-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Puisi e-Antologi Puisi: Matahari Berkabut
Puisi

e-Antologi Puisi: Matahari Berkabut

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
12 Jan, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


APERO FUBLIC.- Berikut ini kumpulan puisi karya dari penyair tahun 80-an bernama Soni Farid Maulana. Di kutif dari antologi puisi Matahari Berkabut yang di terbitkan oleh penerbit Pustaka dari Bandung. Buku terbit di tahun 1989 atau 1410 hijriah.

Puisi ini jenis puisi yang sulit di ketahui maknanya. Sebagaimana ciri khas puisi-puisi zaman tersebut. Kritik sosila dan juga terdapat pada beberapa puisi. Sesuai dengan zaman sewaktu kehidupan penulisnya. Berikut ini sebelas buah puisi karya Soni Farid Maulana.

 


PENGEMBARA

 

Malam: Gurun tandus kesepian.
Dikekalkan gerimis dan desau angin.
Masihkah kau kenang ihwal kepergianku ke Selatan?
 
Sebelum hujan turun.
Sebelum bunga-bunga mekar di halaman.
Semuanya serba lengang disepuh cahaya bulan.
Selembut ciuman yang kau berikan: membuat iri
Sang ajal memandangku dengan mata merah!
 
Masihkah kau kenang cara minum teh.
Pagi hari? Seraya kupandang langit pekat.
Dan hitam. Aku mengenang kau dari jauh,
Dari sebuah kota.
 
Yang pengap oleh bau busuk dan bengisnya.
Harapan. Berkobar bagai bara api:
Membakar selembar daun – jasad tua ini, O,
Masihkah kau seperti semula memahami adaku:
Setelah bahasa, metode pakaian, real-estate.
Kendaraan juga kedudukan: meungubah
Gaya hidupmu. Pikiran dan perasaanmu?
 
1985.

 

 

ODE HARI KIAMAT


O lonceng-lonceng negeri langit
Dengan sayap yang luka.
Malaikat mendarat di kuntum mawar.
Menyeretku terbang ke daerah gelap hutan lambang.
Memperdengarkan nyanyian cemas binatang-binatang.
Yang menaungi rumah-rumah peribadatan.
Sepi dan sendiri. Bagai seorang janda tua.
Ditinggal pergi anak-anaknya.
Ditelan gairah malam metropolitan.
Rebah di sungai arak. Tersungkur di ranjang birahi.
Di mana keberadaan kalbunya berkilau sudah.
Oleh nafsu duniawi yang meluruhkan akal sehat.
Memberangus kebijakan dan kebijakan. Menyamakan.
Kebaikan dan keburukan sebagai hukum kehidupan.
O lonceng-lonceng negeri langit
Bumi yang sakit kepala sempoyongan ke masaq depan.
Beribu abad berdebur tanpa jemu – menampung luka bulan.
Hingga kalbuku mengaduh pedih menatap sinarnya.
Pucat gemetar menaungi bumi:
Nasib hitam yang sunyi dan sendiri!
 
1986-1987.



DARI DAERAH KEASINGAN


Lembaran daun gemerincing bagai lonceng Katedral
Menyentuh mulut kuburmu. Sunyi menimbunmu.
Pun kerikil dan tanah yang hitam oleh darah bulan


Aku cium dengan perasaan tergetar terakhir kali.
Sisa bau rumputan yang menempel pada bajumu. O,
Tanah lapang tempat kau bermain tinggal kenangan.
Ditumbuhi lalang beton baja. Dihuni ular berbisa.
Mengembalakan ketentraman ke pembantaian.


Masih nyaring dalam pendengaran: suara pedang.
Pun derap serdadu: menghardikmu.
Di bawah jembatan kehidupan tanpa bintang.

 

1986.

 

 

SURAT DUNIA MATI


Telah kau sebar isyarat ghaib.
Lewat seekor kucing mengeong di gelap malam.
Matanya begitu dingin, tajam memandangku.
Menggetarkan bulu kudukku. Dan aku.
Sepanjang jalan menghayati keasingan.
Mengalir sendirian di sungai deras waktu.

 

Sinar Alam Semesta berkobar.
Mempersaksikan pemberontakan tauhidku.
Pada selingkar ibadah jam kerja.
Mengkondisikan pikiran dan perasaanku.
Pada target produksi yang pasar.
Ya, kunyatakan pemberontakan tauhidku.
Agar kehidupan terjaga menghayatiNya.
Dalam siklus peradaban, mengalir.
Urat-urat darahku. O dunia!
 
1987.

 

 

GAMELAN MATI

 

Negeriku tempat matahari muncul dan terbenam.
Di mana kadal dan kerbau bermandikan lumpur sawah.
Ternoda darahku terpancong cangkul.
Dibanting traktor yang dendam. Gemuruh mesin pabrik.
Melindas alu dan lesung di gudangmu.
Membuat kau hilang jam kerja: sumber hidupmu. O,
Negeriku tempat matahari muncul dan terbenam.
Mencat hutan tropis. Hutan yang habis terbakar.
Kebuasan kota yang menggerogoti ampela kehidupan!
 
O sapi perahan bergoyang dengan dahsyat. Seirama.
Lecut peradaban. Seirama lecut jam kerja.
Menyeret gerobak kapitalisme. Hingga gedung-gedung.
Melindas pekuburan. Dengar,
Kota yang buas mencuri perawan di dasar malam.
Membuat bulan terluka dan pingsan di jalan raya.
Kini udara yang kau hirup tak kau kenal lagi aromanya.
Tak kau mengerti lagi jerit si miskin yang tetap tinggal.
Dipinggir sejarah. Dibakar matahari, ditampar hujan.
Dilumat kegelapan, berumah kesepian dan keasingan.
Metropolitan. Kelam dan dalam. O negeriku!
 
