasukan pertama mulai berhadapan lalu saling menyerbu. Banyak Catra dan Banyak Ngampar ikut perang di medan laga. Begitu juga dengan Parung Bahas dan Jurang Bahas juga terjun perang dengan gagah berani. Tapi kemampuan pasukan Kadipaten Pasirluhur sangat hebat dan dengan kegagahan luar biasa sehingga banyak pasukan Nusatembini tewas atau terluka parah.

Disana sini terdengar teriakan kesakitan dan terluka. Darah bercecertan disana-sini. Akhirnya pasukan Nusatembini mundur untuk mengatur posisi Kembali karena mereka kalah. Melihat keadaan itu, Jurang Bahas dan Parung Bahas menantang Banyak Catra dan Banyak Ngampar untuk perang duel satu lawan satu.

Akhirnya Banyak Catra dan Banyak Ngampar menerima tantangan itu. Mereka bertarung satu lawan satu. Jurang Bahas bertarung dengan Banyak Ngampar dan Parung Bahas bertarung dengan Banyak Catra atau Kamandaka. Pertarungan kesatria masing-masing kerajaan itu terjadi sangat hebat.

“Aaaakkk.” Terdengar jeritan Parung Bahas yang tewas ditangan Banyak Catra. Tidak lama kemudian Jurang Bahas juga gugur ditangan Banyak Ngampar. Dengan kematian dua pimpinan pasukan Kerajaan Nusatembini, maka tinggal Mahapati Nusatembini dan sisa pasukannya. Mahapati menyatakan menyerah bersama pasukannya, lalu pulang kembali ke negeri mereka.

Setelah perang berakhir Banyak Catra dan Banyak Ngampar bersama pasukan mereka kembali ke istanah. Memberi laporan kepada Adipati Pasirluhur Prabu Kandadaha.

“Rama Adipati, berkat doa dan restu rama dan ibu kami berhasil mengalahkan pasukan musuh dan tidak banyak korban pasukan kita baik dari Kadipaten atau dari Pajajaran. Patih Kerajaan Nusatembini juga menyatakan menyerah dan tidak akan menggangu Kadipaten Pasirluhur lagi.” Kata Banyak Catra, dan Adipati Kandadaha beserta para pejabat tinggi Pasirluhur bergembira.

*****


Raden Banyak Catra atau Kamandaka Menjadi Adipati Kadipaten Pasir Luhur.


Sudah bertahun-tahun Raden Banyak Catra dan Putri Bungsu hidup Bahagia di Kadipaten Pasirluhur. Sementara umur Adipati Prabu Kandadaha sudah semakin tua. Oleh karena itu, dia bermaksud meletakkan jabatannya dan beristirahat di hari tuanya. Maka suatu hari yang cerah Adipati mengundang semua pejabat Kadipaten Pasirluhur dan semua keluarga Adipati termasuk semua anak menantunya.

“Dengarkan semuanya, anak-menantuku dan semua pejabat Kadipaten Pasirluhur. Di hari ini Aku umumkan kalau aku ingin melepaskan jabatan Adipati di Kadipaten Pasirluhur. Aku sudah terlalu tua dan sakit-sakitan sekarang. Oleh karena itu, saya memilih Banyak Catra sebagai penerusku untuk menjadi Adipati Kadipaten Pasirluhur. Hal ini Aku pertimbangkan karena Banyak Catra putra dari Prabu Silihwangi dan dia juga berjasa menyelamatkan kehormatan Pasirluhur, dan mengalahkan musuh yang kuat dan kita takuti. Dengan demikian, saya meminta semua yang hadir disini agar merestui Banyak Catra menjadi penerusku. Begitu juga Banyak Catra harus menerima tanggung jawab ini.” Itulah kata-kata Adipati Prabu Kandadaha.

Semua yang hadir di aulah kadipaten tidak ada yang bicara, semua diam dan terharu. Sebab Adipati yang mereka hormati selama ini akan berpisah dengan mereka, waktu terasa begitu singkat. Pada hari yang ditentukan, akhirnya Raden Banyak Catra atau Kamandaka dinobatkan sebagai Adipati Kadipaten Pasirluhur yang baru.

TAMAT.

Rewrite: Tim Redaksi
Editor. Tim Redaksi

Source: Radjiati. BA. Raden Kamandaka. Cerita rakyat Dari Daerah Banyumas. Jawa Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (catatan: cerita ini merupakan cerita Raden Kamandaka versi Banyumas).

Sy. Apero Fublic

Via Cerita Bersambung
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Ketika Organ Tubuh “Muncul” dari Buku: Inovasi Augmented Reality di Kelas Biologi

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, March 17, 2026 0
Ketika Organ Tubuh “Muncul” dari Buku: Inovasi Augmented Reality di Kelas Biologi
Ilustrasi AI APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Belajar Biologi sering kali terjebak dalam hafalan istilah rumit dan gambar datar di buku teks. Padahal, m…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026475
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn
    PENULIS:  RR. Farra Naylazzahra Pramushiva APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai perubahan sosial politi...
  • Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia
    Ilustrasi: Hukumonline APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konstitusi merupakan dasar hukum tertinggi yang menjadi landasan penyelengga...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Daging merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu. Jika penanganan dan peng...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal
    Sumber: Nowicka et al., 2021. 1.   Pendahuluan Buah segar memegang peranan strategis dalam sistem pangan global, baik dari aspek nutrisi...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Mengamati Dinamika Konstitusi Indonesia melalui Lensa Mahasiswa PPKn

Monday, February 16, 2026
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Wednesday, March 11, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Saturday, March 07, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1415 Berita Daerah 1451 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1165 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 36 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 313 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 252 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 154 Tokoh Wanita 10 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us