1986-1987.

 

 

GALAYA PUB, 1

 

Telah ia teguk segala minuman.
Yang ditawarkan pikiran hitam. Dari pusat kegelapan.
Ia dengar suara kubur.
Mendengung dalam pendengaran!
 
Akankah ia sedih atau gembira.
Saat mendapatkan dirinya sendiri:
Rebah dan tersungkur
Diatas meja peradaban?
 
1988.

 

GALAYA PUB, 2

 

Lihat, betapa kurang ajar asap ganja.
Menyusup kedalam otaknya.
Dalam mabuk – ia bagai hiu gila.
Membenturkan kepala kedinding batu.
 
Malam larut itulah pikiran kusut.
Dalam rawa kehidupan menjelma ular.
Mendesis dan menjalar.
Menawarkan khuldi yang biru!
 
1988.

 

 

BULAN KALIURANG

 

Maukah kau berumah dalam hatiku?
Setelah bergenggam tangan.
             Melengkapkan makna kelahiran. O,
     Betapa gemerincing lonceng cintamu. Betapa.
                        Bulam mencurahkan anggur kehidupan.
                                Pada gelas kita, hingga berdentingan.
                Sukmaku dan sukmamu.
                        Melambung, mengembara jauh sekali.
 
Rumput hijau berkilauan.
        Angin dan daun gugur memberikan warna.
                Di mana hidup begitu lembut.
                        Menyalakan sinar yang kekenal!
 
                                1989.

 


DI BAWAH HUJAN

 

-         Untuk Heni Hendrayani.
        Musim hujan dengan payung merah jambu.
Kita menyisir jalan setapak.
                Begitu licin
        Begitu senyap hutan lambang.
                        Dan angin semilir. O cintaku.
                Ambunglah harum lumpur agar segar roh kita.
        Akrab dengan maut dan ia bukan hantu buruk.
                        Yang kelam dan dalam. Luas bagai malam.
                                Tapi semata tangga cahaya.
 
Dan dengan tangan saling genggam.
        Kita ketuk gerbang langit yang baru.
                Di mana sekuntum hidup mekar sudah.
                Kau dan aku semerbak karenanya.
 
                                1989.

 

 

MALAM BRAGA

 

Aku akan pergi, itu pasti.
        Meninggalkan kabut dan cuaca yang kelam.
                Bersama malaikat berwajah segar.
        Bersama cina yang tumbuh ramah di dada.
 
Kuambung harum mawar.
        Yang semerbak dari kedalam kalbumu.
                Dalam keheningan Braga.
        Dalam kesendirianku. Aku kenangkan.
                        Semua itu.
        Meski aku harus pergi bersama malaikat.
Berwajah segar. Bersama cinta.
                Yang tumbuh ramah di dada.
 
                        1989.

 

 

LANGGAM BULAN

 

        Maut terbaring murung di sudut.
Tapi kegembiraan cerah bagai bulan, bagai.
                Jam berdentang.
        Malam datang dan pergi. O dalam wangian nafasmu.
Yang cempaka.
                Sukmaku menyebrang hutan lambang.
                        Menyebrang padang cahaya.
                                Kedalaman matamu.
 
Sungguh kau pelita kalbuku.
        Yang sinarnya kukenal, meski maut.
                Terbaring murung.
Memandangku di sudut.
 
1989.

 

Oleh. Soni Farid Maulana.
Rewrite. Apero Fublic.
Editor. Tim Redaksi
Sumber: Soni Farid Maulana. Matahari Berkabut. Bandung: Pustaka, 1989. (1410 H).

 

Sy. Apero Fublic

Via Puisi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pemkot Prabumulih Kampanyekan Pola Hidup Sehat: Ajak OPD dan Masyarakat Rajin Olahraga

PT. Media Apero Fublic- Friday, August 14, 2026 0
Pemkot Prabumulih Kampanyekan Pola Hidup Sehat: Ajak OPD dan Masyarakat Rajin Olahraga
APERO FUBLIC   I  BPRABUMULIH.–   Suasana Jumat pagi di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Asisten I…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261690
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja
    APERO FUBLIC  I  BATAM.–   Arus urbanisasi ke Kota Batam terus menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya kawasan indust...
  • Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung
    APERO FUBLIC  I    BANDAR LAMPUNG.-  Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda ya...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J
    APERO FUBLIC  I  SUKABUMI.– Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti kembali melaksanak...
  • Ketika Mimpi Berubah Arah
    APERO FUBLIC I  Namaku Revalin. Ada satu hari yang tidak pernah benar-benar hilang dari ingatanku. Hari itu bukan hari kelulusa...
  • Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi
    APERO FUBLIC I  Ditengah upaya Pemerintah Kota Jambi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pariwisata menjadi salah...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Urbanisasi Tinggi di Batam, Pemerintah Soroti Kesenjangan Tenaga Kerja

Saturday, July 25, 2026
Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Konser Gebyar Kewirausahaan Pemuda Semarakkan HUT ke 344 Kota Bandar Lampung

Saturday, July 25, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Tak Lagi Repot Bayar Tunai, KKN-T IPB University 2026 Dorong UMKM Desa Jayanti Go Digital melalui QRIS-J

Monday, July 27, 2026
Ketika Mimpi Berubah Arah

Ketika Mimpi Berubah Arah

Thursday, July 16, 2026
Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi

Gentala Arasy dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Kota Jambi

Thursday, July 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1865 Berita Daerah 1771 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1240 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 126 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1043 Kesehatan 43 Kisah Legenda 10 Kuliner 32 Mitos 15 Opini 683 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 208 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 41 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us